Polsek Padang Tualang Laksanakan Patroli, Monitoring Ketersediaan BBM di SPBU.

Langkat, kabarbangsa.my.id – Selasa,28 Juli 2026.


Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Polsek Padang Tualang Polres langkat melaksanakan kegiatan patroli di SPBU Karang Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Selasa (28/07/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Padang Tualang di bawah kendali Kapolsek Padang Tualang IPTU M. Yassir Parinduri, M.H. sebagai bentuk upaya preventif untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan dan pemantauan langsung kondisi distribusi serta ketersediaan BBM di SPBU wilayah hukum Polsek Padang Tualang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan serta menjaga stabilitas situasi kamtibmas di wilayah tersebut.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H.Tambunan, S.E., S.I.K. melalui Kapolsek Padang Tualang IPTU M. Yassir Parinduri, M.H menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan patroli dan monitoring ini, diharapkan ketersediaan BBM di wilayah hukum Polsek Padang Tualang dapat terus terpantau dengan baik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan situasi di wilayah hukum Polsek Padang Tualang tetap stabil, aman, dan kondusif serta kebutuhan masyarakat terhadap BBM dapat terpenuhi dengan baik.

Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.


(B.Panjaitan),

Tokoh Pemuda Madina Desak Penertiban Angkutan Over Tonase dan Kolaborasi Perusahaan untuk Perbaikan Infrastruktur.

.MANDAILING NATAL,kabaarbangsa.my.if – Rabu,15 Juli 2026.


Sinunukan, Tokoh pemuda Mandailing Natal, M. Faisar Hasibuan, yang juga merupakan kader Partai Golkar, angkat bicara terkait kondisi infrastruktur jalan provinsi dari jembatan Merah menuju wilayah Pantai Barat Madina yang dinilai semakin memprihatinkan akibat tingginya aktivitas angkutan berat.

Menurut Faisar, terdapat sejumlah titik infrastruktur yang saat ini membutuhkan perhatian serius, di antaranya jln Provinsi Sumatera Utara mulai Jembatan Merah, Sopo Tinjak, Bulu Soma Pulo Padang, sepanjang ± 50 km, Ia menilai kondisi tersebut semakin berisiko apabila tidak segera dilakukan langkah-langkah konkret oleh pemerintah bersama pihak perusahaan.

M. Faisar, Hasibuan menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, khususnya pabrik kelapa sawit (PMKS), juga harus ikut bertanggung jawab terhadap kerusakan infrastruktur, Diperkirakan terdapat sekitar 10 PMKS yang menggunakan ruas jalan tersebut untuk aktivitas pengangkutan hasil produksi.

“Pengangkutan CPO menggunakan kendaraan dengan muatan yang diduga melebihi kapasitas jalan. Akibatnya, kondisi jalan dan jembatan semakin cepat mengalami kerusakan. Infrastruktur ini bukan hanya digunakan perusahaan, tetapi juga menjadi akses utama masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan agar segera mengambil tindakan tegas terhadap kendaraan angkutan yang membawa muatan melebihi batas tonase sesuai ketentuan.

Penegakan aturan, menurutnya, harus dilakukan secara konsisten demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia infrastruktur.

Selain itu, M. Faisar. Hsb berharap Gubernur Sumatera Utara tidak hanya beralasan pada efisiensi anggaran, tetapi juga mengambil langkah strategis dengan memanggil pihak perusahaan perusahaan yang memanfaatkan ruas jalan tersebut untuk membahas tanggung jawab bersama dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

“Apakah kondisi ini sudah disampaikan secara menyeluruh oleh Pemerintah Kabupaten MADINA kepada Gubernur Sumatera Utara? Masyarakat tentu berharap adanya komunikasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar persoalan ini segera mendapat solusi,” katanya.

Sebagai penutup, Faisar menyampaikan agar pemerintah segera menertibkan seluruh angkutan yang melebihi batas tonase, terutama apabila perusahaan tidak memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan maupun perawatan jalan yang setiap hari mereka manfaatkan.

Ia menekankan bahwa solusi terbaik adalah membangun kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan melalui tanggung jawab bersama dalam menjaga infrastruktur.

Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, aktivitas ekonomi tetap lancar, dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan dapat lebih terjamin.

(MO).

Harga BBM Eceran di Kuala Simpang Capai Rp30 Ribu per Liter, Warga Minta Pemerintah dan Aparat Turun Tangan.

ACEH TAMIANG, kabarbangsa.my.id – Minggu,12 Juli 2026.

