BINJAIi, kabarbangsa.my.id – Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana Dan Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Yosia Cladius Peter Siagian Memberikan Izin Buka Kembali Judi Tembak Ikan Di Jalan Ade Irma Surya, Kamis (7/5/2026).
Dikonfirmasi Kapolres Binjai, AKBP. Mirzal Maulana dan Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP. Hizkia Yosia Cladius Peter Siagian Bungkam Kuat Dugaan Sudah Menerima Setoran Dari Bandar Judi
Maraknya aktivitas praktik perjudian tembak ikan di kawasan Binjai Kota yang hingga kini belum pernah mendapat tindakan dari aparat keamanan, membuat warga menjadi resah. Hasil Pantauan adanya ruko warnah putih yang berada Jalan Ade Irma Surya dekat Klenteng puluhan mesin jackpot, meja tembak ikan dan rolex
Menurut informasi yang di dapat dari warga berinisial BM didampingi rekan rekannya mengatakan, lokasi lokasi perjudian tembak ikan itu beroperasi di dekat pemukiman warga dan fasilitas umum. Kuat dugaan, lokasi perjudian tembak ikan dibeking oleh sejumlah oknum aparat tertentu, sehingga lokasi itu bebas beroperasi tanpa jedah.
Lokasi ruko tak hanya judi tembak ikan, tetapi marak juga peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan warga sekitar.
Warga meminta agar Kapolda Sumatera Utara maupun Ditreskrimum Polda Sumut turun ke lapangan dan menggerebek lokasi lokasi perjudian tembak ikan itu, serta menangkap bandar judi yang terkesan kebal hukum tersebut.
KabarBangsa.My.Id LABUHAN DELI – Ribuan alumni Yayasan Hidayatul Islam (YAHDI) dari berbagai angkatan dijadwalkan akan berkumpul dalam agenda besar bertajuk Reuni Akbar YAHDI 2026: Silaturahmi Tanpa Batas. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, di Gedung Sekolah YAHDI, Pasar 4 Helvetia, Gang Anggrek, Labuhan Deli. Acara ini diproyeksikan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan lintas generasi sekaligus memperkuat jaringan alumni yang telah tersebar di berbagai bidang. Ketua Panitia Reuni Akbar, Benny Andhika, ST, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara matang dengan melibatkan kolaborasi lintas angkatan. Ia menegaskan bahwa reuni ini tidak sekadar ajang temu kangen, melainkan upaya strategis untuk membangun kembali konektivitas antaralumni. “Reuni ini menjadi ruang untuk mengenang masa sekolah sekaligus mempererat silaturahmi yang mungkin sempat terputus oleh waktu dan jarak. Kami ingin menghadirkan persaudaraan tanpa batas bagi seluruh alumni YAHDI,” ujarnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, mulai dari dewan guru hingga kepala sekolah. Kehadiran para tenaga pendidik diharapkan menambah nilai emosional, sekaligus mempererat hubungan antara alumni dan guru. Panitia telah menyiapkan rangkaian acara yang variatif dan berkesan. Kegiatan akan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiah singkat sebagai bentuk doa bersama. Selanjutnya, acara akan dimeriahkan dengan pentas seni yang melibatkan alumni dan siswa aktif. Selain itu, berbagai permainan interaktif dengan hadiah menarik turut disiapkan untuk meningkatkan suasana kebersamaan. Puncak acara akan diisi dengan sesi lucky draw dan pembagian doorprize yang dipastikan menjadi daya tarik utama bagi peserta. Sebagai identitas resmi, panitia juga menyediakan rompi khusus alumni yang akan dikenakan selama acara berlangsung. Atribut ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar YAHDI. Tak hanya itu, peserta juga akan menerima souvenir eksklusif sebagai kenang-kenangan. Panitia mengimbau seluruh alumni yang ingin berpartisipasi agar segera berkoordinasi dengan koordinator angkatan masing-masing guna mempermudah pendataan dan kesiapan teknis. “Jadikan momen ini sebagai hari bersejarah untuk kembali ke rumah besar YAHDI,” tutup Benny.
