Respon Cepat Aduan Warga, TRC Kota Medan Amankan Remaja Diduga Provokator Tawuran di Terowongan Tembung.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya aksi tawuran remaja di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Medan bergerak cepat melakukan patroli dan penindakan di lokasi, Selasa (2/6/2026).
Informasi mengenai aktivitas tawuran tersebut diterima TRC Kota Medan melalui pesan masyarakat yang masuk ke media sosial resmi TRC, baik melalui Instagram maupun TikTok. Aduan tersebut juga sempat viral dan menjadi perhatian publik karena aksi tawuran disebut kerap terjadi hampir setiap sore hari, sehingga mengganggu ketertiban dan menimbulkan rasa takut bagi warga sekitar.
Ketua Tim TRC Kota Medan, Reza Wahyudi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim langsung melakukan pemantauan dan penyamaran di lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.
“Sesampainya di lokasi, tim menemukan adanya aktivitas yang diduga merupakan aksi tawuran di atas Terowongan Tembung. Saat petugas melakukan penyergapan, para remaja yang berada di lokasi berhamburan melarikan diri. Namun, satu orang pemuda yang diduga berperan sebagai provokator berhasil diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reza Wahyudi saat ditemui wartawan di Mapolsek Medan Tembung.
Remaja yang diamankan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian guna menjalani proses pendataan dan pembinaan sesuai prosedur yang berlaku. Pihak kepolisian juga berencana memanggil orang tua serta pihak sekolah yang bersangkutan sebagai langkah edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Keselamatan Generasi Muda Menjadi Prioritas Bersama
Sementara itu, Sekretaris Jenderal TRC Kota Medan, Willyam Pasaribu, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli rutin di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung yang selama ini dikenal sebagai titik rawan terjadinya tawuran.
Menurutnya, permasalahan tawuran remaja tidak bisa diselesaikan hanya melalui penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar dalam memberikan perhatian serta pembinaan kepada generasi muda.
“Kami tidak ingin anak-anak kita kehilangan masa depan hanya karena terlibat dalam aksi tawuran. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dibimbing dan diarahkan kepada kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Willyam Pasaribu.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah serta membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Kepedulian masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda,” tambahnya.
TRC Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, sekaligus mendorong terciptanya ruang yang lebih positif bagi anak-anak dan remaja agar dapat mengembangkan potensi mereka ke arah yang lebih baik.

(Williyam Pasaribu)

Gerakan Cipayung Plus Sumut Desak Evaluasi Total PLN, Soroti Blackout dan Dugaan Korupsi.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UID Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026). Aksi yang melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa, di antaranya GMNI, GMKI, IMM, dan KAMMI Sumut tersebut menyuarakan berbagai persoalan mulai dari pemadaman listrik massal (blackout), kualitas pelayanan publik, hingga dugaan praktik korupsi di lingkungan PLN.

Dalam aksinya, massa menuntut pertanggungjawaban manajemen PLN atas peristiwa blackout yang pernah melanda Pulau Sumatera dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat serta pelaku usaha. Menurut mereka, gangguan tersebut telah menimbulkan kerugian ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga dan pelaku UMKM, sehingga diperlukan langkah evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Situasi aksi sempat memanas ketika massa mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan General Manager PLN UID Sumut. Kekecewaan tersebut memicu aksi pembakaran ban dan perobohan pagar kantor sebagai bentuk protes. Dalam pernyataan sikapnya, aliansi menilai pihak manajemen belum menunjukkan respons yang memadai terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Selain menyoroti persoalan pelayanan listrik, massa juga mengkritisi sistem ketahanan energi di wilayah Sumatera. Mereka menilai perlunya penguatan infrastruktur kelistrikan, termasuk penyediaan jaringan cadangan yang lebih andal agar gangguan pada satu titik tidak berdampak luas terhadap pasokan listrik di berbagai daerah. Menurut mereka, perbaikan sistem menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan pasokan energi bagi masyarakat dan dunia usaha.

Aliansi Gerakan Cipayung Plus Sumut juga menyoroti sejumlah isu yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proyek-proyek yang berhubungan dengan PLN. Dalam orasinya, mereka meminta aparat penegak hukum untuk mengusut secara transparan berbagai dugaan pelanggaran yang tengah menjadi perhatian publik, termasuk dugaan penyimpangan pada proyek Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan penggunaan jasa konsultan hukum.

