Bupati Syah Afandin Dorong Kolaborasi UNDP Kembangkan Wisata dan Ekonomi Langkat.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menerima audiensi United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia di Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (12/05). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi pembangunan daerah yang difokuskan pada pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendorong realisasi visi pembangunan daerah, khususnya misi ketujuh Bupati Langkat yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, koperasi, dan sektor pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sujala Pant, menyampaikan bahwa UNDP memiliki kemitraan jangka panjang dengan Provinsi Sumatera Utara dalam berbagai sektor strategis pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, selama ini UNDP aktif bekerja sama dalam bidang lingkungan hidup, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga penguatan sektor-sektor yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

“UNDP selama ini bekerja sama dalam bidang lingkungan hidup, keanekaragaman hayati, dan sektor-sektor penting yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Sumatera Utara juga memberikan kontribusi besar dalam sektor pariwisata sejalan dengan Asta Cita Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Sujala Pant.

UNDP juga menyampaikan keinginannya untuk mengetahui secara langsung visi dan prioritas pembangunan Kabupaten Langkat, khususnya terkait potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah kawasan prioritas pengembangan wisata di Kabupaten Langkat turut menjadi pembahasan, di antaranya Bukit Lawang, Tangkahan, dan Sei Bingai. Ketiga kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan berbasis alam dan konservasi.

Selain sektor pariwisata, UNDP juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut tidak hanya berupa kegiatan program, tetapi juga pengembangan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat sangat membutuhkan dukungan program-program strategis dari berbagai pihak, termasuk UNDP, guna mempercepat pengembangan daerah sesuai visi pembangunan Kabupaten Langkat.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat memiliki potensi besar di sektor wisata alam, lingkungan hidup, dan ekonomi masyarakat yang perlu didorong secara maksimal melalui kolaborasi lintas sektor serta dukungan internasional.

“Kabupaten Langkat memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Mulai dari wisata alam, kawasan konservasi, mangrove, hingga potensi desa wisata yang mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu kami sangat berharap adanya pendampingan dan kolaborasi dari UNDP agar potensi ini dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Langkat tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, namun juga harus mampu membuka lapangan pekerjaan, memperkuat UMKM dan koperasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Kami ingin pembangunan di Langkat tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Wisata harus tumbuh, masyarakat harus merasakan manfaatnya, dan alam tetap terjaga,” tambahnya.

Bupati Langkat berharap audiensi tersebut menjadi awal terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan UNDP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Langkat.

Turut mendampingi Bupati Langkat dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nur Elly Heriani Rambe, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Erwin Bachari, S.P., M.MA, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan D. Suriono, S.Pd, serta Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni Marpaung, S.STP, M.AP.

(B.Panjaitan

Mediasi Keluarga Berakhir Damai, Kapolsek Batahan Apresiasi Penyelesaian Secara Kekeluargaan.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id –
Perseteruan yang sempat terjadi antara dua pihak keluarga, yakni SM dan YN, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui jalur mediasi dan musyawarah kekeluargaan di wilayah Kecamatan Sinunukan, (12/5/2026).

Keberhasilan penyelesaian konflik tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kapolsek Batahan, AKP Jaresman Sitinjak, yang memberikan penghargaan kepada seluruh pihak karena mampu menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, lapang dada, dan mengedepankan nilai kekeluargaan.

Permasalahan bermula dari tindakan penyelamatan aset berupa buku, KTA (SHP) atas nama YN yang dilakukan oleh SM. Langkah tersebut dilakukan agar aset plasma dimaksud tidak berpindah tangan ataupun diperjualbelikan, yang kemudian memicu polemik dan kesalahpahaman di antara kedua belah pihak.

Dalam kronologis yang disampaikan saat mediasi, diketahui bahwa YN sebelumnya merantau ke Jakarta dan menitipkan KTA Koperasi Produsen Cahaya kepada seorang sahabat berinisial NS.

Penitipan tersebut dilakukan dengan alasan merantau untuk menutupi kebutuhan hidup paman adik dari orang tua angkat YN yang diketahui memiliki keterbelakangan mental dan merupakan salah satu pewaris keluarga.

Demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, SM yang juga merupakan orang tua dari YN kemudian mengambil KTA tersebut dari tempat penitipan tanpa sepengetahuan maupun persetujuan YN.

Situasi itu kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman setelah YN memperoleh informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab terkait dugaan gugatan hak waris.

Merasa khawatir, YN kemudian meminta bantuan pendampingan hukum kepada Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa Sinunukan III yang dipimpin oleh Imam Afkiri selaku penerima kuasa khusus pendampingan.

Biasanya mediasi dilakukan di Kantor Posbakum Sinunukan III, namun untuk perkara kali ini dipilih lokasi mediasi di Kantor Polsub Sektor Sinunukan guna menciptakan suasana yang lebih kondusif dan netral.

Proses mediasi dipimpin oleh Aipda Juni Iskandar dan didampingi oleh Aiptu Supriadi, Briptu Hasmar NST, tokoh agama, tokoh masyarakat, pihak keluarga, serta perwakilan Koperasi Plasma KUD Cahaya, yakni M. Yasin dan Asep (Eed).

Dalam musyawarah tersebut, salah satu poin penting yang diadopsi berasal dari saran tokoh masyarakat Desa Sinunukan III, Ihsan NST. Poin tersebut menyepakati bahwa YN selaku anak angkat membuat perjanjian tertulis untuk tidak melakukan pemindahan tangan aset plasma hingga akhir hayat SW.

Kesepakatan itu diterima dan disetujui bersama oleh SM, YN, serta Imam Afkiri selaku pendamping khusus. Dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan, SM juga menyerahkan kembali KTA yang sebelumnya sempat diamankan.

Di akhir mediasi, YN terlihat sungkem dan meminta maaf kepada SM serta berjanji akan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah ke depan dan selalu berkoordinasi dengan keluarga.

Kapolsek Batahan, AKP Jaresman Sitinjak SH MH,turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terciptanya perdamaian tersebut. Hal senada juga disampaikan Aipda Juni Iskandar. SH yang mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya Imam Afkiri yang dinilai aktif mendampingi masyarakat dalam penyelesaian persoalan sosial secara humanis.

Sementara itu, Imam Afkiri berharap perdamaian tersebut menjadi awal kembalinya keharmonisan keluarga dan meminta kedua belah pihak tidak lagi terpengaruh isu-isu yang dapat memecah hubungan kekeluargaan

(MO).

Siap Bersinergi, Lapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Audensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara.

BATU BARA. kabarbangsa.my.if – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan S,T.,S.H.,M.H beserta jajaran pejabat struktural menerima kunjungan audiensi dari Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara pada Selasa (12/5). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di ruang kerja Kalapas.

Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penguatan sinergi antara institusi pemasyarakatan dengan tokoh adat Melayu di Kabupaten Batu Bara. Kehadiran para Datuk diharapkan dapat mempererat hubungan baik serta membangun komunikasi yang harmonis antara Lapas dan masyarakat adat setempat.

Rombongan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara dipimpin langsung oleh Datuk Setia Wangsa II,di dampingi oleh kuasa Hukum Zuriat Kedatukan Vicktor Oktovianus Saragih.,S.H. Dalam pertemuan tersebut, pihak Majelis menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen Lapas Labuhan Ruku dalam menjalin komunikasi yang positif dengan berbagai elemen masyarakat.

Selain mempererat silaturahmi, audiensi ini juga membahas peluang kolaborasi dalam mendukung program pembinaan warga binaan melalui pendekatan nilai-nilai budaya Melayu dan kearifan lokal. Pendekatan budaya dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta memperkuat moral warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kalapas Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya dukungan tokoh masyarakat serta pemangku adat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan humanis. Beliau berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berjalan harmonis demi kemajuan bersama di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Sebagai simbol penguatan tali persaudaraan, para Datuk secara langsung menyematkan pin tanda silaturahmi kepada Kalapas Hamdi Hasibuan. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penanda diterimanya Kalapas sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Melayu di wilayah Batu Bara.

