PW HIMMAH SUMUT Apresiasi Kapolres Batubara, AKBP Dony Satria Wicaksono, Atas Dedikasi Menjaga Kamtibmas.

Batu Bara – Sumatera Utara, Jum”at, 16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Batubara, AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA, atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Batubara, Jumat (16/10/2026).

PW HIMMAH Sumut menilai bahwa upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif membutuhkan kepemimpinan yang tegas, profesional, humanis, serta sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat.

Mahdayan Tanjung, Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap jajaran Polres Batubara agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan publik, serta merespons setiap persoalan masyarakat secara cepat, transparan, dan berkeadilan.

“Kami mengapresiasi dedikasi Kapolres Batubara beserta seluruh jajaran dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Harapan kami, semangat pengabdian ini terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat,” ujar Mahdayan.

PW HIMMAH Sumut juga berharap Polres Batubara terus memperkuat pemberantasan narkoba, mencegah tindak kriminalitas, serta membangun komunikasi yang terbuka dengan mahasiswa, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Mahdayan, apresiasi ini bukan sekadar ungkapan penghargaan, melainkan juga dorongan agar institusi kepolisian senantiasa mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Polri Bersama Masyarakat, Mengabdi untuk Negeri.”

Willyam Pasaribu

2 Remaja Diamankan Polsek Medan Area Terkait Penggelapan Motor Di Jalan Ismailiyah.

Medan – Sumatera Utara, Jum”at,16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Polsek Medan Area mengamankan dua remaja yang diduga terlibat penipuan dan penggelapan sepeda motor. Keduanya diamankan setelah polisi menindaklanjuti laporan kehilangan kendaraan di Jalan Ismailiyah, Jumat (16/10/2026).

Kasus tersebut diduga dilakukan dengan modus mengajak korban mengikuti pelaku dengan alasan hendak menemui orang tua yang disebut mengalami kecelakaan. Setibanya di Jalan Ismailiyah, korban kemudian diminta menitipkan sepeda motor beserta kuncinya.

Setelah kendaraan dititipkan, korban ditinggalkan oleh pelaku. Ketika kembali ke lokasi, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Medan Area melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terduga pelaku. Penyelidikan dilakukan dengan memanfaatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV serta informasi dari sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian berhasil mengamankan dua remaja yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Keduanya selanjutnya dibawa ke Polsek Medan Area untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Ia juga meminta warga segera melapor kepada kepolisian jika menemukan kejadian mencurigakan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan,” kata Ainul Yaqin, Sabtu, 12 September 2026.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Polisi masih mendalami perkara tersebut untuk menentukan proses hukum selanjutnya.

Willyam Pasaribu

Rutan Tanjung Pura Kembali Melaksanakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Program Paket A Setara Sekolah Dasar bagi Warga Binaan.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Jum”at,16 Omtober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Tanjung Pura kembali melaksanakan kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi warga binaan. PKBM merupakan lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan layanan belajar bagi masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan formal. Program yang dilaksanakan adalah Paket A, yaitu pendidikan kesetaraan yang setara dengan jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya di bidang pendidikan, agar warga binaan tetap memiliki kesempatan belajar selama menjalani masa pidana. Jumat (16/10)

Pada kegiatan kali ini, proses belajar mengajar dipandu oleh peserta magang rutan yang bertindak sebagai tenaga pengajar. Mata pelajaran yang diajarkan pada hari tersebut adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pelajaran Bahasa Indonesia membekali warga binaan dengan kemampuan membaca, menulis, dan berkomunikasi dengan baik dan benar. Sementara itu, pelajaran Bahasa Inggris memperkenalkan kosakata dasar dan ungkapan sederhana yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan metode pengajaran yang sederhana dan mudah dipahami, warga binaan mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian.

