Perkuat Perlindungan Anak di Masa MPLS, DP3AKB Sumut Sambangi SMAN 8 Medan dalam Road to HAN 2026.


Medan,KabarBangsa.My.idKamis,16 Juli 2026.

Dalam rangka menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan edukatif bertajuk perlindungan anak di SMAN 8 Medan, Rabu (15/7). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 288 peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.


Kegiatan kolaboratif lintas sektor ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai hak-hak anak, kesehatan mental, serta kewaspadaan di era digital.


Kepala SMAN 8 Medan, Eka Sri Wahyuni Purba, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kami berterima kasih kepada tim DP3AKB Sumut atas kunjungan ini. SMAN 8 Medan berkomitmen menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Semoga pembekalan ini membantu siswa memulai masa pendidikan dengan karakter yang kuat dan berprestasi,” ungkap Eka.


Dalam paparannya, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Kualitas Keluarga DP3AKB Sumut, Dr. Devita Mesayu, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya kewaspadaan remaja terhadap tantangan masa kini. Ia menyoroti isu krusial seperti perundungan (bullying), kekerasan seksual, child grooming, hingga eksploitasi di media sosial.


“Kami mengajak siswa untuk berani bersuara jika melihat atau mengalami kekerasan. Selain itu, penting untuk bijak berinternet dan tidak mudah percaya kepada orang asing di ruang digital,” ujar Dr. Devita.


Edukasi yang disampaikan melalui program bertema CHILL (Curhat, Healing, Let’s Grow) tersebut berlangsung interaktif. Melalui diskusi dan permainan edukatif, para peserta diajak untuk lebih terbuka dan memahami pentingnya kesehatan mental.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Sehat
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlindungan anak, tetapi juga menghadirkan layanan publik komprehensif bagi peserta didik, yakni:


Sosialisasi Bahaya Narkoba: Disampaikan oleh BNNP Sumatera Utara untuk mencegah penyalahgunaan obat terlarang sejak dini.
Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.


Administrasi Kependudukan: Fasilitasi konsultasi dan pendaftaran Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru SMAN 8 Medan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan kesehatan fisik dan mental, serta mampu berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari diskriminasi dan kekerasan.


Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif antara pemerintah, pihak sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan generasi muda Sumatera Utara yang tangguh dan terlindungi.


(Indra Rilyaldi Hsb)

Orang Tua Murid,Hadiri Pembukaan MPLS SMA Negeri 1 Air Putih.

.BATU BARA, kabarbangsa.ny.id – Senin,13 Juli 2026.


SMA Negeri 1 Air Putih, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan mengusung semangat MPLS Ramah yang aman, nyaman, edukatif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

Acara pembukaan dihadiri oleh orang tua dan wali peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, serta panitia MPLS. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga demi mendukung keberhasilan pendidikan anak, di SMAN. 1 Air Putih, Kecamatan Air Putih, Sumatera Utara, Senin (13/07/2026).

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Air Putih, Ibu Dina Lestari, S.Pd, menyampaikan berbagai aturan dan tata tertib sekolah yang harus dipahami oleh seluruh peserta didik maupun orang tua. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga.

“Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta nilai-nilai karakter yang menjadi pedoman bagi seluruh warga SMA Negeri 1 Air Putih. Kami berharap orang tua dapat bekerja sama dengan sekolah dalam membimbing dan mengawasi putra-putrinya agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ujar Kepala Sekolah.

Beliau juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan MPLS tidak diperbolehkan adanya segala bentuk kekerasan fisik, perundungan, maupun tindakan yang merugikan peserta didik. Penegasan tersebut sejalan dengan arahan yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara agar seluruh sekolah melaksanakan MPLS secara ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan.

Kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Air Putih diisi dengan berbagai materi yang bersifat edukatif, di antaranya pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta pembinaan kedisiplinan dan motivasi belajar. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa baru dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah berharap, melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, peserta didik baru mampu mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Air Putih.