Empat pimpinan organisasi yang tergabung dalam aliansi, yakni Irham Saddani Rambe, Rahmat Taufiq Pardede, Chrisye Sitorus, dan Armando Sitompul, menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya evaluasi terhadap jajaran pimpinan PLN, pemberian kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman, percepatan pembangunan sistem kelistrikan yang lebih mandiri di Sumatera Utara, audit independen terhadap infrastruktur transmisi listrik, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi.

Melalui aksi tersebut, Aliansi Gerakan Cipayung Plus Sumut berharap pemerintah, PLN, dan aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang mereka sampaikan. Mereka menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan nasional dapat terus terjaga serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara

(Williyam Pasaribu)

Bupati Syah Afandin Apresiasi Pengabdian Danyonif 100/Prajurit Setia.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri acara lepas sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 100/Prajurit Setia yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Yonif 100/PS, Kecamatan Sei Bingai, Selasa (2/6/2026).

Acara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian Letkol Inf Agus M. Rangkuti, S.E., M.IP yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Yonif 100/Prajurit Setia selama kurang lebih 2,5 tahun. Selanjutnya, tongkat komando Yonif 100/PS diserahkan kepada Letkol Inf Amirul Husin, S.E., M.IP.

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Agus M. Rangkuti mendapat amanah tugas baru sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0207/Simalungun. Sementara itu, Letkol Inf Amirul Husin resmi mengemban tugas sebagai Danyonif 100/Prajurit Setia yang baru.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Letkol Inf Agus M. Rangkuti atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Langkat selama masa tugasnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh masyarakat Langkat, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Letkol Inf Agus M. Rangkuti yang selama kurang lebih dua setengah tahun telah membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah ini. Selamat bertugas dan selamat atas amanah jabatan yang baru,” ujar Syah Afandin.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Yonif 100/Prajurit Setia dengan Pemerintah Kabupaten Langkat selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung stabilitas daerah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Syah Afandin juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Inf Amirul Husin sebagai Komandan Batalyon Yonif 100/Prajurit Setia yang baru. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendukung tugas-tugas TNI dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kepada Letkol Inf Amirul Husin, selamat datang di Kabupaten Langkat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Langkat siap mendukung dan bersinergi dalam setiap upaya yang bertujuan menjaga keamanan bangsa dan negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, Bupati Langkat menyerahkan cenderamata kepada Letkol Inf Agus M. Rangkuti sebagai tanda perpisahan sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Kabupaten Langkat.

Kehadiran Bupati Langkat dalam acara tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Langkat Drs. Hermansyah, M.IP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Langkat Faisal Badawi, S.Sos, serta Kepala BNNK Langkat Karno Adhi Swasono, S.T., M.Si.

Acara lepas sambut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Langkat, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

(B.Panjaitan).

Peringati Hari Lahir Pancasila ke-81, Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila.

SINUNUKAN,Selas,2/6/2026- kabarbangsa.my.id
Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di SMA Negeri 1 Sinunukan berlangsung khidmat dan penuh makna.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah tersebut diikuti oleh para guru, siswa, serta unsur Muspika Kecamatan Sinunukan dengan mengusung semangat memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, Selasa, (1/6//2026).

Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan Ihsan Nasution SPd yang didampingi oleh ketua Komite sekolah Sutarno Sp, saat ditemui awak media beliau menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar diucapkan atau dihafalkan, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku nyata.

“Pancasila bukan sekadar ucapan, tetapi pengamalan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Generasi muda harus mampu menerapkan semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan sejarah lahirnya Pancasila yang berawal dari pidato Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI. Saat itu, Soekarno memperkenalkan lima prinsip dasar yang kemudian dikenal sebagai Pancasila, yaitu:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

Soekarno dikenal sebagai pencetus atau penggali Pancasila karena menjadi tokoh pertama yang memperkenalkan nama dan konsep Pancasila dalam pidatonya. Meski demikian, proses perumusan dasar negara juga melibatkan tokoh-tokoh bangsa lainnya seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Mohammad Hatta melalui berbagai pembahasan di BPUPKI.

Setelah melalui proses panjang dan penuh semangat kebangsaan, rumusan Pancasila akhirnya dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan disahkan sebagai dasar negara oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Di tengah berbagai tantangan zaman, Pancasila tetap menjadi pemersatu bangsa dan pedoman dalam menjaga persatuan, keadilan sosial, serta kerukunan antar sesama anak bangsa.

