Dipimpin Langsung Presiden Prabowo secara Virtual, Polres Simalungun Sukseskan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Nagori Muara Mulia.

SIMALUNGUN, kabarbangsa.my.id – Semangat swasembada pangan kembali bergema di Bumi Simalungun. Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, bersama seluruh pemangku kepentingan lintas sektor sukses melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan bersejarah ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menjadikannya momentum nasional yang turut dirayakan dari jantung pertanian Simalungun.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekira pukul 17.50 WIB, menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Simalungun dalam Panen Raya Jagung Serentak ini merupakan wujud nyata dukungan institusi Polri terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

“Polres Simalungun dengan bangga turut berpartisipasi dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 ini. Ini adalah bentuk nyata Polri yang berintegritas dan humanis, hadir tidak hanya dalam urusan keamanan tetapi juga aktif mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional,” ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Kegiatan panen raya ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/920/V/KEP./2026 tanggal 4 Mei 2026 tentang pelaksanaan panen raya serentak Kuartal II Tahun 2026, serta Surat Perintah Nomor Sprin/456/V/KEP./2026 tanggal 14 Mei 2026. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan sekadar seremonial, melainkan terstruktur, terencana, dan berlandaskan perintah resmi dari pimpinan tertinggi institusi Polri.

Rangkaian acara Zoom Meeting berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan oleh protokol dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan laporan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pemutaran video selayang pandang, serta arahan dan sambutan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto perihal Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga memimpin langsung Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sekaligus Launching Operasional 166 SPPG Polri se-Indonesia yang ditandai dengan penekanan tombol secara simbolik.

“Mengikuti arahan langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan sebesar ini adalah kehormatan luar biasa. Beliau menekankan pentingnya sinergi semua pihak, termasuk Polri, dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan. Pesan ini kami jadikan semangat untuk terus berkontribusi nyata,” ucap AKP Verry Purba.

Kegiatan panen raya di Nagori Muara Mulia ini dilaksanakan di lahan jagung milik Andi Siallagan dan dihadiri oleh lintas elemen yang mencerminkan sinergi luar biasa antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Sumda Polres Simalungun KOMPOL Manaek Ritonga, S.H., M.H., Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Banuara Manurung, S.H., Kasat Samapta AKP Heddy Marpaung, S.H., Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu, serta sejumlah Kapolsek di wilayah Simalungun. Turut hadir pula Kepala Dinas Pertanian Simalungun Jenri Saragih, Sp., M.Si., Camat Tanah Jawa Andi Supardi, S.H., Pangulu Muara Mulia Ramses Simanjuntak, S.Hut., perwakilan Danramil Serka M. Siregar, perwakilan Bulog KAC Siantar, perwakilan dari berbagai kebun besar di wilayah Simalungun, Kepala BPS Barriyanto Palawi, S.Kom., M.M., serta masyarakat Nagori Muara Mulia.

“Kehadiran semua pihak dalam panen raya ini mencerminkan semangat gotong royong yang luar biasa. Inilah kekuatan Indonesia, ketika seluruh elemen bangsa bersatu padu mendukung program swasembada pangan demi kemandirian dan kesejahteraan rakyat,” ungkap AKP Verry Purba dengan penuh semangat.

Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam setiap program pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan sebagai bagian dari cita-cita besar Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

(EB)

Kapolres Simalungun Resmikan SPPG Kemala Bhayangkari 3 Dame Raya, 1.534 Siswa Segera Nikmati Makan Bergizi Gratis — Presiden Prabowo Pimpin Launching Virtual 166 SPPG Polri.

SIMALUNGUN, kabarbangsa.my.id – Momentum bersejarah bagi dunia pendidikan dan ketahanan pangan di Kabupaten Simalungun terwujud pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., secara resmi melaksanakan Launching dan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Simalungun 3, yang berlokasi di Jalan Siantar–Saribudolok, Nagori Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Kegiatan bersejarah ini sekaligus disambungkan secara Zoom Virtual dengan Launching Operasional 166 SPPG Polri se-Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekira pukul 16.18 WIB, menjelaskan bahwa peresmian SPPG ini merupakan wujud nyata Polri yang berintegritas dan humanis dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul.

