Proyek Koperasi Merah Putih di Tandam Hilir I Disorot, Warga Pertanyakan Lambannya Penyelesaian.

DELI SERDANG, Selasa, 9 Juni 2026 – kabarbangsa.my.id – Pembangunan Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Desa Tandam Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan masyarakat karena hingga saat ini dinilai belum menunjukkan progres pekerjaan yang signifikan.

Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (9/6/2026) di lokasi proyek, aktivitas pembangunan terlihat minim. Saat kunjungan dilakukan, hanya tampak seorang pekerja yang berada di area proyek. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait perkembangan pekerjaan dan kepastian waktu penyelesaiannya.

Warga menilai keterlambatan pembangunan koperasi tersebut berpotensi menghambat manfaat ekonomi yang diharapkan dapat segera dirasakan masyarakat. Padahal, pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi desa yang sebelumnya telah mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk melalui proses persiapan dan pengukuran lahan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku berharap adanya penjelasan dari pihak terkait mengenai kondisi proyek saat ini.

“Jika program ini memang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, kami berharap ada kejelasan mengenai progres pembangunan dan kapan proyek ini dapat diselesaikan. Sebab yang terlihat di lapangan saat ini aktivitas pekerjaan masih sangat minim,” ujarnya.

Di tingkat nasional, program pembangunan Koperasi Merah Putih terus didorong pemerintah sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian masyarakat. Sejumlah koperasi di berbagai daerah bahkan telah dilaporkan selesai dibangun dan mulai beroperasi.

Namun, kondisi yang terlihat di Desa Tandam Hilir I menimbulkan perhatian masyarakat yang menantikan kehadiran koperasi tersebut sebagai sarana penggerak ekonomi desa.

Masyarakat kini menunggu penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai progres pembangunan, kendala yang dihadapi, serta target penyelesaian pekerjaan. Transparansi informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Warga berharap pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Tandam Hilir I dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan mampu mendukung peningkatan perekonomian desa.

( joni Sanjaya)

Camat Sinunukan Sambut dan Tepung Tawari 18 Jamaah Haji Kloter 6 Asal Sinunukan.

MANDAILING NATAL. Selasa, 9 Juni 2026 – kabarbangsa.my.id – Sebanyak 18 jamaah haji Kloter 6 asal Kecamatan Sinunukan kembali ke tanah air dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan para jamaah disambut penuh khidmat oleh pemerintah kecamatan, unsur Muspika, tokoh agama, serta masyarakat yang telah menantikan kedatangan mereka.


Penyambutan berlangsung di Kecamatan Sinunukan, Selasa (9/6/2026), dipimpin langsung oleh Camat Sinunukan, Abdi Putra Negara Pulungan, SH, MH, bersama unsur Muspika, di antaranya Kapolsubsektor Sinunukan Aipda Julpan Pulungan, perwakilan Koramil 20 Batahan, Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, S.Sos.I, serta Ketua IPHI Kecamatan Sinunukan H. Rizal Harahap.


Sebanyak 18 jamaah haji tersebut berasal dari tiga desa, masing-masing enam orang dari Desa Sinunukan II, enam orang dari Desa Sinunukan III, dan enam orang dari Desa Widodaren.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, setelah tiba di lokasi penyambutan para jamaah diarak menuju Masjid Raya Jami’ Al Ma’ruf Sinunukan III yang berjarak sekitar 50 meter dari titik kedatangan. Sepanjang perjalanan, rombongan diiringi lantunan shalawat yang menambah suasana religius dan penuh haru.


Setibanya di halaman masjid, para jamaah mengikuti prosesi tepung tawar sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat dan selamat. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sinunukan bersama Kepala KUA dan Ketua IPHI Kecamatan Sinunukan.


Dalam sambutannya, Camat Sinunukan Abdi Putra Negara Pulungan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji serta berharap seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Sinunukan, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berpesan agar nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, serta semangat tolong-menolong yang telah dijalankan selama berada di Tanah Suci dapat terus dipertahankan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masing-masing.


Antusiasme masyarakat dalam menyambut kepulangan jamaah haji terlihat sangat tinggi. Warga berbondong-bondong hadir untuk memberikan ucapan selamat sekaligus mendoakan para jamaah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut tidak jauh berbeda dengan momen pelepasan keberangkatan jamaah beberapa waktu lalu.