Kegiatan PKBM berlangsung dengan kondusif, tertib, dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, proses belajar mengajar mendapat pengawasan langsung dari petugas yang menangani bidang PKBM dan regu pengamanan. Pengawasan ini bertujuan memastikan pembelajaran berjalan sesuai jadwal, menjaga ketertiban, serta membantu mengatasi kendala yang mungkin muncul selama kegiatan. Kehadiran petugas pembina juga memberikan dorongan semangat bagi warga binaan untuk lebih aktif dan disiplin dalam belajar.

Melalui pelaksanaan kembali PKBM ini, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, serta memperoleh ijazah kesetaraan yang berguna setelah bebas nanti. Pendidikan juga diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana belajar langsung bagi peserta magang dalam mengajar dan berinteraksi dengan warga binaan. Rutan Tanjung Pura berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pembinaan pendidikan secara berkesinambungan demi mewujudkan warga binaan yang cerdas, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Gigih Berdaulat Nusantara (ALIANSI GIBRAN) Meminta Pertamina Segera Bertindak Mengatasi Kelangkaan BBM Di Berbagai Daerah”Masyarakat Beli Tunai, Bukan Kredit!.

Bogor – Jawa Barat, Jum”at,16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my id

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gigih Berdaulat Nusantara (Aliansi GIBRAN), Reyhan Restuansyah, menyoroti tajam fenomena kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini. Pihaknya meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret demi menjamin kelancaran pasokan energi bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Reyhan menegaskan bahwa BBM merupakan kebutuhan pokok dan vital bagi mobilitas serta roda perekonomian warga sehari-hari. Kelangkaan yang berkepanjangan di lapangan dinilai sangat merugikan masyarakat luas.

“Kami meminta dengan tegas kepada pihak Pertamina agar segera mengatasi kelangkaan BBM yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Masalah ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Reyhan.

Lebih lanjut, Reyhan, menekankan bahwa masyarakat menyelesaikan kewajibannya dengan membeli BBM secara langsung dan tunai. Oleh karena itu, sudah menjadi hak warga untuk mendapatkan ketersediaan pasokan BBM yang stabil dan memadai di SPBU.

“Ingat, masyarakat itu membeli BBM secara cash (tunai), bukan kredit! Walaupun ada unsur subsidi/non subsidi di dalamnya, warga tetap membayar kewajibannya secara langsung. Maka dari itu, Pertamina dan pihak-pihak terkait wajib memastikan stok dan distribusinya aman di seluruh pelosok daerah,” tambahnya dengan nada lugas.

Ketua Umum GIGIH BERDAULAT NUSANTARA (ALIANSI GIBRAN) berharap Pertamina bersama pemerintah segera mengevaluasi rantai distribusi serta menindak tegas segala bentuk penyimpangan jika ditemukan adanya pihak-pihak yang mempermainkan kuota maupun pasokan BBM di lapangan.

“Jangan sampai aktivitas ekonomi warga terganggu hanya karena masalah tata kelola dan distribusi BBM yang terlambat atau tidak merata,” pungkasnya.

Ketua Umum GIGIH BERDAULAT NUSANTARA (ALIANSI GIBRAN), Reyhan Restuansyah, Memberikan Masukan Kepada Pemerintah Dan Kewaspadaan Global.
Setiap Provinsi Di Indonesia Memiliki Kilang Minyak Untuk Melayani Masyarakat Indonesia Di Setiap Wilayahnya, dan Persiapan Menghadapi Tantangan Militer Global (Armada Perang Ada) Tapi (BBM Tidak Ada) Bagaimana !!! Istilah Terbalik, Berperang Memiliki Senjata Namun Tidak Memiliki Peluru. Kalau Ini Berperang Memiliki Kendaraan, Namun Tidak Memiliki Bahan Bakar.

Rilis Pers – Ketua Umum DPP Gigih Berdaulat Nusantara.

Kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat dari Pengadilan Negeri Stabat ke rutan Tanjung Pura dalam Rangka Pengawasan dan Pengamatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan.