Sejumlah warga mengeluhkan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual oleh pedagang eceran di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Harga BBM eceran disebut berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per liter, sehingga dinilai memberatkan masyarakat.

Keluhan tersebut disampaikan warga pada Sabtu (11/7/2026) di kawasan Jalan Lintas Kota Kuala Simpang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penelusuran terhadap penyebab tingginya harga BBM eceran tersebut.

Rafdy Hadyan R., yang disebut sebagai perangkat Desa Bukit Rata, mengatakan masyarakat saat ini mengaku kesulitan memperoleh BBM, baik jenis Pertalite maupun Bio Solar. Kondisi tersebut, menurutnya, diduga menjadi salah satu penyebab harga BBM eceran meningkat.

“Kami berharap pemerintah dan pihak berwenang dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat serta mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi terbebani dengan harga yang tinggi,” ujarnya.

Masyarakat juga meminta perhatian Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang, serta Forkopimcam Kecamatan Kota Kuala Simpang agar mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Selain itu, masyarakat berharap pengelola SPBU dapat memberikan pelayanan yang maksimal sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan tidak memicu lonjakan harga di tingkat pedagang eceran.

Hingga berita ini diterbitkan, Sumutbrantas.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SPBU maupun instansi terkait mengenai kondisi distribusi BBM serta penyebab tingginya harga BBM eceran di Kota Kuala Simpang.

(Darmad)

i

Kantor KSOP Kuala Tanjung Didemo Minta Pendirian Koperasi TKBM Pelabuhan Lebih Dari satu.

BATUBARA, kabarbangs.my.id – Jum’at 10 Juli 2026.


Polemik Kinerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di kawasan Proyek Strategis Nasional Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara khususnya di Pelabuhan PT. Inalum dan Terminal Multipurpose PT.Pelindo menjadi sorotan warga berujung rencana pendirian Koperasi TKBM lebih dari satu Koperasi TKBM.

Dasar Hukum dan Bunyi Pasal
Pembentukan Koperasi TKBM wajib mematuhi prinsip satu koperasi per pelabuhan:
SKB 2 Dirjen 1 Deputi Tahun 2011 (Pasal 2 ayat 4): Menegaskan bahwa di setiap pelabuhan hanya dibentuk 1 (satu) koperasi TKBM Pelabuhan yang wajib mendapat rekomendasi dari penyelenggara pelabuhan.
Permenkop UKM Nomor 6 Tahun 2023 (Pasal 3 ayat 1): Mengatur bahwa Koperasi TKBM dibentuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Koperasi TKBM sebelumnya sudah berdiri sejak sejak tahun 1980 an. Kegiatan dipelabuhan Inalum. Terminal Multipurpose PT.Pelindo beroperasi 2018, Kedua pelabuhan baik Pelabuhan Inalum maupun Multipurpose PT. Pelindo, kegiatan TKBM keduanya dibawah Koperasi TKBM yang saat ini diketuai, Nanang S Situmorang.

Merasa kehadiran PT. Pelindo Terminal Multipurpose dan dianggap bisa berdiri Koperasi TKBM lebih dari satu dikawasan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kuala Tanjung, dan didesak warga untuk memberikan rekomendasi pendirian Koperasi TKBM Kuala Tanjung Perkasa yang diketuai Syaiful Anwar, berujung unjuk rasa, dihalaman Kantor KSOP Kuala Tanjung, Jum’at (10/07/2026).

Unjuk rasa warga mengatasnamakan pendirian Koperasi TKBM Kuala Tanjung Perkasa di ketuai Syaiful Anwar diterima kepala kantor KSOP Kuala Tanjung Humaid Minahari. S.T. dilakukan musyawarah.

Diaula kantor KSOP, Humaid Minahari, S.T.Kepala Kantor KSOP Kuala Tanjung, didampingi Joko Hadianto (Kasi Lala dan usaha kepelabuhanan), AKP. FR Saragi Kasat Sabhara Polres Batubara, Kapolsek Air Putih AKP. Rahmad Ramadona Hutagaol, Babinsa, TNI AL.
Perwakilan unjuk rasa diwakili Syaiful Anwar ( Ketua) jasa TKBM/Koperasi Kuala Tanjung Perkasa yang meminta rekomendasi KSOP, turut didampingi M.Rafik (Tokoh Masyarakat) Edy Susanto sembiring, S.Sos (Tokoh Masyarakat) keduanya Tokoh masyarakat Kecamatan Air Putih,

