Pemkab Langkat Tegaskan Komitmen Percepat Pendataan Huntap Korban Bencana.

Langkat, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pendataan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Rabu (15/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Langkat Command Centre (LCC) Kantor Bupati Langkat.

Rakor yang digelar melalui Zoom Meeting ini membahas langkah percepatan pendataan serta penanganan pascabencana, khususnya dalam penyediaan hunian tetap yang layak bagi masyarakat terdampak. Pemerintah pusat menekankan pentingnya validitas dan akurasi data sebagai dasar utama dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

Dalam forum tersebut juga disampaikan klasifikasi hunian tetap (huntap) berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8-168 Tahun 2026 tentang Pedoman Teknis Bantuan Perbaikan dan Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana. Huntap dibagi menjadi tiga kategori, yaitu huntap insitu, eksitu, dan eksitu terpusat atau komunal.

Huntap insitu merupakan perbaikan atau pembangunan rumah di lokasi semula, dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan yang masih aman dan layak huni serta aspek pengurangan risiko bencana. Sementara huntap eksitu adalah pembangunan rumah di lokasi lain, di mana masyarakat dipindahkan ke kawasan yang lebih aman sesuai peta rawan bencana. Adapun huntap eksitu terpusat atau komunal merupakan pembangunan hunian di lokasi baru yang ditetapkan pemerintah bersama pemerintah daerah dalam bentuk kawasan permukiman terpadu.

Berdasarkan data Satuan Tugas Pemulihan dan Rehabilitasi (Satgas PRR) Pascabencana Alam, jumlah masyarakat terdampak di Kabupaten Langkat yang masuk kategori huntap insitu sebanyak 299 kepala keluarga (KK). Sementara untuk huntap eksitu, tercatat 71 KK kategori mandiri dan 137 KK kategori terpusat atau komunal, dengan total keseluruhan mencapai 507 KK

.Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah pusat, khususnya dalam memastikan proses pendataan dilakukan secara akurat dan menyeluruh.“Kita akan menyisir seluruh wilayah terdampak agar data yang dihasilkan benar-benar valid, sehingga bantuan hunian tetap ini tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam percepatan penanganan bencana, mulai dari tahap pendataan hingga realisasi pembangunan hunian tetap.

Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Langkat, dapat bergerak cepat dalam menindaklanjuti hasil koordinasi guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

(Budi Panjaitan)

Sumber : Diskominfo Langkat

Tim Reaksi Cepat Kota Medan Berhasil Mengamankan 4 Pelaku Tawuran Dengan Geng Motor Bernama “GL” Di Jalan Bromo Medan.

Medan, kabarbangsa.my.id -Tim Reaksi Cepat Kota Medan Berhasil Mengamankan 4 Pelaku Tawuran Dengan Geng Motor Bernama “GL” Di Jalan Bromo Medan Pukul 01.30 WIB Pagi Subuh, Rabu (15/4/2026).

Demikian Dikatakan Katim TRC Kota Medan Reza Wahyudi Kami Mendapat Laporan Dari Masyarakat Bahwasanya Telah Terjadi Aksi Tawuran Di Jalan Bromo Medan, Selanjutnya Tim Bergegas Ke TKP, Dan Tidak Perlu Waktu Lama Tim Berhasil Membubarin Aksi Tawuran Dan Mendapat 4 Pelaku Di Lokasi Kejadian Beserta Samurai, Celurit Dan Anak Panah.

Selanjutnya Para Pelaku Tawuran Di Bawak Ke Polsek Medan Area Untuk Dilakukan Pembinaan Ke Orang Tua nya, Dikarenakan Para Pelaku Masih Di Bawah Umur, Katanya.

Salah Satu Masyarakat Di Lokasi Kejadian Berinisial “F” Mengatakan Bahwa Pelaku Tawuran Geng Motor Bernama “GL” vs Trimo Yang Main Bang, 50 Orang Lebih Jumlah nya, Ujarnya.

Sekjend TRC Kota Medan Willyam Pasaribu Mengatakan Kami Dari Tim Reaksi Cepat Kota Medan Akan Terus Berpatroli Untuk Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman Untuk Masyarakat Kota Medan.

