Jembatan Merah Putih di Silangkitang Mulai Dibangun, Permudah Akses Warga antar Desa.

Labusel, kabarbangsa.my.id – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Dusun Tanjung Raya, Desa Binanga Dua, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan resmi dimulai pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Silangkitang, IPTU Rijaldi, S.Psi, S.A.P. ini menjadi langkah nyata membuka akses vital masyarakat sekaligus menghubungkan Desa Mandalasena dengan Desa Binanga Dua.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Silangkitang IPTU Rijaldi, S.Psi, S.A.P. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga dan kelancaran aktivitas ekonomi sehari-hari.“

Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses utama penghubung antar desa. Kami berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar IPTU Rijaldi dalam sambutannya.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Tanjung Raya ini turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan yang diwakili Sekcam Sarino, para Penjabat Kepala Desa se-Kecamatan Silangkitang, tokoh masyarakat, Kepala Dusun Sukrul Ahmadi Ritonga, serta tim pekerja yang dipimpin kepala tukang, Pak Lana.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Silangkitang juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.“

Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah warga,” ungkap IPTU Rijaldi menyampaikan pesan Kapolres.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kapolsek Silangkitang, dilanjutkan sambutan dari perwakilan kecamatan, Penjabat Kepala Desa Binanga Dua, serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.“

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak kepolisian dan pemerintah. Jembatan ini akan sangat membantu aktivitas kami sehari-hari,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Pembangunan jembatan selanjutnya dikerjakan oleh tim tukang di bawah koordinasi Pak Lana bersama tiga anggotanya, dengan pengawasan dari Polsek Silangkitang dan aparat pemerintah desa hingga proyek tersebut selesai.

Kegiatan dalam situasi aman dan kondusif. Pembangunan Jembatan Merah Putih ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi akses masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah di Kecamatan Silangkitang.

(Irpan Has)

Antusias Membludak, 85 Mobil iringi Keberangkatan jama’ah haji Sinunukan — Cordoba travel iringi jama’ah Calhaj .

.Mandailing Natal, kabarbangsa.my.id – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelepasan jamaah haji (calhaj) Kecamatan Sinunukan tahun 2026. Antusias masyarakat begitu tinggi, ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan momen sakral tersebut, bahkan puluhan kendaraan turut mengiringi rombongan menuju ibu kota kabupaten, (25/4/2026).

Pengusaha Travel & Tour, Sarmadan Situmorang, SKM, menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung mengiringi sekaligus masyarakat yang ingin mengantar keluarga mereka, ia menyediakan 1 unit mmobil travel Cordoba gratis menuju titik kumpul jama’ah mesjid Agung Nur alan Nur Panyabungan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran keberangkatan para tamu Allah.“

Antusias masyarakat luar biasa. Ini bukan sekadar pelepasan, tapi momentum kebersamaan dan doa untuk para jamaah,” ungkap Sarmadan di sela kegiatan.

Data di lapangan mencatat, sebanyak 85 mobil milik keluarga dan kerabat turut mengiringi keberangkatan jama’ah haji. Iring-iringan panjang ini sempat menjadi pusat perhatian sepanjang jalur yang dilalui.

Sementara itu, Sutarno SP selaku koordinator lapangan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Selain pengamanan dari pihak kepolisian, pengaturan lalu lintas juga dibantu oleh relawan dari Pramuka, PSHT, dan PWKS.“Kami mengerahkan relawan untuk membantu kelancaran arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.

Jumlah jamaah yang diberangkatkan berasal dari beberapa desa, masing-masing:Desa Widodaren: 6 jamaahDesa Sinunukan III: 6 jamaahDesa lainnya: total keseluruhan mencapai puluhan jamaahDi antara rombongan, sosok Painten (80 tahun) menjadi jamaah tertua, menambah nuansa haru dalam prosesi pelepasan.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan suasana penuh emosional. Tangis haru keluarga pecah saat rombongan mulai diberangkatkan. Doa dan lambaian tangan mengiringi langkah para jamaah menuju perjalanan suci ke Tanah Suci.