Kegiatan audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan dan eratnya hubungan antara aparat penegak hukum dengan pemangku adat dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta kelestarian budaya di lingkungan Labuhan Ruku.

( IR4ONE)

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Bukit Tujuh Digelar, 12 Adegan Diperagakan untuk Ungkap Fakta Perkara.

LABUSEL, kabarbangsa.my.id – Polres Labuhanbatu Selatan menggelar kegiatan rekonstruksi tindak pidana pembunuhan di Aspol Polres Labuhanbatu Selatan, Jalan Lintas Kota Pinang–Gunung Tua No.05, Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan rekonstruksi tersebut dipimpin Kasat Reskrim AKP Elimawan Sitorus, S.H, M.H. bersama jajaran Satreskrim dan turut dihadiri personel Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan. Rekonstruksi dilakukan untuk mengungkap secara terang kronologi perkara dugaan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 03 Maret 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Perumahan Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Bukit Tujuh, Dusun PN 3, Desa Bukit Tujuh, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pelapor dalam perkara tersebut yakni Siti Rayun Nuria Br. Malau.

Dalam pelaksanaannya, rekonstruksi memperagakan sebanyak 12 adegan yang diperankan langsung oleh tersangka guna mencocokkan keterangan saksi, tersangka serta alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik selama proses penyidikan berlangsung.

Kapolres Polres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Elimawan Sitorus, S.H, M.H. menyampaikan bahwa rekonstruksi menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum agar perkara dapat terungkap secara objektif dan transparan.

“Rekonstruksi ini bertujuan untuk membuat terang suatu tindak pidana, sehingga penyidik memperoleh gambaran yang jelas, akurat dan menyeluruh terkait kronologi kejadian. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mencocokkan keterangan tersangka, saksi maupun alat bukti7 lainnya yang telah diperoleh selama proses penyidikan,” ujar AKP Elimawan Sitorus.

Ia menegaskan, setiap adegan yang diperagakan menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara sebelum berkas dilimpahkan ke tahap selanjutnya. Karena itu, seluruh proses dilakukan secara profesional dengan pengamanan ketat agar situasi tetap kondusif.

“Kami meminta seluruh pihak, khususnya tersangka, untuk memperagakan setiap adegan dengan jujur dan sesuai fakta yang ada. Dari adegan yang diperagakan, ada 12 reka adegan yang dilakukan oleh tersangka dan para saksi.
Pasal yang dipersangkakan adalah pasal 459 Sub. pasal 458 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun”. tambah AKP Elimawan.

Kegiatan rekonstruksi turut melibatkan personel Satreskrim, Humas, Sie Propam, Si TIK Polres Labuhanbatu Selatan serta pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, di antaranya Kasipidum Romi Tarigan, S.H, M.H. beserta tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Setelah rekonstruksi selesai dilaksanakan, personel kembali ke Mako Polres Labuhanbatu Selatan sembari mengawal tahanan untuk dikembalikan ke Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Labuhanbatu Selatan.

(Irpan Has)

Kapolres Langkat Terima Penghargaan Dari Syarikat Islam, Wujud Sinergi Polri Dan Ulama Menjaga Kamtibmas.

LANGKAT, kabarbangsa.mi.id – Hubungan harmonis antara Polri dan para ulama kembali terlihat dalam kegiatan apel jam pimpinan yang dirangkai dengan pemberian penghargaan dari Syarikat Islam Langkat kepada Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo SH, SIK, M.Si, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat di Kabupaten Langkat.

Kegiatan apel tersebut diikuti Wakapolres, para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, seluruh perwira dan bintara, ASN serta PHL Polres Langkat, dan turut dihadiri lima tokoh agama Kabupaten Langkat yang dipimpin Ustad Kamal S.Ag bersama para ustad lainnya.

Dalam sambutannya, perwakilan Syarikat Islam Langkat menyampaikan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan kedekatan Kapolres Langkat bersama jajaran terhadap masyarakat serta para ulama di Kabupaten Langkat.

Syarikat Islam Langkat juga menyampaikan bahwa organisasi tersebut merupakan organisasi tertua yang bergerak dalam perjuangan sosial dan ekonomi umat, sehingga pihaknya menilai penting memberikan penghargaan kepada sosok pemimpin yang hadir dan peduli terhadap masyarakat.