HARDIKNAS 2026, PEMKAB DELISERDANG PAPAR PERBAIKAN PENDIDIKAN DELI SERDANG
kabarbangsa.my.id
DELI SERDANG
Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk memaparkan kondisi terkini dunia pendidikan sekaligus langkah-langkah konkret perbaikannya.
Bupati Deli Serdang menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi gerakan bersama, tidak hanya bergantung pada pemerintah tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Pendidikan bermutu harus menjadi gerakan bersama.
Pendidikan harus mampu membentuk generasi unggul,” ujarnya dalam sambutan sebagai pembina upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 di alun-alun Pemkab Deli Serdang, Sabtu (2/5/2026). Bupati kemudian mengungkap capaian indikator pendidikan di Deli Serdang. Pada tahun 2025, skor literasi tingkat SD berada di angka 55,69 dan numerasi 48,64, yang masih di bawah kompetensi minimum. Sementara di tingkat SMP, literasi mencapai 67,92 dan numerasi 60,74, yang menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran. Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar capaian angka, melainkan kualitas proses belajar di kelas. “Sekolah harus fokus pada kemampuan bernalar. Kita masih menemukan siswa yang belum bisa membaca, ini menjadi perhatian serius,” tegasnya. Selain kualitas pembelajaran, kondisi sarana prasarana juga menjadi sorotan.
Dari total 5.965 ruang kelas sekolah negeri, sebanyak 906 ruang mengalami kerusakan berat. Menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemkab Deli Serdang telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan.
Di antaranya melalui revitalisasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta rehabilitasi sarana prasarana dengan dukungan berbagai sumber pendanaan mulai dari APBN, APBD, bantuan provinsi, CSR, hingga partisipasi masyarakat. Upaya peningkatan akses pendidikan juga dilakukan melalui program regrouping sekolah. Sepanjang 2025, sebanyak 32 SD telah diregrouping, dan pada 2026 direncanakan bertambah menjadi 39 SD. Di sisi lain, dukungan kepada siswa terus diperkuat melalui pemberian beasiswa kepada 900 siswa SD, 3.551 siswa SMP, serta 670 peserta pendidikan nonformal (PNF), disertai bantuan perlengkapan sekolah. Dalam aspek tata kelola, Pemkab Deli Serdang mendorong peningkatan disiplin dan kinerja tenaga pendidik melalui penerapan jam kerja 37,5 jam per minggu dan kewajiban mengajar 27 jam.
Sistem presensi online turut mendorong tingkat kehadiran guru mencapai 96,4 persen, dengan pengawasan rutin setiap pekan. Komitmen integritas juga diperkuat melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi, yang melarang guru menerima hadiah dari orang tua atau wali murid. Sementara itu, peningkatan kualitas lingkungan belajar dilakukan melalui program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, kantin sehat, penguatan kegiatan religius, serta program Adiwiyata.
Saat ini, sebanyak 350 sekolah telah terdaftar dalam sistem Adiwiyata. “Melalui momentum Hardiknas 2026 ini mari bersama kita berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS, Ketua TP PKK Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Deli Serdang Dedi Maswardy, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta undangan lainnya. (REDAKSI)
SIMALUNGUN, kabarbangsa.my.id – Seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 kembali digelar oleh cabang dinas pendidikan (cabdisdik) Wilayah VI Siantar – Simalungun pada jenjang SMA/K Negeri dan Swasta, Senin (27/4/2026) ditempatkan di dua titik lokasi.
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Tanah Jawa membuktikan diri sebagai gudang talenta muda berbakat dengan menyapu bersih sejumlah gelar juara dalam ajang FLS3N.
Dari ke 16 cabang lomba yang dipertandingkan dan berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Pematang siantar, siswa – siswi SMA Negeri 1 Tanah jawa meraih juara 1 dan 2 di tiga cabang lomba yang berbeda yang menuntut keahlian teknis serta estetika tinggi.
Daftar siswa -siswi SMA Negeri 1 Tanah Jawa yang ikut dan menjuarai FLS3N di tingkat Kabupaten Simalungun.