Momentum ini bukan hanya menjadi ritual keberangkatan, tetapi juga cerminan kuatnya nilai kekeluargaan dan kebersamaan masyarakat Sinunukan (MO).

Abdi Pulungan & Ali Mora Siagian dan Jeni Saputra SE lepas Jama’ah Haji Sinunukan.

Mandailing Natal, kabarbangsa.my.id – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelepasan jamaah haji Kecamatan Sinunukan tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Ma’ruf, Desa Sinunukan III ini dihadiri ratusan masyarakat yang turut mengantar keberangkatan para tamu Allah menuju Panyabungan, (25/4/2026).

Camat Sinunukan, Abdi Pulungan, SH, MH bersama Kepala KUA Sinunukan, Ali Mora Siagian, S.Sos.I serta Ketua IPHI Kecamatan Sinunukan, H. Abdul Rijal Harahap, secara langsung melepas keberangkatan 18 orang calon jamaah haji.

Dalam sambutannya, Ketua IPHI H. Abdul Rizal Harahap menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan agar seluruh jamaah menjalankan ibadah secara maksimal sesuai dengan bimbingan yang telah diberikan selama ini.“Ini adalah kesempatan terbaik yang diberikan Allah. Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Sinunukan, Ali Mora Siagian, S.Sos.I turut memberikan pesan spiritual dan kesehatan kepada para jamaah. Ia mengimbau agar jamaah memperbanyak zikir, menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat, serta menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci.“Perbanyak minum untuk menghindari dehidrasi, jaga kesehatan, dan jangan lupa titipkan doa untuk kami di kampung halaman,” pesannya.

Acara pelepasan berlangsung usai salat Zuhur sekitar pukul 13.³⁰ WIB. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam seperti Kapolsek Batahan, Danramil 20/Batahan, anggota Dewan putra Sinunukan Jeni Saputra SE, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Diperkirakan sekitar 700 warga memadati lokasi untuk menyaksikan momen sakral tersebut.

Camat Sinunukan, Abdi Pulungan, SH, MH dalam laporannya menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah dilakukan lebih awal dari jadwal semula. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan infrastruktur menuju Panyabungan yang rawan longsor di musim penghujan “Seharusnya keberangkatan dilakukan besok, Minggu (26/04/2026) namun demi waktu dan kelancaran perjalanan jamaah, kita ambil kebijakan berangkat lebih awal,” jelasnya.

Beliau juga berpesan agar seluruh jamaah mempersiapkan diri secara matang, baik fisik maupun mental, serta menjaga niat selama menjalankan ibadah haji.“Gunakan kesempatan ini dengan penuh rasa syukur. Tidak semua orang mendapat panggilan Allah. Jika ada kesempatan untuk membantu sesama jamaah, khususnya dari Sinunukan, maka bantulah,” pesan Abdi Pulungan SH MH.

Kegiatan pelepasan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Para jamaah kemudian diberangkatkan menuju Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan sebagai titik kumpul keberangkatan selanjutnya.Doa dan harapan mengiringi langkah para calon jamaah haji agar senantiasa diberi kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Kloter 6 gelombang pertama Senin sore berangkat melalui bandara internasional Kuala Namo untuk menuju Jeddah setelah masuki asrama haji untuk tes, kesehatan dan pemberian gelang tanda asal jama’ah haji (MO).

Jalan Becek Saat Hujan, Warga Usulkan Paving Blok di Gang Gereja HKBP Utama.

LANGKAT, kabarbangsa.my.id — Warga Gang Gereja HKBP Utama, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan usulkan paving blok guna meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan.‎‎

Gang gereja HKBP Utama yang merupakan jalan akses warga umat kristiani beribadah ini, dihuni oleh 16 keluarga, memiliki jalan buntu sepanjang 100 meter dan lebar 2 meter.