Tanjung Pura -Sumatera Utara, Jum”at, 16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Tanjung Pura menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Hakim Wasmat) dari Pengadilan Negeri Stabat. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, bersama para pejabat dan jajaran petugas rutan. Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas rutin hakim pengawas dan pengamat, yaitu melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan. Tujuannya adalah memastikan putusan yang telah dijatuhkan dijalankan sebagaimana mestinya. Jumat (16/10)

Dalam kunjungan tersebut, Hakim Wasmat berdialog langsung dengan tiga orang warga binaan. Wawancara ini dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan putusan dan kondisi pembinaan yang dijalani. Melalui percakapan tersebut, hakim dapat mendengar langsung pengalaman dan pendapat warga binaan, baik tentang pelayanan maupun pembinaan selama berada di rutan. Hasilnya menjadi bahan masukan bagi pengadilan dalam menjalankan fungsi pengawasan secara objektif.

Selain bertemu warga binaan, Hakim Wasmat menyempatkan diri meninjau kondisi lingkungan Rutan Tanjung Pura. Salah satu fasilitas yang dilihat adalah ruang sidang daring (online) yang disediakan bagi warga binaan yang proses hukumnya belum selesai. Fasilitas ini memungkinkan warga binaan mengikuti persidangan dari dalam rutan melalui sambungan video. Dengan demikian, proses peradilan tetap berjalan lancar dan tertib, tanpa mengurangi hak warga binaan untuk mengikuti jalannya persidangan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergi yang semakin baik antara Pengadilan Negeri Stabat dan Rutan Tanjung Pura dalam mendukung pelaksanaan putusan pengadilan. Pihak rutan menyambut baik kunjungan ini dan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan sarana pendukung bagi warga binaan.Rutan Tanjung Pura juga terbuka terhadap setiap masukan dari pihak pengadilan demi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Dorong UMKM Naik Kelas, Industri Ikan Kembung BEN BAROKAH di Medan Tempuh Proses Sertifikasi Halal.

Medan – Sumatera Utara, Jum”at, 16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Industri pengolahan ikan kembung BEN BAROKAH yang dipimpin Benny Andhika, S.T., terus berupaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen melalui proses pengurusan sertifikasi halal. Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Tim Halal Centre Mathla’ul Anwar ke lokasi usaha BEN BAROKAH di Jalan K.L. Yos Sudarso, Pulo Brayan Kota, kawasan Pajak Palapa, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Kamis (15/10/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pendampingan dan percepatan proses pengurusan sertifikasi halal bagi produk olahan ikan kembung BEN BAROKAH. Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan legalitas produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.


Tim Halal Centre Mathla’ul Anwar yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Evriza Noverda Nasution, Riri Silvia, dan Sofyan Hadi Sinaga. Dalam kunjungan lapangan itu, tim meninjau alur produksi ikan kembung BEN BAROKAH, mulai dari tahap persiapan bahan baku dan peracikan rempah-rempah hingga proses pengolahan produk.


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan untuk memastikan proses produksi dan persyaratan yang diperlukan dapat dipersiapkan sesuai ketentuan sertifikasi halal yang berlaku.


Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Kepala Lingkungan (Kepling) 8 dan 9 Pulo Brayan, Ari Anggara Pasaribu, bersama Akhyar serta unsur Babinsa setempat. Kehadiran unsur lingkungan dan aparat kewilayahan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat dan penguatan perekonomian lokal.


Pimpinan Industri Ikan Kembung BEN BAROKAH, Benny Andhika, S.T., menyampaikan harapannya agar proses pengurusan sertifikasi halal dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kami berharap proses pengurusan sertifikasi halal ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai prosedur. Bagi kami, sertifikasi halal bukan hanya penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk BEN BAROKAH, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM lainnya di lingkungan Kampung Kembung Pulo Brayan,” ujar Benny.


Menurutnya, pendampingan terhadap pelaku usaha merupakan langkah penting untuk mendorong UMKM agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin memperhatikan aspek kualitas dan kehalalan produk.