1.Grace Bancin, siswi kelas XI-1. Melalui komposisi nada dan lirik yang memukau, ia berhasil menyabet gelar Juara 1 Lomba Cipta Lagu. Kemenangan ini mengukuhkan dalam bidang seni musik.
2. Danjhu Nainggolan dari kelas XI-2 menunjukkan ketajaman matanya di balik lensa. Ia berhasil meraih Juara 2 dalam cabang Fotografi, sebuah kategori yang menuntut kemampuan menangkap momen dan pesan dalam satu bingkai gambar.
3. Intan Simatupang, siswi kelas XI-7, yang bertarung di kategori modern. Intan sukses meraih Juara 1 Komik Digital. Ia didapuk dan mendapatkan tiket mewakili cabdisdik VI untuk melaju ke tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Kepala SMAN 1 Tanah Jawa, Ramayanti Lubis, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya ke semua siswa dan guru.
“Saya berterima kasih dan bangga atas pencapaian yang diraih terkhusus siswa yang mengikuti lomba, guru pembimbing yang telah bekerja keras di balik layar dan mengharumkan nama sekolah kita ini,”ucapnya.
Ramayanti juga menuturkan bahwa prestasi yang didapatkan saat ini bukan hanya sekedar mengejar piala.
“Prestasi ini bukan hanya soal piala, melainkan bukti bahwa sekolah kami memiliki ekosistem pendidikan yang sehat,”tutur Ramayanti.
Ramayanti menjelaskan, FLS3N jenjang SMA merupakan kegiatan tahunan untuk melahirkan talenta muda yang kreatif dan inovatif.
“Melalui ajang ini, saya mengharapkan muncul bibit-bibit seniman dan sastrawan masa depan yang kompetitif,”jelasnya.
Ramayanti juga menegaskan pihak sekolah mempunyai komitmen untuk mengembangkan bakat seni di kalangan generasi muda, serta menyiapkan program pembinaan intensif bagi yang lolos untuk melaju ke tingkat Provinsi.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya potensi seni dan sastra anak didik secara berkelanjutan,” tegas Ramayanti dengan penuh optimisme. (EB)
Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat jajaran Satreskrim bersama Polsek Kampung Rakyat, serta dukungan informasi dari masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Kami mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan sehingga kasus ini dapat segera diungkap,” ujar Kapolres.
Adapun enam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial EMP alias Eka (29), AS alias Argo (33), AZS alias Amat (36), MLY alias Kepleh (56), DS alias Dedek (36), dan EA alias Bagong (29), yang berasal dari sejumlah wilayah di Labuhanbatu Selatan dan Rokan Hilir.
Barang bukti yang turut diamankan antara lain dua unit mobil Carry (warna hitam dan putih), satu unit sepeda motor Honda Beat Street, serta satu ekor lembu milik korban yang sebelumnya dicuri di Dusun Sosopan Kumbar, Desa Perkebunan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat.
Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menindak tegas pelaku kejahatan. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal melalui layanan call center 110, dan layanan tersebut gratis dan kami akan merespon dengan cepat aduan masyarakat “. tambahnya.
Di sisi lain, rasa haru dan syukur disampaikan oleh perwakilan korban, Rosmiani Ritonga, warga Pekan Tolan. Ia mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras pihak kepolisian yang telah menemukan kembali hewan ternaknya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu Selatan, bapak Kapolsek Kampung Rakyat dan seluruh jajaran yang sudah membantu menemukan pelaku pencuri hewan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami karena lembu tersebut adalah milik masyarakat yang hendak merayakan hari raya Haji,” ungkap Rosmiani dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan press release berakhir dalam situasi aman dan tertib, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Labuhanbatu Selatan.(Irpan Has)
Langkat – Respons cepat jajaran Polres Langkat kembali dibuktikan dalam penanganan penemuan benda diduga ranjau darat (land mine) peninggalan masa perang Belanda/Jepang di Dusun Melati, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Jumat (1/5/2026).
Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Bustami (55), seorang wiraswasta, saat hendak menanam palawija di samping rumahnya pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, saat mencangkul tanah, Bustami merasa cangkulnya mengenai benda keras.