Dengan pelaksanaan MPLS yang aman, nyaman, dan humanis, SMA Negeri 1 Air Putih berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas serta mendukung terwujudnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan, ujarnya.

( Iraone)

355 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Sinunukan, Sekolah Tekankan Adaptasi, Disiplin, dan Lingkungan Belajar yang Aman.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.

Sebanyak 355 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal. Jumlah tersebut terdiri dari 103 siswa baru di SMP Negeri 2 Sinunukan dan 252 siswa baru di SMA Negeri 1 Sinunukan. Kegiatan resmi dimulai pada Senin (13/7/2026) sebagai langkah awal untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta membentuk karakter peserta didik.

Di SMP Negeri 2 Sinunukan, Kepala Sekolah Riswan, S.Pd. menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara tertib, edukatif, aman, serta bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun tindakan yang tidak mendidik. Ia meminta seluruh panitia untuk mengawasi setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan teladan yang baik kepada peserta didik baru.

“MPLS harus menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pengenalan budaya sekolah. Seluruh panitia wajib memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik baru,” tegas Riswan.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 2 Sinunukan, Kasman, mengajak seluruh peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, serta menjalin hubungan yang baik dengan sesama siswa sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan.

“Anak-anak harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, serta membangun hubungan baik dengan teman-teman baru agar proses belajar berjalan dengan nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.

Di SMA Negeri 1 Sinunukan, sebanyak 252 siswa baru juga mengikuti kegiatan MPLS yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ihsan Nasution, S.Pd. Dalam arahannya, ia mengingatkan seluruh panitia agar pelaksanaan MPLS mengedepankan nilai-nilai pendidikan, membangun karakter, kedisiplinan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Menurut Ihsan Nasution, MPLS merupakan momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, serta menumbuhkan semangat belajar sebagai bekal meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Melalui pelaksanaan MPLS di kedua sekolah tersebut, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah, memahami budaya belajar yang positif, serta memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam menempuh pendidikan.

(MO)

252 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMA Negeri 1 Sinunukan, Sekolah Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Edukatif.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.

Sebanyak 252 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan yang dimulai pada Senin (13/7/2026) tersebut bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan, Ihsan Nasution, S.Pd., selaku pelindung kegiatan, menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara tertib, aman, dan mengedepankan nilai-nilai pendidikan. Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar seluruh rangkaian kegiatan bebas dari perundungan (bullying), kekerasan, maupun tindakan yang tidak mendidik.

“MPLS merupakan langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah. Karena itu, seluruh kegiatan harus memberikan pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Sutarno, S.P., mengajak seluruh siswa baru untuk memanfaatkan kegiatan MPLS sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, memahami tata tertib, serta menjalin hubungan yang baik dengan sesama peserta didik sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan nyaman.

Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 didukung oleh panitia yang telah dibentuk sekolah, dengan susunan sebagai berikut:

Pelindung: Ihsan Nasution, S.Pd.

Penanggung Jawab: Yeyen Purnama, S.Pd.

Ketua: Rahmi Riska Syalfitri, S.Pd.

Bendahara: Lily Novianti, S.S.

Anggota: Rosihan Anwar, S.Pd., Kusrin, S.Pd., Muhammad Mustofa, S.Kom., Haliamatus Sa’diah, S.Pd., Riskla Rita, S.Pd., M.Pd., dan Yusri Hfifah, S.Pd.

Dengan dukungan seluruh panitia dan tenaga pendidik, pihak sekolah berharap kegiatan MPLS mampu memberikan pengalaman pertama yang positif bagi seluruh peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah, memahami budaya belajar yang baik, serta termotivasi untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Sinunukan.

(MO)

MPLS SMP Dharma Pancasila Medan Berlangsung Meriah, Tanamkan Karakter dan Disiplin Sejak Hari Pertama Sekolah.

MEDAN, sumutbrantas.id – Sabtu,11 Juli 2026.

