Kadiv Pendidikan FERADI WPI Eko Affandy, Raih Apresiasi dari Ketum FERADI WPI atas Loyalitas dan Dedikasi

Semarang – FERADI WPI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Eko Affandy, S.E., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., selaku Kepala Divisi Pendidikan FERADI WPI.

Dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdiannya dalam memajukan organisasi serta berkontribusi bagi masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar FERADI WPI.

Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya, Adv. Donny Andretti, S.H., S.KOM., M.KOM., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyampaikan penghargaan dan rasa bangganya atas keteladanan yang ditunjukkan oleh Eko Affandy.

Menurut beliau, sinergi antara pengabdian di bidang pendidikan, profesi, dan kemasyarakatan merupakan cerminan nilai-nilai yang senantiasa dijunjung tinggi oleh FERADI WPI.

Diharapkan apresiasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus berkarya, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, profesi, dan bangsa.

Catatan Redaksi:
Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Orang Tua Murid,Hadiri Pembukaan MPLS SMA Negeri 1 Air Putih.

.BATU BARA, kabarbangsa.ny.id – Senin,13 Juli 2026.


SMA Negeri 1 Air Putih, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan mengusung semangat MPLS Ramah yang aman, nyaman, edukatif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

Acara pembukaan dihadiri oleh orang tua dan wali peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, serta panitia MPLS. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga demi mendukung keberhasilan pendidikan anak, di SMAN. 1 Air Putih, Kecamatan Air Putih, Sumatera Utara, Senin (13/07/2026).

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Air Putih, Ibu Dina Lestari, S.Pd, menyampaikan berbagai aturan dan tata tertib sekolah yang harus dipahami oleh seluruh peserta didik maupun orang tua. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga.

“Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta nilai-nilai karakter yang menjadi pedoman bagi seluruh warga SMA Negeri 1 Air Putih. Kami berharap orang tua dapat bekerja sama dengan sekolah dalam membimbing dan mengawasi putra-putrinya agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ujar Kepala Sekolah.

Beliau juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan MPLS tidak diperbolehkan adanya segala bentuk kekerasan fisik, perundungan, maupun tindakan yang merugikan peserta didik. Penegasan tersebut sejalan dengan arahan yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara agar seluruh sekolah melaksanakan MPLS secara ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan.

Kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Air Putih diisi dengan berbagai materi yang bersifat edukatif, di antaranya pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta pembinaan kedisiplinan dan motivasi belajar. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa baru dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah berharap, melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, peserta didik baru mampu mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Air Putih.

Dengan pelaksanaan MPLS yang aman, nyaman, dan humanis, SMA Negeri 1 Air Putih berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas serta mendukung terwujudnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan, ujarnya.

( Iraone)

Koperasi TKBM Kuala Tanjung,Tolak Pendirian Koperasi TKBM Baru, Disatu Wilayah KSOP.

BATU BARA kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.


Pengurus bersama ratusan anggota PUK F-SPTI-K SPSI Koperasi TKBM Pelabuhan Kuala Tanjung menyatakan keberatan terhadap wacana penerbitan rekomendasi pendirian koperasi TKBM baru di kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berada dalam satu wilayah kerja KSOP Kuala Tanjung.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam aksi yang digelar dihalaman Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Kuala Tanjung, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka,Kabupaten Batu Bara,Senin (13/7/2026).

Dalam pernyataannya,pengurus koperasi meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara,Bupati Baharuddin Siagian,DPRD Kabupaten Batu Bara,Dinas Koperasi serta KSOP Kuala Tanjung untuk mengedepankan kepastian hukum dan memperhatikan nasib para buruh bongkar muat yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Mereka menegaskan bahwa seluruh anggota koperasi merupakan putra daerah Kabupaten Batu Bara yang telah mengabdi selama bertahun-tahun sebagai tenaga kerja bongkar muat.Oleh karena itu, mereka menolak rencana pembentukan koperasi TKBM baru karena dinilai berpotensi memicu konflik horizontal ditengah masyarakat.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Kuala Tanjung, Nanang S. Situmorang,mengatakan saat ini terdapat 269 orang yang tergabung dalam Koperasi,terdiri atas pengurus,kemandoran,serta pekerja bongkar muat ysng melayani aktivitas di Pelabuhan PT.Inalum dan PT.Pelindo Terminal Multipurpose.