Kegiatan penyambutan ini juga terlaksana berkat dukungan berbagai tokoh masyarakat, di antaranya Daiman Nasution, S.Pd dan Hotner Pasaribu, serta sejumlah pihak lainnya yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara.


Kepulangan 18 jamaah haji asal Kecamatan Sinunukan menjadi momentum kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat. Selain sebagai wujud rasa syukur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.

(Mo).

Muspika Kecamatan Sinunukan Sambut Hangat Kepulangan 18 Jamaah Haji Kloter 6 Tahun 2026.

MANDAILING NATAL – Sinunukan, – Selasa 9 Juni 2026 – kabarbangsa.my.id – Muspika Kecamatan Sinunukan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama menyambut hangat kepulangan 18 jamaah haji Kloter 6 Tahun 2026 yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kegiatan penyambutan berlangsung khidmat, penuh haru, dan sarat rasa syukur di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (9/6/2026).


Penyambutan diawali dengan penjemputan rombongan jamaah di depan SMA Negeri 1 Sinunukan. Selanjutnya, para jamaah diiringi menuju Masjid Jami’ Al Ma’ruf yang berlokasi di Desa Sinunukan III untuk mengikuti rangkaian acara penyambutan. ( 9/6/2026).


Sebanyak 18 jamaah haji yang kembali ke tanah air tersebut berasal dari tiga desa di Kecamatan Sinunukan, yakni enam jamaah dari Desa Sinunukan II, enam jamaah dari Desa Sinunukan III, dan enam jamaah dari Desa Widodaren. Seluruh jamaah dilaporkan tiba dalam keadaan sehat dan selamat.


Setibanya di Masjid Jami’ Al Ma’ruf, para jamaah mengikuti prosesi tepung tawar sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan mereka dari Tanah Suci. Prosesi tersebut dilakukan oleh Camat Sinunukan Abdi Putra Negara Pulungan, SH, MH, Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, S.Sos.I, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Sinunukan H. Abdul Rizal Harahap,

Kapolsubsektor Sinunukan Aipda Julpan Pulungan, serta Danramil setempat.
Acara kemudian dilanjutkan di dalam masjid dengan dipandu oleh protokol Ahmad Syarif, S.Pd.I dan Rossana Nasution, S.Sos. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Amiruddin Nasution, S.Pd.I dan doa yang dipimpin oleh KH. Iing Solihin.


Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penabalan gelar Haji dan Hajjah kepada para jamaah yang baru kembali dari Tanah Suci. Prosesi penabalan dilakukan langsung oleh Ketua IPHI Kecamatan Sinunukan, H. Abdul Rizal Harahap, sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan para jamaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.


Mewakili rombongan jamaah, Daiman, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Sinunukan yang telah memberikan dukungan dan doa sejak keberangkatan hingga kepulangan jamaah.


“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu baik, baik saat keberangkatan maupun saat kembali ke tanah air. Terima kasih atas doa seluruh masyarakat sehingga kami dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat,” ujarnya.


Dalam sambutannya, tokoh agama H. Amiruddin Pulungan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke kampung halaman dengan selamat.
“Selamat kepada seluruh jamaah yang telah menyempurnakan ibadah hajinya. Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, S.Sos.I berharap nilai-nilai dan pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


“Apa yang telah dipelajari dan diamalkan selama di Makkah dan Madinah hendaknya terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Sinunukan Abdi Putra Negara Pulungan, SH, MH menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.


“Kami bersyukur seluruh jamaah haji asal Kecamatan Sinunukan dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga kesehatan selalu terjaga dan semangat ibadah yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Kegiatan penyambutan berlangsung tertib, penuh kehangatan dan kekeluargaan. Momen tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat Kecamatan Sinunukan atas kepulangan para tamu Allah yang telah menyelesaikan ibadah haji dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat.


Diharapkan seluruh jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat menjadi haji dan hajjah yang mabrur, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi positif bagi pembangunan spiritual dan sosial di lingkungan masing-masing.


(MO)

*Ketua Komisi A DPRD Sumut, Usman Jakfar : Pajak Air Permukaan Berpotensi Tingkatkan PAD.

Statement: Usman Jakfar menegaskan pentingnya kerja sama dan komitmen bersama untuk kepentingan masyarakat Sumatera Utara.