“Peresmian SPPG Kemala Bhayangkari Polres Simalungun 3 ini adalah bukti nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam urusan keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam program ketahanan pangan dan peningkatan gizi generasi muda bangsa,” ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Rangkaian acara peresmian berlangsung mulai pukul 11.30 WIB dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, Wakapolres Simalungun Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.E., para Pejabat Utama Polres Simalungun, Forkopimca Kecamatan Raya, Kepala SPPG Polres Simalungun 3 Dame Raya Claudio M. Purba, serta Mitra Pembangunan dari Yayasan Patunggung Simalungun Merah Putih yang diwakili oleh Asri Purba.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci secara simbolik oleh Kapolres Simalungun dan Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun kepada Kepala SPPG Polres Simalungun 3, dilanjutkan dengan penaburan beras ke kendaraan operasional SPPG sebagai simbol keberkahan dan kesiapan operasional. Pemotongan pita secara resmi dilakukan oleh Ny. Nanik M. Aritonang selaku Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, didampingi Kapolres Simalungun dan mitra yayasan serta seluruh tamu undangan yang hadir.

“Kehadiran SPPG ini adalah wujud sinergi Polri bersama masyarakat dan mitra pembangunan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap keberadaan SPPG ini membawa manfaat yang besar dan nyata bagi para siswa dan masyarakat di sekitar Kecamatan Raya,” ucap AKBP Marganda Aritonang dalam sambutannya.

SPPG Kemala Bhayangkari Polres Simalungun 3 Dame Raya direncanakan mulai beroperasi penuh pada Senin, 18 Mei 2026. Adapun delapan sekolah yang akan menjadi penerima manfaat program makan bergizi dari SPPG ini mencakup PAUD PHLIAH dengan 16 siswa, TK Harapan Negeri Merek Raya dengan 19 siswa, SDN 091324 Merek Raya dengan 91 siswa, SDN 091321 Merek Raya dengan 88 siswa, SMPN 3 Raya dengan 248 siswa, SMAN 1 Raya dengan 811 siswa, MIS Alfatih dengan 202 siswa, serta RAS Alfatih dengan 59 siswa. Secara keseluruhan, sebanyak 1.534 siswa dari berbagai jenjang pendidikan akan menikmati layanan makan bergizi gratis dari SPPG ini.

Usai prosesi peresmian yang berakhir pada pukul 12.25 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Zoom Virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memimpin langsung acara Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sekaligus Launching Operasional 166 SPPG Polri se-Indonesia.

“Bergabung dalam Zoom Virtual bersama Bapak Presiden dalam peluncuran 166 SPPG Polri secara serentak adalah momen yang sangat bersejarah. Ini membuktikan bahwa Polri benar-benar hadir dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagaimana yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ungkap AKP Verry Purba.

Polres Simalungun berharap kehadiran SPPG Kemala Bhayangkari 3 Dame Raya dapat menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas gizi generasi muda Simalungun, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara institusi Polri dan seluruh lapisan masyarakat demi Indonesia yang sehat, kuat, dan sejahtera.

(EB)

Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Para Pelaku Begal dan Curanmor

Bandar Lampung – KabarBangsa.My.id Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku begal dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polda Lampung.

Pernyataan tegas tersebut buntut maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Tindakan pelaku bahkan diketahui telah merenggut nyawa Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Dalam instruksinya, Helfi bahkan memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk bertindak tegas dan terukur terhadap para pelaku, terutama jika membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.

“Saya perintahkan seluruh jajaran, untuk tembak di tempat kepada pelaku begal. Tidak ada toleransi,” ujar Helfi dalam keterangannya.

Menurutnya, tindakan tegas tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Para pelaku begal disebut kerap membawa senjata api maupun senjata tajam saat beraksi, sehingga sangat membahayakan masyarakat.