Sejalan dengan hal tersebut, para pelaku usaha pengolahan ikan kembung di kawasan Pulo Brayan juga menilai bahwa pemenuhan persyaratan sertifikasi halal merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha.

Selain memberikan kepastian mengenai status kehalalan produk setelah sertifikasi diterbitkan, proses tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Melalui pendampingan ini,

Industri Ikan Kembung BEN BAROKAH berharap dapat menjadi salah satu contoh bagi pelaku UMKM lokal untuk terus meningkatkan kualitas produksi, melengkapi persyaratan legalitas, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.


Catatan: Proses sertifikasi halal BEN BAROKAH masih dalam tahap pengurusan berdasarkan informasi dalam rilis ini. Oleh karena itu, produk belum dinyatakan telah bersertifikat halal sampai ada penerbitan sertifikat resmi.

Redaksi

Persiapan Penanaman Tahap Berikutnya Rutan Tanjung Pura laksanakan Penyemaian Benih Sawi Hidroponik di Lahan Ketahanan Pangan.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Kamis, 15 Oktobet 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan penyemaian benih sawi hidroponik di lahan ketahanan pangan rutan. Kegiatan ini dilakukan karena tanaman sawi hidroponik yang ditanam sebelumnya telah dipanen seluruhnya, sehingga diperlukan persiapan bibit baru agar kegiatan budidaya dapat berlanjut tanpa jeda. Dengan adanya penyemaian ini, lahan ketahanan pangan rutan tetap produktif dan dapat terus dimanfaatkan secara optimal. Kamis (15/10)

Benih sawi tidak dapat langsung ditanam pada media hidroponik, melainkan harus disemai terlebih dahulu. Penyemaian merupakan tahap awal budidaya, yaitu benih ditumbuhkan pada media semai hingga berkecambah dan memiliki akar serta daun sejati yang cukup kuat. Pada umumnya, bibit sawi siap dipindahkan ke instalasi hidroponik setelah berumur sekitar 10 hingga 14 hari atau setelah memiliki 2 sampai 4 helai daun. Tahap ini sangat penting karena bibit yang sehat akan lebih mudah beradaptasi, tumbuh seragam, dan menghasilkan sayuran berkualitas baik.

Dalam pelaksanaannya, benih diletakkan pada media semai yang bersih dan lembap, seperti rockwool atau spons, kemudian ditempatkan di tempat yang teduh agar terlindung dari panas matahari langsung dan hujan deras. Kelembapan media dijaga dengan penyiraman secara berkala, dan perkembangan bibit dipantau setiap hari hingga siap dipindahtanamkan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bimbingan dan pengawasan petugas rutan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersedia bibit sawi yang sehat dan berkualitas untuk ditanam kembali pada instalasi hidroponik sehingga siklus panen dapat berjalan berkelanjutan. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di lingkungan rutan serta mendukung program ketahanan pangan.

Selain itu, kegiatan ini membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam yang bermanfaat, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan menjadi bekal usaha setelah mereka kembali ke masyarakarat

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Guna Menjamin Keteraturan Pengobatan ,Tenaga Kesehatan Rutan Tanjung Pura Lkasanakan Pemberian Obat Tuberkulosis.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Kamis, 15 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura kembali menggelar Kegiatan pemantauan pemberian obat tuberkulosis (TBC) ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Rutan Tanjung Pura, yang terdiri atas dokter, perawat, serta peserta magang, dengan pengawalan dari regu pengamanan. Sasaran kegiatan adalah warga binaan yang telah terdiagnosis positif TBC paru. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada strategi DOTS (Directly Observed Treatment, Short-course), yaitu setiap dosis Obat Anti Tuberkulosis (OAT) diminum langsung di hadapan petugas kesehatan. Kamis (15/10)

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pasien mengonsumsi obat secara teratur sesuai dosis dan jadwal yang telah ditetapkan, meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas, memantau perkembangan kondisi kesehatan pasien, serta mencegah terjadinya putus obat. Pengobatan TBC yang tidak dijalani secara lengkap berisiko menyebabkan penyakit kambuh, memperburuk kondisi pasien, dan memicu terjadinya TBC resisten obat yang lebih sulit diobati.