Adapun dua penghargaan yang diberikan kepada Kapolres Langkat yakni atas bantuan dan penanganan banjir pada bulan November 2025 serta dedikasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta penghargaan yang diberikan para ulama kepada dirinya dan seluruh jajaran Polres Langkat.

Menurut Kapolres, hubungan baik antara Polri dan ulama merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan serta menciptakan kesejukan di tengah masyarakat.

“Kehadiran para ulama memberikan legitimasi dan kesejukan di tengah masyarakat. Karena itu saya selalu mengajak seluruh anggota untuk tetap hadir membantu masyarakat, menjalin hubungan baik dengan para ustad, serta menjadi polisi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi kepedulian para ustad yang tetap aktif membantu masyarakat saat musibah banjir melanda, meski sebagian juga ikut terdampak.

Dalam arahannya kepada personel, Kapolres menegaskan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, namun juga membangun kedekatan dan kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar mampu menghadapi tantangan di era post-truth, di mana fakta sering dikaburkan oleh opini dan informasi yang belum tentu benar di media sosial.

“Kita harus mampu mengedukasi masyarakat agar memverifikasi dan memvalidasi informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya. Anggota Polri juga harus mulai melek teknologi dan memahami perkembangan dunia siber agar mampu melindungi masyarakat, baik di dunia nyata maupun dunia digital,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Kapolres Langkat meminta seluruh personel tetap semangat dalam bertugas serta meningkatkan patroli guna mengantisipasi aksi begal, balap liar, dan tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor) demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

(B.Panjaitan)

Wali Kota Medan Minta Dishub Medan Transformasi Sistem Parkir, Tak Ada Lagi Jukir Liar Di Kota Medan.

SUMATERA UTARA, , kabarbangsa.my.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti tiga masalah krusial yang harus dituntaskan oleh bawahannya, yakni pembenahan sistem parkir, percepatan infrastruktur, dan transformasi dunia literasi.

Dia menegaskan itu saat melantik Irsan Idris Nasution sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Khairul Azmi sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, dan Benny Sinomba Siregar sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Dinas Perhubungan, saya minta untuk melakukan transformasi total pada sistem perparkiran. Tidak ada lagi tempat bagi juru parkir (jukir) liar yang meresahkan warga,” kata Rico Waas dihadapan sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV yang dilantik pada Kamis (16/4/2026).

Rico Waas menyebutkan, pelayanan yang lebih baik harus dilaksanakan, termasuk target yang sudah dicanangkan harus berjalan tahun ini.

Masalah lainnya, sektor infrastruktur. Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi diminta bergerak cepat menangani perbaikan jalan, kerusakan ringan hingga berat, pembangunan trotoar, dan penanganan banjir masih menjadi momok.

“Sudah lama kita tidak punya pejabat definitif di sana, maka tahun ini kerjanya harus benar-benar cepat dan segera dikebut,” kata Rico Waas dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (17/4/2026). Kemudian, dia mendesak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk keluar dari zona nyaman.

Rico Waas berharap dinas ini menjadi motor penggerak literasi bagi generasi muda di Medan. “Transformasi dari dunia pendidikan formal ke dunia literasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih menarik bagi anak-anak”, ujar Rico Waas.

Pelantikan bukan sekadar pengisian kekosongan jabatan atau kenaikan jenjang karier, melainkan amanah untuk mengabdi kepada masyarakat. Para pejabat diminta sadar bahwa masa depan pembangunan Kota Medan kini berada di tangan mereka. Dia berharap pada dinas-dinas strategis itu untuk melakukan percepatan pembangunan yang terukur dan cepat tanggap sesuai visi-misi kepala daerah.