MEDAN, Senin, 8 Juni 2026, kabarbangsa.my.id – Ketua Komisi A DPRD Sumut yang sekaligus sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar), Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A, menilai Pajak Air Permukaan (PAP) memiliki potensi yang cukup besar untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara apabila dikelola secara optimal melalui penguatan regulasi, pengawasan, dan penegakan kepatuhan wajib pajak.

Menurut Usman Jakfar yang juga sebagai ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Pajak Air Permukaan merupakan pungutan atas pengambilan dan pemanfaatan air permukaan seperti sungai, danau, waduk, dan sumber air lainnya yang digunakan oleh perusahaan, industri, PDAM, pertambangan, maupun pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Sementara itu, rumah tangga, petani, dan nelayan rakyat tidak termasuk objek yang dikenakan pajak tersebut.

“Pajak Air Permukaan memang bukan penyumbang terbesar PAD Sumatera Utara, tetapi potensinya cukup baik dan menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun,” ujar Usman Jakfar. (7/6/2026).

Data Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan bahwa target penerimaan PAP pada tahun 2025 sebesar Rp122,8 miliar berhasil terlampaui dengan realisasi mencapai Rp139 miliar atau 113,2 persen dari target. Capaian tersebut bahkan diraih di tengah sejumlah tantangan yang terjadi pada akhir tahun, termasuk bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.

Sementara pada tahun 2026 hingga April, target penerimaan PAP ditetapkan sebesar Rp147 miliar dengan realisasi mencapai Rp43 miliar atau sekitar 29,23 persen.

Usman menjelaskan bahwa sumber penerimaan PAP terbesar di Sumatera Utara berasal dari pemanfaatan air permukaan oleh PLTA, PDAM, sektor industri, serta perusahaan perkebunan. Salah satu kontributor utama berasal dari pemanfaatan air Sungai Asahan oleh pembangkit listrik tenaga air.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan jenis pajak daerah lainnya, kontribusi PAP masih relatif kecil. Pada tahun 2025, target PAP sebesar Rp122,8 miliar menempatkannya di urutan kelima dari tujuh jenis pajak daerah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Adapun penyumbang terbesar PAD masih berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan Pajak Rokok.

“Porsi PAP hanya sekitar dua persen dari total penerimaan pajak daerah. Karena itu, PAP bukan penopang utama PAD Sumut, melainkan penambah yang tetap memiliki peran penting dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah,” katanya.

Sebagai Anggota Banggar DPRD Sumut, Usman menilai optimalisasi seluruh sumber penerimaan daerah, termasuk PAP, menjadi penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Untuk meningkatkan penerimaan PAP ke depan, Usman Jakfar mendorong tiga langkah strategis yang perlu terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Pertama, memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam penagihan dan penyelesaian tunggakan pajak dari para wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.

Kedua, melakukan penyempurnaan regulasi melalui penerbitan dan penyesuaian Peraturan Gubernur yang dapat mengoptimalkan nilai perolehan air sebagai dasar pengenaan pajak, sehingga penerimaan daerah menjadi lebih maksimal.

Ketiga, mempercepat digitalisasi sistem pengawasan dengan mendorong pemasangan flow meter pada objek pajak untuk memastikan volume pengambilan air dapat terukur secara akurat, transparan, dan akuntabel.

“Optimalisasi Pajak Air Permukaan harus dilakukan melalui sinergi antarinstansi, penguatan regulasi, dan pemanfaatan teknologi. Dengan tiga langkah tersebut, penerimaan PAP dapat terus meningkat sekaligus mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara,” tegasnya.

Usman berharap upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak dan modernisasi sistem pengawasan dapat terus dilakukan sehingga potensi penerimaan daerah dari sektor Pajak Air Permukaan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

Redaksi

URS Terus Berkhidmat, Realisasikan Bantuan Renovasi Masjid Al-Ma’ruf di Medan Helvetia.

MEDAN, (Minggu.,7 Juni 2026), kabarbangsa.my.id — Komitmen dalam melayani dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terus ditunjukkan oleh URS (Ust. Rajudin Sagala), Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS. Melalui advokasi dan tindak lanjut atas usulan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), bantuan renovasi untuk Masjid Al-Ma’ruf yang berlokasi di Jalan Aluminium Komplek BI, Kelurahan Sei Sekambing C-2, Kecamatan Medan Helvetia, berhasil direalisasikan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung perbaikan sarana dan prasarana masjid sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan.