Selain itu, mengingat kondisi rutan yang dihuni banyak orang dalam ruang terbatas, penyakit ini sangat mudah menular. Oleh karena itu, pengobatan yang tuntas juga berperan penting dalam memutus rantai penularan di lingkungan rutan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui delapan langkah yang saling berkaitan, yaitu persiapan daftar pasien dan stok obat, pemberian obat secara langsung di hadapan petugas, pencatatan setiap dosis pada kartu pengobatan, pemantauan keluhan dan efek samping obat, pemeriksaan lanjutan sesuai pedoman program TBC nasional, pemberian edukasi kepada pasien, tindak lanjut apabila pasien menolak atau terlewat minum obat, serta pelaporan hasil pemantauan secara berkala. Langkah-langkah tersebut bertujuan agar pengobatan berjalan secara terstruktur, terdokumentasi dengan baik, dan dapat dievaluasi.

Dengan demikian, setiap permasalahan seperti efek samping, penolakan minum obat, atau perburukan kondisi dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat dan tepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan penderita TBC paru dapat menyelesaikan pengobatan hingga dinyatakan sembuh atau pengobatan lengkap, tanpa ada yang terputus di tengah jalan. Kondisi kesehatan pasien diharapkan terus membaik, risiko penularan kepada warga binaan lain maupun petugas dapat ditekan, dan terjadinya TBC resisten obat dapat dicegah.

Kerja sama yang baik antara dokter, perawat, peserta magang, dan regu pengamanan juga diharapkan menjadi contoh sinergi yang berkelanjutan dalam menjaga kesehatan warga binaan serta mewujudkan lingkungan rutan yang sehat dan aman.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Bersama Kementerian Agama Kabupaten Langkat Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pembinaan Rohani Warga Binaan di Gereja Oikumene.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Kamis, 15 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan ibadah bersama warga binaan beragama Kristen di Gereja Oikumene yang berada di lingkungan rutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang diselenggarakan secara rutin bagi warga binaan. Ibadah dipimpin oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Langkat yang bekerja sama dengan pihak rutan dalam memberikan layanan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kamis (15/10)

Dalam pelaksanaannya, ibadah berlangsung dengan khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan umumnya meliputi pembukaan, pujian dan penyembahan, pembacaan firman Tuhan, khotbah, doa bersama, serta penutup. Melalui khotbah dan bimbingan rohani yang disampaikan, warga binaan diajak untuk memperdalam iman, merenungkan kehidupan, dan memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kehadiran pembimbing dari Kementerian Agama juga memberikan dukungan moral dan semangat bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Demi menjamin keamanan dan ketertiban, seluruh rangkaian ibadah tetap dikawal oleh regu pengamanan rutan. Petugas bertugas mengatur perpindahan warga binaan dari blok hunian menuju gereja, mengawasi jalannya kegiatan, serta memastikan ibadah berjalan lancar tanpa gangguan. Pengawalan ini tidak mengurangi kekhidmatan ibadah, tetapi justru menjadi bentuk dukungan agar warga binaan dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Melalui ibadah rutin ini, diharapkan warga binaan memperoleh kekuatan rohani, ketenangan batin, serta kesadaran untuk mengubah perilaku ke arah yang lebih positif. Pembinaan kerohanian merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembinaan kepribadian agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang beriman, bertanggung jawab, dan berakhlak baik. Sinergi antara pihak rutan, Kementerian Agama Kabupaten Langkat, dan regu pengamanan diharapkan terus terjalin demi terwujudnya pembinaan yang berkesinambungan.

