PROGRAM REHABILITASI DAN REEDUKASI,RUTAN KELAS IIB TANJUNG PURA KEMBALI LAKSANAKAN ASESMEN BAGI 73 WARGA BINAAN.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan asesmen terhadap 73 warga binaan sebagai bagian dari persiapan Program Rehabilitasi dan Reedukasi dalam rangka penanganan overcrowding. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah, dengan sasaran narapidana berusia 18 sampai dengan 45 tahun. Rabu (21/10)

Tidak semua narapidana dapat mengikuti program ini. Kriteria pengecualian meliputi narapidana tindak pidana korupsi, perlindungan anak, kekerasan seksual, kesusilaan, pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan kematian, serta terorisme kategori merah berdasarkan rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Pengecualian juga berlaku bagi narapidana seumur hidup, pidana mati, residivis, warga negara asing, narapidana yang menjalani sisa pidana akibat pencabutan integrasi, narapidana yang menjalani pidana kurungan atau penjara pengganti denda, uang pengganti, atau restitusi, narapidana perempuan, dan anak binaan.

Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari screening administratif hingga penilaian kesehatan, risiko/stabilitas, minat dan bakat, motivasi/kesiapan berubah, serta sikap dan kapasitas kerja. Seluruh proses menggunakan instrumen asesmen yang telah ditetapkan agar berjalan teliti, objektif, dan akuntabel.

Hasilnya diklasifikasikan ke dalam kategori Layak, Layak Bersyarat, Ditunda, atau Tidak Layak, yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Asesmen dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Asesmen yang terdiri atas asesor, petugas UPT, tenaga kesehatan, dan Pembimbing Kemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan asesmen ini, Rutan Tanjung Pura berharap Program Rehabilitasi dan Reedukasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga warga binaan yang memenuhi kriteria memperoleh pembinaan sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing.

Rutan juga berharap program ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam penanganan overcrowding, sekaligus mendorong warga binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Ke depan, seluruh jajaran berharap proses asesmen, pengusulan, hingga verifikasi dapat berlangsung teliti, objektif, dan akuntabel, serta mendapat dukungan dari semua pihak demi terwujudnya pemasyarakatan yang semakin humanis dan berintegritas

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

WUJUDKAN PELAYANAN BERSIH DAN TRANSPARAN RUTAN KELAS IIB TANJUNG PURA IKUTI VERIFIKASI LAPANGAN NOMINASI ANUGERAH PEMBANGUNAN BUDAYA INTEGRITAS SECARA DARING.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Rabu. 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berhasil masuk dalam jajaran nominasi Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI). Sebagai tahap penilaian, Rutan Tanjung Pura menjalani Verifikasi Lapangan yang digelar oleh Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan, para pejabat struktural, dan seluruh jajaran pegawai, atau seluruh anggota kelompok kerja (pokja), sebagai wujud kesungguhan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel. Rabu (21/10)

Acara dimulai dengan sambutan pembuka dari Tim Inspektorat Jenderal, kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai pembangunan Zona Integritas yang disampaikan oleh Kepala Rutan. Setelahnya, tim penilai melakukan peninjauan lingkungan kerja secara virtual (office tour) yang dipandu langsung oleh pegawai Rutan Tanjung Pura.

Dalam sesi ini, tim menelusuri seluruh layanan kunjungan beserta alur pelayanannya, serta berdialog dengan para pengunjung, operator Layanan Integrasi Online,Regu Pengamanan ,operator survei mengenai inovasi layanan yang ada diRutanTanjung Pura.

Rangkaian acara ditutup dengan diskusi bersama Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, seputar penerapan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Diskusi ini menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk menggali lebih dalam upaya yang telah dilakukan, sekaligus bagi jajaran rutan untuk menyampaikan komitmen dan langkah nyata dalam membangun pelayanan yang bersih dan berintegritas.

Lewat verifikasi ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan tekadnya untuk terus menanamkan budaya integritas, menaikkan mutu pelayanan publik, dan menghadirkan layanan yang profesional, bersih, serta bebas dari praktik korupsi. Upaya ini diharapkan menjadi langkah berkesinambungan dalam menyajikan layanan pemasyarakatan yang makin berkualitas dan mengutamakan kepuasan masyarakat.

Sumber : Humas, Rutan Tamjung Pura

Redaksi

Ketua Himmah Sumut Mahdayan Tanjung Apresiasi Camat Bilah Hilir, Raih Juara II Kecamatan Terbaik di HUT ke- 81 Pemkab Labuhanbatu.