Karena penasaran, ia mencoba mencongkel menggunakan parang hingga menemukan benda besi berkarat yang tertanam sekitar 30 sentimeter di dalam tanah.
Merasa takut benda tersebut berbahaya, Bustami kemudian menghubungi Kepala Desa Teluk Bakung untuk melaporkan temuannya.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Tanjung Pura langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), sterilisasi awal, pemasangan garis polisi (police line), serta perimeter pengamanan dengan radius sekitar 200 meter demi keselamatan masyarakat sekitar.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. kemudian segera berkoordinasi dan melaporkan situasi tersebut kepada pimpinan Polda Sumut, termasuk Dansat Brimob Polda Sumut guna meminta bantuan Tim Jihandak/Jibom Sat Brimobda Sumut untuk melakukan penanganan profesional terhadap benda diduga ranjau tersebut.
Tidak hanya melakukan pengamanan lokasi, personel kepolisian juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauh dari titik penemuan dan tidak mendekati benda mencurigakan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekira pukul 15.00 WIB, personel Subden Jibom Gegana Brimobda Sumut yang dipimpin AKP Sardi, S.E., M.H. tiba di lokasi dan langsung melakukan survei serta sterilisasi area disposal.
Setelah dipastikan aman, ranjau darat kemudian dibawa ke lokasi disposal di Dusun Dahlia Desa Teluk Bakung untuk dimusnahkan sesuai prosedur standar penjinakan bahan peledak.
Pada pukul 15.58 WIB dilakukan hitung mundur peledakan oleh tim Jibom Gegana Brimobda Sumut, dan tepat pukul 15.59 WIB ranjau darat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan terkendali.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa tindakan cepat kepolisian dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan masyarakat.
“Begitu menerima laporan warga, personel langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi, sterilisasi area serta berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob untuk penanganan lebih lanjut. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kapolres.
Polres Langkat juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak atau peninggalan perang dan tidak mencoba memindahkan ataupun menyentuh benda tersebut.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan cepat Call Center 110 Polres Langkat untuk melaporkan situasi darurat maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Berkat sinergitas Polri, Brimob, TNI dan pemerintah desa, seluruh rangkaian pengamanan dan disposal berjalan aman, lancar dan kondusif tanpa adanya korban jiwa maupun kerusakan di sekitar lokasi.(B.Panjaitan)
Polsek Kotapinang melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di lingkungan Mako Polsek, asrama, serta rumah warga di sekitar Polsek Kotapinang pada Kamis (30/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegyptip.
Kegiatan fogging tersebut melibatkan personel Polsek Kotapinang yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kotapinang. Pengasapan dilakukan menyeluruh, mulai dari area perkantoran, lingkungan tempat tinggal personel, hingga permukiman warga di sekitar Mapolsek.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Kotapinang AKP Maruli Tua Siregar, S.H, M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi meningkatnya kasus DBD di tengah perubahan cuaca.
“Fogging ini bukan hanya untuk lingkungan Polsek, tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Kami ingin memastikan warga merasa aman dan terlindungi dari ancaman penyakit DBD,” ujar AKP Maruli.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Di sisi lain, kehadiran personel Polsek Kotapinang bersama petugas kesehatan di tengah pemukiman warga turut memberikan rasa tenang. Warga terlihat antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut, bahkan beberapa di antaranya turut membantu proses fogging di sekitar rumah mereka.
Dengan kegiatan ini, Polsek Kotapinang berharap dapat menekan potensi penyebaran DBD serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan sejak dini.(Irpan Has)
Medan, KabarBangsa.my.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), unsur 3 Pilar yang terdiri dari Kecamatan Medan Barat, Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Barat, dan TNI Koramil Medan Barat melaksanakan kegiatan patroli terpadu di wilayah Medan Barat, Rabu (29/4) malam
.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.30 WIB tersebut salah satunya menyasar kunjungan Kantor Redaksi dan Tata Usaha Sumut Brantas yang berlokasi di Jalan K.L. Yos Sudarso. Pulo Brayan Kota Patroli ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Polsek Medan Barat, AKP Bazaro bersama unsur terkait lainnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pihak terkait agar senantiasa menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.
Upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas juga menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.Hasil dari patroli menunjukkan bahwa situasi di lokasi terpantau dalam keadaan aman dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Kegiatan ini juga berhasil mempererat komunikasi serta koordinasi antara petugas dan masyarakat setempat.
Dengan terlaksananya patroli 3 pilar ini secara rutin, diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta memperkuat sinergitas lintas sektor di wilayah Medan Barat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif hingga selesai. Rdaksi
Upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian. Pada Rabu (29/4/2026), kegiatan pengaspalan badan Jembatan Titi Kembar di Jalan lintas lingkungan Kampung Bedagai, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan resmi dilaksanakan hingga selesai dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Kotapinang, Polres Labuhanbatu Selatan bersama para pekerja pengaspalan, dengan fokus pada perbaikan bagian badan jembatan serta sisi kiri dan kanan akses lintasan. Perbaikan tersebut bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga yang selama ini melintasi jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S. P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Kotapinang, AKP Maruli Tua Siregar, S.H, M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga di sekitar Kampung Bedagai.” ujar Kapolsek.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan di wilayah hukum, terutama yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku akses jembatan kini jauh lebih layak dilalui, terutama saat cuaca hujan yang sebelumnya membuat permukaan jembatan licin dan rawan kecelakaan.
Dengan selesainya pengaspalan ini, diharapkan Jembatan Titi Kembar dapat menjadi jalur penghubung yang lebih representatif dan aman, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.(Irpan Has)
Pesawaran, Lampung -KabarBangsa.my.id– Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menjatuhkan putusan bebas terhadap Bharomsyah, warga Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, dalam perkara dugaan penebangan kayu jati yang sebelumnya dilaporkan terjadi di wilayah Dusun Sangu Banyu, Desa Lumbirejo, Rabu (29/04/2026).
Sidang putusan yang digelar sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Provita Justisia, S.H. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Bharomsyah tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Dalam pertimbangannya, Hakim Ketua Provita Justisia, S.H. menyebut bahwa laporan yang dibuat oleh pelapor, Sumarno, dinilai cacat hukum. Selain itu, keterangan para saksi yang dihadirkan dalam persidangan dianggap tidak akurat, tidak konsisten, serta tidak saling bersesuaian.
“Unsur pidana tidak terpenuhi. Terdakwa harus dibebaskan dari segala dakwaan,” tegas Hakim Provita saat membacakan putusan di ruang sidang.
Kasus ini bermula dari laporan Sumarno yang menuduh Bharomsyah melakukan penebangan kayu jati di kawasan Dusun Sangu Banyu, Desa Lumbirejo. Laporan tersebut kemudian diproses oleh Polda Lampung hingga berlanjut ke tahap penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Gedong Tataan.
Usai sidang, pihak keluarga Bharomsyah yang diwakili Yusuf menyampaikan rasa syukur atas putusan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada majelis hakim yang dinilai telah memberikan keputusan yang adil.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Hakim Ketua Provita Justisia, S.H. yang telah memberikan keputusan yang benar dan adil kepada saudara kami, Bharomsyah,” ujar Yusuf di depan ruang sidang.
Hal senada juga disampaikan Daeng Hartati, salah satu keluarga terdakwa. Ia turut memberikan apresiasi kepada tim kuasa hukum yang telah mendampingi Bharomsyah selama proses hukum berlangsung.
“Terima kasih kepada kuasa hukum Bharomsyah, R. Andi Wijaya, S.H. bersama tim Partners Law Firm, yakni Brilian Arista, S.H., Abdi Muharinsyah, S.H., dan Syuhada UI Aulia, S.H., yang telah mengawal perkara ini hingga selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pelapor Sumarno belum berhasil dikonfirmasi terkait putusan bebas tersebut. Upaya konfirmasi dilakukan guna meminta penjelasan mengenai dasar pelaporan yang akhirnya dinilai tidak kuat oleh majelis hakim dan dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana dalam persidangan.
Dengan putusan ini, Bharomsyah resmi dinyatakan bebas dari seluruh dakwaan, sekaligus memulihkan nama baiknya setelah melalui proses hukum yang panjang. (Feri)