SMP Dharma Pancasila Medan sukses menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 10 hingga 11 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah, Jalan Dr. T. Mansyur, Kecamatan Medan Selayang, itu diikuti ratusan peserta didik baru dengan penuh antusias.

Selama dua hari pelaksanaan, para siswa baru mendapatkan berbagai materi yang bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta membangun karakter sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

Suasana kegiatan tampak berlangsung tertib dan interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan serius, mulai dari mendengarkan pemaparan materi, berdiskusi, hingga mencatat informasi penting yang disampaikan para pemateri dan guru pendamping.

MPLS menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lebih dekat seluruh warga sekolah, fasilitas pendidikan, serta berbagai program yang dimiliki SMP Dharma Pancasila Medan. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, etika, semangat belajar, dan membangun hubungan yang harmonis dengan guru maupun sesama teman.

Pihak sekolah merancang kegiatan MPLS sesuai dengan prinsip ramah anak, edukatif, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan. Dengan demikian, para peserta didik baru dapat beradaptasi dengan nyaman dan percaya diri dalam memasuki lingkungan sekolah yang baru.

Guru dan panitia juga aktif mendampingi setiap rangkaian kegiatan guna memastikan seluruh peserta mengikuti MPLS dengan baik.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah.

Melalui pelaksanaan MPLS yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026, SMP Dharma Pancasila Medan berharap seluruh peserta didik baru dapat memulai tahun ajaran dengan semangat tinggi, memiliki karakter yang kuat, serta siap meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen SMP Dharma Pancasila Medan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, disiplin, berintegritas, serta mampu menjadi pelajar yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

Revitalisasi SMPN 1 Tanjung Bintang Rp1,2 Miliar Disorot, Penggunaan Material dan Pembentukan P2SP Dipertanyakan.

.LAMPUNG SELATAN. kabarbamgda.my.id – Selasa,7 Juli 2026.

Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di UPTD SMP Negeri 1 Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.202.173.000 menjadi perhatian setelah tim awak media menemukan sejumlah kondisi di lapangan yang dinilai perlu memperoleh penjelasan dari pihak terkait.

Hasil Penelusuran di Lokasi Proyek.

Berdasarkan hasil penelusuran pada 7 Juli 2026, tim media mengamati pekerjaan revitalisasi yang sedang berlangsung. Dari hasil pengamatan tersebut, muncul pertanyaan mengenai kesesuaian antara volume pekerjaan yang terlihat di lapangan dengan nilai kontrak proyek. Penilaian mengenai kesesuaian pekerjaan dengan kontrak tetap memerlukan verifikasi melalui dokumen teknis dan keterangan resmi dari pihak pelaksana.

Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi enam ruang kelas dan pembangunan satu ruang laboratorium.

“Dua ruang dilakukan penggantian rangka atap beserta genteng, sedangkan empat ruang lainnya hanya penggantian genteng. Saya kerja harian, Pak. Kalau tidak salah pelaksananya Sugito,” ujar pekerja tersebut kepada tim awak media.

Penggunaan Material Perlu Penjelasan.

Berdasarkan pengamatan visual di lokasi, pada empat ruang kelas yang hanya dilakukan penggantian genteng, rangka kanal baja ringan tampak masih terpasang. Beberapa bagian material terlihat memiliki bekas lubang baut dan mur yang menurut pengamatan media mengindikasikan kemungkinan pernah digunakan sebelumnya. Namun demikian, untuk memastikan apakah material tersebut merupakan material lama yang digunakan kembali sesuai atau tidak sesuai dengan dokumen perencanaan, diperlukan penjelasan dari pihak pelaksana kegiatan dan pemeriksaan terhadap dokumen teknis.