URS menyampaikan bahwa perhatian terhadap rumah ibadah merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Semoga rumah-rumah ibadah kita semakin baik, semakin nyaman digunakan, dan semakin makmur dengan kehadiran jamaah yang aktif dalam berbagai kegiatan keislaman. Aamiin ya Rabbal Alamin,” ungkap URS.

Pengurus BKM Masjid Al-Ma’ruf menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang telah diberikan sehingga kebutuhan renovasi masjid dapat terealisasi.

Dengan semangat berkhidmat untuk umat, URS berkomitmen untuk terus mengadvokasi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan dan perbaikan fasilitas rumah ibadah di Kota Medan.

Aamiin ya Rabbal Alamin 🤲
Admin: Fauzi Sagala

(Musal Fiqri Tanjung)

41 Siswa PAUD Sayang Bunda Batahan I Dilepas, Torehkan Prestasi Akreditasi B dan Raih Program Revitalisasi PAUD 2026.

Mandailing Natal, BATAHAN, (07/06/2026), – kabarbangsa.my.id –
Suasana haru dan penuh kegembiraan mewarnai acara Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026 PAUD Sayang Bunda Batahan I yang berlangsung meriah.

Sebanyak 41 siswa-siswi Angkatan ke-18 resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar, acara tersebut dihadiri Camat Batahan H.Zulkifli Zaini Dahlan S.Sos, Kepala Desa Batahan I Bugis Lubis, S.Pd., Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan XIV Kecamatan Batahan, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, tokoh masyarakat, wali murid, serta seluruh tenaga pendidik PAUD Sayang Bunda Batahan I.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan para siswa yang menunjukkan kemampuan mereka di hadapan para tamu undangan, mulai dari tarian tradisional, menyanyi, pembacaan puisi hingga doa-doa yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di PAUD.
Ketua Yayasan PAUD Sayang Bunda Batahan I, Sobirin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga yang dipimpinnya.

“Hari ini adalah hari yang istimewa dan bersejarah bagi lembaga kita. Rasanya baru kemarin kita menyambut anak-anak ini dengan tangan terbuka. Ada yang masih malu-malu, ada yang menangis saat berpisah dengan orang tua, dan ada yang baru belajar berinteraksi dengan teman-temannya.

Kini mereka telah tumbuh dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Sobirin.
Menurutnya, Angkatan ke-18 yang berjumlah 41 siswa merupakan angkatan yang istimewa karena berhasil mengukir sejarah penting bagi perkembangan lembaga.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 PAUD Sayang Bunda Batahan I berhasil meraih Akreditasi B, sebuah pencapaian yang menjadi bukti kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak usia dini.
Tidak hanya itu, pada tahun 2026 lembaga tersebut juga mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026.

Program tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu pendidikan serta memperbaiki sarana dan prasarana sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,

Korwil Pendidikan XIV Batahan, Camat Batahan, Kepala Desa Batahan I, para guru, dan seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan lembaga ini,” katanya.
Sobirin juga berpesan kepada para siswa agar terus semangat belajar dan menjadi anak yang patuh kepada orang tua serta guru saat memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Batahan I, Bugis Lubis, S.Pd., menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan sekolah.
“Anak-anak yang telah mendapatkan pendidikan di sekolah harus terus dibimbing dan didampingi di rumah. Sinergi antara orang tua dan sekolah sangat penting untuk membentuk generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Batahan Zulkifli Zaini Dahlan, S.Sos, memberikan apresiasi kepada yayasan dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam membangun pendidikan anak usia dini di Kecamatan Batahan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan dan para guru semua yang telah bekerja keras mendidik anak-anak kita.

Semoga keberhasilan dan kebahagiaan hari ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Kita berharap anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, cerdas, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Pelepasan siswa tahun ini menjadi momentum yang tidak hanya menandai berakhirnya masa belajar anak-anak di PAUD, tetapi juga menjadi bukti bahwa PAUD Sayang Bunda Batahan I terus berkembang dan mampu menunjukkan kualitasnya melalui berbagai prestasi serta dukungan program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kecamatan Batahan (MO).

Jaga Kondusivitas Malam Minggu ,Tim Tiga Pilar Gelar Patroli Skala Besar ‘SIGAMBAR”


Kota Medan , ​Medan Barat , 7 JUNI 2026 – Dalam upaya menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, tim gabungan Tiga Pilar Kecamatan Medan Barat menggelar patroli berskala besar pada Sabtu malam (6/6). Patroli yang mengusung sandi SIGAMBAR (Sinergitas Gabungan Medan Barat) ini menyasar sejumlah titik keramaian dan pemukiman warga guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.


