Polres Labuhanbatu Selatan Peringati Hari Bhayangkara ke 80, Kapolres : “Perkuat Sinergi dan Komitmen Pelayanan”.

Labusel, KabarBangsa.My.id

Polres Labuhanbatu Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Tribrata Polres Labuhanbatu Selatan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta mempererat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Upacara dipimpin oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. dan dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro S.H. Wakapolres Kompol Moch Guntur Priyantoko, S.H. M.H, perwakilan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan Romi Tarigan S.H. M.H. (Kasi Pidum), Kodim 0209/Labuhanbatu diwakili Danramil 11/Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, pimpinan perbankan, perusahaan perkebunan, pimpinan Universitas Labuhanbatu, OPD Pemkab Labuhanbatu Selatan, Kapolsek Jajaran, Camat jajaran Kabupaten Labuhanbatu Selatan,Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan Ny Olivia Aditya Sembiring beserta seluruh Bhayangkari, personel Polres Labuhanbatu Selatan, ibu PKL Pemkab Labuhanbatu Selatan, ibu Persit Kartika TNI, ibu Adyaksa Dharma Karini, purnawirawan dan Warakauri Polri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Masyarakat Labuhanbatu Selatan.

Selain pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas. Polres Labuhanbatu Selatan juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara, meliputi lomba menembak, kebersihan mako polsek, bola voli Polri dan Bhayangkari, serta turnamen Mobile Legends. Acara kemudian ditutup dengan syukuran yang berlangsung penuh kebersamaan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, melainkan momentum untuk terus melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Hari Bhayangkara ini menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara agar terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Penghargaan yang diberikan hari ini merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Kapolres.

AKBP Aditya juga menegaskan bahwa keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, TNI, para pemangku kepentingan, dan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, sinergi yang selama ini terjalin menjadi modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu Selatan atas kepercayaan dan dukungannya kepada Polri. Kami berkomitmen untuk terus bekerja secara Presisi, berbuat baik, bekerja cepat, cerdas, tuntas, dan ikhlas demi memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Labuhanbatu Selatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.(Irfan Has)

Lokasi Bakal TPA di Sei Simujur BatuBara Batal dipergunakan,Diduga Tidak Transparan Pengelolahannya

‎Batu Bara –KabarBangsamMy.id. Pemanfaatan lahan yang bakal dijadikan lokasi tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah di Dusun 9 Desa Sei Simujur Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara diduga tidak transparan.

‎Pasalnya saat wartawan melakukan konfirmasi ke Direktur BUMD PT Pembangunan Batra Berjaya Mukhrizal Arif, memberi penjelasan yang berbeda dengan penjelasan Kepala Desa Sei Simujur Sutimin.

‎Arif mengatakan lahan bakal TPA tersebut seluas 3 hektare dikelola oleh BUMDes Desa Sei Simujur. Sedangkan hasil pengelolaannya dikatakan Arif dibagi menjadi dua bagian. Sebagian disetorkan ke BUMD melalui rekening Manager BUMD Arfan dan sebagian lagi untuk operasional Desa.

‎Namun Arif menolak menyebutkan besaran setoran pengelolaan lahan tersebut dari BUMDes Desa Sei Simujur. “Nanti akan dicantumkan dalam laporan BUMD bang,” ujarnya singkat.

‎Ditanya kenapa ke rekening Manager disetorkan uang hasil pengelolaan aset Pemkab Batu Bara yang berada di Desa Sei Simujur, dengan enteng Arif mengatakan saat ini masih peralihan dari pengurus lama sehingga belum sempat dibuat rekening perusahaan.

‎Sementara itu ketika dikonfirmasi beberapa wartawan, Kepala Desa Sutimin menyebutkan lahan bakal lokasi TPA di desanya seluas 5 hektare. 

‎“Benar, ada lahan seluas sekitar 5 hektar di Dusun 9, Desa Sei Simujur yang dibeli sebelumnya dari mantan Kepala Desa Peri. Pembelian ini dimaksudkan sebagai lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pengganti, mengingat lahan TPA lama di kawasan Pasar 8 sudah meluap dan tidak mampu menampung volume sampah lagi,” ucapnya.

‎Sutimin juga membenarkan hasil pengelolaan lahan seluas 5 hektare tersebut dikelola oleh Desa Sei Semujur, sebagian disetor ke BUMD dan sisanya untuk operasional desa.