Apabila penggunaan material eksisting memang merupakan bagian dari perencanaan pekerjaan, maka hal tersebut perlu dijelaskan kepada publik melalui dokumen perencanaan, gambar kerja, spesifikasi teknis, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan antara dokumen perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan, hal tersebut menjadi kewenangan aparat pengawas untuk melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengingat proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pelaksanaan pekerjaan diharapkan mengacu pada dokumen kontrak, spesifikasi teknis, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis.

Pembentukan P2SP Jugq Menjadi Perhatian.

Selain pekerjaan fisik, perhatian juga tertuju pada pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media dari sejumlah sumber, Sugito disebut menjabat sebagai Ketua P2SP. Informasi yang diperoleh juga menyebutkan bahwa yang bersangkutan diduga tidak memiliki latar belakang di bidang konstruksi. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi langsung dari Sugito maupun pihak sekolah.

Apabila informasi tersebut benar, proses pembentukan P2SP dapat menjadi bahan evaluasi sesuai ketentuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, yang mengharapkan pelaksana kegiatan memiliki kemampuan memahami gambar teknis, menghitung volume pekerjaan, mengawasi mutu pekerjaan, serta memastikan pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis dan penggunaan anggaran secara efektif.

Konfirmasi dan Hak Jawab.

Hingga batas waktu publikasi, Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Bintang maupun Ketua P2SP belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang telah dilakukan tim awak media. Oleh karena itu, informasi dalam pemberitaan ini masih terbuka untuk dilengkapi melalui hak jawab dan hak klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Harapan Adanya Pemeriksaan Sesuai Kewenangan.

Atas temuan tersebut, sejumlah pihak berharap Inspektorat, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun instansi yang berwenang melakukan pemeriksaan apabila dipandang perlu terhadap dokumen perencanaan, RAB, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, penggunaan material, proses pembentukan P2SP, serta kesesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan dokumen kontrak.

Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh instansi yang berwenang ditemukan adanya penyimpangan, maka penanganannya mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, serta ketentuan hukum lainnya yang relevan. Adapun adanya dugaan tindak pidana hanya dapat ditentukan melalui proses pemeriksaan, penyelidikan, penyidikan, audit oleh lembaga yang berwenang, dan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Bintang, Ketua P2SP, pelaksana kegiatan, maupun instansi terkait sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

( Kaperwil )

Perguruan Taman Siswa Gedong Tataan Buka SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Pendaftaran Gratis untuk Jenjang TK, SMP, dan SMA.

PESAWARAN LAMPUNG, kabarbangsa.my.id – Kamis,2 Juli 2026

Perguruan Taman Siswa Cabang Gedong Tataan secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di lingkungan pendidikan Tamansiswa kini dapat melakukan pendaftaran secara gratis.

Berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 67, Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Perguruan Taman Siswa menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai luhur ajaran Ki Hajar Dewantara dengan mengedepankan pembentukan karakter, kecerdasan, keterampilan, kebudayaan, serta semangat kebangsaan. Kamis. 02/06/2026.

Dalam informasi resmi yang disampaikan pihak sekolah, pendaftaran peserta didik baru dibuka mulai 22 Juni hingga 10 Juli 2026 tanpa dipungut biaya pendaftaran. Perguruan Taman Siswa Gedong Tataan membuka penerimaan untuk tiga jenjang pendidikan, yaitu TK Taman Siswa, SMP Taman Siswa, dan SMA Taman Siswa.

Dengan mengusung semangat “Mendidik dengan Hati, Membangun Generasi Berkarakter, Berilmu, dan Berbudaya”, Perguruan Taman Siswa berkomitmen mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa.

Prinsip pendidikan Tamansiswa tetap mengacu pada filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni membentuk peserta didik yang berbudi pekerti luhur, cerdas, terampil, berbudaya, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Filosofi tersebut diwujudkan melalui semboyan, “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.”

Adapun persyaratan pendaftaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang dipilih. Calon peserta didik diminta menyiapkan fotokopi kartu keluarga, akta kelahiran atau ijazah sesuai jenjang, serta pas foto sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

Perguruan Taman Siswa Cabang Gedong Tataan berada di bawah naungan Yayasan Persatuan Perguruan Tamansiswa Cabang Gedong Tataan yang telah lama berkiprah dalam dunia pendidikan di Kabupaten Pesawaran.