“Mereka pasti bersenjata api maupun senjata tajam yang sangat membahayakan masyarakat,” ucapnya.

Kapolda juga menyoroti banyaknya pelaku kriminal jalanan yang terindikasi terpengaruh narkoba saat menjalankan aksinya. Kondisi tersebut dinilai membuat pelaku semakin nekat dan tidak segan melukai korban.

“Apalagi mereka para pecandu narkoba. Efeknya besar, kecenderungan akan melukai korbannya,” kata dia.

Helfi menambahkan, Polda Lampung bersama jajaran polres akan terus meningkatkan patroli, razia, dan tindakan preventif guna menekan angka kriminalitas jalanan, khususnya aksi begal yang belakangan meresahkan warga.

Ia memastikan, kepolisian akan hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dan tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan untuk berkeliaran di Lampung.

“Masyarakat harus merasa aman. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan,” tandas Kapolda. (Feri)

Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Berombak Aipda R. Ompusunggu berbagi Jumat Berkah

KabarBangsa.my.id

Medan – Kegiatan yang dilaksanakan Polsek Medan Barat, pada hari jumat memberikan sedikit rejeki talih kasih berupa Sembako kepada Warga Kelurahan Karang Berombak yang dalam keadaan sulit ekonominya di Jalan Sekata Lk 12 ,Pinggiran Sungai

WARGA YANG MENDAPATKAN KEGIATAN JUMAT BERKAH BERBAGI

1.Ibu Farida hanum br lubis, 67 Tahun
Tidak ada, islam, Jl.Sekata Lk 12 Kel.Karang Berombak Kec.Medan Barat.

2.Ibu Indah, 45 Tahun, Tdk Ada.
Islam, Jl.Sekata Lk 12 Kel.Karang Berombak Kec.Medan Barat.

BANTUAN YANG DIBERIKAN :

1.Beras 2,5 Kg.
2.Minyak Makan 1 Liter.
3.Gula Putih 1 Kg.
4.Telur 15 butir

Adapun Warga yg menerima Manfaat

1.Ibu Farida hanum br lubis, 67 Tahun , Jl.Sekata Lk 12 Kel.Karang Berombak Kec.Medan Barat.

2.Ibu Indah, 45 Tahun,
Islam, Jl.Sekata Lk 12 Kel.Karang Berombak Kec.Medan Barat.

Keseluruhan Kegiatan telah selesai berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.

Tujuan Kegiatan ini adalah Ikhlas dari Hati Nurani membantu Masyarakat yg kehidupan sulit di di bantaran pinggir sungai

Semoga dengan kegiatan Jumat berkah ini , bisa memberikan Manfaat dan dirasakan Masyarakat setempat.

KAPOLSEK MEDAN BARAT KOMPOL Dr MADE WIRA SUHENDRA SIK., MH.

Polsek Bahorok Tangkap Pengedar Narkotika Di Bukit Lawang, 2 Kg Ganja Diamankan

Polsek Bahorok Tangkap Pengedar Narkotika Di Bukit Lawang, 2 Kg Ganja Diamankan.

LANGKAT.

kabarbangsa.my.id

– Komitmen pemberantasan narkotika terus ditunjukkan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Langkat, personel Polsek Bahorok berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dan mengamankan seorang pria berinisial M.S (34), warga Dusun III Batu Mandi, Desa Sampe Raya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Jumat (15/5/2026).

Pengungkapan dilakukan di Jalan Umum Wisata Bukit Lawang, Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, setelah Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, S.H menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga membawa dan akan melakukan transaksi narkotika jenis ganja di kawasan tersebut.Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Harlen C. Siahaan, S.H bersama personel opsnal melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

Saat berada di lokasi, petugas menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan.

