Respon Cepat Aduan Warga, TRC Kota Medan Amankan Remaja Diduga Provokator Tawuran di Terowongan Tembung.

MEDAN, kabarbangsa.my.id – Menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya aksi tawuran remaja di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Medan bergerak cepat melakukan patroli dan penindakan di lokasi, Selasa (2/6/2026).
Informasi mengenai aktivitas tawuran tersebut diterima TRC Kota Medan melalui pesan masyarakat yang masuk ke media sosial resmi TRC, baik melalui Instagram maupun TikTok. Aduan tersebut juga sempat viral dan menjadi perhatian publik karena aksi tawuran disebut kerap terjadi hampir setiap sore hari, sehingga mengganggu ketertiban dan menimbulkan rasa takut bagi warga sekitar.
Ketua Tim TRC Kota Medan, Reza Wahyudi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim langsung melakukan pemantauan dan penyamaran di lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.
“Sesampainya di lokasi, tim menemukan adanya aktivitas yang diduga merupakan aksi tawuran di atas Terowongan Tembung. Saat petugas melakukan penyergapan, para remaja yang berada di lokasi berhamburan melarikan diri. Namun, satu orang pemuda yang diduga berperan sebagai provokator berhasil diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reza Wahyudi saat ditemui wartawan di Mapolsek Medan Tembung.
Remaja yang diamankan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian guna menjalani proses pendataan dan pembinaan sesuai prosedur yang berlaku. Pihak kepolisian juga berencana memanggil orang tua serta pihak sekolah yang bersangkutan sebagai langkah edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Keselamatan Generasi Muda Menjadi Prioritas Bersama
Sementara itu, Sekretaris Jenderal TRC Kota Medan, Willyam Pasaribu, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli rutin di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung yang selama ini dikenal sebagai titik rawan terjadinya tawuran.
Menurutnya, permasalahan tawuran remaja tidak bisa diselesaikan hanya melalui penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar dalam memberikan perhatian serta pembinaan kepada generasi muda.
“Kami tidak ingin anak-anak kita kehilangan masa depan hanya karena terlibat dalam aksi tawuran. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dibimbing dan diarahkan kepada kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Willyam Pasaribu.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah serta membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Kepedulian masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda,” tambahnya.
TRC Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, sekaligus mendorong terciptanya ruang yang lebih positif bagi anak-anak dan remaja agar dapat mengembangkan potensi mereka ke arah yang lebih baik.

(Williyam Pasaribu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *