Usman Jakfar Apresiasi Khitanan Massal Gratis DPW PUI Sumut, Wujud Nyata Pelayanan dan Kepedulian Umat.

MEDAN,kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam (DPW PUI) Sumatera Utara menggelar kegiatan Khitanan Massal Gratis pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Jalan Durung, Medan Tembung, yang mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., Ketua Komisi A sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Usman Jakfar, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat yang sangat bermanfaat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan khitanan massal ini. Program seperti ini bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berakhlak mulia. Semangat gotong royong, kepedulian, dan pelayanan umat yang ditunjukkan oleh PUI Sumatera Utara patut menjadi teladan bagi organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujar Usman Jakfar saat menghadiri kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Utara. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah sangat penting dalam memperkuat pelayanan sosial serta meningkatkan kesejahteraan umat.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya membangun solidaritas sosial, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh panitia, donatur, tenaga medis, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” tambahnya.

Kegiatan Khitanan Massal Gratis yang mengusung tema “Bersama Kita Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia” ini diikuti oleh 61 anak dari berbagai wilayah di Kota Medan dan sekitarnya. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen DPW PUI Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selain melibatkan tim dokter dan tenaga kesehatan profesional yang dipimpin oleh Dokter Spesialis Bedah Saraf, Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, yang juga merupakan Penasihat DPW PUI Sumatera Utara, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran organisasi dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan keumatan, khususnya di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari keinginan agar organisasi yang dicintai bersama dapat menghadirkan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Sebagai bagian dari DPW PUI Sumatera Utara, kami terus berpikir bagaimana organisasi ini dapat menghadirkan kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini anak-anak sedang menjalani masa libur sekolah, sementara kondisi ekonomi masyarakat juga tidak selalu mudah. Sebagai dokter bersama rekan-rekan tenaga medis lainnya, kami mencoba meringankan beban masyarakat melalui kegiatan khitanan massal gratis ini,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Zainul Fuad, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Café Lazeez dan Alfarabi Learning Center (ALC) sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan kegiatan ini di Café Lazeez dan Alfarabi Learning Center. Sebagai lembaga yang memiliki misi pendidikan, sosial, dan keagamaan, kami siap mendukung berbagai program kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada umat,” katanya.

Ketua Umum DPW PUI Sumatera Utara, Dr. Shakira Zandi, M.Si., menegaskan bahwa PUI akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata.

“PUI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi umat, mulai dari hal-hal yang paling mendasar. Selain program sosial seperti khitanan massal, saat ini PUI juga sedang memproses pembebasan lahan wakaf melalui DPP PUI seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan umat Islam mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khitanan Massal Gratis DPW PUI Sumatera Utara, Dr. Chandra Syuhada Sinaga, M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keinginan PUI untuk semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin PUI hadir lebih dekat dengan masyarakat dan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi generasi muda umat Islam, termasuk dalam menyambut masa peralihan menuju usia remaja. Karena itu seluruh panitia melaksanakan kegiatan ini dengan niat yang ikhlas, tulus, dan penuh totalitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Melalui program ini, DPW PUI Sumatera Utara berharap dapat terus memperkuat peran organisasi dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan umat sehingga kehadirannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Redaksi

Polantas Menyapa Pengemudi Angkutan di Kota Pinang. Satlantas Polres Labusel Ajak Wujudkan Keselamatan Bersama di Jalan Raya.

LABUSEL, kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan. Melalui program “Polantas Menyapa”, personel Satlantas memberikan edukasi dan penyuluhan langsung kepada para pengemudi angkutan di Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan, Aipda Aidil Syah Putra, S.H. ini bertujuan meningkatkan kesadaran para pengemudi agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) serta pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) kepada para pengemudi angkutan. Mereka diingatkan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak mengemudi secara ugal-ugalan, serta melengkapi dokumen kendaraan seperti SIM dan STNK.

Selain itu, pengemudi juga diedukasi agar menggunakan helm berstandar SNI dan menjaga kenyamanan pengguna jalan lainnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasat Lantas AKP Yustina, S.H,M.H. mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama. Satu tindakan tertib berlalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga melindungi keluarga yang menunggu di rumah dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Yustina.

Menurutnya, pendekatan humanis melalui kegiatan Polantas Menyapa menjadi sarana efektif untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas secara persuasif.