Menurut Nanang,kondisi ekonomi para buruh hingga kini masih jauh dari ideal.Rata-rata pendapatan yang diterima hanya berkisar Rp.2juta per bulan, karena pekerjaan bergantung pada jadwal kedatangan kapal dan dilakukan secara bergiliran.

Kami berharap aktivitas pelabuhan semakin meningkat sehingga kesempatan kerja bertambah,pendapatan buruh dapat memenuhi standar UMK, dsn kesejahteraan pekerja semakin baik.Kami juga meminta pemerintah,DPRD,Dinas koperasi dan KSOP tetap bdrpegang teguh pada peraturan perundang-undangsn yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu kuasa hukum koperasi TKBM Pelabuhan Kuala Tanjung Suhairi, S,Sos, S.H, yang juga menjabat Sekretaris DPC SPSI Kabupaten Batu Bara,menilai rencana munculnya dualisme koperasi TKBM tidak seharusnya terjadi apabila seluruh pihak menjalankan kewenangannya dan berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dicampuradukan dengan kepentingan politik maupun kekuasaan.Ia menegaskan bahwa aturan mengenai penyelenggaraan koperasi TKBM di kawasan pelabuhan harus menjadi dasar dalam setiap pengambilan kebijakan.

Suhairi juga mengingatkan bahwa kondisi kesejahteraan buruh saat ini masih belum memenuhi harapan.Apabila tetap dipaksakan adanya koperasi tandingan,dikhawatirkan akan memicu gesekan di lapangan yang berpotensi stabilitas keamananan.

Kami meminta Bupati Batu Bara,anggota DPRD Batubara,KSOP, dan seluruh pemangku kepentingan menyikapi persoalan ini secara jernih,profesional,serta menjunjung tinggi kepastian hukum. Jangan sampai kebijakan yang bertentangan dengan aturan justru menimbulkan konflik sosial di daerah tegasnya.

Diakhir keterangannya, Suhairi
Menambahkan bahwa kondisi di daerah lain seperti di Sumatera Barat atau Pelabuhan Teluk bayur tidak dapat dijadikan dasar untuk menerapkan kebijakan serupa di Kuala Tanjung apabila bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Menurutnya setiap persoalan Hukum harus diselesaikan berdasarkan regulasi yang berlaku serta putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

(Ari/Iraone).

Pengajuan Sertifikat Tanah Ahli Waris di Desa Lumbirejo Tertunda, Ahli Waris Berharap BPN Segera Melanjutkan Proses.

PESAWARAN LAMPUNG, kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.

Permohonan penerbitan sertifikat hak atas tanah milik ahli waris Sri Haryani di Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, yang diajukan sejak 2024 hingga Juli 2026 belum memperoleh kepastian. Ahli waris berharap Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran segera melanjutkan proses penerbitan sertifikat sesuai ketentuan yang berlaku.

Kuasa ahli waris, Sufiawan, mengatakan proses penerbitan sertifikat sempat tertunda akibat adanya surat sanggahan dari pihak yang mengatasnamakan PT Bangun Lampung Jaya (BLJ). Menurutnya, BPN Kabupaten Pesawaran telah dua kali memanggil pihak yang mengajukan sanggahan, namun tidak mendapat tanggapan. Setelah itu, BPN menerbitkan surat yang pada pokoknya menyatakan proses penanganan sanggahan telah selesai sehingga permohonan dapat dilanjutkan.

Namun, setelah tahapan tersebut selesai, kembali muncul surat sanggahan tertanggal 8 Juli 2026 dari Sumarno Mustopo yang mengatasnamakan Direktur Utama PT Kapur Putih Lampung Berjaya (KPLB). Dalam surat itu diminta agar BPN menangguhkan proses pendaftaran tanah seluas sekitar 50.000 meter persegi di Desa Lumbirejo dengan alasan lahan tersebut diklaim sebagai milik pihaknya serta disebutkan adanya laporan di Polda Lampung.