Dan Kami Kembali Mengingatkan Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan, Selagi Masih Ada Tim Patroli TRC Kota Medan Kami Menjamin Keamanan Dan Kenyamanan Masyarakat Kota Medan Saat Keluar Pada Malam Dan Subuh Hari, Ujarnya. ( Willyam Pasaribu ).

Pasca Pelantikan Oleh Wabup Deli Serdang, 4 Kepsek di Lubuk Pakam Masih Menjadi Misteri.

DELI SERDANG, kabarbangsa.my.id – Bupati Deli Serdang melalui Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, S.S, pada hari Selasa (14/04/2026) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 100.3.3.2/305/KPTS/2026 sampai dengan Nomor 100.3.3.2/309/KPTS/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, melantik dan mengambil sumpah jabatan 120 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bertempat di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati, Lubuk Pakam.

Dalam prosesi pelantikan ini, berdasarkan dokumen rilis yang diterima kru media dari narasumber, diketahui SK Bupati Deli Serdang ini banyak merotasi dan mengangkat ratusan kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang, namun ditemukan adanya sejumlah kejanggalan khususnya di wilayah Lubuk Pakam.

Dalam rilis yang tersebut disampaikan beberapa kejanggalan yaitu, salah satu yang disorot adalah adanya sekolah yang tidak tercantum sama sekali dalam daftar rotasi, yakni SDN 101900 Jalan Diponegoro, Kepala sekolahnya berinisial LI namun tidak disebut dalam press rilis, sehingga memunculkan pertanyaan apakah memang tidak ikut dirotasi atau murni terjadi kekeliruan dalam penyampaian informasi.

Selain itu, terdapat kepala sekolah yang informasinya telah melewati masa jabatan namun tetap dilantik, yakni berinisial H.H. (eks SDN 101927), terang narasumber dalam rilisnya.

Selain itu, kejelasan penempatan juga menjadi sorotan pada Kepala sekolah berinisial H.S.H. (SDN 101906) disebut posisinya telah diisi oleh orang lain, namun tidak dijelaskan ia dipindahkan ke mana dan dalam jabatan apa.

Hal serupa terjadi pada kepala sekolah berinisial J.H. (SDN 104257) yang dirotasi ke sekolah lain, tetapi tidak disebutkan siapa pengganti di sekolah asalnya.

Rangkaian kejanggalan ini memicu pertanyaan publik: apakah rotasi telah dilakukan berbasis evaluasi kinerja dan regulasi yang jelas, atau justru menyisakan celah dalam transparansi dan akuntabilitas tata kelola pendidikan di Deli Serdang, ucap narasumber.

Ditempat terpisah, melalui aplikasi pesan WhatsAp kru media mencoba mengconfirm hal ini kepada beberapa pihak diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Sekretaris Dinas Pendidikan Deli Serdang, namun hingga rilis berita naik ke meja redaksi belum memberikan tanggapan walupun terlihat centang dua tanda pesan telah terkirim. (Ida )

Garda Pemuda NasDem Sumut Kecam Keras Pemberitaan Majalah Tempo Sarat Narasi Provokatif.

SUMATERA UTARA,kabarbangsa.my.id – Garda Pemuda Partai NasDem Sumut mengecam keras pemberitaan Majalah Tempo edisi 13–19 April 2026 yang dinilai sarat narasi provokatif dan tidak berimbang, sehingga mereka menuntut majalah tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Surya Paloh dan jutaan pemilih Partai NasDem pada Pemilu 2024.