Medan – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) menyampaikan apresiasi kepada Camat Bilah Hilir atas keberhasilan meraih Juara II Lomba Kecamatan Terbaik dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (18/10/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Mahdayan Tanjung, Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut, putra asli Bilah Hilir, yang menilai capaian ini patut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Menurut Mahdayan, prestasi tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemerintahan Kecamatan Bilah Hilir untuk terus berbenah, memperkuat kedisiplinan, serta menghadirkan pelayanan yang transparan, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Sebagai putra asli Bilah Hilir, saya bangga atas capaian ini. Kami dari PW HIMMAH Sumut mengapresiasi kerja keras Camat Bilah Hilir beserta seluruh jajaran. Namun, prestasi ini jangan hanya menjadi kebanggaan seremonial, melainkan harus dibuktikan melalui pelayanan yang semakin baik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Mahdayan.

Ia juga berharap capaian tersebut menjadi awal untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, ketertiban administrasi, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir.

PW HIMMAH Sumut menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah kecamatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dukungan tersebut akan berjalan seiring dengan komitmen mahasiswa untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial demi kepentingan masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan pemerintah adalah ketika masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap program dan kebijakan. Pertahankan prestasi, tingkatkan pengabdian, dan jadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas,” tutup Mahdayan.

Willyam Pasaribu

Asap Karhutla Sampai Ke Medan, Ketua IMM Medan Rais Prayogo Desak Pemerintah Pusat Bergerak Cepat.

Medan – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah kabut asap menyelimuti Kota Medan, Minggu (18/10/2026).

Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan, Rais Prayogo, mendesak pemerintah pusat mempercepat penanganan kebakaran agar dampaknya tidak semakin meluas ke wilayah lain.

Menurut Rais, kabut asap yang mencapai Medan menunjukkan bahwa karhutla bukan semata persoalan daerah tempat kebakaran terjadi. Dampaknya dapat melintasi batas wilayah dan mengancam kesehatan masyarakat yang berada jauh dari sumber api.

“Jangan sampai masyarakat di Medan harus menghirup asap dari kebakaran yang terjadi ratusan bahkan ribuan kilometer dari sini. Ini menunjukkan bahwa persoalan karhutla bukan persoalan lokal, tetapi persoalan nasional yang membutuhkan respons serius dari pemerintah pusat,” tegas Rais.

Ia menilai penanganan karhutla membutuhkan langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi. Pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penanganan dampak asap setelah menyebar, tetapi juga harus memastikan sumber kebakaran dapat dikendalikan.

“Kami mendesak pemerintah pusat untuk bergerak lebih cepat. Jangan hanya sibuk menangani dampak ketika asap sudah menyebar ke daerah lain. Sumber kebakarannya juga harus ditangani secara serius dan tuntas,” katanya.

Rais menegaskan, lambannya penanganan kebakaran berisiko membuat masyarakat di berbagai daerah terus menanggung dampak yang sama. Karena itu, upaya pemadaman harus disertai pencegahan kebakaran berulang serta penegakan hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan.

“Pemerintah harus hadir bukan hanya ketika masyarakat sudah terdampak. Negara harus hadir sejak kebakaran terjadi, memastikan api dipadamkan, mencegah kebakaran meluas, dan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, PC IMM Kota Medan membagikan ribuan masker di sejumlah titik aktivitas warga pada Minggu (18/10/2026).

Rais mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keterlibatan langsung mahasiswa dalam merespons persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

“Ini bukan sekadar aksi membagikan masker. Kami ingin menunjukkan bahwa ketika masyarakat mulai kesulitan mendapatkan udara yang sehat, mahasiswa tidak boleh hanya diam dan melihat dari jauh,” ujar Rais.

Di sisi lain, informasi dari pemerintah daerah menyebutkan kabut asap yang mencapai Sumatera Utara berasal dari luar wilayah akibat pergerakan angin. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara juga sebelumnya memastikan tidak terdapat titik panas karhutla di wilayah Sumut dalam pemantauan terakhir.

Bagi IMM Kota Medan, kondisi tersebut memperkuat pentingnya koordinasi lintas daerah dalam menangani karhutla. Penanganan tidak cukup dilakukan secara sektoral karena dampak kebakaran dapat dirasakan oleh masyarakat di provinsi lain.

Rais berharap pemerintah pusat memperkuat langkah penanganan dari hulu hingga hilir, mulai dari pemadaman, pencegahan, pengawasan kawasan rawan kebakaran, hingga penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar hukum.

