Suasana di halaman Mapolres Binjai tampak berbeda. Deretan papan karangan bunga memenuhi sisi jalan masuk hingga area sekitar kantor polisi, menandai berlangsungnya serah terima jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polres Binjai. Pemandangan tersebut menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Karangan bunga yang berjejer rapi menjadi simbol ucapan selamat sekaligus harapan atas amanah baru yang diemban para pejabat yang dilantik. Sertijab ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Kapolres Binjai memimpin langsung prosesi pergantian sejumlah pejabat utama berdasarkan keputusan mutasi yang dikeluarkan oleh Polda Sumatera Utara.
Di balik kemeriahan papan bunga yang menghiasi Mapolres Binjai, publik kini menaruh harapan besar agar pergantian pejabat tidak hanya menjadi seremonial belaka. Masyarakat menunggu langkah nyata dalam penegakan hukum, pemberantasan narkoba, pelayanan publik yang cepat, serta peningkatan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Binjai.
Pergantian jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang biasa, namun hasil kerja dan kedekatan dengan masyarakatlah yang akan menjadi ukuran keberhasilan pejabat baru. Tantangan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan kerja nyata, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat.
Dengan dihujaninya Polres Binjai oleh papan karangan bunga ucapan selamat, masyarakat berharap momentum Sertijab ini menjadi awal lahirnya semangat baru untuk mewujudkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan dicintai rakyat.
MANDAILING NATAL.kabarbangsa.my.id – Rabu, 24 Juni 2026.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia sepak bola usia dini Kabupaten Mandailing Natal. Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru (BBB) resmi menjadi wakil Kabupaten Mandailing Natal pada ajang Kompetisi Mini Soccer PSSI Piala Presiden 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar pada 26 Juni 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah SSB Bina Putra BBB tampil impresif dan keluar sebagai juara pada babak penyisihan Zona Pantai Barat yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Kompetisi tersebut diikuti oleh enam tim terbaik, yaitu SSB Salingka Batahan, SSB Batahan Utama, SSB Sinunukan I, SSB Alfar Banjar Aur, SSB Glos Tanco Tapus, dan SSB Bina Putra BBB.
Melalui perjuangan yang penuh semangat dan kerja keras, SSB Bina Putra BBB berhasil melaju hingga partai final menghadapi SSB PSKK Kotanopan yang digelar di Stadion Panyabungan. Pada laga puncak tersebut, SSB Bina Putra BBB sukses meraih kemenangan tipis namun berharga dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Rafa Alfaro pada babak kedua, sekaligus memastikan tiket menuju kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Utara dan mengantarkan SSB Bina Putra BBB menjadi wakil Kabupaten Mandailing Natal pada ajang tersebut.
Abdi Putra Negara Pulungan, SH., MH., saat ditemui pelatih dan manajer SSB Bina Putra BBB, menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas keberhasilan tim membawa nama Kecamatan Sinunukan hingga menjadi utusan Kabupaten Mandailing Natal.
“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih karena telah membawa nama Kecamatan Sinunukan. Terlebih lagi, kini bisa menjadi utusan kabupaten. Saya mendukung perjuangan ini dan berdoa agar seluruh pemain tetap semangat dalam meraih kemenangan pada kompetisi mendatang,” ujarnya.
Pelatih SSB Bina Putra BBB, Gusti Saputra, kepada awak media menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih timnya. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, para pemain dalam kondisi siap dan memiliki semangat tinggi untuk membawa nama baik Mandailing Natal di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kami berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya terkait fasilitas transportasi untuk keberangkatan tim,” kata Gusti Saputra.
Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Mandailing Natal, Arif Munandar, melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa ASKAB PSSI memiliki tanggung jawab besar dalam membina dan mengembangkan sepak bola di daerah.
Menurutnya, ASKAB PSSI Mandailing Natal berkewajiban melakukan pembinaan terhadap klub-klub sepak bola di tingkat kabupaten, menyelenggarakan kompetisi lokal secara berkelanjutan, melakukan pembinaan pemain usia dini dan remaja, mengembangkan kualitas pelatih dan wasit, serta menjadi wadah organisasi sepak bola di Kabupaten Mandailing Natal.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Mandailing Natal, Parlin. Ia memberikan motivasi kepada para pemain dan pelatih agar terus meningkatkan prestasi serta menjaga semangat juang dalam membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Kadispora menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan bidang olahraga untuk mengupayakan bantuan dan dukungan bagi tim yang akan berlaga pada kompetisi tingkat provinsi.
Keberhasilan SSB Bina Putra BBB menjadi wakil Kabupaten Mandailing Natal pada ajang Mini Soccer PSSI Piala Presiden 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi klub-klub sepak bola lainnya untuk terus berprestasi. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan seluruh insan sepak bola dinilai sangat penting guna melahirkan talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama Mandailing Natal di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan semangat juang dan persiapan yang matang, masyarakat Mandailing Natal kini menaruh harapan besar kepada SSB Bina Putra BBB agar kembali menorehkan prestasi dan mengibarkan nama daerah di kancah sepak bola Sumatera Utara.
Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai menggelar kegiatan Lomba Mewarnai, Menggambar, dan Melukis yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 26–28 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Binjai mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Emas melalui ANANDA Bersinar.”
Lomba ini diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk memberikan kesempatan yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta, perlombaan dibagi ke dalam tiga kategori.
Kategori mewarnai diperuntukkan bagi siswa TK dan SD kelas 1 hingga kelas 3. Sementara kategori menggambar diikuti oleh siswa SD kelas 4 hingga kelas 6. Adapun kategori melukis diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMP dan SMA. Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, MH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BNN dalam membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Menurutnya, selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan kreativitas bagi para pelajar, sehingga mereka dapat menyalurkan bakat dan minatnya melalui kegiatan yang positif.
Peserta lomba akan memperebutkan berbagai hadiah berupa piala, uang pembinaan, souvenir, serta sertifikat yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan prestasi yang ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, BNN Kota Binjai berharap dapat menanamkan semangat hidup sehat, berkarya, serta menjadikan generasi muda sebagai pelopor dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai positif, kreativitas, serta kesadaran akan bahaya narkoba dapat semakin tertanam dalam diri para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. “Mari Bersama Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba.”
Bendahara Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Utara, Ananda Ferdianta Sebayang, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pematangsiantar beserta jajaran atas keberhasilan mendorong seluruh tersangka kasus penganiayaan maut di kawasan Taman Bunga untuk menyerahkan diri dan menjalani proses hukum.
Menurut Ananda, penyerahan diri para tersangka merupakan bukti nyata dari kerja-kerja institusi kepolisian yang berjalan efektif di bawah kepemimpinan Kapolres Pematangsiantar yang tegas dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (23/6/2026).
“SEMMI Sumut mengapresiasi ketegasan Kapolres Pematangsiantar beserta jajaran dalam menangani kasus ini. Penyerahan diri para tersangka menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku tindak pidana untuk menghindari proses hukum. Ini merupakan bagian dari keberhasilan kerja institusi kepolisian dalam menghadirkan kepastian hukum di tengah masyarakat,” ujar Ananda Ferdianta Sebayang.
Ia menilai ultimatum yang disampaikan Kapolres Pematangsiantar kepada para pelaku menunjukkan keberanian dan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Ananda menyatakan dukungan penuh kepada Kapolres Pematangsiantar untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.
“Kami mendukung Kapolres Pematangsiantar untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Apabila terdapat pihak lain yang berperan sebagai aktor intelektual atau otak pelaku, maka harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh demi memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat,” tegasnya.
PW SEMMI Sumut berharap proses hukum dapat terus berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan sehingga mampu memberikan kepastian hukum serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Labuhanbatu Selatan bersama seluruh Polsek jajaran menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 250 warga kurang mampu di Lapangan Satpas SIM Polres Labuhanbatu Selatan, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. didampingi Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Priyantoko S.H. M.H. para Pejabat Utama (PJU) Polres Labuhanbatu Selatan, para Kapolsek jajaran, serta Ketua Cabang Bhayangkari Ny Olivia Aditya Sembiring dan pengurus Bhayangkari.
Sebanyak 250 paket bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat yang masuk kategori fakir miskin, yatim piatu, tukang becak, dan pekerja gali kubur. Bantuan tersebut terdiri dari beras, minyak goreng, gula putih, teh bubuk, telur, dan mi instan sebagai kebutuhan pokok sehari-hari.
Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi 100 paket dari Polres Labuhanbatu Selatan, serta masing-masing 30 paket dari Polsek Kotapinang, Polsek Torgamba, Polsek Kampung Rakyat, Polsek Sungai Kanan, dan Polsek Silangkitang.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya Sembiring mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga saat yang tepat untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar AKBP Aditya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, namun diharapkan dapat meringankan beban ekonomi dan menjadi wujud kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima. Kepedulian sosial seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat,” tambahnya.
Suasana haru dan penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah penerima bantuan tampak bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Labuhanbatu Selatan. Kehadiran para personel Polri yang menyerahkan bantuan secara langsung turut menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat serta mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Irpan Has)
LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Selasa, 23 Juni 2026.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si bersama jajaran mendukung penuh pelaksanaan Bakti Kesehatan Polda Sumatera Utara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (23/6/2026).
Sebagai tuan rumah, Polres Langkat melakukan berbagai persiapan dan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Kapolres Langkat turut menyambut dan mendampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., beserta rombongan saat meninjau langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga Kabupaten Langkat.
Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang disediakan secara gratis.
Berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengobatan dokter umum dan dokter gigi, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, kulit, paru, dan bedah, pemeriksaan laboratorium sederhana (mini lab), skrining Tuberkulosis (TB), donor darah, serta khitanan massal.