Pihak ahli waris menyatakan objek tanah yang dimohonkan berada di Desa Lumbirejo. Mereka juga menyebut telah meminta Pemerintah Desa Lumbirejo memfasilitasi mediasi. Menurut keterangan mereka, kepala desa telah tiga kali mengirimkan undangan kepada PT KPLB, namun hingga berita ini ditulis mediasi belum terlaksana karena pihak yang diundang belum hadir.

Baheromsyah selaku ahli waris mempertanyakan keabsahan Akta Jual Beli (AJB) yang disebut menjadi dasar klaim kepemilikan. Menurutnya, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Pesawaran terdapat keterangan sejumlah saksi yang menyatakan tidak pernah melakukan transaksi sebagaimana tercantum dalam AJB tersebut. Ia juga menyatakan kepala desa yang namanya tercantum dalam AJB mengaku tidak pernah menandatangani dokumen tersebut dan belum menjabat saat AJB diterbitkan.

Terkait laporan yang disebut dalam surat sanggahan, pihak ahli waris menyatakan perkara tersebut telah diproses di Pengadilan Negeri Pesawaran dan, menurut mereka, telah diputus dengan putusan bebas terhadap Baheromsyah yang telah berkekuatan hukum tetap. Ahli waris berharap BPN Kabupaten Pesawaran dapat melanjutkan proses penerbitan sertifikat apabila seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Kapur Putih Lampung Berjaya (KPLB), PT Bangun Lampung Jaya (BLJ), maupun Sumarno Mustopo belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi atas keterangan yang disampaikan dalam pemberitaan ini. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Kaperwil)

355 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Sinunukan, Sekolah Tekankan Adaptasi, Disiplin, dan Lingkungan Belajar yang Aman.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.

Sebanyak 355 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal. Jumlah tersebut terdiri dari 103 siswa baru di SMP Negeri 2 Sinunukan dan 252 siswa baru di SMA Negeri 1 Sinunukan. Kegiatan resmi dimulai pada Senin (13/7/2026) sebagai langkah awal untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta membentuk karakter peserta didik.

Di SMP Negeri 2 Sinunukan, Kepala Sekolah Riswan, S.Pd. menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara tertib, edukatif, aman, serta bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun tindakan yang tidak mendidik. Ia meminta seluruh panitia untuk mengawasi setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan teladan yang baik kepada peserta didik baru.

“MPLS harus menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pengenalan budaya sekolah. Seluruh panitia wajib memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik baru,” tegas Riswan.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 2 Sinunukan, Kasman, mengajak seluruh peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, serta menjalin hubungan yang baik dengan sesama siswa sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan.

“Anak-anak harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, serta membangun hubungan baik dengan teman-teman baru agar proses belajar berjalan dengan nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.

Di SMA Negeri 1 Sinunukan, sebanyak 252 siswa baru juga mengikuti kegiatan MPLS yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ihsan Nasution, S.Pd. Dalam arahannya, ia mengingatkan seluruh panitia agar pelaksanaan MPLS mengedepankan nilai-nilai pendidikan, membangun karakter, kedisiplinan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Menurut Ihsan Nasution, MPLS merupakan momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, serta menumbuhkan semangat belajar sebagai bekal meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Melalui pelaksanaan MPLS di kedua sekolah tersebut, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah, memahami budaya belajar yang positif, serta memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam menempuh pendidikan.

(MO)

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Kapolres Labusel, AKBP Rosef Efendi Resmi Gantikan AKBP Aditya Sembiring

Medan, kabarbangsa.my.id

Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Labuhanbatu Selatan resmi berganti.
AKBP Rosef Efendi S.I.K. M.H. CPHR. resmi menjabat sebagai Kapolres Labuhanbatu Selatan menggantikan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bersama Pejabat lainnya di jajaran Polda Sumut yang digelar di Mapolda Sumatera Utara, Senin (13/7/2026).

