Diduga Dibongkar untuk Lokasi Koperasi, Bangunan Pustu di Sukajaya Pesawaran Kini Terbengkalai.

PESAWARAN, kabarbangsa.my.ud – Kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, menuai sorotan. Pasalnya, bagian atap bangunan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut tampak telah dibongkar hingga terbuka, meski bangunan utama masih terlihat kokoh dan tidak mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Warga menduga pembongkaran dilakukan secara sengaja dan bukan karena faktor cuaca maupun musibah lainnya. Ironisnya, bangunan yang merupakan aset pemerintah untuk pelayanan kesehatan masyarakat itu kini terlihat terbengkalai dan kurang terawat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pembongkaran diduga dilakukan karena lokasi tersebut sempat direncanakan menjadi tempat pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Sepengetahuan saya, pembongkaran Pustu itu dilakukan karena lahannya akan dipakai untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Namun, warga mempertanyakan apakah proses pembongkaran tersebut telah melalui koordinasi dan persetujuan dari instansi terkait. Sebab, bangunan Pustu diketahui merupakan aset pemerintah yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan masyarakat desa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Pustu tersebut memang sudah lama tidak difungsikan untuk pelayanan kesehatan. Meski demikian, warga menilai pembongkaran aset pemerintah tetap harus dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Selain itu, beredar informasi bahwa rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih akhirnya dipindahkan ke lokasi lain karena lahan di area Pustu dinilai tidak mencukupi.

Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kejelasan status bangunan Pustu yang kini sudah terlanjur dibongkar sebagian. Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

( Kaperwil/ Tim)

Pernyataan Manager PT PN IV Kebun Timur Madina Kembali Picu Pertanyaan Publik Soal Legalitas Lahan.


MANDAILING NATAL kabarbangsa.my.id – Selain Desa Batahan IV dan Desa Kampung Kapas I lahan masyarakat yang telah miliki sertifikat, sekitar 763 ha lahan masyarakat TSM Bukit Langit masih dikuasai dan di usahai oleh perusahaan “Plat Merah PT PN IV KEBUN TIMUR MADINA”. (23//5/2026).

Pernyataan Manager PT PN IV Kebun Timur Madina, Haris Fadillah Ritonga, Selasa 14 Apr/2026 dalam salah satu pemberitaan media beberapa waktu lalu terkait legalitas operasional perusahaan, kembali memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya menyangkut status perizinan dan hak atas tanah di wilayah Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai persoalan agraria yang terjadi antara kelompok tani masyarakat dengan pihak perusahaan hingga kini belum menemukan titik penyelesaian yang jelas.

Mereka meminta pemerintah daerah maupun instansi pertanahan memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Dalam sejumlah kajian dan regulasi pertanahan, Hak Guna Usaha (HGU) disebut sebagai dasar legalitas penguasaan tanah negara untuk kegiatan usaha perkebunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960.

Salah satu lahan yang kini kembali menjadi sorotan ialah kawasan yang disebut masyarakat sebagai lahan kelompok tani “TSM Bukit Langit” di Desa Batahan I. Menurut keterangan sejumlah warga dan tokoh masyarakat, lahan tersebut mulai dibuka masyarakat sekitar tahun 1993 dan telah ditanami berbagai jenis tanaman sebelum kemudian dikuasai dan diusahai oleh pihak perusahaan.

Awak media yang mencoba menelusuri sejarah berdirinya kelompok tani tersebut memperoleh keterangan dari seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut, pada tahun 1993 masyarakat secara bersama-sama mengajukan permohonan kepada pemerintah agar lahan yang telah mereka buka dapat memperoleh legalitas kepemilikan.

Menurut sumber tersebut, pemerintah daerah melalui instansi terkait bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) ketika itu disebut pernah melakukan fasilitasi berupa pembuatan batas, peta kadastral, dan rancangan kapling atas lahan masyarakat.

Hal inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan baru dari masyarakat terkait pernyataan pihak perusahaan yang menyebut telah mengantongi izin operasional.
Beberapa pertanyaan yang kini berkembang di tengah masyarakat antara lain:

  1. Apakah benar pihak perusahaan telah memiliki izin yang lengkap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan?
  2. Apa dasar dan regulasi pemerintah dalam menerbitkan izin tersebut apabila masih terdapat klaim dan sengketa lahan masyarakat yang hingga kini belum terselesaikan?
  3. Siapa pihak yang menerbitkan izin dimaksud, dan dalam bentuk izin apa, mengingat masyarakat menilai status Hak Guna Usaha (HGU) masih menjadi tanda tanya?