‎Menyikapi perbedaan luas lahan bakal TPA tersebut, Ketua Gerakan Masyarakat Bersatu Membangun Batu Bara (Gemasatu Membara) Jekson Siahaan menganggap ada kejanggalan. 

‎”Perbedaan luas lahan TPA versi Kades dengan Ketua BUMD dinilai janggal. Kita menduga ada permainan disini. Dugaan kita ada sesuatu yang disembunyikan demi kepentingan pribadi,” ketusnya, Rabu (1/7/2026).

‎Demikian pula terkait bagi hasil atau setoran hasil pengelolaan dari desa ke BUMDES, Jekson menyesalkan pernyataan Ketua BUMD yang mengatakan uang tersebut disetor melalui rekening Manager BUMD. 

‎”Kenapa disetor ke rekening pribadi oknum Manager BUMD, bukannya ke rekening BUMD,” tanyanya.

‎Jekson menambahkan, lahan lokasi bakal TPA tersebut dibeli pada tahun 2022. “Berdasarkan data register SP2D PUTR Batu Bara T.A 2022 atas pembelian lahan/tanah yang berada di Desa Simujur, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara dengan pagu senilai Rp1.483.410.138.” tutupnya. Buat jadi Satu rilis berita siap tayang

Berikut adalah draf rilis berita siap tayang berdasarkan informasi yang Anda berikan. Format ini sudah disesuaikan dengan standar jurnalistik (menggunakan lead yang kuat dan metode piramida terbalik).

UNTUK DISIARKAN SEGERA

Diduga Tak Transparan, Pemanfaatan Lahan Bakal TPA di Sei Simujur Batu Bara Menuai Sorotan

BATU BARA, SUMUT – Pemanfaatan lahan yang direncanakan sebagai lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Dusun 9, Desa Sei Simujur, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, pengelolaan lahan yang dibeli menggunakan APBD tahun 2022 tersebut diduga tidak transparan dan sarat akan kejanggalan.

Dugaan ini mencuat setelah adanya perbedaan keterangan yang signifikan antara Direktur BUMD PT Pembangunan Batra Berjaya, Mukhrizal Arif, dengan Kepala Desa Sei Simujur, Sutimin, terkait luas lahan yang dikelola.

Kepada wartawan, Direktur BUMD Mukhrizal Arif menyatakan bahwa lahan bakal TPA tersebut hanya seluas 3 hektare dan dikelola oleh BUMDes Desa Sei Simujur. Namun, pernyataan ini langsung dibantah oleh Kepala Desa Sei Simujur, Sutimin. Ia menegaskan bahwa luas lahan TPA yang dibeli dari mantan Kepala Desa sebelumnya, Peri, adalah seluas 5 hektare.

“Benar, ada lahan seluas sekitar 5 hektar di Dusun 9, Desa Sei Simujur. Pembelian ini dimaksudkan sebagai lokasi TPA pengganti, mengingat lahan TPA lama di kawasan Pasar 8 sudah meluap,” ujar Sutimin.

Rekening Pribadi dan Bagi Hasil yang Misterius

Selain perbedaan luas lahan, mekanisme penyetoran hasil pengelolaan lahan tersebut juga memicu tanda tanya besar. Arif mengakui bahwa hasil pengelolaan dibagi dua untuk operasional desa dan disetor ke BUMD. Sayangnya, uang setoran tersebut justru dikirim ke rekening pribadi Manajer BUMD bernama Arfan, bukan ke rekening resmi perusahaan.

Arif berdalih, penggunaan rekening pribadi ini dikarenakan adanya masa peralihan dari pengurus lama, sehingga pihak manajemen belum sempat membuat rekening perusahaan baru. Ia juga enggan membeberkan nominal pasti uang yang telah disetorkan. “Nanti akan dicantumkan dalam laporan BUMD bang,” kelit Arif singkat.

Gemasatu Membara Tuntut Transparansi

Menanggapi polemik ini, Ketua Gerakan Masyarakat Bersatu Membangun Batu Bara (Gemasatu Membara), Jekson Siahaan, angkat bicara. Ia menilai adanya ketidakberesan dan menduga ada motif keuntungan pribadi di balik pengelolaan aset daerah ini.

“Perbedaan luas lahan versi Kades dengan Ketua BUMD ini sangat janggal. Kita menduga ada permainan dan sesuatu yang sengaja disembunyikan demi kepentingan pribadi,” ketus Jekson, Rabu (1/7/2026).