“Kami berharap para pengemudi dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ketika setiap pengendara mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, maka angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh himbauan dan edukasi terkait tertib berlalu lintas berhasil disampaikan kepada para pengemudi angkutan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan. Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan pun berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi dan pelayanan guna mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

(Irpan Has)

62 Jamaah Umrah Diberangkatkan dari Sinunukan, PT Cardoba Berangkatkan Satu Jamaah Gratis.

MANDAILING NATAL. kabarbangsa.ny.id – Minggu, 21 Juni 2026.


Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelataran Masjid Raya Jami’ Al Ma’ruf Desa Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, H. Abdul Rizal Harahap selaku ketua IPHI Kecamatan Sinunukan melepas pemberangkatkan sebanyak 62 jamaah umrah diberangkatkan menuju Tanah Suci oleh PT Cardoba Kabupaten Mandailing Natal, yang dipimpin oleh Sarmadan Situmorang, SKM, pada Minggu.

Salah seorang jama’ah umroh Zubeir Matondang tokoh agama juga Kamad MDTA AL MU’TAJIN Kecamatan Sinunukan, meminta kepada seluruh masyarakat akan do’a kepada pengantar agar kami para jama’ah diberikan kesehatan sejak pergi hingga kepulangan ketanah air.

Para jamaah yang terdiri dari 25 laki-laki dan 37 perempuan tersebut berasal dari empat kecamatan, yakni Sinunukan, Batahan, Lingga Bayu, dan Batang Natal.

Keberangkatan mereka mendapat sambutan luar biasa dari keluarga dan masyarakat yang turut mengantar hingga ke lokasi pelepasan.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari iring-iringan pengantar yang mencapai lebih dari 50 unit kendaraan roda empat serta ratusan kendaraan roda dua, menciptakan suasana meriah sekaligus mengharukan bagi para calon tamu Allah.

Dalam sambutannya, Pimpinan PT Cardoba Kabupaten Mandailing Natal, Sarmadan Situmorang, SKM, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih PT Cardoba sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar, sehat, dan memperoleh umrah yang mabrur.
Pada kesempatan tersebut.

Sarmadan Situmorang Sos, Pimpinan PT Cardoba Berkah Mandiri Tour and Travel memberikan satu 1 tiket keberangkatan umrah secara gratis kepada tokoh agama/masyarakat seorang sebagai bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat yang ingin menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sinunukan, Alimora Siagian, S.Sos.I, mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa mematuhi tata tertib dan arahan yang telah diberikan selama pelaksanaan manasik umrah.

“Kami berharap seluruh jamaah tetap mengikuti aturan dan petunjuk yang telah disampaikan saat manasik. Disiplin dalam perjalanan dan menjaga kekompakan akan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.

Nasihat keagamaan juga disampaikan oleh tokoh agama H. Amiruddin Pulungan. Dalam pesannya, ia mengajak para jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, serta menjaga niat yang ikhlas selama menjalankan ibadah.

“Kita harus selalu menyandarkan diri kepada Allah SWT. Perbanyak istighfar, perbanyak doa, dan mohon perlindungan-Nya agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik serta mendapatkan keberkahan,” pesannya.

Pelepasan jamaah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Tangis haru keluarga yang melepas keberangkatan sanak saudara mereka menjadi pemandangan yang mengiringi perjalanan para jamaah menuju Tanah Suci.

Masyarakat berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah umrah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta membawa predikat umrah yang mabrur dan mabrurah.

(MO)

Ketua PW KAMMI Sumut Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Terkait pemberitaan mengenai langkah Hasan Basri yang mengatasnamakan Ketua PW KAMMI Sumatera Utara dan membawa persoalan organisasi ke Mabes Polri, sejumlah pihak mempertanyakan legitimasi kepemimpinan tersebut.

Ketua PW KAMMI Sumut Irham Sadani Rambe menegaskan bahwa klaim kepemimpinan Hasan Basri sebagai Ketua PW KAMMI Sumut tidak memiliki dasar yang sah secara organisasi. Pasalnya, dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VII KAMMI Sumut di Tapanuli Tengah, yang bersangkutan tidak tercatat sebagai calon Ketua PW KAMMI Sumut.

“Sejak awal proses Muswil berjalan sesuai mekanisme organisasi. Hasan Basri tidak terdaftar sebagai calon ketua dalam kontestasi tersebut. Maka sangat disayangkan apabila kemudian muncul klaim kepemimpinan yang tidak sesuai dengan aturan organisasi,” ujar Irham, Minggu (21/6/2026).