Kecaman keras itu dilontarkan Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Sumut, Defri Noval Pasaribu SE MSP, didampingi Sekretaris Ronny Reynaldo Situmorang SH MH dalam pernyataan sikapnya yang diterima wartawan, Selasa malam (14/4) di Medan, menyikapi pemberitaan Majalah Tempo yang telah melukai hati Garda Pemuda Nasdem.‎‎

Dalam pernyataan sikap resminya, organisasi sayap partai tersebut menilai isi laporan utama, Majalah Tempo mulai dari judul, ilustrasi hingga narasi, telah melampaui batas kritik konstruktif dan tidak memenuhi kaidah jurnalistik.‎Defri Noval juga menyebut pemberitaan tersebut tidak didukung data dan fakta yang akurat, bahkan dianggap merendahkan sosok Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.‎‎

“Ini bukan hanya menyerang pribadi, tetapi juga melukai jutaan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan politik kepada Partai NasDem pada Pemilu 2024,” tegas Defri Noval Pasaribu sembari menuntut Tempo untuk segera meminta maaf secara terbuka ke publik.‎‎

Garda Pemuda NasDem menilai gaya pemberitaan yang ditampilkan cenderung sensasional, bombastis, dan mengarah pada praktik yellow journalism yang dinilai kontra produktif di tengah situasi nasional dan global yang tidak menentu.‎‎

Atas dasar itu, Defri Noval yang juga anggota DPRD Sumut ini mendesak Majalah Tempo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, tidak hanya kepada Surya Paloh, tetapi juga kepada jutaan pemilih NasDem pada Pemilu 2024.‎‎

Selain itu, tambah Defri dan Ronny Reynaldo Situmorang, pihaknya mendesak agar Tempo kembali menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik dan tidak mengulangi pemberitaan yang berpotensi memecah belah serta mencederai demokrasi.‎‎

Di sisi internal, Garda Pemuda NasDem Sumut juga menegaskan komitmen mendukung penuh kepemimpinan Surya Paloh, sekaligus mengingatkan pihak-pihak di dalam partai agar tidak memicu kegaduhan terkait isu suksesi.‎‎

“Jangan ada manuver kepentingan yang justru merusak soliditas partai,” tegasnya sembari menyatakan Garda Pemuda NasDem akan berupaya keras untuk membersihkan Partai NasDem dari pihak-pihak yang membuat kegaduhan dalam internal partai serta memastikan arah perjuangan partai tetap solid ke depan.‎‎

Garda Pemuda NasDem Sumut juga secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Prananda Surya Paloh untuk melanjutkan estafet kepemimpinan partai jika terjadi suksesi di masa mendatang.

Satlantas Polres Labusel Turunkan tim Patroli Antisipasi Kelangkaan BBM di SPBU Simpang Karo, Tertibkan antrian Pastikan Lalu Lintas Lancar dan Aman.

Labusel, kabarbangsa.my.id – Dalam upaya mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta menjaga ketertiban arus lalu lintas, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu Selatan melaksanakan patroli monitoring di SPBU Simpang Karo, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah personel, yakni Aipda Alexander Panggabean, Bripka D. Sinabang, Bripda Perdana S. Nasution, Bripda M. Ryan Fadillah, dan Bripda Nazry Albiansyah. Patroli difokuskan pada pengawasan situasi distribusi BBM sekaligus memastikan kelancaran arus kendaraan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar SPBU berjalan tertib dan lancar tanpa adanya kemacetan. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Imbauan humanis disampaikan agar masyarakat lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasat Lantas AKP Yustina, S.H. M.H. menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di tengah isu kelangkaan BBM.

“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif, tidak ada antrean panjang maupun gangguan lalu lintas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas, karena keselamatan adalah yang utama,” ujar AKP Yustina.

PIa menambahkan, pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap kegiatan kepolisian, sehingga kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang memberikan rasa aman.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Labuhanbatu Selatan tetap terjaga, serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. (Irpan Has)

Syah Afandin Dukung Gerakan Bebas Buta Aksara Al-Qur’an Lansia di Langkat.

Langkat, kabarbangsa.my.id – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menerima audiensi Majelis Taklim Baitul Qur’an Tsaqifa Langkat di ruang kerjanya, Selasa (14/04/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang difokuskan bagi kalangan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Langkat.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan lembaga keagamaan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keagamaan.

Dalam pemaparannya, perwakilan Majelis Taklim Baitul Qur’an Tsaqifa Langkat menjelaskan bahwa program yang dijalankan secara khusus menyasar para lansia yang belum mampu membaca Al-Qur’an. Saat ini, program tersebut didukung oleh 155 tenaga pengajar dan telah membina sebanyak 812 peserta didik.

