Police Go To School, Satlantas Polres Langkat Ajak Siswa Ciptakan Budaya Tertib Lalu Lintas.

Langkat, kabarbangsa.my.id – Selasa,4 Agustus 2026.


Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Langkat kembali menggelar program Police Go To School sebagai bentuk pembinaan dan edukasi kepada kalangan pelajar lewat Kali ini, kegiatan digelar di SD, SMP, SMA, SMK dan Madeasah Aliyah Swasta (MAS) YP. Perg. AL – Maksum Stabat, Jalan Sei Batang Serangan Kelurahan Stabat Kecamatan Stabat, Selasa (04/08/2026)

Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., menyampaikan pentingnya budaya tertib berlalu lintas kepada seluruh siswa-siswi. Ia mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, tidak melakukan aksi balap liar, serta selalu mengenakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor.

Selain mengedukasi tentang keselamatan berlalu lintas, para pelajar juga diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran antar pelajar dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Yayasan Al – Maksum Stabat mengapresiasi kehadiran personel Satlantas Polres Langkat yang telah memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin, meningkatkan kesadaran hukum, serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., Melalui Kasat Lantas, AKP Mhd. Tommy, menjelaskan bahwa program Police Go To School merupakan salah satu langkah preventif Polri untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kalangan pelajar.

“Melalui program ini, kami ingin hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pelajar agar memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta menjadi generasi yang tertib dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas,” ujar AKP Mhd. Tommy.

Satlantas Polres Langkat berharap para pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengajak keluarga, teman, dan lingkungan sekitar untuk bersama-sama menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.


(B.Panjaitan)

Police Go To School, Kapolsek Medang Deras Edukasi 589 Siswa SMAN 1 Jauhi Narkoba, Miras, Judi Online, dan Tawuran.

.Batu Bara, kabarbangsa.my.id – Selasa,4 Agustus 2026

Dalam upaya membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda, Polsek Medang Deras melaksanakan Program Police Go To School di SMAN 1 Medang Deras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Medang Deras, AKP AH Sagala, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran Kapolsek bersama personel Polsek Medang Deras disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd, beserta dewan guru dan para siswa.

Kegiatan ini diikuti oleh 589 siswa, 30 orang tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta 5 personel Polsek Medang Deras yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP AH Sagala. Turut hadir pula 1 orang perwakilan dari Koramil Medang Deras sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda.

Program Police Go To School merupakan langkah preventif Polres Batu Bara dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba, minuman keras (miras), judi online, serta aksi tawuran. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum kepada para pelajar sejak dini.

Dalam amanatnya, AKP AH Sagala mengajak seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, dan tawuran yang dapat merusak masa depan.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen, mengganggu daya ingat dan kemampuan berpikir, menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko tertular penyakit berbahaya akibat penggunaan jarum suntik, hingga menyebabkan overdosis yang berujung pada kematian.

Selain itu, konsumsi minuman keras juga berdampak buruk bagi kesehatan, seperti merusak organ tubuh, menurunkan kesadaran, memicu perilaku negatif, hingga menyebabkan keracunan yang dapat mengakibatkan kebutaan bahkan kematian, terutama akibat miras oplosan.

Kapolsek juga mengingatkan bahaya judi online yang dapat menghancurkan kondisi finansial, mengganggu kesehatan mental, memicu tindak kriminal, serta merusak hubungan dalam keluarga.

Sementara itu, aksi tawuran dapat mengakibatkan luka berat, cacat permanen, bahkan kehilangan nyawa. Selain itu, pelaku tawuran juga akan berhadapan dengan proses hukum yang dapat memengaruhi masa depan, termasuk kesulitan memperoleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) saat melamar pekerjaan.

Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan Program Police Go To School. Menurutnya, edukasi hukum yang diberikan Polri sangat penting untuk membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran siswa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, maupun aksi tawuran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Medang Deras beserta jajaran atas kepeduliannya kepada peserta didik. Selain memberikan edukasi, beliau juga menyerahkan bantuan berupa dua tas bagi siswa berprestasi sebagai juara umum, dua bola sepak, dan dua bola voli untuk menunjang kegiatan olahraga di sekolah,” ujar Ratna Dewi.

Ia berharap Program Police Go To School dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya menaati hukum, menjauhi pergaulan negatif, serta menjadi generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui sinergi antara Polri, TNI, dan pihak sekolah, diharapkan Program Police Go To School mampu menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari penyalahgunaan narkoba, miras, judi online, serta aksi tawuran.

( IR4ONE )

Kapolsek Salapian Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Salapian, Tekankan Disiplin dan Bahaya Narkoba.

Langkat, kabarbangsa.my.id – Senin,3 Agustus 2026.


Dalam rangka pembinaan dan edukasi kepada generasi muda, Kapolsek Salapian, AKP Master SMT. Purba Tanjung, S.H, M.H, menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Salapian, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Senin (03/08/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polres Langkat dalam mendukung pembinaan karakter pelajar serta upaya pencegahan kenakalan remaja dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.

Kapolsek Salapian, AKP Master, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, aksi perundungan (bullying), serta tidak terlibat tawuran maupun geng motor yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, AKP Master Rahman mengimbau agar para siswa setelah selesai jam pelajaran langsung kembali ke rumah masing-masing dan tidak berkeliaran atau nongkrong di luar tanpa tujuan yang jelas, guna menghindari hal-hal negatif yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Oleh karena itu, sejak dini harus dibekali disiplin, moral, serta keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kelak menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” tegas AKP Master dalam amanatnya.

AKP Master juga mengingatkan para siswa bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, termasuk pelajar. Apabila melihat atau mengalami tindak pidana, tawuran antarpelajar, maupun aktivitas geng motor, siswa diminta tidak ragu menghubungi Call Center Polres Langkat 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., Melalui PS. Kasi Humas IPTU M Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan pembina upacara di sekolah-sekolah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Kapolsek jajaran Polres Langkat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta komitmen Polres Langkat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di kalangan pelajar,” ujar PS. Kasi Humas IPTU M Siregar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, serta para siswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, serta berlandaskan nilai Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat menegaskan bahwa perang melawan narkoba akan terus dilakukan secara konsisten. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi utama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman narkotika demi masa depan generasi penerus bangsa.


(B.Panjaitan)