Secara singkat:

  • Hari Lahir Pancasila: 1 Juni 1945
  • Pencetus/Penggali Pancasila: Ir. Soekarno
  • Pancasila disahkan sebagai dasar negara: 18 Agustus 1945

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sinunukan berharap seluruh peserta didik dapat menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya memahami Pancasila, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan nyata

(MO).

Adanya Laporan Masyarakat Rumah Kontrakan nya Di Bobol Maling Di Marindal, Tim Reaksi Cepat Kota Medan Bergerak Cepat Tinjau Langsung Ke TKP

MEDAN,kabarbangsa.my.id -Team Reaksi Cepat Kota Medan melalukan patroli pada Hari Besar Nasional mendapati laporan warga bahwa ada sebuah rumah kost yang diduga menjadi tempat percobaan pencurian diseputaran Marendal, tepatnya diJalan Kedondong Gang Kedondong 1 Tower 1, Mekar Sari Kecamatan Delitua, Sumatera Utara pada pukul kurang lebih jam 04:00 pagi, Selasa,(2/6/2026).

Menanggapi hal tersebut, Team Reaksi Cepat Kota Medan yang pada saat itu berpatroli diseputaran Kualanamu Batangkuis, langsung menuju ke TKP.

Setibanya di TKP, Team Reaksi Cepat Kota Medan menemukan bahwa adanya salah satu rumah kontrakan yang menjadi dugaan tempat percobaan pencurian. Diduga karena rumah kontrakan tersebut mengalami kerusakan pada plafon atap rumah.

Team Reaksi Cepat langsung memblokade area diseputaran hunian kontrakan. Dugaan ini menguat karena Team Reaksi Cepat Kota Medan menemukan adanya jejak kaki pada plafon yang rubuh, beberapa rokok yang satu diantaranya dengan keadaan menyala, dan satu buah mangga dengan bekas gigitan ditemukan disalah satu rumah kosong disamping rumah kontrakan yang diduga tempat percobaan pencurian tersebut.

Naasnya, sang pelaku tidak ditemukan alias berhasil kabur saat Team Reaksi Cepat Kota Medan berusaha mencari dan menyebar dilokasi. Reza Wahyu, selaku katim TRC kota Medan menduga bahwa kuat dugaan kami ini adalah tindakan percobaan pencurian.

Beliau juga mengatakan ada beberapa barang berharga yang diduga akan menjadi target yang akan diambil oleh pelaku, salah satunya ada sebuah laptop di meja & 1 unit sepeda motor matic.

Dugaan kuat karena pengakuan warga yang menempati rumah kost tersebut mengaku sebelumnya kunci sepeda motornya ada di laci meja, namun kunci berpindah dengan posisi menancap dikunci kontak sepeda motor tersebut.

Syukurlah, belum ada barang yang diambil, dan syukur TRC cepat tiba dilokasi, kata warga tersebut. Kendati demikian, Team Reaksi Cepat Kota Medan terus berupaya untuk menemukan dugaan pelaku tersebut.

Dalam keterangan pemilik rumah kost tersebut, beliau mengatakan, kalau bisa secepatnya pelaku tersebut ditangkap, meski gagal maling pada malam ini, soalnya kemungkinan pelakunya sama dengan hilangnya barang-barang rumah kosong berpagar yang terposisi dibelakang rumah kontrakan miliknya.

Belum diketahui total kerugian pengerusakan rumah kost tersebut, namun ditafsirkan kerugian mencapai hingga jutaan rupiah.

( Willyam Pasaribu )

Sambut Silaturahmi Online via DM, Ketua DPRD Riau Siap Koordinasi dengan Selebgram Habib HDW.

PEKAN BARU, kabarbangsa.my.id – Respons cepat dan terbuka ditunjukkan oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, saat menerima pesan silaturahmi secara daring dari selebgram nomor satu Riau, Habib HDW. Melalui obrolan via Direct Message (DM) Instagram, pihak dewan menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan oleh sang kreator digital.

Sebagai tindak lanjut dari obrolan tersebut, pihak dewan memastikan bahwa tim resmi mereka akan segera menghubungi Habib HDW. Langkah ini diambil untuk menentukan waktu yang tepat terkait agenda kunjungan langsung Habib HDW ke Kantor DPRD Provinsi Riau.

Pertemuan tatap muka mendatang diproyeksikan menjadi panggung diskusi yang berfokus pada penguatan ekosistem digital daerah, termasuk pembentukan forum influencer se-Riau, program edukasi bagi kreator muda, serta digitalisasi pemasaran produk UMKM lokal.