Rico Waas juga memberikan peringatan bahwa kinerja mereka dipantau secara ketat. “Kami beri tenggat waktu, apabila dalam waktu 6 bulan tidak ada perubahan dari tempat saudara-saudara ini dilantik, kami pastikan kami evaluasi,” kata Rico Waas. Kemudian, dia minta para pejabat bekerja serius, tidak menyalahgunakan wewenang, dan setiap kebijakan harus berorientasi kepentingan masyarakat. “Jangan salah gunakan jabatan dan kewenangan saudara-saudara,” ucap Rico Waas.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengatakan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan terus memantau kedisiplinan dan capaian kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

(Willyam Pasaribu).

Satlantas Polres Labusel Pasang Spanduk Himbauan di Titik Rawan Laka Lantas Jalinsum.

LABUSEL, kabarbangsa.my.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Personel Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan melaksanakan pemasangan spanduk himbauan di sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jalinsum, Minggu (10/05/2026) sore.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni di kawasan Simaninggir Jalinsum Kotapinang–Gunung Tua serta di depan Kantor Bupati pada jalur Jalinsum Sosopan–Gunung Tua.

Pemasangan spanduk dilakukan oleh personel Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan, BRIGPOL Julhamadi Munthe dan BRIPDA Tondi Harahap, sebagai bentuk langkah preventif kepolisian dalam mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di daerah yang dinilai rawan kecelakaan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Yustina, S.H, M.H. menyampaikan bahwa pemasangan spanduk himbauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat. Dengan adanya spanduk himbauan ini, kami berharap pengguna jalan lebih waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ujar AKP Yustina.

Ia juga menambahkan bahwa jalur lintas Sumatera di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan memiliki mobilitas kendaraan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah edukatif dan humanis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga selesai, seluruh spanduk himbauan berhasil terpasang dengan baik di titik-titik yang telah ditentukan sebagai daerah rawan laka lantas.

(Irpan Has)

Kapolres Langkat Hadiri Wisuda Santri Pondok Pesantren Modern Taajussalam, Wujud Dukungan Polri Terhadap Pendidikan dan Generasi Muda.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo SH, SIK, M.Si, menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda dengan menghadiri kegiatan wisuda santri Pondok Pesantren Modern Taajussalam di Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Senin (11/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Langkat hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, di antaranya Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasi Propam, KBO Intelkam serta didampingi Kapolsek Padang Tualang IPTU M. Yassir Parinduri, M.H. dan personel Bhabinkamtibmas Polsek Padang Tualang.

Kehadiran Kapolres Langkat bersama jajaran menjadi bentuk nyata perhatian dan dukungan Polri terhadap dunia pendidikan berbasis keagamaan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, disiplin dan memiliki wawasan kebangsaan.

Kegiatan wisuda tersebut juga dihadiri perwakilan Bupati Langkat Syarizal, M.Si, Danramil 10 Padang Tualang, Camat Padang Tualang, Ketua KUA Padang Tualang, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modern Taajussalam Ustadz Ahmad Dhaelami, para ustadz, tokoh agama serta wali santri.

Sebanyak 32 santri mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Kapolres Langkat mendapat sambutan hangat dari pihak pondok pesantren dan masyarakat yang menilai Polri terus hadir mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.

Kapolres Langkat menyampaikan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pendidikan serta pembinaan karakter generasi muda.

“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia,” ujar Kapolres Langkat.

Polres Langkat juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri apabila membutuhkan bantuan maupun pengaduan kepolisian secara cepat.

(B.Panjaitan)

Syah Afandin Buka MUSDA VIII MABMI Langkat, Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Budaya Melayu.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) VIII Pengurus Daerah Masyarakat Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kabupaten Langkat Tahun 2026 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (11/05/2026).

MUSDA VIII PD MABMI Kabupaten Langkat tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Melayu Sebagai Bagian Sejarah Peradaban, Perjuangan dan Kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat Kabupaten Langkat.” Tema tersebut menjadi semangat bersama dalam memperkuat eksistensi budaya Melayu sebagai identitas dan warisan luhur masyarakat Kabupaten Langkat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya Melayu. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin, Ketua PKK PB GAMI T. Kharik Anwar, Karateker PW Sumut, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Ketua MUI Langkat, Ketua Baznas Langkat, Ketua Alwashliyah, Ketua Dewan Kebudayaan Langkat, Ketua Dewan Adat, Majelis Kerapatan Adat serta unsur penasehat PD MABMI Kabupaten Langkat.