Rapat/musyawarah menghasilkan Berita Acara Kesepakatan secara tertulis yang ditandatangani Humaid Minahari, S.T. Kakan KSOP (Pihak Pertama) Syaiful Anwar (Pihak kedua)

Kepala Kantor KSOP melalui Joko Hadianto selaku Kasi Lala dan usaha Kepelabuhan, kepada awak media menyampaikan:

  1. Pihak pertama berkomitmen memberikan pelayanan administrasi, pembinaan, koordinasi serta fasilitasi, sesuai kewenangan yang dimiliki berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan tanpa melakukan tindakan yang bertentangan dengan asas kepastian hukum,profesionalitas, transfaransi dan akuntabilitas.
    2.Dalam rangka menerima aspirasi dari pihak kedua maka bersepakat dengan pihak pertama akan menerbitkan surat rekomendasi pembentukan Koperasi TKBM Kwala Tanjung Perkasa untuk keperluan pengesahan Badan Hukum Koperasi.
  2. Surat rekomendasi sebagaimana pada angka 2 akan diterbitkan setelah adanya rekomendasi dari komisi III DPRD Kabupaten Batubara kepada pihak pertama sebagai dasar pihak pertama menerbitkan rekomendasi sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua).

Unjuk rasa dalam pengawalan Personil Polres Batubara, AKP. FR Saragi Kasat Sabhara, AKP. Rahmad Ramadona Hutagaol Kapolsek Indrapura, Babinsa TNI AL, berjalan aman, situasi Kondusif dan terkendali.

(IR4ONE).

Ketua BUMD Batubara Klaim Pembelian Lahan 200 Hektare Didahulukan dengan Dana Pribadi, GEMA SATU MEMBARA Minta Bupati Lakukan Evaluasi.

BATUBARA, kabarbangsa.my.id – Jum’at3 Juli 2026.

Polemik terkait pengelolaan lahan sekitar 5 hektare di Desa Sei Simujur, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batubara, kembali menjadi sorotan. Lahan yang dikelola melalui kerja sama antara BUMD Kabupaten Batubara dan BUMDes Sei Simujur itu sebelumnya diberitakan karena hasil pembagian kerja samanya disebut dikirim ke rekening pribadi pengurus BUMD.
Ketua BUMD Kabupaten Batubara, Arif, saat memberikan keterangan kepada Batara TV dan Sumut Brantas.Id menjelaskan bahwa dana hasil kerja sama tersebut sementara ditransfer ke rekening pribadi karena administrasi pembukaan rekening resmi BUMD saat itu belum selesai.
“Administrasi pembuatan rekening BUMD belum dibuat,” ujar Arif.
Terpisah, pada Kamis (2/7/2026), Arif juga menanggapi tudingan terkait pengelolaan aset BUMD seluas sekitar 5 hektare. Ia justru mengungkapkan bahwa BUMD saat ini menguasai lahan sekitar 200 hektare yang berada tidak jauh dari Mapolsek Air Putih. Menurutnya, lahan tersebut dapat dikuasai setelah terlebih dahulu menggunakan dana pribadi.
“Kalau tanah 3 atau 5 hektare abang duga diambil keuntungan pribadi oleh oknum BUMD, mungkin abang belum tahu kalau oknum yang abang maksud mendahulukan dana pribadi agar BUMD memiliki lahan 200 hektare,” kata Arif.
Sementara itu, Jekson Siahaan selaku Ketua Umum GEMA SATU MEMBARA meminta Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, agar segera melakukan evaluasi terhadap kepengurusan BUMD Kabupaten Batubara. Menurutnya, pengelolaan keuangan dan aset BUMD perlu diaudit guna memastikan seluruh proses berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan.
“Saya memohon kepada Bapak Bupati Batubara Baharuddin Siagian agar segera mengevaluasi kepengurusan BUMD serta mengevaluasi anggaran yang diduga tidak transparan,” tegas Jekson kepada Batara TV dan Sumut Brantas.Id.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sejumlah sumber, pembagian hasil kerja sama antara BUMD Kabupaten Batubara dan BUMDes Sei Simujur diduga belum dilakukan secara transparan. Dugaan tersebut muncul karena hasil kerja sama disebut sempat ditransfer ke rekening pribadi salah seorang pengurus BUMD.
Selain itu, pernyataan Ketua BUMD mengenai penggunaan dana pribadi untuk memperoleh lahan seluas sekitar 200 hektare juga menimbulkan berbagai pertanyaan. Sejumlah pihak berharap aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Batubara, dapat menelusuri seluruh proses pengadaan lahan tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Arif selaku Ketua BUMD Kabupaten Batubara belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait permintaan media untuk menunjukkan bukti pembayaran lahan 200 hektare tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum memperoleh balasan.