​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Barat, Kompol Dr. Made Wira Suhendra, S.I.K., M.H., bersama Camat Medan Barat, Maswan Harahap, S.T., serta didampingi oleh Waka Polsek AKP Bazaro, Sekcam Erwin Munthe, Kanit Reskrim Iptu Senior Sianturi, S.H., M.H., seluruh Lurah se-Kecamatan Medan Barat, personel Babinsa, dan seluruh Kepala Lingkungan setempat.
​Kapolsek Medan Barat, Kompol Dr. Made Wira Suhendra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melalui wadah Tiga Pilar, petugas langsung turun ke lapangan untuk menyentuh dan berinteraksi dengan masyarakat.


​”Malam ini kami dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan bergerak bersama melalui program SIGAMBAR. Fokus kita bukan hanya berpatroli, tetapi juga melakukan problem solving, sambang warga, hingga mengecek langsung keaktifan Poskamling,” ujar Kompol Made Wira saat memimpin Apel Kesiapan di Mapolsek Medan Barat, Sabtu (6/6) pukul 22.55 WIB.
​Sambangi Lapangan Merdeka dan Pos Siskamling


​Usai apel kesiapan, rombongan tim gabungan langsung bergerak menyisir wilayah hukum Medan Barat. Pada pukul 23.22 WIB, Tim SIGAMBAR tiba di kawasan Lapangan Merdeka Medan. Di pusat keramaian ini, Kapolsek bersama Camat menyempatkan diri berdialog santai dengan warga dan pengunjung, sekaligus menggali informasi terkait situasi keamanan di seputaran lokasi.


​Tak berhenti di situ, pada pukul 23.51 WIB patroli bergeser ke Pos Siskamling Lingkungan II, Jl. Mesjid, Kelurahan Kesawan. Di tempat ini, rombongan disambut oleh petugas jaga malam. Kapolsek dan Camat memberikan motivasi serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar petugas ronda tetap waspada dan rutin melakukan patroli di lingkungan sekitar.
​Sementara itu, Camat Medan Barat, Maswan Harahap, S.T., menambahkan bahwa kehadiran seluruh lurah dan kepala lingkungan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen penuh jajaran pemerintah daerah dalam mendukung keamanan wilayah.
​”Sinergitas ini akan terus kita lakukan secara kontinu (continue). Kita ingin memastikan warga Medan Barat bisa beristirahat dan beraktivitas di malam hari dengan rasa aman dan nyaman,” ungkap Maswan.


​Kegiatan patroli yang berlangsung hingga Minggu dini hari pukul 00.35 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Sebagai rencana tindak lanjut (RTL), pihak Polsek dan Kecamatan akan segera melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan serta melakukan koordinasi intensif guna menindaklanjuti setiap keluhan yang disampaikan oleh warga selama patroli berlangsung.
​Kontak Media/Informasi Lebih Lanjut:
Humas Polsek Medan Barat / Kecamatan Medan Barat
Kota Medan, Sumatera Utara

Kapolres Labusel Hadiri Pelantikan Gara Mata Shooting Club Labusel, Dorong Pembinaan Atlet Menembak.

LABUHANBATU SELATAN, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. menghadiri pelantikan GARA MATA Shooting Club Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Lapangan Tembak Tathya Daraka Polres Labuhanbatu Selatan, Sabtu (6/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga menembak sekaligus penguatan komitmen generasi muda terhadap gerakan anti narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro S.H. Danramil 11/Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, Pengurus Pengda Perbakin Sumatera Utara Sujian Acan, pengurus Pengcab Perbakin Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan, perwakilan KONI Labuhanbatu Selatan Ali Syahbana Siregar, perwakilan klub menembak serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Pengurus Pengda Perbakin Sumut Sujian Acan, dilanjutkan Ketua GARA MATA Shooting Club Kabupaten Labuhanbatu Selatan Bripka Sukardi S.H. Kapolres Labuhanbatu Selatan, serta Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, GARA MATA Shooting Club Kabupaten Labuhanbatu Selatan juga mendeklarasikan komitmen Anti Narkoba sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda dan upaya bersama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. menyampaikan bahwa keberadaan GARA MATA Shooting Club tidak hanya menjadi wadah bagi pecinta olahraga menembak, tetapi juga sarana pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi.

