KUD Hemat Terus Berkembang, Perkuat Pelayanan Anggota dan Tingkatkan SHU Melalui Berbagai Unit Usaha.

Mandailing Natal.kabarbangsa.my.id – Selasa 21 Juli 2026.

Koperasi Unit Desa (KUD) Hemat yang berlokasi di Desa Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, terus menunjukkan perkembangan yang positif dalam pengelolaan kebun plasma kelapa sawit. Melalui berbagai unit usaha yang dikembangkan, koperasi berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada anggota sekaligus mendorong peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Hal tersebut disampaikan Ketua II KUD Hemat, Triono, saat berbincang dengan SumutBrantas.id, Selasa (21/7/2026). Menurutnya, KUD Hemat yang bermitra dengan PT Sago Nauli terus berupaya mengembangkan usaha secara profesional demi kesejahteraan seluruh anggotanya.

Selain mengelola kebun plasma kelapa sawit milik anggota, KUD Hemat juga secara rutin melakukan perawatan infrastruktur kebun. Perawatan jalan dilakukan secara mandiri menggunakan alat berat milik koperasi, seperti penimbunan jalan yang rusak serta penanganan pohon-pohon yang berpotensi tumbang agar akses transportasi anggota tetap aman dan lancar.

Saat ini, KUD Hemat telah memiliki berbagai aset yang mendukung kegiatan operasional, di antaranya tiga unit excavator yang terdiri dari satu unit excavator besar dan dua unit excavator kecil, delapan unit mobil angkut, serta tiga kopel barak yang digunakan sebagai fasilitas penunjang kegiatan koperasi.

Tidak hanya mengandalkan pendapatan dari sektor perkebunan, KUD Hemat juga mengembangkan berbagai unit usaha lain, seperti jasa penyewaan alat berat, penyewaan armada angkut, serta layanan simpan pinjam bagi anggota. Diversifikasi usaha tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan koperasi yang berdampak pada meningkatnya SHU setiap tahunnya.

Dalam bidang pelayanan, koperasi juga memberikan kemudahan kepada anggota yang membutuhkan fasilitas simpan pinjam. Proses pengajuan dibuat sederhana, cepat, dan tidak berbelit-belit sehingga anggota dapat memperoleh manfaat koperasi dengan lebih mudah.

Ketua II KUD Hemat, Triono, mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan koperasi yang terus menunjukkan hasil positif.

“Alhamdulillah, meskipun luas lahan yang kami kelola tidak sebesar beberapa koperasi lain di sekitar dan jumlah penerima SHU juga lebih banyak, namun pendapatan atau Sisa Hasil Usaha (SHU) KUD Hemat masih mampu menyamai, bahkan hanya sedikit lebih rendah dibandingkan SHU koperasi-koperasi lainnya. Ini merupakan hasil kerja keras pengurus, pengawas, dan seluruh anggota yang terus menjaga kekompakan serta mengembangkan berbagai unit usaha koperasi,” ujar Triono.

Ia berharap KUD Hemat dapat terus tumbuh menjadi koperasi yang sehat, mandiri, dan profesional sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan.

(MO)