Jekson juga menyayangkan tindakan BUMD yang menggunakan rekening pribadi oknum manajer untuk menampung uang negara. Ia mengingatkan bahwa pengadaan lahan ini memakan anggaran yang tidak sedikit. Berdasarkan data register SP2D PUTR Batu Bara Tahun Anggaran 2022, pembelian lahan di Desa Sei Simujur tersebut menelan pagu anggaran sebesar Rp1.483.410.138.

Masyarakat kini mendesak pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk mengaudit total pengelolaan aset TPA Sei Simujur demi menghindari potensi kerugian keuangan daerah.

Ketua IMO Sumut: HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Publik terhadap PolriMenulis

MEDAN, KabarBangsa My id
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pentingnya keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi yang selalu hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum, Selasa 30/6/2026.

Ketua Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara, AH Nuar Erde, berharap seluruh jajaran Polri terus menjaga kekompakan, profesionalisme, dan integritas sebagai aparat penegak hukum yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, semangat tersebut harus sejalan dengan arahan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Nuar menilai tingkat kepercayaan publik terhadap Polri masih sangat baik. Hal itu tercermin dari hasil survei yang menunjukkan sebanyak 82,4 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Polri sepanjang tahun ini. Angka tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa Polri tetap menjadi institusi yang dibutuhkan dan dipercaya oleh masyarakat.

“Sejak kita masih anak-anak, orang tua sudah mengenalkan sosok polisi kepada kita. Meski terkadang digunakan sebagai cara agar anak tidak nakal, hal itu menunjukkan bahwa polisi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak dini,” ujar Nuar.

Ia menegaskan, hampir seluruh aktivitas masyarakat tidak pernah lepas dari peran kepolisian. Mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menerima laporan kehilangan, menangani tindak kriminal, memberikan pengamanan berbagai kegiatan, hingga membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di jalan.

“Lingkungan menjadi aman karena polisi menjalankan tugas Kamtibmas. Kehilangan barang, masyarakat menghubungi polisi. Ada pencurian, lapor polisi. Ada kegiatan masyarakat, meminta pengamanan kepada polisi. Bahkan saat tersesat di perjalanan, masyarakat bisa datang ke kantor polisi untuk meminta bantuan,” katanya.

Karena itu, Nuar mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan nasional.

“Tidak dapat dibayangkan apabila negara ini tidak memiliki kepolisian yang kuat dan profesional. Kehadiran polisi di setiap sendi kehidupan merupakan kebutuhan yang tidak tergantikan. Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, dicintai masyarakat, dan terus mengabdi untuk bangsa dan negara,”tuturnya.

( Ida )

HUT Bhayangkara ke-80, Sinergitas TNI-Polri, Pemerintah, dan Masyarakat Warnai Upacara di Kota Binjai

Binjai – KabarBangsa My id Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Pemerintah Kota Binjai bersama Kepolisian Resor Binjai menggelar upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka Binjai, Rabu (1 Juli 2026) pukul 08.00 WIB.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P., sementara Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., mendampingi jalannya pelaksanaan upacara.

” Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn., Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Gusuartini Br. Surbakti, Dandim 0203/Langkat, Letkol Inf. Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Han., jajaran pejabat utama Polri, personel TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polisi Militer (PM), seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Binjai, para ulama, tokoh agama dari berbagai keyakinan, tokoh masyarakat, serta berbagai aliansi masyarakat Kota Binjai.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di Kota Binjai.

Dalam amanatnya, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri, khususnya Polres Binjai, atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Beliau berharap sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik demi mewujudkan Kota Binjai yang aman, damai, dan sejahtera.

Sementara itu, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui semangat Polri Presisi, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan semangat kebangsaan. Kehadiran unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai aliansi masyarakat Kota Binjai menjadi bukti nyata kuatnya persatuan dan kebersamaan dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di Kota Binjai.

Dirgahayu Bhayangkara ke-80. “Polri untuk Masyarakat”, Bersama TNI, Pemerintah, dan Seluruh Elemen Bangsa Menjaga Persatuan serta Mengabdi untuk Negeri.