Tokoh masyarakat juga menyoroti ketentuan dalam regulasi agraria terkait izin prinsip, izin lokasi, hingga peningkatan menjadi izin usaha perkebunan dan HGU yang memiliki tahapan serta batas waktu tertentu.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional, serta pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan terbuka kepada publik agar persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut tidak terus menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat Kecamatan Batahan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi guna menjaga keterbukaan informasi publik dan menghindari munculnya simpang siur informasi di masyarakat.

(MO)

Klarifikasi Isu Judi dan Narkoba di Pos 3 Batalyon 125 Simbisa, Lokasi Disebut Hanya Pasar Malam.

KABANJAHE,kabarbangsa.my.id — Isu mengenai adanya kegiatan judi tembak ikan dan barak narkoba di Pos 3 Batalyon 125 Simbisa Kabanjahe dipastikan tidak benar setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi, Jumat (22/5/2026).
Wartawan Medan, Willyam Pasaribu, mengatakan dirinya turun langsung ke lokasi untuk memastikan informasi yang sebelumnya viral di media sosial. Dari hasil pengecekan, lokasi tersebut diketahui hanya digunakan untuk kegiatan pasar malam yang sedang dipersiapkan.
“Kami berharap rekan-rekan media tetap mengedepankan profesionalisme dan memastikan informasi benar-benar akurat sebelum dipublikasikan,” ujarnya.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dan tidak menemukan adanya aktivitas perjudian maupun barak narkoba di lokasi tersebut.
Hal senada disampaikan Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert B. Panjaitan. Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut hanya digunakan untuk kegiatan pasar malam yang akan dibuka dalam waktu dekat.

(Williyam Pasaribu)

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Warga Soroti Maraknya Begal Dan Geng Motor.

SUMATERA UTARA, kabarbangsa.mu.id – Masyarakat Kota Medan meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menyusul meningkatnya keresahan masyarakat terkait aksi kriminalitas jalanan.

Warga menilai situasi keamanan di Kota Medan belakangan ini semakin memprihatinkan. Aksi begal, geng motor, serta tindak kriminal 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) disebut semakin marak dan menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

Pada Jumat (22/5/2026), sejumlah masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap kondisi keamanan di Kota Medan.

“Masyarakat Kota Medan berharap ada langkah nyata dan tindakan tegas demi mengembalikan rasa aman bagi warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Warga juga meminta jajaran Kepolisian Polda Sumut meningkatkan patroli, penindakan terhadap pelaku kriminal jalanan, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di lapangan.

Menurut masyarakat, evaluasi diperlukan agar situasi keamanan dan ketertiban di Kota Medan dapat kembali kondusif serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

(Willyam Pasaribu)

Siswa MAN 1 Mandailing Natal Raih Gold Award di Malaysia..

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Mandailing Natal. Salah satu siswi terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal, Ummi Kalsum Hanafi Sopyan, berhasil meraih Gold Award dalam ajang Internasional World Young Inventors Exhibition (WYIE) bidang Riset dan Inovasi yang digelar di Malaysia, (22/5/2026)

Dalam ajang bergengsi yang diikuti peserta dari 27 negara tersebut, MAN 1 Mandailing Natal mengirimkan 14 siswa terbaiknya untuk berkompetisi membawa nama sekolah, daerah, bahkan Indonesia di tingkat internasional.

Adapun siswa yang mengikuti ajang tersebut yakni:

1. Alif Pratama (XI I)

2. Ummi Kalsum Hanafi Sopyan kls XI L

3.Intan Ramadani kls (XI F)

4.Riana Sari Lubis kls (X F)

5. Rasti Setiawan Lubiskldb (X F)

6. Arisah Nabila kls (X F)

7. Natasya Ramadhani Maharani Nasution kls X D

8. Rizqi Aliyah Rangkuti kls X F

9. Wafa Azzahro kls X G

10. Asnah Aulia Urohmah kls X F

11.Aisah kls X F

12. Rafa Ibrahim Kamal Siregar kls X G

13.Izzatul Zinan (X B)

14.Niswatul Mufidah Lubis kls X F

Ummi Kalsum Hanafi Sopyan merupakan putri bungsu pasangan Sopyan S.Ag dan Sri Handayani. Ia adalah putri asli Kecamatan Batahan yang saat ini menempuh pendidikan di MAN 1 Mandailing Natal.

Keikut sertaan dan meraih 1 buah medali emas dalam ajang ini dalam lomba riset dan inovasi internasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Mandailing Natal.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, para siswa berangkat dari Mandailing Natal menuju Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 18 hingga 21 Mei 2026.

Sopyan S.Ag saat berbincang dengan awak media melalui WhatsApp menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih putrinya bersama tim.

“Alhamdulillah, seluruh siswa yang dikirim merupakan siswa terbaik. Ummi Kalsum Hanafi Sopyan telah memberikan hasil terbaik dan berhasil mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Mandailing Natal di tingkat internasional,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan para guru pembimbing, pihak sekolah, serta doa dan dukungan orang tua.