PW KAMMI Sumut mengakui bahwa dinamika organisasi di tingkat pusat memang sedang mengalami perbedaan pandangan. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menciptakan dualisme kepemimpinan di tingkat wilayah apalagi di Sumatera Utara.

“Kita berharap KAMMI Sumatera Utara tetap berada dalam satu garis kepemimpinan organisasi yang sah. Jangan sampai organisasi yang dibangun dengan semangat perjuangan kader justru ditarik ke kepentingan kelompok maupun kepentingan politik tertentu,” tegasnya.

Terkait laporan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dibawa ke ranah hukum, PW KAMMI Sumut menilai persoalan tersebut merupakan dinamika internal organisasi yang telah disalahpahami.

PW KAMMI Sumut membantah adanya tindakan pengeroyokan sebagaimana yang dituduhkan dan menyatakan bahwa pihaknya merasa dirugikan atas narasi yang berkembang di publik.

“Pasca kejadian sebenarnya sudah ada upaya komunikasi dan mediasi. Namun, proses tersebut tidak berjalan karena pihak tertentu memilih membawa persoalan ini ke ruang publik. Kami melihat ada upaya membangun opini yang dapat merugikan nama baik organisasi,” katanya.

PW KAMMI Sumut juga menyampaikan bahwa pihaknya menghormati proses hukum dan meminta agar semua pihak mengedepankan fakta serta tidak menjadikan persoalan internal organisasi sebagai konsumsi politik.

Selain itu, PW KAMMI Sumut menilai kinerja Kapolrestabes Medan selama ini berjalan dengan baik dan profesional. Hal tersebut terlihat dari berbagai pelayanan publik maupun pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk dalam menghadapi dinamika aksi demonstrasi di Kota Medan yang berlangsung secara humanis dan kondusif.

“Kami melihat kepemimpinan Kapolrestabes Medan saat ini telah menjalankan tugas dengan baik. Polri harus terus didukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

PW KAMMI Sumut berharap seluruh kader dan keluarga besar KAMMI dapat kembali mengedepankan nilai persaudaraan, musyawarah, dan menjaga marwah organisasi agar tidak terpecah oleh kepentingan sesaat.

PW KAMMI Sumut juga menyoroti adanya pihak yang membawa nama organisasi hingga ke Mabes Polri dengan membangun narasi terkait pencopotan Kapolrestabes Medan. Menurut Irham, langkah tersebut sangat disayangkan karena berpotensi menciptakan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

“Kita sangat menyayangkan ada kelompok tertentu yang membawa persoalan internal organisasi lalu dikaitkan dengan kinerja aparat kepolisian. Apalagi sampai muncul narasi pencopotan Kapolrestabes Medan. Ini sangat memalukan dan menunjukkan adanya ketidakdewasaan dalam menyelesaikan dinamika organisasi,” ujar Irham.

Ia menilai narasi tersebut bisa saja muncul akibat kepentingan kelompok tertentu yang tidak memahami mekanisme organisasi maupun persoalan secara utuh. Menurutnya, hal itu justru dapat merugikan institusi Polri, khususnya jajaran Polrestabes Medan yang selama ini telah bekerja menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Jangan karena tidak memahami dinamika internal organisasi kemudian kegaduhan tersebut dikaitkan dengan kegagalan Kapolrestabes Medan. Masyarakat yang tinggal di Kota Medan tentu bisa melihat berbagai kerja-kerja progresif yang telah dilakukan Polrestabes Medan dalam menjaga kondusivitas kota ini,” katanya.

PW KAMMI Sumut menegaskan bahwa kritik terhadap institusi negara merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan berdasarkan fakta dan tidak boleh dibangun dari konflik internal yang kemudian diarahkan menjadi opini terhadap kinerja aparat.

Willyam Pasaribu

Komunitas SAS dan KMC Gelar Kopdar Jelang Pelantikan Pengurus PAN se-Sumatera Utara Bersama Tim Patroli Reaksi Cepat Kota Medan.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Komunitas Sunmori Amplas Sekitarnya (SAS) bersama Kedan Matic Club (KMC) menggelar kopi darat (kopdar) menjelang pelantikan Pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) se-Sumatera Utara yang akan berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (20/6/2026).