HSumber ; Humas Rutan Tanjumg Pura

Redaksi

18 Advokat FERADI WPI Resmi Disumpah di Pengadilan Tinggi Bandung, Kamis 15 Oktober 2026.

Bandumg – Jawa Barat, Kamis, 15 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Pengadilan Tinggi Bandung pada Kamis (15/10/2026) melaksanakan prosesi penyumpahan advokat terhadap delapan belas ( 18 ) anggota Organisasi Advokat FERADI WPI. Prosesi tersebut menjadi tahapan resmi bagi para advokat untuk menjalankan profesinya secara sah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

18 advokat yang secara resmi diambil sumpahnya di Pengadilan Tinggi Bandung yakni:

  • ADE RIYANTO, S.Kep., Ners., S.Pd., S.H., M.H., MBA.
  • ASEP SURYANA, S.Kep., Ners., S.H., M.H.Kes.
  • BRIGITTA IRA LINGGA, S.H.
  • DAVID YUWONO, S.E., S.H., M.M., M.H., LLM., MBA.
  • DEDY FERDIYANTO, S.H.
  • FIRMAN HAREFA, S.H.
  • HAPIT SUGANDI, S.T., S.H., M.H., M.T.
  • HARRIANI BIANCA DARYANA, S.H.
  • IR. HESTY C SIMAPUTANG, S.H., S.Si., M.M.
  • JERMIA EKA LEKSANA, S.KOM., S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.
  • MUHAMMAD ADJI SETIAJI, S.H.
  • MUHAMMAD NASIR, S.H.
  • NATANAEL YOSUA HUTASOIT, S.H.
  • RAYA GOMAL MANALU, S.H.
  • SOLIKHIN, S.H., S.E., M.Ak.
  • SJ LF, S.H. M.H.
  • TUMPAL HAOJAHAN SIHOMBING, S.E., S.H.
    -YONNY, S.H.

Prosesi penyumpahan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, sebagai simbol komitmen para advokat untuk menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, serta kode etik advokat dalam menjalankan profesinya sebagai bagian dari penegak hukum.

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ, C.FTAX. dalam pernyataannya menyampaikan bahwa organisasi advokat harus hadir tidak hanya sebagai wadah profesi, tetapi juga sebagai lembaga yang mendorong pengembangan kualitas dan kesejahteraan anggotanya.

“FERADI WPI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para advokat muda. Setelah penyumpahan tetap kita dukung dalam menangani perkara perjara hukum.”, Ujar Donny

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam membangun generasi advokat yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Revan Pratama Wijaya SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., selaku Waketum DPP FERADI WPI, menyampaikan bahwa penyumpahan advokat bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan bantuan hukum dan memperjuangkan keadilan bagi masyarakat.

“Profesi advokat merupakan profesi yang terhormat (officium nobile). Oleh karena itu, para advokat yang telah disumpah diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,” ujar Revan.

Sementara itu, Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menegaskan bahwa organisasi advokat memiliki komitmen untuk terus melahirkan advokat yang kompeten dan berintegritas di wilayah Jawa Barat

“Para advokat yang hari ini disumpah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat serta menjaga marwah profesi advokat,” ungkap Adang

Hal senada juga disampaikan oleh Adv. Gaya M. Taufan, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., selaku Sekretaris Jenderal FERADI WPI, yang menekankan pentingnya profesionalitas dan dedikasi dalam menjalankan profesi advokat.

“Advokat tidak hanya dituntut memahami hukum, tetapi juga memiliki integritas, keberanian moral, dan komitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Adv. Prija Maxy Theozipa, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., Bendahara Umum FERADI WPI, menyampaikan bahwa organisasi terus berupaya memberikan dukungan nyata kepada para calon advokat, termasuk melalui berbagai program keringanan biaya pendidikan profesi.

Dengan dilaksanakannya prosesi penyumpahan ini, ke delapan belas ( 18 ) advokat tersebut kini secara resmi memiliki kewenangan untuk menjalankan praktik advokat di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Prosesi ini juga menjadi momentum penting bagi FERADI WPI untuk terus berkontribusi dalam mencetak advokat yang berkualitas serta menjunjung tinggi supremasi hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Catatan Redaksi: Redaksi media ini menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Redaksi