Selain itu, tersedia pula pelayanan bagi penyandang disabilitas berupa bantuan alat bantu dengar, kursi roda, tongkat bantu jalan, kruk, dan kaki palsu.
Masyarakat juga menerima pelayanan imunisasi, keluarga berencana (KB), bantuan paket gizi bagi anak stunting, kacamata baca, serta paket imunitas untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, salah satunya pelayanan kesehatan gratis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa program Bakti Kesehatan Polri sangat dibutuhkan.
Warga mengaku terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan diberikan secara gratis.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Langkat juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun keadaan darurat yang memerlukan kehadiran petugas kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir.
MEDAN – KabarBangsa My.ld – Menanggapi pemberitaan viral di media sosial terkait dugaan praktik prostitusi online di wilayah hukumnya, jajaran Polsek Medan Barat bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lapangan pada Selasa (23/6/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Langkah responsif ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Barat, KOMPOL Dr. Made Wira Suhendra, S.I.K., M.H., didampingi Kanit Reskrim IPTU Senior Sianturi, S.H., M.H., Panit I IPDA E. Ginting, S.H., Panit II IPDA E. Sitorus, S.H., M.H., serta personel opsnal Polsek Medan Barat.
Kapolrestabes Medan, KOMBES POL. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan tindak lanjut atas pemberitaan dari salah satu media sosial/online yang menyebutkan adanya marak praktik prostitusi online di lokasi yang tidak jauh dari Mapolsek Medan Barat. Sisir Tiga Lokasi, Gandeng Kepala Lingkungan Petugas gabungan menyisir tiga titik lokasi panti kusuk yang menjadi sorotan dalam pemberitaan tersebut, di antaranya: Refleksi Kusuk Ratu, Jl. Brayan Kota, Kel. Brayan Kota, Kec. Medan Barat. Kusuk Lulur Sifa, Jl. Pertahanan, Kel. Brayan Kota, Kec. Medan Barat. Kusuk Lulur ER, Jl. Pertahanan, Kel. Brayan Kota, Kec. Medan Barat. Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian juga melibatkan elemen masyarakat setempat dengan berkoordinasi langsung kepada Kepala Lingkungan (Kepling) 13, Ahmad Ilham, dan Kepling 14, Hegi, serta didampingi oleh petugas Bhabinkamtibmas. Hasil Pemeriksaan: Nihil Prostitusi dan Eksploitasi Anak Berdasarkan hasil penelusuran mendalam dan pemeriksaan di ketiga lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya bukti terjadinya praktik prostitusi online maupun eksploitasi anak di bawah umur. ”Dari hasil pengecekan langsung bersama pihak kepling di lokasi, kami tidak menemukan adanya praktik prostitusi online seperti yang diberitakan. Kami juga memastikan tidak ada anak di bawah umur yang dipekerjakan di tempat-tempat kusuk tersebut,” jelas pihak kepolisian dalam keterangannya. Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pengelola panti kusuk agar tetap mematuhi aturan hukum dan menjaga ketertiban umum. Komitmen Intelijen dan Pengawasan Berkelanjutan Meski tidak ditemukan pelanggaran pada pengecekan kali ini, Polrestabes Medan melalui Polsek Medan Barat menegaskan tidak akan lengah. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menjalankan Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa penyelidikan mendalam terhadap setiap informasi yang masuk, baik dari media sosial, media cetak, maupun laporan langsung dari masyarakat. Pihak kepolisian bersama pihak kelurahan dan kepala lingkungan setempat juga akan melakukan pengawasan dan patroli berkala guna mengantisipasi segala bentuk penyakit masyarakat (pekat). Tindakan tegas dipastikan akan diambil jika di kemudian hari ditemukan adanya praktik prostitusi atau pelanggaran hukum lainnya. Hingga kegiatan pengecekan selesai dilaksanakan, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
LANGKAT, kabarbangsa.my.id – Selasa, 23 Juni 2026.
Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Di bawah arahan dan pengendalian Kasat Res Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H., personel berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang tersangka beserta barang bukti sabu seberat bruto 53 gram.
Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 18.15 WIB di Jalan Proklamasi, Desa Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Langkat terkait adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Kasat Res Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Res Narkoba segera memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan dan penindakan.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan teknik undercover buy, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial BN (30), warga Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik yang dilakban berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 53 gram, satu plastik asoy warna merah, satu plastik kemasan makanan ringan kosong, dan satu lembar tisu.
Saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.
Selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Sat Res Narkoba Polres Langkat guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut serta pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
Sementara itu, melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Jekson Situmorang, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M. Si menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sat Res Narkoba yang terus bekerja secara profesional dalam memberantas peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Langkat.
Kapolres Langkat menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan salah satu prioritas Polri karena narkotika menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa.
Polres Langkat juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun pengaduan melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam atau langsung menghubungi kantor kepolisian terdekat.
Setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan bertanggung jawab demi mewujudkan Kabupaten Langkat yang aman dan bersih dari narkoba.