Kegiatan kopdar yang dilaksanakan di Sha Kuphie, Jalan Tuasan, Medan Tembung, tersebut turut dihadiri Tim Patroli Reaksi Cepat Kota Medan yang akan membantu pengawalan rombongan menuju lokasi pelantikan.
Ketua KMC Kota Medan, Muhammad Rizky, mengatakan kegiatan kopdar tersebut merupakan bagian dari persiapan menjelang pelantikan Pengurus PAN se-Sumatera Utara.


“Kopdar ini merupakan persiapan menjelang pelantikan Pengurus PAN se-Sumatera Utara. Dalam kegiatan ini, kami juga mendapat bantuan pengawalan dari Tim Patroli Reaksi Cepat Kota Medan,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua SAS, Indra, menyampaikan bahwa kegiatan kopdar kali ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus memantapkan persiapan keberangkatan menuju lokasi pelantikan di Deli Serdang.
“Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar komunitas sekaligus persiapan menghadiri pelantikan Pengurus PAN di Deli Serdang,” katanya.


Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Tim Patroli Reaksi Cepat Kota Medan, Williyam Pasaribu, mengucapkan terima kasih kepada KMC dan SAS yang telah mengundang pihaknya dalam kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KMC dan SAS yang telah mengundang Tim Patroli Reaksi Cepat Kota Medan dalam kegiatan kopdar ini. Terima kasih juga atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mengawal rombongan dari Medan menuju Deli Serdang. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus terjaga serta kita semua senantiasa diberikan kesehatan,” ujar Williyam Pasaribu.


Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan sebagai wujud sinergi antar komunitas serta dukungan terhadap kelancaran pelantikan Pengurus PAN se-Sumatera Utara.

(Williyam Pasaribu)

Remaja 16 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Babura, Tim Gabungan Lakukan Pencarian.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Minggu. 21 Juni 2026.

Seorang remaja bernama Satra Yuda (16), warga Jalan Subur II, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, dilaporkan hanyut dan hilang di aliran Sungai Babura, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Informasi yang diterima dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Medan menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Sungai Babura yang berada di Jalan Cinta Karya Gang Muhajirin, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu sedang mandi bersama sembilan orang temannya di sungai tersebut. Saat hendak menyeberang, korban dan rekan-rekannya menghadapi arus sungai yang cukup deras.

Dalam kejadian itu, korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus sehingga tenggelam. Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban tidak lagi terlihat di permukaan air dan akhirnya dinyatakan hilang.

Laporan kejadian pertama kali diterima Posko Siaga Bencana BPBD Kota Medan dari Lurah Sari Rejo, Imam Bashori. Setelah menerima laporan, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak kelurahan, kepala lingkungan, serta keluarga korban.

Selain melakukan pendataan dan pengumpulan informasi terkait kronologi kejadian, BPBD Kota Medan juga meneruskan laporan tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan guna mempercepat proses pencarian korban.

Saat ini, BPBD Kota Medan bersama Basarnas dan unsur terkait masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pihak keluarga berharap korban dapat segera ditemukan, sementara masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika arus sedang deras.

Redaksi

Imam Afkiri Tegaskan Transparansi Anggaran, Masyarakat Diajak Awasi Penggunaan Dana Desa.

SINUNUKAN – Mandailing Natal, kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Coffebreak bersama awak media Sb.id Kedes Sinunukan III Imam Afkiri berbincang perihal
Pemerintah Desa Sinunukan III.Menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan memaparkan secara terbuka penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat dan awak media. Jum’at. (19/6/2026).

Kepala Desa Sinunukan III, Imam Afkiri, menegaskan bahwa keterbukaan pengelolaan keuangan desa merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah desa kepada masyarakat.

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui setiap penggunaan anggaran yang bersumber dari negara dan dikelola oleh pemerintah desa.
“Kami ingin seluruh masyarakat mengetahui secara jelas dan terbuka ke mana arah penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.

Transparansi ini penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan, sehingga tidak muncul kecurigaan, kesalahpahaman, maupun informasi yang tidak benar di tengah masyarakat,” ujar Imam Afkiri.

Pada Tahun Anggaran 2026, Desa Sinunukan III menerima Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp323.184.000 dan Dana Desa (DD) sebesar Rp274.312.000.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan desa, pembinaan sosial kemasyarakatan, pembangunan fisik, hingga program penanggulangan kemiskinan.