IMM Kota Medan menyatakan akan terus mendorong perhatian serius terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah diharapkan tidak hanya merespons ketika kabut asap telah meluas, tetapi juga memastikan langkah pencegahan dan penanganan berjalan efektif sejak awal.

Willyam Pasaribu

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Laksanakan Sosialisasi dan Pembagian Brosur Aspirasi kepada Warga Binaan di Setiap Blok Hunian.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Eabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.8d

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur aspirasi kepada warga binaan di setiap blok hunian pada; Selasa,(20/10/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Hari Andrian Simanjuntak, bersama jajarannya. Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi blok hunian satu per satu agar seluruh warga binaan dapat memperoleh informasi secara merata dan langsung.

Pembagian brosur aspirasi ini bertujuan untuk mengetahui keluhan atau laporan yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pembinaan dan penahanan di Rutan Tanjung Pura. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menampung kritik dan saran dari warga binaan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menjelaskan tata cara penyampaian aspirasi agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.

Seluruh aspirasi yang masuk akan dihimpun dan ditindaklanjuti oleh pihak Rutan Tanjung Pura. Keluhan yang disampaikan akan diteruskan kepada pihak-pihak yang membidangi permasalahan tersebut, sehingga setiap laporan dapat ditangani oleh unit yang berwenang secara cepat, tepat, dan akuntabel. Dengan mekanisme ini, diharapkan tidak ada keluhan warga binaan yang terabaikan dan setiap masukan memperoleh perhatian yang semestinya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang transparan, humanis, dan berkeadilan. Keterbukaan ruang komunikasi antara petugas dan warga binaan diharapkan dapat mempererat hubungan yang harmonis, menciptakan situasi yang aman dan tertib, serta mendukung keberhasilan pembinaan di lingkungan rutan.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Rutan Tanjung Pura Kembali Gelar Senam Lansia Dipandu Peserta Magang, Dilanjutkan Pembagian Susu, Vitamin dan Cek Tensi bagi Warga Binaan Lansia.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Selasa,20 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura kembali menjalankan kegiatan senam lansia bagi warga binaan lanjut usia sebagai bagian dari upaya pembinaan kesehatan jasmani di lingkungan rutan.Pelaksanaan senam lansia ini merupakan wujud komitmen Rutan Tanjung Pura dalam memenuhi hak warga binaan atas pelayanan kesehatan, sekaligus menjaga kebugaran tubuh agar tetap sehat dan produktif selama menjalani masa pembinaan. Selasa (20/10)

Pada kegiatan kali ini, peran instruktur senam dipercayakan kepada peserta magang yang sedang menjalani program pembelajaran di Rutan Tanjung Pura. Para peserta magang memandu gerakan senam yang dirancang ringan, aman, dan sesuai dengan kemampuan fisik lansia, sehingga seluruh peserta dapat mengikutinya dengan nyaman. Meskipun dipimpin oleh peserta magang, jalannya kegiatan tetap berada dalam pengawasan dan pengawalan ketat dari regu pengamanan serta staf yang bertugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif tanpa mengabaikan prosedur keamanan yang berlaku di lingkungan rutan.

Setelah senam selesai dilaksanakan, para warga binaan lansia diberi kesempatan beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga dan mengatur kembali pernapasan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian susu kepada seluruh warga binaan lansia sebagai asupan tambahan nutrisi agar kondisi tubuh semakin sehat dan bugar. Selain susu, petugas juga membagikan vitamin guna membantu menjaga daya tahan tubuh para lansia. Pemberian asupan bergizi ini diharapkan dapat melengkapi manfaat olahraga yang telah dilakukan, sehingga kesehatan warga binaan lansia dapat terjaga secara menyeluruh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemeriksaan tekanan darah (tensi) bagi seluruh warga binaan lansia yang mengikuti senam.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala serta mendeteksi dini apabila terdapat keluhan atau gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Melalui kegiatan yang terpadu ini, Rutan Tanjung Pura berharap kesehatan dan kebugaran warga binaan lansia dapat terus terjaga, sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Gelar Inventarisasi Masalah di Blok Hunian, Serap Aspirasi Warga Binaan.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Selasa,20 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan inventarisasi masalah di seluruh blok hunian warga binaan. Pada : Senin, (19/10/2026). Kegiatan ini digelar oleh staf Kesatuan Pengamanan Rutan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus upaya memastikan kondisi blok hunian tetap aman, bersih, dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, petugas KPR mendatangi setiap blok hunian untuk mendata permasalahan yang ada, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, hingga kelayakan fasilitas kamar hunian. Selain melakukan pendataan, petugas juga membuka sesi tanya jawab secara langsung kepada warga binaan. Sesi ini dimanfaatkan untuk menggali informasi, mengetahui kebutuhan, serta memahami kendala yang dihadapi warga binaan selama menjalani masa penahanan.