Pihak sekolah mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya, untuk segera mendaftarkan putra-putrinya sebelum masa pendaftaran berakhir.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan datang langsung ke kampus Perguruan Taman Siswa di Jalan Ahmad Yani No. 67, Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, atau menghubungi kontak yang tertera pada brosur resmi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

(Feri)

BNNP Sumut Sosialisasikan P4GN di SMAN 8 Medan, Dukung Integrasi Kurikulum Anti Narkoba.

MEDAN, 15 Juni 2026, – kabarbangsa.my.id – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan pendidikan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara menggelar kegiatan sosialisasi P4GN di SMA Negeri 8 Medan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI,Senin (15 Juni 2026).

SMA Negeri 8 Medan menggandeng dan melaksanakan kegiatan sosialisasi ini sebagai tindak lanjut arahan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mengenai integrasi kurikulum anti narkoba di lingkungan pendidikan.

Selain itu, sekolah juga melaksanakan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba secara rutin serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba guna mendukung Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).

Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Renzi Sanjaya,S.Psi selaku Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Sumut. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak dan efek buruk yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan pelajar untuk menghindari paparan dan penyalahgunaan narkoba.

Mewakili Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Syarifah Aini,S.Ag M.Hum menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi anti narkoba sangat penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Sosialisasi anti narkoba ini sangat penting dilakukan secara rutin agar siswa tidak hanya mendengar seperti kegiatan perdana ini, tetapi benar-benar memahami dan mengimplementasikan materi yang disampaikan oleh narasumber dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Berlian Sihombing,S.Pd M.Si Kepala Humas juga selaku moderator acara mewakili Kepala Sekolah, seluruh guru, dan seluruh siswa SMAN 8 Medan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNNP Sumut atas kesediaannya memberikan edukasi kepada peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemateri dari BNN Provinsi Sumatera Utara atas waktu, kesempatan, dan ilmu yang telah diberikan kepada siswa-siswi SMAN 8 Medan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam membentuk generasi yang sehat, berprestasi, Hb dan bebas narkoba,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para siswa aktif mengikuti sesi pemaparan dan diskusi.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pihak sekolah, guru, dan seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari narkoba. Izin diup pimpinan.

( Indra Rilyadi HSB)

Abdi Putra Negara Pulungan SH MH hadiri Lepas 32 Siswa PAUD Mutiara Bunda Sinunukan IV.

MANDAILING NATAL – Sinunukan, Rabu, 10/6/2026 – kabarbangsa.my.id – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara pelepasan 32 siswa-siswi PAUD Mutiara Bunda Desa Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan.

Para peserta didik tersebut resmi menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar.

Acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan yang ditunjukkan oleh para siswa, mereka tampil percaya diri mengenakan pakaian adat daerah, menari, bernyanyi, membaca puisi, serta memimpin doa di hadapan para orang tua dan tamu undangan.

Kepala PAUD Mutiara Bunda, Sukoco Padlan Minalah, S.Pd, dalam sambutannya dalam acara pelepasan sisdik menyampaikan rasa syukur atas perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
“Hari ini saya menyampaikan permohonan maaf, yang sebesar-besarnya kepada seluruh wali murid, jika ada kekurangan atau kelalaian saat belajar dan mengajar selama ini,

” Anak-anak yang dahulu datang dengan rasa takut dan malu-malu, kini telah mampu membaca, menulis, bernyanyi, menari, serta berani tampil di depan umum. Dengan penuh rasa bangga, kami kembalikan mereka kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Abdi Putra Negara Pulungan, SH., MH., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan guru yang telah membimbing dan mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada PAUD Mutiara Bunda.