Di bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, anggaran digunakan untuk pembayaran penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa serta perangkat desa, operasional pemerintahan desa, tunjangan dan operasional BPD, operasional RT/RW, hingga peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan.

Sementara itu, pada bidang pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, dana dialokasikan untuk mendukung kegiatan PAUD dan MDTA, petugas keagamaan, Posyandu, pengelolaan aplikasi digital desa, pembinaan Karang Taruna, PKK, peringatan HUT Kemerdekaan RI, serta pengembangan produk unggulan ketahanan pangan desa.

Untuk sektor pembangunan, Pemerintah Desa Sinunukan III menganggarkan Rp110.750.000 guna melanjutkan pembangunan panggung kemasyarakatan desa yang diharapkan menjadi sarana pendukung berbagai kegiatan sosial, seni dan budaya kemasyarakatan.

Sedangkan pada bidang penanggulangan kemiskinan, pemerintah desa mengalokasikan Rp32.400.000 untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, yang diperuntukkan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat sesuai ketentuan pemerintah.

Imam Afkiri menambahkan bahwa seluruh program yang telah direncanakan merupakan hasil musyawarah dan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat desa.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan kritik, saran, maupun masukan yang membangun. Pengawasan dari masyarakat sangat kami harapkan agar setiap program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” katanya.

Langkah keterbukaan yang dilakukan Pemerintah Desa Sinunukan III ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas publik.

Dengan dipublikasikannya rincian penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2026, Pemerintah Desa Sinunukan III berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa semakin meningkat serta mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam mengawal pembangunan demi terwujudnya desa yang maju, transparan, dan sejahtera.

Imam Afikri selaku kepala Desa Sinunukan III juga mengajak seluruh elemen jangan pernah ragu mengawasi segala kegiatan desa yang menggunakan dana dari Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) warga berhak sampaikan kepada kami jika ada hal yang tidak sesuai dengan tegas Masyarakat Diajak Awasi Penggunaan Dana Desa tegas kepala Desa Sinunukan III Imam Afkiri.

(MO)

Penghubung antar Kecamatan jalan Kabupaten mengancam keselamatan, bergoyang saat dilalui kendaraan.

SINUNUKANMandailing Natal – kabarbangsa.my id – Sabtu 20 Juni 2026.


Lagi-Lagi PT Palmaris Raya Turun Tangan Rawat Jembatan Muara Batang Bangko, Pemerintah Dinilai Abai.Di tengah kondisi Jembatan Muara Batang Bangko yang semakin memprihatinkan, pihak PT Palmaris Raya kembali melakukan perawatan penggantian kayu balok terhadap jembatan penghubung yang berada di ruas jalan provinsi tersebut.

Kondisi jembatan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai keseriusan pemerintah dalam menjaga infrastruktur vital yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

Jembatan Muara Batang Bangko yang menghubungkan sejumlah desa dan menjadi akses penting antar kecamatan di wilayah Kecamatan Sinunukan dan sekitarnya dibangun sekitar tahun 1992. Namun, selama lebih dari tiga dekade berdiri, masyarakat menilai jembatan tersebut nyaris tidak pernah mendapatkan perawatan menyeluruh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Saat ini kondisi jembatan dinilai sangat mengkhawatirkan. Sejumlah komponen utama konstruksi mengalami kerusakan serius. Besi penyangga berbentuk “H” dilaporkan telah berkali-kali disambung akibat kerusakan, sementara beberapa bagian besi silang (cross bracing) sudah terlepas dari dudukannya.
Melihat kondisi tersebut, banyak warga menilai jembatan sebenarnya sudah tidak layak lagi digunakan untuk lalu lintas kendaraan bermuatan berat.

Dimana kontruksi bangunan sudah sangat parah, jika kendaraan roda empat lewat jembatan akan bergoyang karena siku siku jembatan sudah lepas.

Padahal setiap hari jembatan ini dilintasi truk pengangkut hasil perkebunan, kendaraan pembawa sembako, material bangunan, hingga aktivitas masyarakat umum.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antar desa, tetapi jalur utama roda perekonomian masyarakat.

Jika sampai terjadi kerusakan yang lebih parah atau bahkan ambruk, dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujar salah seorang warga yang melintas.