Pada kesempatan tersebut, warga binaan menyampaikan berbagai keluhan dan saran, baik terkait fasilitas hunian maupun layanan yang mereka terima. Seluruh masukan yang disampaikan dicatat dengan baik oleh staf KPR untuk dijadikan bahan evaluasi. Keluhan yang bersifat mendesak langsung ditindaklanjuti di tempat, sedangkan permasalahan yang memerlukan penanganan lebih lanjut segera disampaikan kepada pihak-pihak terkait agar dapat diselesaikan sesuai kewenangan masing-masing.

Kegiatan inventarisasi masalah ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif antara petugas dan warga binaan sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya. Dengan terpetakannya permasalahan secara menyeluruh, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan demi mewujudkan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif sesuai dengan prinsip pemasyarakatan.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Lestarikan Warisan Budaya Nusantara, Sanggar Satrio Singo Lodaya Gelar Pentas Seni pada HUT ke-7

Sumatera Utara – Medan Polonia, Senin, 19 Oktober 2026

Paguyuban Sanggar Satrio Singo Lodaya (SSL) menggelar perayaan HUT ke-7 pada Minggu,18 Oktober 2025, dengan menghadirkan pertunjukan seni budaya sebagai bentuk kecintaan terhadap warisan kebudayaan Indonesia.


Mengusung tema “Satu Rasa, Satu Jiwa, Satu Saudara”, kegiatan ini berlangsung di Posko Kampung Tangguh Bersih Narkoba, Jalan Po’onia/Starban, Gang Wahyu Ujung, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sumatera Utara.

Ketua Panitia, SEKAR ARUM, menyiapkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tradisional.


Pertunjukan seni budaya direncanakan dimulai pukul 14.00 WIB hingga malam hari. Sejumlah penampilan yang akan dihadirkan meliputi tarian tradisional, Reog, Barong, dan berbagai kesenian lainnya.

Melalui pertunjukan tersebut, Sanggar Kesenian Budaya Satrio Singo Lodaya diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pelaku seni, keluarga, komunitas, hingga masyarakat luas.

Dengan memberikan ruang bagi kesenian tradisional, generasi muda diharapkan semakin mengenal, menghargai, dan memiliki kebanggaan terhadap kebudayaan bangsa.
Selain pentas seni, rangkaian peringatan HUT ke-7 ini juga dengan kegiatan FOGGING pencegahan nyamuk malaria demam berdarah (DBD) di lingkungan posko kampung tangguh betsih narkoba,pada pukul 09.00–11.00 WIB sebagai bagian dari agenda kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini turut melibatkan kolaborasi Sumut Brantas Group yang dipimpin ARI AGGARA PASARIBU, Nusantara Expos Group yang dipimpin MUKHLIS, dan Trans Nusantara yang dipimpin PINO SIMBOLON.


Undangan juga mencakup Ketua PD KBPPPolri Sumatera Utara :HELENA LUMBAN GAOUL. Resort Siaga Bhayangkara (SIBHARA) Kakorda: LIMBONG, tokoh pemuda:RAISHA OLIVIA,Tokoh masyarakat : NUR HASANA dan para insan JURNALIS, serta masyarakat.

Dalam sambutannya , SEKAR ARUM akan menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan kesenian nasional agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi penerus.


Kegiatan ini diharapkan menjadi bukti bahwa seni budaya dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial, membangun semangat persaudaraan, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif.

Dengan semangat “Satu Rasa, Satu Jiwa, Satu Saudara”, peringatan HUT ke-7 Sanggar Satrio Singo Lodaya diharapkan membawa pesan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kekayaan identitas bangsa Indonesia.

Musal Fikri Tanjung

Kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat dari Pengadilan Negeri Stabat ke rutan Tanjung Pura dalam Rangka Pengawasan dan Pengamatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Minggu,18 Oktober 2926 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Tanjung Pura menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Hakim Wasmat) dari Pengadilan Negeri Stabat. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, bersama para pejabat dan jajaran petugas rutan. Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas rutin hakim pengawas dan pengamat, yaitu melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan. Tujuannya adalah memastikan putusan yang telah dijatuhkan dijalankan sebagaimana mestinya. Jumat (16/10)

Dalam kunjungan tersebut, Hakim Wasmat berdialog langsung dengan tiga orang warga binaan. Wawancara ini dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan putusan dan kondisi pembinaan yang dijalani. Melalui percakapan tersebut, hakim dapat mendengar langsung pengalaman dan pendapat warga binaan, baik tentang pelayanan maupun pembinaan selama berada di rutan. Hasilnya menjadi bahan masukan bagi pengadilan dalam menjalankan fungsi pengawasan secara objektif.