Upacara Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto S.I.K. M.H. dan diikuti para pejabat utama Polda Sumut serta para Kapolres yang melaksanakan mutasi jabatan.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sebagai upaya penyegaran, pengembangan karier personel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin satuan kerja masing-masing. Kepada pejabat baru, Kapolda berpesan agar segera beradaptasi dengan wilayah tugas, menjaga integritas, memperkuat soliditas internal, serta menghadirkan pelayanan Polri yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Bangun sinergi dengan seluruh elemen serta hadir sebagai pemimpin yang mampu memberikan solusi di tengah masyarakat,” pesan Kapolda Sumut.

Bagi masyarakat Labuhanbatu Selatan, pergantian kepemimpinan ini menjadi awal babak baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah. Kehadiran AKBP Rosef Efendi diharapkan dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, AKBP Aditya Sembiring mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Labuhanbatu Selatan setelah mengemban amanah dengan berbagai program pelayanan, pembangunan, dan penguatan kemitraan bersama masyarakat. Dedikasi yang telah ditorehkannya menjadi bagian dari perjalanan Polres Labuhanbatu Selatan menuju pelayanan kepolisian yang semakin baik.

Dengan resmi dilaksanakannya serah terima jabatan tersebut, AKBP Rosef Efendi kini mengemban tanggung jawab sebagai Kapolres Labuhanbatu Selatan dan siap melanjutkan tugas menjaga situasi keamanan, ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.(Irpan Has)

Bhabinkamtibmas Polsek Stabat Gencarkan Sambang, Imbau Warga Waspada Curanmor serta Manfaatkan Call Center 110.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Senin,13, Juli 2026.


Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Stabat Polres Langkat Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan kegiatan sambang dan Door To Door System (DDS) di wilayah binaannya.

Pada Senin (13/7/2026) sekira pukul 12.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kwala Bingai, Kelurahan Sidomulyo dan Desa Banyumas, Aiptu Diswan Samsuri, melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka dengan masyarakat di Jalan Proklamasi Lingkungan VIII Bantenan, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Diswan Samsuri menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah terjadinya tindak kriminal.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat yang dapat diakses secara cepat dan gratis apabila terjadi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian.

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K. melalui Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain S.H, menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan DDS merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung kepada warga.

“Melalui kegiatan sambang dan DDS, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan Call Center 110 Polres Langkat apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar AKP Zulkarnain.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Langkat.
(B.Panjaitan)

-Dalam

252 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMA Negeri 1 Sinunukan, Sekolah Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Edukatif.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.

Sebanyak 252 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan yang dimulai pada Senin (13/7/2026) tersebut bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan, Ihsan Nasution, S.Pd., selaku pelindung kegiatan, menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara tertib, aman, dan mengedepankan nilai-nilai pendidikan. Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar seluruh rangkaian kegiatan bebas dari perundungan (bullying), kekerasan, maupun tindakan yang tidak mendidik.

“MPLS merupakan langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah. Karena itu, seluruh kegiatan harus memberikan pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Sutarno, S.P., mengajak seluruh siswa baru untuk memanfaatkan kegiatan MPLS sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, memahami tata tertib, serta menjalin hubungan yang baik dengan sesama peserta didik sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan nyaman.

Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 didukung oleh panitia yang telah dibentuk sekolah, dengan susunan sebagai berikut:

Pelindung: Ihsan Nasution, S.Pd.

Penanggung Jawab: Yeyen Purnama, S.Pd.

Ketua: Rahmi Riska Syalfitri, S.Pd.

Bendahara: Lily Novianti, S.S.

Anggota: Rosihan Anwar, S.Pd., Kusrin, S.Pd., Muhammad Mustofa, S.Kom., Haliamatus Sa’diah, S.Pd., Riskla Rita, S.Pd., M.Pd., dan Yusri Hfifah, S.Pd.

Dengan dukungan seluruh panitia dan tenaga pendidik, pihak sekolah berharap kegiatan MPLS mampu memberikan pengalaman pertama yang positif bagi seluruh peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah, memahami budaya belajar yang baik, serta termotivasi untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Sinunukan.

(MO)

Polsek Tanjung Pura Intensifkan Pengamanan Ibadah Minggu Kasih, Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas di Rumah Ibadah.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Senin 13 Juli 2026.