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Binjai Gelar Jalan Santai Bersama Ribuan Masyarakat

Binjai –KabarBangsa.My.id Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Binjai menggelar kegiatan jalan santai yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, Sabtu pagi. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari personel Polri, TNI, ASN, komunitas, pelajar, serta masyarakat Kota Binjai.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP, didampingi Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda Kota Binjai, para pejabat utama Polres Binjai, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat. Nama dan jabatan Wali Kota serta Kapolres tersebut sesuai dengan informasi terkini.

Rute jalan santai dimulai dari gerbang masuk Mapolres Binjai, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Binjai, sebelum akhirnya kembali dan finis di Lapangan Polres Binjai. Sepanjang perjalanan, peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai menyampaikan apresiasi kepada Polres Binjai atas terselenggaranya kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi sarana memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis, sehat, dan membangun kebersamaan.

Usai jalan santai, suasana semakin semarak dengan pengundian lucky draw. Hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor menjadi hadiah yang paling dinantikan peserta. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya, seperti peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, sepeda, dan berbagai bingkisan.

Melalui kegiatan ini, Polres Binjai berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Binjai yang aman, tertib, dan kondusif.

Proses Perdamaian Perkara Terhambat, Dugaan Permintaan Uang Kepada Exsel Tim FERADI WPI Yang Dilakukan Oleh Oknum Diduga Bernama Briptu Fahmi Abdul Azis Di Polres Garut Disorot Masyarakat

Garut, KabarBangsa my id 1 Juli 2026 – Tim Pendamping Hukum FERADI WPI bersama Firma Hukum Subur Jaya & Partners menyampaikan keprihatinan atas belum optimalnya proses penyelesaian perkara melalui mekanisme perdamaian atau Restorative Justice (RJ) dalam perkara dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak yang sebelumnya telah difasilitasi oleh para pihak.

Sebelumnya, melalui pendampingan hukum yang dilakukan oleh Ass. Adv. Exsel Mochamad Wiki, S.H., telah tercapai kesepakatan damai secara kekeluargaan antara keluarga korban dan keluarga terlapor yang dituangkan dalam dokumen kesepakatan tertanggal 25 Juni 2026 di Kabupaten Garut.

Namun demikian, menurut keterangan yang diterima tim pendamping hukum dari para pihak, proses tindak lanjut terhadap penyelesaian tersebut diduga mengalami hambatan. Tim pendamping memperoleh informasi adanya dugaan permintaan sejumlah uang sebesar Rp15.000.000 kepada pihak terlapor yang diduga dilakukan oleh seorang pembantu penyidik bernama Briptu Fahmi Abdul Azis. Selain itu, disebut pula nama seorang Kanit PPA Polres Garut berpangkat Ipda berinisial I.I. dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Ass. Adv. Exsel Mochamad Wiki, S.H. menyatakan bahwa dirinya telah mengantongi sejumlah bukti yang menurut keterangannya berkaitan dengan dugaan permintaan uang oleh oknum yang disebut bernama Briptu Fahmi Abdul Azis. Menurutnya, bukti-bukti tersebut akan disampaikan kepada pihak yang berwenang apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan resmi, sehingga seluruh dugaan dapat diuji secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

FERADI WPI menegaskan bahwa informasi tersebut masih merupakan dugaan yang perlu dibuktikan melalui mekanisme pemeriksaan oleh institusi yang berwenang. Oleh karena itu, FERADI WPI meminta agar Propam dan pengawas internal Kepolisian melakukan pemeriksaan secara profesional, transparan, dan objektif apabila benar terdapat laporan atau pengaduan mengenai dugaan penyimpangan tersebut.

Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya & Partners, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyampaikan bahwa apabila benar terdapat oknum aparat yang meminta sejumlah uang di luar ketentuan hukum dalam penanganan perkara pidana, maka tindakan tersebut berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Beliau menegaskan bahwa proses penegakan hukum, termasuk mekanisme Restorative Justice apabila memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku, harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang maupun permintaan imbalan yang tidak sah.

FERADI WPI juga menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah serta memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Di sisi lain, pendampingan terhadap korban anak tetap menjadi prioritas utama. FERADI WPI berharap proses hukum maupun penyelesaian perkara dapat berjalan dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, perlindungan korban, serta kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Catatan Redaksi:
Media membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Narasumber: Ass. Adv. Exsel Mochamad Wiki, S.H.

Wartawan/Penulis: David Tatto

Turnamen Sepak Bola Kijang Putra Cup II Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Pantai Barat Madina.