Metode pembelajaran yang diterapkan dirancang sederhana, sistematis, dan dilakukan secara berulang, sehingga para peserta dapat belajar secara bertahap dengan pendekatan yang sabar dan nyaman. Pendekatan ini dinilai efektif membantu para lansia, mulai dari yang belum mengenal huruf hijaiyah hingga mampu membaca Al-Qur’an secara perlahan namun pasti.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dedikasi majelis taklim yang memberikan perhatian khusus kepada para lansia.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata pengabdian yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki dimensi ibadah yang tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Langkat mendukung penuh program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, khususnya bagi para lansia. Ini adalah bentuk ibadah sekaligus pengabdian yang sangat mulia, karena memberikan kesempatan kepada orang tua kita untuk tetap belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya perluasan jangkauan program hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Langkat, termasuk daerah pelosok.

“Kita harus menyisir sampai ke pelosok-pelosok Kabupaten Langkat guna mengajarkan membaca Al-Qur’an, sehingga tidak ada lagi masyarakat, khususnya lansia, yang tidak bisa membaca Al-Qur’an,” tegasnya.

Audiensi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius, sejalan dengan visi Kabupaten Langkat menuju daerah yang maju, sehat, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.

(Budi Panjaitan)

Sumber : Diskominfo Langkat

TAMBAL SULAM DI BINJAI UTARA : PROYEK JALAN ATAU ANCAMAN NYATA BAGI WARGA.

Binjai, kabarbangsa.my.id – Binjai utara kembali jadi sorotan .proyek penambalan yang seharusnya menjadi solusi ,justru berubah menjadi sumber masalah baru . Alih alih memberi kenyamanan , metode ” tambal sulam ” yang dikerjakan terkesan setengah hati dan membahayakan pengguna jalan,( 14/4/2026 ).

Disejumlah titik .seperti dijln T AMIR HAMZAH dan kawasan jalan frotokol lainya . Lubang hasil pengerukan dibiarkan mengangah berhari hari tanpa penanganan cepat .kondisi ini bukan hanya mengganggu arus lalu lintas . Tapi juga memicu kecelakaan .Pantauan dilapangan memperlihatkan tambalan aspal yang tipis .permukaan tidak rata , serta mulai terkelupas pasca hujan . Dibeberapa ruas , lubang lama bahkan muncul dititik yang sama .

Berdasarkan penelusuran pada anggaran pemeliharaan jalan di berbagai daerah .kegiatan tambal sulam umumnya dislokasikan dalam kisaran RP 1 MILIAR HINGGAH RP 3 MILIAR pertahun untuk satu wilayah kecamatan atau paket pekerjaan skala sedang. Angkah tersebut mencakup material, tenaga kerja , hinggah operasional pelaksanaan .

Namun. Dengan kondisi jalan yang terus mengalami kerusakan berulang , efektivitas oenggunaan anggaran tersebut kini menjadi sorotan.

Warga pun geram .mereka menilai pengerjaan dilakukan asal jadi – dikeruk dulu tapi dibiarkan terbuka tanpa kepastian kapan ditutup kembali padahal jalan jalan tersebut merupakan jalur padat aktivitas masyarakat.

kalau mau diperbaiki yea langsung diselesaikan. Jangan dibiarkan menjadi cebakan maut ” keluh seorang warga yang video nya yang beredar .

Lebih parah lagi , proyek ini dinilai tidak tepat sasaran. Beberapa titik vital seperti kawasan pasar taviv justru belum tersentuh perbaikan. Meski menjadi pusat ekonomi yang setiap hari dilalui ratusan kendaraan .

Penomena ini mempertegas satu hal proyek infrastruktur tanpa menegement yang matang hanya akan melahirkan masalah baru . Jalan yang seharusnya jadi solusi mobilitas .malah berubah menjadi ancaman nyata .

Jika kondisi ini terus dibiarkan ,bukan tidak mungkin ” tambal sulam ” dibinjai utara akan lebih dikenal sebagai proyek pembuka lubang bukan penutup masalah .Kinerja dinas PUTR dipertanyakan untuk dana anggarannya.

( Joni Sanjaya).