Personel Polsek Tanjung Pura melaksanakan kegiatan sambang dan pengamanan ibadah dalam rangka Program Minggu Kasih di Gereja HKBP, Jalan Bambu Runcing Kelurahan Pekan Tanjung Pura dan Gereja GMI Jalan Pemuda Kelurahan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (12/07/2026).


 
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah rutin hari Minggu. Kehadiran personel kepolisian juga menjadi upaya preventif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
 
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanjung Pura melakukan pengamanan sekaligus sambang kepada pengurus gereja dan jemaat. Kegiatan ini bertujuan mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman.
 
Selain memastikan rangkaian ibadah berjalan lancar, personel juga melakukan pemantauan situasi di sekitar area gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif yang terus dilakukan Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
 
Kapolsek Tanjung Pura IPTU Mimpin Ginting, S. H. M. H, mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri yang dilaksanakan secara konsisten untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat.
 
Polri berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah. Kehadiran personel di lokasi merupakan wujud nyata pelayanan sekaligus upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, ujar IPTU Mimpin Ginting.
 
Kegiatan sambang tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membuka ruang komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat, kata IPTU Mimpin Ginting.
 
Ia menambahkan, kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
 
IPTU Mimpin Ginting menegaskan bahwa Polsek Tanjung Pura akan terus memberikan pelayanan terbaik melalui pengamanan setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan yang berlangsung di wilayah hukumnya.
 
Setiap kegiatan ibadah menjadi perhatian kami agar seluruh rangkaian dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, tegas IPTU Mimpin Ginting.

Berdasarkan hasil kegiatan, pelaksanaan ibadah di Gereja HKBP, Jalan Bambu Runcing Kelurahan Pekan Tanjung Pura dan Gereja GMI Jalan Pemuda Kelurahan Tanjung Pura berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Situasi di sekitar lokasi gereja juga terpantau kondusif hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
 
Melalui kegiatan sambang dan pengamanan dalam Program Minggu Kasih, Polsek Tanjung Pura berharap hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terus terbangun diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif di wilayah Kecamatan Tanjung Pura.


(B.Panjaitan)

Pelatihan Kerja Lapangan SMK Muhammadiyah titip titipkan 2 siswa di Desa Sinunukan III.

MANDAILING NATAL,kabarbangsa.my.id – Senin,13 Juli 2026.


Kasek SMA Muhammadiyah ibu Kuntarseh, Spd titip siswa kelas XII untuk Pelatihan Kerja lapangan di Desa Sinunukan Kecamatan Sinunukan Kab, Mandailing Natal.

SMA Muhammadiyah Sinunukan secara resmi menitipkan tiga orang siswanya untuk mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kantor Desa Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan.

Program ini diharapkan menjadi sarana bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan di lingkungan pemerintahan desa.

Kepala SMA Muhammadiyah Sinunukan dalam kesempatan tersebut menitipkan para peserta didik agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PKL dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik sekolah, serta memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa mendatang, 2 siswa kelas XII tsb masing-masing 1. Putri Amelia

  1. Saidi Muntasyir Lubis.

Sementara itu, Kepala Desa Sinunukan III, Imam Afkiri, menyambut baik kehadiran para siswa PKL dan menyampaikan sejumlah arahan yang harus dipatuhi selama menjalani praktik kerja selama lima bulan di kantor desa.

Ia menegaskan bahwa para siswa wajib mengenakan pakaian yang rapi dan lengkap sesuai ketentuan, menjaga disiplin, serta menunjukkan sikap sopan dan bertanggung jawab selama berada di lingkungan kerja.

“Kami berharap adik-adik dapat belajar dengan baik, menjaga etika, dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Selama mengikuti PKL di Kantor Desa Sinunukan III, para siswa juga dilarang merokok,” tegas Imam Afkiri.

Selain mendapatkan pengalaman mengenai administrasi pemerintahan desa, para peserta PKL juga akan dibimbing untuk meningkatkan kemampuan mengoperasikan komputer sebagai salah satu keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Program PKL ini diharapkan mampu membentuk karakter, kedisiplinan, serta menambah wawasan dan keterampilan siswa sehingga setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah, mereka memiliki bekal pengalaman yang bermanfaat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

(MO).