Menurutnya, olahraga menembak mengajarkan ketelitian, kesabaran, fokus, serta tanggung jawab yang tinggi. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Melalui GARA MATA Shooting Club, kita berharap lahir atlet-atlet menembak yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Labuhanbatu Selatan hingga ke tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, komunitas ini harus menjadi contoh dalam membangun generasi yang sehat, disiplin, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolres.

AKBP Aditya juga mengapresiasi deklarasi anti narkoba yang dilakukan oleh seluruh pengurus dan anggota klub. Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas olahraga.

Sementara itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro menyambut baik berdirinya GARA MATA Shooting Club dan berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah pembinaan atlet yang berkelanjutan serta mendukung kemajuan olahraga menembak di daerah.

“Dengan resmi dilantiknya GARA MATA Shooting Club Kabupaten Labuhanbatu Selatan, diharapkan lahir semangat baru dalam pembinaan olahraga menembak, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam menciptakan generasi berprestasi yang bebas dari narkoba”. Ujar Wakil Bupati.

Kegiatan tersebut ditutup dengan foto bersama dan silaturahmi antar sesama anggota Club serta latihan menembak bagi anggota Club dan tamu undangan.

(Irpan Has)

Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Putuskan Banding Jaksa Tidak Dapat Diterima dalam Perkara Baheromsyah.

PESAWARAN,(Jumat 05 Juni 2026) – kabarbangsa.my.id – Pengadilan Tinggi Tanjungkarang telah menjatuhkan putusan tingkat banding terhadap perkara yang melibatkan Baheromsyah bin Syuhairi Pa, warga Dusun I RT/RW 001/001 Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Berdasarkan petikan Putusan Nomor 308/PID/2026/PT TJK, majelis hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang menyatakan permintaan banding yang diajukan oleh Penuntut Umum tidak dapat diterima. (5/6/2026).

Dalam putusan tersebut, Pengadilan Tinggi Tanjungkarang juga membebankan biaya perkara kepada negara.

Perkara ini sebelumnya diajukan ke Pengadilan Negeri Gedong Tataan, dengan terdakwa didakwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), di antaranya Pasal 477 ayat (1) huruf g atau Pasal 476 KUHP, serta Pasal 521 ayat (1) KUHP jo. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Dalam proses hukum, terdakwa telah menjalani penahanan sejak 26 November 2025 melalui tahapan penahanan penyidik, penuntut umum, hingga perpanjangan penahanan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Terdakwa dalam perkara ini didampingi penasihat hukum dari Kantor Hukum Andi Wijaya & Partners berdasarkan surat kuasa khusus yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri Gedong Tataan.

Putusan Pengadilan Tinggi Tanjungkarang tersebut diputus dalam musyawarah majelis hakim pada Selasa, 2 Juni 2026, dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada Rabu, 3 Juni 2026.

Majelis hakim yang memutus perkara ini terdiri dari Ratmoho, S.H., M.H. selaku Hakim Ketua, bersama hakim anggota Erwan Munawar, S.H., M.H. dan Adi Ismet, S.H.

Putusan tersebut dikirimkan secara elektronik melalui sistem informasi Pengadilan Negeri Gedong Tataan pada hari yang sama.

(Feri)

Polantas Menyapa Sopir Angkutan Barang di Kampung Rakyat, Satlantas Polres Labusel Ingatkan Pentingnya Keselamatan Berkendara

Labusel, KabarBangsa.My.id

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu Selatan menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” kepada para pengemudi angkutan barang di Desa Pekan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) serta pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) yang menyasar para pengemudi angkutan barang yang beraktivitas di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, personel Unit Kamsel Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu jalan, melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara roda dua. Para pengemudi juga diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kasat Lantas AKP Yustina S.H, M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan komunikasi langsung kepada masyarakat. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pengemudi untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Yustina di Polres Labuhanbatu Selatan, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, para pengemudi angkutan barang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas karena aktivitas mereka berlangsung setiap hari di jalan raya. Kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas akan berdampak besar dalam menekan angka kecelakaan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pengemudi terlihat antusias menerima penyuluhan yang diberikan personel Satlantas. Selain mendapatkan pemahaman mengenai aturan lalu lintas, mereka juga diajak untuk saling mengingatkan sesama rekan pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan berharap pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. (Irpan Has)