“Saya berterima kasih karena pesan silaturahmi saya di Instagram direspons cepat oleh Ketua DPRD Riau. Saat ini saya menunggu tim beliau menghubungi untuk mengatur jadwalnya. Niat saya memang ingin silaturahmi langsung ke kantor dewan guna membahas pembentukan forum influencer se-Riau, serta bagaimana kita bisa memberdayakan anak muda dan memajukan UMKM lewat digitalisasi,” ungkap Habib HDW, Selasa (2/6).

Melalui komunikasi yang terjalin secara terbuka dari platform digital ini, masa depan kolaborasi antara regulator dan komunitas kreatif di Riau diyakini akan berjalan semakin terarah dan berdampak nyata.

(Tim)

Komunitas Sunmori Kita Ladies Gelar Anniversary Ke 4 Tahun Bersama Tim Reaksi Cepat Kota Medan.

MEDAN. kabarbangsa.my.id – Komunitas Sunmori Kita Ladies Gelar Anniversary Ke 4 Tahun Bersama Tim Reaksi Cepat Kota Medan, Selasa (2/6/2026).

Ratusan anggota dari berbagai wilayah hadir pada acara anniversary sunmori kita ladies yang ke 4 tahun yang dilaksanakan Minggu (31-05-2026) pukul 09.00 Sampai Dengan Selesai WIB, bertempat di Mega Park Jalan Kapten Muslim

Ketua Umum Sunmori Kita Ladies Sandra Hamiah didampingi Bendahara Panitia memaparkan, lebih 800 anggota yang hadir dalam acara uang tahun tersebut Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan wisata ini merupakan agenda paling penting untuk merayakan ulang tahun sunmori kita ladies yang ke 4 tahun, semoga tali silaturahmi sesama anggota Tetap Kompak Dan saling menolong satu sama lain.

Dalam Acara Tersebut Ada Hiburan Seperti Nyanyi, Dance, Pembagian Luck Draw, Makan Dan Minum, Pembagian Baju Komunitas Serta Kata Sambutan Dari Para Tamu Undangan Yang Datang, Katanya.

Ketua TRC Kota Medan Reza Wahyudi Didalam Kata Sambutan nya Terimakasih Buat Ketua Komunitas Sunmori Kita Ladies Atas Undangan nya, Semoga Kita Semakin Kompak Dan Silaturahmi Jangan Pernah Putus, Katanya.

Sekjend Tim Reaksi Cepat Kota Medan Willyam Pasaribu Juga Mengatakan Terimakasih Buat Para Panitia Atas Hidangan Makanan Dan Minuman Serta Kue Jamuan nya, Dan Juga Sambutan Pelayanan nya Kepada Tim Reaksi Cepat Kota Medan, Kalau Ada Kegiatan Jangan Lupa Di Undang Lagi Biar Bisa Lebih Berkolaborasi Antar Komunitas, Ujarnya.

(Willyam Pasaribu)

Mengapa Narapidana Tertentu Kerap Jadi Sasaran Tudingan?

MEDAN, SUMATERA UTARA — Mengapa narapidana tertentu sering kali menjadi sasaran empuk tudingan miring seperti mengendalikan narkoba, meskipun mereka sudah berada di dalam pengawasan super ketat penjara? Kasus terbaru yang menimpa seorang warga binaan menjadi contoh nyata bagaimana status rentan seorang narapidana kerap dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk melancarkan serangan isu liar.

Secara sosiologis, seseorang yang berstatus sebagai narapidana memiliki posisi tawar yang lemah di mata publik. Opini masyarakat cenderung mudah percaya pada hal-hal negatif yang disematkan kepada mereka, meskipun hal tersebut sama sekali tidak didukung oleh bukti. Celah psikologis massa inilah yang dimanfaatkan oleh sekelompok oknum untuk melempar isu transaksi narkoba tanpa rasa takut akan sanksi hukum.

“Narapidana sering dijadikan sasaran karena mereka dianggap tidak bisa membela diri dengan bebas di luar. Kelompok penuduh merasa aman melempar fitnah karena korban terkurung di dalam sel. Ini adalah tindakan yang tidak adil dan pengecut,” jelas seorang sosiolog kriminalitas dalam wawancaranya.

Dalam kasus yang sedang hangat ini, tuduhan bahwa narapidana tersebut bertransaksi narkoba di dalam Lapas terbukti patah setelah serangkaian pemeriksaan internal menyatakan tidak ada bukti apa pun. Hal ini menunjukkan bahwa isu liar tersebut sengaja diproduksi bukan berdasarkan realitas di dalam sel, melainkan murni desain opini dari luar untuk tujuan menyudutkan figur tertentu.