( IR4ONE)

Harga Tinggi Tak Surutkan Minat Warga Berburu Durian Kaloy di Aceh Tamiang.

ACEH TAMIANG. kabarbangsa.my.id – Kamis 2 Juli 2026.

Musim durian tahun ini menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Meskipun harga buah durian mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, antusiasme warga untuk membeli durian tetap tinggi.

Pantauan awak media pada Senin malam, 29 Juni 2026, pukul 20.00 WIB, di Kampung Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, menunjukkan banyak warga berdatangan ke lapak-lapak penjual durian. Mereka rela datang lebih awal agar tidak kehabisan durian yang berasal dari Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, yang dikenal memiliki cita rasa manis dan legit.

Harga Durian Bervariasi
Salah seorang penjual durian, Putra, mengatakan harga durian pada musim ini bervariasi sesuai ukuran buah.
“Durian yang ukuran kecil dijual Rp100 ribu untuk empat buah, sedangkan durian ukuran besar dijual Rp75 ribu per buah,” ujarnya saat ditemui awak media.

Meski harga tergolong lebih tinggi dibanding musim sebelumnya, durian Kaloy tetap menjadi pilihan masyarakat, khususnya warga Kampung Sungai Liput dan desa-desa sekitarnya.
Pembeli Rela Datang Lebih Awal
Salah seorang pembeli, Rudi, mengaku sengaja datang lebih cepat karena khawatir kehabisan durian Kaloy yang menjadi favorit masyarakat.

“Saya harus cepat-cepat datang karena takut kehabisan durian Kaloy. Rasanya legit, manis, dan sangat enak di lidah,” ungkapnya.
Harapan Masyarakat
Masyarakat berharap musim durian tahun depan dapat berlangsung lebih meriah dengan hasil panen yang lebih melimpah sehingga harga durian menjadi lebih terjangkau dan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan.

Liputan ini dilakukan di Kampung Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai gambaran tingginya minat masyarakat terhadap durian lokal yang telah dikenal memiliki kualitas dan cita rasa unggulan.

(Rijal Effendi)

Grand Opening Restoran Bumbu Nusantara di Medan Berlangsung Meriah.

MEDAN, kabarbangsa.ny.id– Grand Opening atau peresmian pembukaan Restoran Bumbu Nusantara yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto No. 143, Medan Sunggal, berlangsung meriah dan penuh sukacita, Rabu (10/6/2026).

Acara peresmian restoran tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, keluarga besar Pasaribu, perwakilan instansi, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para undangan disambut dengan pertunjukan tari-tarian dan tortor yang menambah semarak suasana acara.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut St. SP Pasaribu bersama Ny. Br. Panggabean, Ir. Patar M. Pasaribu, Ir. Hasoloan Pasaribu, Ir. Anggiat Pasaribu, Kisharianto Pasaribu, S.Sos., Parlin D.E. Pasaribu, S.H., Ir. Ferry Pasaribu, Drs. Tanda Monang Pasaribu, Willyam Pasaribu, Salmon Sagala selaku anggota DPRD Sumatera Utara, B. Malau, perwakilan Bank BNI Cabang USU Medan, serta undangan lainnya.

Selaku tuan rumah, St. SP Pasaribu (Op. Remon) menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berdirinya Restoran Bumbu Nusantara. Ia berharap kehadiran restoran tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat serta menjadi salah satu pilihan kuliner bagi warga Kota Medan.

Sementara itu, Ir. Patar M. Pasaribu selaku Penasehat Punguan Pasaribu Dohot Boruna Kota Medan menyampaikan ucapan selamat atas pembukaan Restoran Bumbu Nusantara. Ia berharap usaha tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Salmon Sagala, anggota DPRD Sumatera Utara. Menurutnya, kehadiran Restoran Bumbu Nusantara menjadi tambahan positif bagi perkembangan sektor usaha kuliner di Kota Medan.

Mewakili Komunitas Lansia Gereja HKBP Sudirman Medan, F. Gultom berharap Restoran Bumbu Nusantara dapat terus berkembang, semakin maju, serta mampu bersaing dan sejajar dengan restoran-restoran besar lainnya di Kota Medan.

Dengan diresmikannya Restoran Bumbu Nusantara, diharapkan usaha kuliner tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha di Kota Medan.

(Willyam Pasaribu)