Turut hadir pula para kepala perangkat daerah Kabupaten Langkat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, ketua organisasi berbagai etnis serta tamu undangan lainnya.

Ketua panitia pelaksana H. Hadi Ilham dalam laporannya menyampaikan bahwa MUSDA VIII PD MABMI Kabupaten Langkat bertujuan memilih Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat periode 2026–2031 untuk menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin dr. H. Indra Salahuddin.

Ia menjelaskan, peserta MUSDA berjumlah 27 orang yang terdiri dari 18 PC, 1 PD, 1 PW serta 7 peserta peninjau.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat atas dukungannya serta kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya MUSDA ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat periode sebelumnya dr. H. Indra Salahuddin berharap kepengurusan baru nantinya mampu terus menjaga eksistensi budaya Melayu di Kabupaten Langkat sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menjaga adat dan nilai budaya daerah.

Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Langkat yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan budaya dan organisasi kemelayuan di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa MABMI memiliki peran strategis dalam menjaga marwah budaya Melayu sebagai identitas Kabupaten Langkat.

“Budaya Melayu merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Pemerintah Kabupaten Langkat akan selalu mendukung upaya-upaya pelestarian adat dan budaya Melayu agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga berharap MUSDA VIII PD MABMI Kabupaten Langkat dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju, solid serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi membuka MUSDA VIII PD MABMI Kabupaten Langkat Tahun 2026.

Pada pelaksanaan MUSDA tersebut, Muhammad Suhaimi, S.STP, M.SP terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat periode 2026–2031.

Terpilihnya Muhammad Suhaimi diharapkan mampu membawa PD MABMI Kabupaten Langkat semakin aktif dalam menjaga, melestarikan serta mengembangkan adat dan budaya Melayu di Kabupaten Langkat.(B.Panjaitan).

Mahasiswa Unika Santo Thomas Medan Fakultas Filsafat Dikabarkan Tenggelam Di Air Terjun Situmurun.

TOBA, kabarbangsa.my.id – Seorang mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA ST) Medan dikabarkan tenggelam di kawasan wisata Air Terjun Situmurun, perairan Danau Toba, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.

Korban diketahui bernama Cristoper RM, mahasiswa semester 2 Fakultas Filsafat. Ia dilaporkan tenggelam saat berenang bersama rekan-rekannya di lokasi wisata tersebut.

Kapolres Toba AKBP VJ Parapaga melalui Plt Kasi Humas Ipda Khairuddin membenarkan adanya laporan orang hilang di perairan Danau Toba.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB ketika rombongan mahasiswa UNIKA ST Medan berjumlah 60 orang, didampingi satu pembimbing Romo R.D Ngadiono, berangkat menuju Air Terjun Situmurun menggunakan kapal penumpang KM Sibole-Bole 01 dari Silima Lombu.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa langsung berenang di sekitar jatuhan air terjun yang bermuara langsung ke Danau Toba. Sekitar 20 menit kemudian, korban terlihat tertinggal dari rombongan dan sempat mengeluhkan kakinya mengalami kram, yang juga dibenarkan oleh rekan-rekannya.

Mendengar hal tersebut, salah satu rekannya berusaha mengambil pelampung dari kapal untuk membantu. Namun, saat hendak dihampiri, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh rekan-rekan korban, namun tidak membuahkan hasil. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib.

Mendapat laporan adanya orang hilang, personel Polsek Lumbanjulu bersama tim Basarnas Ajibata langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran, baik di permukaan maupun dengan penyelaman di perairan Danau Toba.

Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan.

Ipda Khairuddin menambahkan, sebelum kejadian, korban bersama rombongan diketahui melakukan rekreasi usai mengikuti kegiatan rekoleksi frater di Silima Lombu, Samosir.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berwisata, khususnya di lokasi perairan seperti air terjun atau danau yang memiliki arus cukup kuat.

“Kami mengimbau para pengunjung agar tidak berenang terlalu ke tengah dan selalu memperhatikan kondisi sekitar demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

(Willyam Pasaribu ).