“Keberhasilan anak-anak mengenal huruf, belajar membaca, menulis, dan beradaptasi dengan lingkungan tidak terlepas dari kerja keras para guru dan dukungan orang tua. Semoga anak-anak ini kelak menjadi generasi yang cerdas, berakhlak baik, dan membanggakan keluarga serta daerahnya,” kata Abdi Putra.

Turut hadir dalam acara tersebut Triatno, Kepala Desa Sinunukan IV, serta Koptu Mahmud Ritonga yang mewakili unsur TNI dari Koramil 20 Batahan.

Kegiatan pelepasan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada para siswa dan sesi foto bersama. Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini sekaligus awal perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

(MO)

41 Siswa PAUD Sayang Bunda Batahan I Dilepas, Torehkan Prestasi Akreditasi B dan Raih Program Revitalisasi PAUD 2026.

Mandailing Natal, BATAHAN, (07/06/2026), – kabarbangsa.my.id –
Suasana haru dan penuh kegembiraan mewarnai acara Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026 PAUD Sayang Bunda Batahan I yang berlangsung meriah.

Sebanyak 41 siswa-siswi Angkatan ke-18 resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar, acara tersebut dihadiri Camat Batahan H.Zulkifli Zaini Dahlan S.Sos, Kepala Desa Batahan I Bugis Lubis, S.Pd., Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan XIV Kecamatan Batahan, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, tokoh masyarakat, wali murid, serta seluruh tenaga pendidik PAUD Sayang Bunda Batahan I.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan para siswa yang menunjukkan kemampuan mereka di hadapan para tamu undangan, mulai dari tarian tradisional, menyanyi, pembacaan puisi hingga doa-doa yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di PAUD.
Ketua Yayasan PAUD Sayang Bunda Batahan I, Sobirin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga yang dipimpinnya.

“Hari ini adalah hari yang istimewa dan bersejarah bagi lembaga kita. Rasanya baru kemarin kita menyambut anak-anak ini dengan tangan terbuka. Ada yang masih malu-malu, ada yang menangis saat berpisah dengan orang tua, dan ada yang baru belajar berinteraksi dengan teman-temannya.

Kini mereka telah tumbuh dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Sobirin.
Menurutnya, Angkatan ke-18 yang berjumlah 41 siswa merupakan angkatan yang istimewa karena berhasil mengukir sejarah penting bagi perkembangan lembaga.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 PAUD Sayang Bunda Batahan I berhasil meraih Akreditasi B, sebuah pencapaian yang menjadi bukti kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak usia dini.
Tidak hanya itu, pada tahun 2026 lembaga tersebut juga mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026.

Program tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu pendidikan serta memperbaiki sarana dan prasarana sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,

Korwil Pendidikan XIV Batahan, Camat Batahan, Kepala Desa Batahan I, para guru, dan seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan lembaga ini,” katanya.
Sobirin juga berpesan kepada para siswa agar terus semangat belajar dan menjadi anak yang patuh kepada orang tua serta guru saat memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Batahan I, Bugis Lubis, S.Pd., menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan sekolah.
“Anak-anak yang telah mendapatkan pendidikan di sekolah harus terus dibimbing dan didampingi di rumah. Sinergi antara orang tua dan sekolah sangat penting untuk membentuk generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Batahan Zulkifli Zaini Dahlan, S.Sos, memberikan apresiasi kepada yayasan dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam membangun pendidikan anak usia dini di Kecamatan Batahan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan dan para guru semua yang telah bekerja keras mendidik anak-anak kita.

Semoga keberhasilan dan kebahagiaan hari ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Kita berharap anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, cerdas, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Pelepasan siswa tahun ini menjadi momentum yang tidak hanya menandai berakhirnya masa belajar anak-anak di PAUD, tetapi juga menjadi bukti bahwa PAUD Sayang Bunda Batahan I terus berkembang dan mampu menunjukkan kualitasnya melalui berbagai prestasi serta dukungan program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kecamatan Batahan (MO).