Dengan penuh haru dan rasa syukur, Ummi Kalsum juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru-guru dan kedua orang tuanya yang terus menerus memberikan semangat selama mengikuti perlombaan.

Orang tua Ummi Kalsum Hanafi Sopyan turut mengucapkan terima kasih kepada Kepala MAN 1 Mandailing Natal, guru pembimbing, rekan-rekan siswa, serta seluruh keluarga besar yang telah memberikan dukungan penuh selama proses perlombaan berlangsung.

Prestasi gemilang ini diharapkan menjadi memotivasi bagi generasi muda Mandailing Natal agar terus berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Semoga ke depan semakin banyak putra-putri Mandailing Natal yang lahir sebagai generasi emas dan mampu membawa harum nama daerah di berbagai ajang dunia.

(MO)

Polsek Kampung Rakyat Anjangsana ke Rumah Bhayangkari yang Sakit Menahun, Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri.

LABUSEL,kabarbangsa.my.id – Personel Polsek Kampung Rakyat, Polres Labuhanbatu Selatan melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah Bhayangkari yang mengalami sakit menahun, Jumat (22/5/2026) di Dusun Aek Korsit, Desa Pekan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian sesama keluarga besar Polri terhadap Ny. Nilawati Ernalom Sutrisno Napitupulu, Bhayangkari Polsek Kampung Rakyat yang tengah menjalani sakit menahun. Dalam suasana penuh kekeluargaan, personel hadir memberikan dukungan moril sekaligus mempererat tali persaudaraan antar anggota dan keluarga besar kepolisian.

Kegiatan anjangsana dipimpin oleh IPDA R. Nainggolan, S.H. bersama AIPTU Yusri, AIPTU BSP Sinambela, AIPTU Ngatiman, dan BRIPKA Sutrisno. Kehadiran personel disambut hangat pihak keluarga dan menjadi penyemangat tersendiri bagi Ny. Nilawati yang sedang menjalani masa pemulihan.

Kapolres Polres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Polsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah tersebut merupakan bentuk nyata rasa empati dan kepedulian institusi Polri terhadap personel maupun keluarga besar Bhayangkari.

“Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Polri selalu hadir dan saling menguatkan, terutama kepada anggota maupun Bhayangkari yang sedang menghadapi ujian sakit. Kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun solidaritas di lingkungan Polri,” ujar AKP Muhammad Ilham Lubis.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan serta menumbuhkan semangat saling membantu di tengah masyarakat maupun internal kepolisian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban.

(Irpan Has)

Jumat Barokah Polsek Torgamba Sentuh Hati Warga Lansia dan Penderita Penyakit Menahun di Desa Aek Batu.

LABUSEL,kabarbangsa.my.id – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan melalui kegiatan “Jumat Barokah dan Bakti Sosial” dengan mengunjungi warga lansia serta penderita penyakit menahun di seputaran Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Torgamba, AKP Sunipan Gurusinga, S.H. bersama personel Polsek Torgamba dengan menyerahkan bantuan tali asih berupa sembako kepada warga yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Reskrim Polsek Torgamba IPTU Rajo Irawan Hamonangan, S.H. Ps. Kanit Lantas AIPTU Kariyanto, Ps. Kanit Propam AIPTU Erwin Lubis, Ps. Kanit Binmas AIPTU B. Sinaga, Ps. Kanit Intelkam AIPTU Jhoni, Ps. Kanit Samapta AIPTU PF Tanjung, Ps. Kasium AIPDA H. Rambe, AIPDA Lisdianto selaku Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Desa Aek Batu.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Torgamba mendatangi langsung rumah warga yang mengalami sakit menahun dan keterbatasan fisik. Di antaranya Tumi (78), warga Dusun Asahan yang menderita stroke dan lumpuh, Rosmida (57) warga Dusun Simpang Empat penderita stroke, Sujira (105) yang juga mengalami stroke dan lumpuh, Supiah (50) penderita penyakit kulit, serta Ronauli Br Manik (32) penderita gangguan jiwa.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Torgamba, AKP Sunipan Gurusinga, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Barokah merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan moril.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada warga yang sedang sakit agar tetap tabah, sabar, dan terus berupaya menjalani pengobatan demi kesembuhan”. ujar AKP S Gurusinga.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari program rutin Polres Labuhanbatu Selatan dalam mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Suasana haru dan penuh keakraban tampak saat personel kepolisian menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga. Sejumlah keluarga penerima bantuan mengaku terharu dan bahagia atas perhatian yang diberikan jajaran Polsek Torgamba.

Masyarakat juga memberikan tanggapan positif dan berharap Polsek Torgamba semakin sukses dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Kegiatan Jumat Barokah berlangsung aman, tertib dan penuh kekeluargaan hingga selesai.

(Irpan Has)