Selain bertemu warga binaan, Hakim Wasmat menyempatkan diri meninjau kondisi lingkungan Rutan Tanjung Pura. Salah satu fasilitas yang dilihat adalah ruang sidang daring (online) yang disediakan bagi warga binaan yang proses hukumnya belum selesai. Fasilitas ini memungkinkan warga binaan mengikuti persidangan dari dalam rutan melalui sambungan video. Dengan demikian, proses peradilan tetap berjalan lancar dan tertib, tanpa mengurangi hak warga binaan untuk mengikuti jalannya persidangan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergi yang semakin baik antara Pengadilan Negeri Stabat dan Rutan Tanjung Pura dalam mendukung pelaksanaan putusan pengadilan. Pihak rutan menyambut baik kunjungan ini dan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan sarana pendukung bagi warga binaan.Rutan Tanjung Pura juga terbuka terhadap setiap masukan dari pihak pengadilan demi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sumber : Humas Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Sengketa Lahan Kapas I: 20 Oktober Jadi Ujian Ketegasan Bupati Madina, Masyarakat Tunggu Bukti Nyata.

Mandailing Natal – Sumatera Utaar, Jum”at, 16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Penyelesaian sengketa lahan Usaha II (U2) masyarakat Desa Kapas I dengan PTPN IV Kebun Timur Mandailing Natal kembali menjadi sorotan. Masyarakat kini menaruh harapan pada rapat percepatan penyelesaian Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang dijadwalkan Selasa, 20 Oktober 2026.

Bagi masyarakat, persoalan ini bukan lagi sekadar agenda rapat dan surat-menyurat. Yang dibutuhkan adalah kepastian hukum, keterbukaan dokumen, serta langkah penyelesaian yang jelas dan terukur.

Sorotan tertuju kepada Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, selaku Ketua GTRA Kabupaten Madina. Masyarakat berharap rapat mendatang tidak kembali berakhir dengan penjadwalan pertemuan berikutnya tanpa kejelasan tindak lanjut.

Salah satu hal mendasar yang perlu diperiksa adalah legalitas penguasaan lahan oleh PTPN IV Kebun Timur, termasuk status HGU, dokumen perizinan, peta kadastral, serta kesesuaian batas areal dengan dokumen pertanahan milik masyarakat.

Apabila terdapat perbedaan data atau tumpang tindih klaim, instansi berwenang harus melakukan verifikasi dokumen dan pemeriksaan batas di lapangan. Hasilnya perlu dijelaskan secara transparan kepada para pihak.

Masyarakat juga mendesak agar rapat GTRA menghasilkan kesimpulan tertulis, penanggung jawab tindak lanjut, serta jadwal penyelesaian yang dapat dipantau bersama.

“Jangan sampai masyarakat kembali hanya menerima janji pertemuan. Jika dokumen sudah diperiksa, tunjukkan hasilnya. Jika masih ada persoalan, jelaskan apa kendalanya dan kapan diselesaikan,” demikian inti aspirasi masyarakat.

Penyelesaian yang adil tentu harus berdasarkan bukti dan ketentuan hukum, dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat maupun PTPN IV Kebun Timur untuk menyampaikan dokumen serta klarifikasi. Keabsahan setiap klaim harus ditentukan melalui pemeriksaan yang berwenang, bukan berdasarkan asumsi sepihak.

Kini, rapat 20 Oktober 2026 menjadi momentum penting bagi GTRA Madina untuk menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan tersebut.

Masyarakat tidak sekadar menunggu rapat terlaksana. Mereka menunggu kepastian hukum dan langkah nyata. Sebab, semakin lama persoalan berlarut tanpa kejelasan, semakin besar pula pertanyaan masyarakat terhadap efektivitas penyelesaiannya.

Pelaksanaan rapat dan hasil akhirnya tetap menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Saran saya, sahabat: Judul ini cukup tajam untuk menarik perhatian pembaca, tetapi tidak langsung menuduh pihak tertentu. Pesan utamanya jelas: tanggal 20 Oktober menjadi ujian bagi keseriusan GTRA Madina dalam memberikan kepastian kepada masyarakat Kapas I.
@Saipullah Nasution SH MH. @Prabowo Subianto @Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal

(MO).

(MO).