2 Remaja Diamankan Polsek Medan Area Terkait Penggelapan Motor Di Jalan Ismailiyah.

Medan – Sumatera Utara, Jum”at,16 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Polsek Medan Area mengamankan dua remaja yang diduga terlibat penipuan dan penggelapan sepeda motor. Keduanya diamankan setelah polisi menindaklanjuti laporan kehilangan kendaraan di Jalan Ismailiyah, Jumat (16/10/2026).

Kasus tersebut diduga dilakukan dengan modus mengajak korban mengikuti pelaku dengan alasan hendak menemui orang tua yang disebut mengalami kecelakaan. Setibanya di Jalan Ismailiyah, korban kemudian diminta menitipkan sepeda motor beserta kuncinya.

Setelah kendaraan dititipkan, korban ditinggalkan oleh pelaku. Ketika kembali ke lokasi, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Medan Area melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terduga pelaku. Penyelidikan dilakukan dengan memanfaatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV serta informasi dari sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian berhasil mengamankan dua remaja yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Keduanya selanjutnya dibawa ke Polsek Medan Area untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Ia juga meminta warga segera melapor kepada kepolisian jika menemukan kejadian mencurigakan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan,” kata Ainul Yaqin, Sabtu, 12 September 2026.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Polisi masih mendalami perkara tersebut untuk menentukan proses hukum selanjutnya.

Willyam Pasaribu

100 Butir Diduga Ekstasi Diamankan, Sat Res Narkoba Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun.

Langkat – Sumatera Utara, Sabtu,29 Agustus 2026 – kabarbangsa.ny.id


Upaya memutus peredaran narkotika di Kabupaten Langkat terus dilakukan. Kali ini, Sat Res Narkoba Polres Langkat mengamankan seorang pria berinisial S (49) di Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura, Senin malam (24/8/2026).

Dari tangan S, petugas mengamankan 1 bungkus plastik klip bening berisi 100 butir yang diduga pil ekstasi dengan berat Bruto 37,82 Gram, dua buah cartridge (pod getar), serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan mengatakan, pengungkapan tersebut tidak lepas dari informasi masyarakat yang selama ini terus dibangun melalui pendekatan pemolisian masyarakat.

“Pemolisian masyarakat yang kita bangun membantu kami mendapatkan informasi di lapangan. Informasi tersebut kemudian kami tindak lanjuti hingga berhasil mengamankan seorang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” jelas AKP Amrizal.

Terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Langkat untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Terpisah Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. menegaskan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami terus memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Informasi dari masyarakat sangat berarti karena menjadi bagian dari langkah awal untuk mengungkap peredaran narkotika di wilayah Langkat,” tegas AKBP Hannry.

Polres Langkat mengajak masyarakat untuk tidak diam jika mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika. Informasi yang diberikan dapat menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan dan generasi muda dari bahaya narkoba.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Sebab, keamanan yang berkelanjutan lahir dari komunikasi yang terjalin, kepercayaan yang tumbuh, dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan.


(B.Panjaitan)