Serangan isu liar semacam ini tidak hanya merugikan sang narapidana secara personal, tetapi juga mengaburkan fokus pembinaan yang sedang berjalan di dalam Lapas. Narapidana yang seharusnya fokus memperbaiki diri dan bertobat justru energinya terkuras untuk memikirkan fitnah eksternal yang menyerang nama baiknya dan keluarganya.

Oleh karena itu, penting bagi media massa untuk menyajikan pemberitaan yang berimbang dan tidak ikut serta menggoreng isu liar yang tidak jelas sumber faktanya. Perlindungan terhadap hak asasi warga binaan, termasuk perlindungan dari fitnah yang tidak terbukti, harus tetap ditegakkan demi menjaga marwah sistem peradilan yang adil.

Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Media Pers dan Jurnalis sebagai Pilar Bangsa dalam di Menjaga Nilai-Nilai Kebangsaan.

SUMATERA UTARA, kabarbangsa.my.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam era digital yang berkembang pesat, peran media pers dan jurnalis semakin strategis sebagai pilar bangsa.

Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, dan penjaga demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Jurnalis memiliki tanggung jawab besar untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya kepada masyarakat. Melalui karya jurnalistik yang profesional dan beretika, media pers turut membangun kesadaran nasional, memperkuat semangat persatuan, serta menangkal penyebaran berita hoaks yang dapat mengancam keharmonisan bangsa.

Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa seluruh insan pers harus terus menjunjung tinggi nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial dalam setiap aktivitas jurnalistik. Dengan demikian, media pers mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Melalui semangat Hari Lahir Pancasila 2026, insan pers dan jurnalis diharapkan terus menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam membangun bangsa, serta menjadi pilar yang kokoh dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Memperkokoh Ideologi Pancasila, Pers Berintegritas untuk Indonesia Maju.”

(Musal Fikri Tanjung).

Syah Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara, Tanamkan Semangat Pancasila dan Disiplin.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi membuka kegiatan Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara dan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Sesi II tingkat SMP, SMK, SMA, dan MA se-Sumatera Utara dan Aceh di Gedung Olahraga (GOR) Stabat, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Langkat (HIMALA) Kabupaten Langkat tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 serta diikuti oleh 910 peserta yang tergabung dalam 70 regu dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh.

Ketua Pengurus Besar HIMALA Kabupaten Langkat, Wahyu Hidayah, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan jiwa disiplin, membangun karakter generasi muda, serta menjadi sarana positif dalam membentengi pelajar dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat tumbuh generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba di negara kita,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, tamu undangan, dan pendamping yang berasal dari berbagai daerah di luar Kabupaten Langkat. Menurutnya, kehadiran para peserta menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah. Kehadiran saudara-saudara sekalian menjadi kebanggaan bagi kami dan semakin mempererat hubungan persaudaraan antardaerah,” ungkapnya.

Bupati Syah Afandin juga memberikan apresiasi kepada HIMALA Kabupaten Langkat atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi muda.

Menurutnya, kegiatan Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara dan LKBB bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter bagi para pelajar sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kecintaan kita terhadap ideologi negara, yaitu Pancasila. Melalui kegiatan seperti ini, para pelajar dapat belajar memperkuat disiplin, membangun jiwa kebangsaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, membina semangat juang, serta mengedepankan nilai gotong royong dan kebersamaan,” kata Syah Afandin.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan di kalangan pelajar lintas daerah, memperkuat solidaritas kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan antarpelajar, mempererat solidaritas kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus terus kita jaga demi keutuhan bangsa,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Langkat juga menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, tim penilai, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, dewan juri, dan semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya kegiatan ini. Semoga segala kebaikan yang dilakukan menjadi manfaat besar dan menjadi kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan yang mengedepankan kedisiplinan, kekompakan, ketangkasan, dan jiwa nasionalisme.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Langkat yang diwakili Kapolsek Stabat AKP Zukarnain, SH, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Ketua KNPI Langkat M.A. Bahrum, ST, Ketua Kadin Langkat Zulkifli, ST, dewan juri, serta para peserta dan pendamping dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap lahir generasi muda yang disiplin, berkarakter, berjiwa Pancasila, serta memiliki semangat persatuan dan cinta tanah air sebagai bekal dalam menyongsong masa depan bangsa.

8(B.Panjaitan).,