Ironisnya, meski kondisi jembatan sudah berulang kali menjadi perhatian publik, realisasi perbaikan permanen hingga kini belum juga terlihat.

Puluhan kali tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara maupun Kabupaten Mandailing Natal disebut telah melakukan peninjauan lapangan. Namun hasil peninjauan tersebut belum berujung pada pembangunan maupun rehabilitasi menyeluruh.

Akibat belum adanya tindakan nyata dari pemerintah, pihak PT Palmaris Raya kembali mengambil inisiatif melakukan perawatan darurat guna memastikan jembatan tetap dapat dilalui dan meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Langkah perusahaan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi tamparan bagi pemerintah karena infrastruktur yang merupakan aset publik justru berkali-kali diselamatkan oleh pihak swasta.
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera menetapkan perbaikan Jembatan Muara Batang Bangko sebagai prioritas pembangunan. Pasalnya, keselamatan ribuan pengguna jalan tidak boleh terus-menerus bergantung pada perbaikan darurat.

Salah seorang staf dari PT Palmaris Raya Dedy (KTU) saat di hubungi awak media menyatakan benar kami selalu memperbaiki jembatan dan merawat jalan adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat pengguna jalan dan jembatan.

Jembatan ini jika tidak segera ditangani, kekhawatiran masyarakat bukan lagi soal kenyamanan, melainkan potensi terjadinya musibah yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut.
“Jangan tunggu jembatan putus atau memakan korban jiwa baru dilakukan perbaikan.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas sejumlah tokoh masyarakat setempat.

(MO)

Kapolres Langkat Pimpin Peletakan Batu Pertama Sumur Bor untuk Warga Tanjung Putus.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Minggu. 21 Juni 2026.

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan peletakan batu pertama pembangunan sumur bor hasil kolaborasi Polres Langkat dengan PTPN IV Regional II Distrik Rayon Utara di Dusun Bukit Barat, Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri para Pejabat Utama Polres Langkat, jajaran PTPN IV Regional II, unsur Forkopimcam, Bhayangkari, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan akses air bersih.

Dalam sambutannya, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa kehadiran Polri harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat.

Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Bukit Barat serta memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Kapolres.

Sebagai tanda dimulainya pembangunan, Kapolres Langkat didampingi Manager PTPN IV Regional II Rayon Utara Ir. Irfan Husni melakukan peletakan batu pertama pembangunan sumur bor yang direncanakan memiliki kedalaman sekitar 70 meter.

Program tersebut menjadi bukti sinergitas antara Polres Langkat dan PTPN IV dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan warga. Melalui program Polri Untuk Masyarakat, Polres Langkat terus berupaya hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.

Antusiasme warga terlihat saat mengikuti rangkaian kegiatan. Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Kapolres Langkat yang telah menghadirkan program pembangunan sumur bor di wilayah mereka.

Warga berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Dusun Bukit Barat.

Di akhir kegiatan, Kapolres Langkat juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan Layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menyampaikan pengaduan, atau melaporkan gangguan kamtibmas.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.


(B.Panjaitan)

Kasat Lantas Polres Langkat Optimalkan Pengaturan Arus Lalu Lintas Demi Kelancaran Aktivitas Masyarakat.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Minggu, 21 Juni 2026.

Satuan Lalu Lintas Polres Langkat melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Langkat, Sabtu (20/6/2026), guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Kegiatan tersebut berada di bawah kendali dan pengawasan Kasat Lantas Polres Langkat AKP MHD. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T. sebagai bentuk komitmen Polres Langkat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Langkat.

Personel Sat Lantas ditempatkan di sejumlah persimpangan dan titik rawan kepadatan arus lalu lintas untuk melaksanakan pengaturan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Selain melaksanakan pelayanan pagi kepada masyarakat, personel Sat Lantas Polres Langkat juga melaksanakan pengawalan dan pengaturan lalu lintas dalam rangka pengamanan jalur kunjungan Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K. di wilayah hukum Polres Langkat.

Berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan teguran serta melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata sebagai upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Jekson Situmorang, Kapolres Langkat menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sat Lantas yang terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa pelayanan lalu lintas yang optimal tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Kabupaten Langkat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, melaporkan gangguan kamtibmas, kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun kejadian darurat lainnya.

Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam secara gratis sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat.

Polres Langkat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang lalu lintas, guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Langkat.


(B. Panjaitan)