‎‎Rumah ibadah yang berada didalam gang tersebut dilengkapi dengan fasilitas gedung wisma yang sering digunakan warga dalam setiap kegiatan acara adat suka maupun duka, ratusan bahkan ribuan orang berlalu lalang setiap ada acara di gedung tersebut.‎‎

Menurut laporan warga, kondisi jalan becek saat hujan dan sering merepotkan pengguna jalan.

‎‎Dalam musyawarah singkat (20/04/2026), warga sekitar beserta toko pemuda setempat sepakat mengusulkan paving blok di jalan Gang Gereja HKBP Utama dan usulan ini nantinya akan disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Langkat.‎‎

Ketua perkumpulan warga sekitar menjelaskan, “sebelum nya jalan gereja ini sudah pernah mau di paving blok oleh usulan anggota DPRD Langkat di tahun 2023, namun warga yang di gang ini belum semua setuju, dan akhirnya tidak ada titik terang, sehingga jalan batal di paving blok”. Ujar Lawa Tarigan‎‎”

Hari ini kami bersama warga sudah musyawarah untuk mengusulkan paving blok, semoga usulan kami ini nantinya ditanggapi oleh anggota DPRD Langkat”, tambah nya.‎‎

Dalam tanggapan nya, Romelta Ginting mengatakan, “untuk RAPBD sepertinya sudah terlambat karena harus masuk di SIPD. Hanya mungkin di usulkan di PAPBD”, ucap Wakil Ketua DPRD Langkat melalui pesan singkat WhatsApp.‎‎

Warga berharap, semoga Bupati Langkat bisa menanggapi nya agar warga dan jemaat gereja bisa berjalan dengan nyaman saat hujan. (B.Panjaitan)

Viral di media online bahkan di Medsos, Tersentuh Hati Kapolres Labusel Sambangi Armei yang Berjuang Melawan Tumor Ganas di Medan.

Medan, kabarbangsa.my.id – Kabar mengenai perjuangan Armei, warga Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang tengah bertaruh nyawa melawan tumor ganas, akhirnya sampai ke telinga Kapolres Labusel, AKBP Aditya SP Sembiring. Tergerak oleh rasa kemanusiaan, orang nomor satu di jajaran Polres Labusel tersebut langsung bertolak menuju Kota Medan untuk menjenguk warganya yang tengah terbaring lemah.

Pertemuan penuh haru itu terjadi pada Jumat (24/4), di sebuah kamar kos sederhana di kawasan Jalan Bungalau, Kelurahan Kemenangan Tani, Medan Tuntungan.

Di ruangan sempit itulah, Armei selama ini berjuang melewati hari-hari sulitnya dalam keterbatasan ekonomi.Kehadiran AKBP Aditya SP Sembiring, M, S.I.K. didampingi Kanit 2 Sat ResNarkona IPDA Dapot T simanjuntak, S.H. MH ini merupakan respons cepat setelah penderitaan Armei menjadi perhatian publik melalui pemberitaan di berbagai media online dan media sosial.

Tak sekadar datang, Kapolres juga memastikan kehadirannya sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian nyata institusi Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.”

Kami hadir untuk memberikan semangat. Kita doakan bersama agar proses pengobatan berjalan lancar dan beliau segera diberi kesembuhan,” ujar Kapolres di sela-sela kunjungannya.

Aksi sigap Polres Labusel ini menjadi oase bagi keluarga Armei yang selama ini merasa berjuang sendirian, sekaligus membuktikan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk penegakan hukum, tapi juga untuk misi kemanusiaan.

(Irpan Has)

Polres Labuhanbatu Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Tiga Tersangka Diamankan

Labusel, kabarbangsa.my.id – Jajaran Polres Labuhanbatu Selatan kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang tersangka berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika jenis sabu.

Pengungkapan kasus ini berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, sekira pukul 19.00 WIB di Barak Keling, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Adapun identitas para tersangka yang diamankan yakni S alias ST (32), warga Desa Pasir Limau Kapas; N alias Lek Gaol (44), warga Desa Sukoharjo Tanjung Mulia; serta AM alias Andi (34), warga Desa Mampang, Kecamatan Kotapinang.

Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sujono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat melalui layanan Dumas Presisi terkait maraknya transaksi narkotika di lokasi tersebut.“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan menuju lokasi yang dimaksud,” ujar AKP Sujono.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap S alias ST. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu plastik klip berisi sabu seberat 1,80 gram bruto yang dibalut tisu di tangan kiri tersangka. Selain itu, petugas juga menemukan satu plastik klip lainnya berisi sabu seberat 24,19 gram bruto yang disimpan di dalam helm Kawasaki berwarna biru.

Dari hasil interogasi awal, S mengaku memperoleh narkotika tersebut dari dua rekannya, yakni N alias Lek Gaol dan AM alias Andi. Berdasarkan keterangan tersebut, tim segera melakukan pengembangan.Tak berselang lama, kedua tersangka lainnya berhasil ditemukan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal, tepatnya di Jalan Tanjung Medan – Tanjung Mulia saat sedang mengendarai sepeda motor Supra dengan nomor polisi D 3215 ZTJ.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan kaca pirex berisi sabu yang dibungkus timah rokok berwarna kuning di dalam jok sepeda motor.Meski demikian, kedua tersangka tersebut tidak mengakui kepemilikan barang bukti yang ditemukan.Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua plastik klip berisi sabu dengan total berat bruto 25,99 gram, satu kaca pirex, tisu, timah rokok, dua unit sepeda motor, satu helm, serta dua unit telepon genggam.

AKP Sujono menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran narkotika, melalui layanan Call Center Polri di nomor 110.“

Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan dalam membantu pemberantasan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika,” pungkasnya.

(Irpan Has)

Satreskrim Polres Labusel Tangkap Guru Terduga Pelaku Pencabulan Anak Setelah Tujuh Bulan Buron, Polisi Tekankan Perlindungan Korban.

Labusel, kabarbangsa.my.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang terjadi di lingkungan Sekolah Dasar di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang. Seorang guru berinisial ANS (33/lk) telah diamankan setelah sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus ini bermula pada Jumat, 22 Agustus 2025 sekitar pukul 08.30 WIB di SD Negeri di Sisumut. Korban, seorang anak perempuan AR berusia 9 tahun, diduga mengalami tindakan pelecehan oleh pelaku yang merupakan guru di sekolah tersebut.

Peristiwa terungkap setelah orang tua korban, MS (30), menerima informasi dari seorang saksi melalui telepon yang meminta agar menanyakan langsung kepada anaknya. Saat dikonfirmasi, korban mengaku telah diraba pada bagian dada dan paha oleh pelaku saat berada di sekolah. Mendengar pengakuan tersebut, pelapor segera melaporkan kejadian itu ke pihak sekolah dan kemudian ke Polres Labuhanbatu Selatan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasi Humas AKP SUJONO., menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan serangkaian penyelidikan.“

Setelah laporan diterima, kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, korban, serta saksi-saksi, dan mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV. Tersangka sempat melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang,” ujar AKP SUJONO

.Pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di wilayah Perumahan Green City, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat. Penangkapan dilakukan dengan koordinasi bersama Polsek Air Putih.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dilakukan secara sengaja. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu buah gayung berwarna oranye dan satu flashdisk berisi rekaman CCTV.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 418 ayat (2) huruf B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP

.Lebih lanjut, AKP Sujono menyampaikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan dengan pendekatan ramah anak.“

Kami memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal, termasuk pendampingan selama proses hukum berlangsung. Kepentingan terbaik bagi anak menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan visum terhadap korban, gelar perkara, serta melengkapi administrasi penyidikan untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kapolres Labuhanbatu Selatan melalui Kasi Humas mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih meningkatkan pengawasan serta berani melaporkan apabila menemukan indikasi kekerasan terhadap anak.“

Anak-anak adalah generasi masa depan yang harus kita lindungi bersama. Jangan ragu melapor jika ada dugaan tindak kekerasan atau pelecehan,” pungkas AKP SUJONO.

(Irpan Has)