Mandailing Natal 30/06/2026
KabarBangsa My.id
Turnamen Sepak Bola Kijang Cup II yang akan dimulai pada tgl 07/07/2026 di lapangan sepakbola Desa Sukadame dinilai menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali gairah persepakbolaan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal.

Kehadiran turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet, pencarian bakat, dan mempererat tali persaudaraan antarpemain serta masyarakat yang di ikuti oleh 32 club sepak bola SE Pantai Barat Madina.

Arif Munandar Askab PSSI Madina memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana yang telah berkomitmen menyelenggarakan kegiatan olahraga sepak bola.

Menurutnya, Turnamen Kijang Cup II diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda atau kalender tahunan di Kecamatan Sinunukan.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu pembinaan sepak bola di daerah sekaligus mendukung program PSSI dalam mencetak pemain-pemain muda berbakat,” ujar Arif Munandar saat berbincang dengan awak media.

Ia menilai, kebangkitan sepak bola di Sinunukan mulai terlihat. Setelah sebelumnya SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru dipercaya menjadi wakil Kabupaten Mandailing Natal pada ajang Grassroots Piala Presiden Provinsi Sumatera Utara U-12 Tahun 2026, kini semangat tersebut kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Kijang Cup II.

Menurut Arif, turnamen ini menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan, mengasah keterampilan, serta membangun mental bertanding.

Selain itu, kompetisi seperti ini juga menjadi sarana pembinaan yang efektif untuk melahirkan bibit-bibit pesepak bola baru yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Mandailing Natal di tingkat yang lebih tinggi.

Ia berharap Turnamen Kijang Cup II tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan pemain-pemain profesional yang dapat berkiprah di kompetisi regional maupun nasional.

“Semoga dari turnamen ini dapat melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu menjadi kebanggaan Mandailing Natal dan membawa prestasi bagi daerah. Mari kita jadikan sepak bola sebagai alat pemersatu masyarakat sekaligus sarana membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi,” tutupnya (MO).

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simalungun Gelar Doa Bersama Lintas Agama dan Bagikan Sembako untuk Lansia hingga Anak Yatim

SIMALUNGUN,KabarBangsa My id – Polres Simalungun menggelar kegiatan doa bersama lintas agama serta bakti sosial penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat, warga lansia, anak yatim dan piatu dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 30 Juni 2026, sekira pukul 21.35 WIB.

AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui upaya Polres Simalungun Polda Sumatera Utara untuk tampil berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui upaya Polres Simalungun agar senantiasa berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., yang melaksanakan doa bersama lintas agama sekaligus bakti sosial penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat, warga lansia, serta anak yatim dan piatu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan yang mengusung tema “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat” ini digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 Polres Simalungun. Acara berlangsung dengan susunan yang dimulai dari pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kata sambutan dari Kapolres Simalungun, kemudian doa bersama lintas agama yang dibawakan oleh tokoh agama Islam, Protestan, Katolik dan Buddha. Acara dilanjutkan dengan pemberian paket bantuan sembako dan tali asih kepada anak yatim dan kaum duafa, foto bersama, hingga acara berakhir.

“Kami menggelar doa bersama lintas agama ini sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama,” ucap AKP Verry Purba.

Lebih lanjut, AKP Verry Purba mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Simalungun, di antaranya Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Ops KOMPOL M. Manik, S.H., M.H., Kabag SDM KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., PS. Kabag Ren AKP Tugono, S.H., Kasie Hukum KOMPOL Binsar Manik, S.H., serta para Kasat, Kasie, Kasi, dan Kapolsek jajaran Polres Simalungun, termasuk Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Banuara Manurung, S.H., beserta Kapolsek sejajaran Polres Simalungun.

Selain dari unsur internal Polri, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan instansi, di antaranya Kajari Simalungun H. Munawal Hadi, S.H., M.M., perwakilan Dandim 0207/Simalungun Kapten Nelson Sipayung, perwakilan Ketua Pengadilan Simalungun Harya Siregar, Ketua MUI Simalungun KI Drs. H. Darjat Purba, S.H., M.H., perwakilan Kakan Kemenag Zulfahri Hasibuan, perwakilan Ketua FKUB Albert Sinaga, Ketua KBPPP Ir. Syofiar Nangkoeto, serta para tokoh lintas agama yaitu tokoh agama Islam H. Amrisyam, M.A., tokoh agama Katolik Dendri Purba, tokoh agama Kristen Protestan Juna Daniel Sinaga, dan tokoh agama Buddha Oie Ik Han.

“Kegiatan ini berjalan lancar dan khidmat, seluruh tokoh agama hadir dan turut mendoakan agar Polri semakin dicintai masyarakat di usianya yang ke-80 tahun,” ungkap AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, masyarakat penerima manfaat yang hadir dalam kegiatan tersebut tampak antusias menerima bantuan paket sembako dan tali asih yang diberikan, khususnya dari kalangan lansia, anak yatim, dan kaum duafa.

“Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang membutuhkan,” tutup AKP Verry Purba.
(EB)

Sat Reskrim Bersama Polsek Purba Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia

SIMALUNGUN, KabarBangsa My.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani perkara tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah hukum Polres Simalungun. Langkah cepat kepolisian ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, penegakan hukum, serta pelayanan profesional kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi pada Selasa, 30 Juni 2026 sekira pukul 23.00 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa Polres Simalungun melalui jajaran Sat Reskrim telah melakukan tindakan kepolisian terhadap laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia.

“Polres Simalungun berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Setiap kejadian yang menimbulkan keresahan masyarakat akan menjadi perhatian serius kepolisian,” ujar AKP Verry Purba.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 29 Juni 2026 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di rumah kontrakan milik Budi Nainggolan yang berada di Jalan Haranggaol, Nagori Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Korban diketahui bernama Norma Juita Tinambunan (34), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Aceh Timur. Sementara terlapor dalam perkara tersebut adalah Erikson Simanjuntak (43), seorang petani/perkebun yang diketahui merupakan suami korban.

Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/302/VI/2026/SPKT/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMATERA UTARA, pelapor Perdin Zita Nainggolan selaku keluarga korban membuat laporan setelah mengetahui korban mengalami penganiayaan.

Kejadian tersebut diketahui setelah pelapor menerima informasi dari pihak Polsek Purba Polres Simalungun bahwa korban telah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tigarunggu dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar karena kondisi kritis.

Namun, pada pukul 14.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut. Atas kejadian itu, pihak keluarga merasa keberatan dan meminta proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

AKP Verry Purba mengungkapkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Purba langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan awal, serta mengamankan terduga pelaku.

“Personel Polsek Purba bergerak melakukan pengecekan TKP dan mengamankan terduga pelaku Erikson Simanjuntak. Barang bukti yang diamankan juga telah diserahkan untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh Sat Reskrim Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.

Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau dan satu buah martil yang diduga berkaitan dengan kejadian. Di lokasi kejadian juga ditemukan adanya darah segar di halaman rumah kontrakan korban.

Korban kemudian dibawa ke RSU Djasamen Saragih untuk dilakukan proses otopsi guna kepentingan penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Wisnugraha Paramaartha, S.T.K., S.I.K., bersama personel Sat Reskrim melakukan langkah penyidikan guna mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa tersebut.

Dari hasil penanganan awal, kepolisian menduga motif sementara perkara tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi antara korban dan pelaku. Peristiwa bermula saat pelaku yang sebelumnya berada di Aceh untuk bekerja pulang ke rumah korban.

Pelaku sebelumnya meminta bantuan kepada korban terkait perbaikan sepeda motor, namun terjadi komunikasi yang tidak berjalan baik. Setelah pelaku kembali ke rumah, terjadi pertengkaran hingga akhirnya berujung pada tindakan kekerasan.

Dalam kejadian tersebut, pelaku diduga mengambil pisau dari dapur dan melakukan penusukan terhadap korban. Karena korban mengenakan pakaian berlapis, pisau tersebut patah. Selanjutnya pelaku diduga mengambil martil dan melakukan pemukulan terhadap korban.

Personel kepolisian yang menangani perkara ini yakni IPDA Gerry D. Simanjuntak, S.H., AIPTU Rio Siahaan, AIPDA Dedi Hariadi, serta AIPDA C.K. Sihotang.

AKP Verry Purba menegaskan, Polres Simalungun akan terus melakukan proses hukum secara profesional serta memastikan perkara ini ditangani sesuai aturan yang berlaku.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi masyarakat. Setiap perkara akan diproses secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” ucapnya.

Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melengkapi berkas penyidikan.

Penanganan cepat perkara tersebut menjadi bentuk nyata pelayanan Polri yang presisi, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Simalungun.
(EB)