Tim kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Dari dalam jok sepeda motor NMAX warna hitam milik pelaku, polisi menemukan satu bal ganja yang dibungkus lakban kuning.Tidak berhenti di situ, petugas melakukan pengembangan setelah terduga pelaku mengakui masih menyimpan ganja di rumahnya. Dalam penggeledahan yang disaksikan kepala desa dan warga setempat, polisi kembali menemukan satu bal ganja, daun ganja kering di atas tampah merah, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua bal ganja dengan berat bruto 2.140 gram, tiga paket kecil ganja, satu unit sepeda motor NMAX hitam, tas sandang warna hijau, uang tunai Rp 223 ribu, tampah merah berisi daun ganja kering, serta satu dompet warna cokelat.

Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, S.H menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Bahorok.“Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika, ami juga mengapresiasi masyarakat yang telah membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” ujar Kapolsek.Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si turut mengapresiasi gerak cepat personel Polsek Bahorok dalam mengungkap kasus tersebut, menurutnya, Polres Langkat berkomitmen penuh memerangi peredaran narkotika demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkoba.Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kriminal maupun penyalahgunaan narkotika melalui Call Center 110 atau langsung ke kantor polisi terdekat agar cepat ditindaklanjuti.Saat ini terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan akan dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Langkat guna proses hukum lebih lanjut.[B.Panjaitan]

Kunker ke Paluta, Penrad Siagian Desak Inventarisasi Desa di Atas HGU dan Kawasan Hutan

Kunker ke Paluta, Penrad Siagian Desak Inventarisasi Desa di Atas HGU dan Kawasan Hutan

Kabarbangsa.my.id

Padang Lawas Utara, sumutbrantas.id – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) pada Senin, 11 Mei 2026.

Kedatangannya disambut langsung oleh Wakil Bupati Paluta, H. Basri Harahap dan jajarannya.

Dalam pertemuan itu, Pemkab juga memaparkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Paluta, serta membahas Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan rekomendasi-rekomendasi ke GTRA Provinsi.

Penrad Siagian, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Tindak Lanjut Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, menjelaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke Paluta, termasuk ke Desa Ujung Gading Julu.

Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait revisi UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang.

“Tujuan saya datang ke sini untuk memastikan karena di legislatif akan dilakukan revisi undang-undang terkait tata ruang. Saya ingin mendapatkan masukan hal-hal apa yang selama ini menjadi penghambat dalam proses penataan ruang di daerah, yang pada akhirnya berdampak pada pembangunan dan masyarakat,” ujar Penrad.

Ia memaparkan, dalam revisi yang sedang dikerjakan oleh tingkat legislatif, ada 27 pasal yang akan diubah, 8 pasal dihapus, dan 2 pasal ditambahkan.

Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian antara lain:

  1. Kewenangan Pusat dan Daerah: Selama ini sering terjadi tumpang tindih antara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di tingkat desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat. Revisi ini diharapkan dapat menyelaraskan kewenangan tersebut.
  2. Partisipasi Masyarakat Adat: Dalam UU lama, komunitas masyarakat adat belum terakomodir dengan baik. Penrad menekankan pentingnya ruang bagi masyarakat adat dalam perencanaan tata ruang ke depan, terlebih isu masyarakat adat juga sedang dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
  3. Fungsi Kawasan: Banyak kasus yang masuk ke BAP DPD RI disebabkan perbedaan fungsi kawasan yang ditetapkan pusat, provinsi, dan daerah. Poin ini pun telah masuk dalam draft pasal-pasal yang akan diubah.

Selain membahas revisi UU, Penrad Siagian juga mendorong fungsi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) untuk menyelesaikan pelbagai konflik agraria sesuai Perpres Nomor 62 Tahun 2023 di Kabupaten Paluta, termasuk di Desa Ujung Gading Julu.

“Saya sudah baca dan lihat rekomendasi-rekomendasi dari forum ini. Saya harap nanti diserahkan kepada saya agar kita bisa diskusikan lebih lanjut terkait teknik penyelesaian kasus-kasus tersebut. GTRA menjadi satu forum penting dalam konteks penyelesaian sengketa konflik agraria,” tegasnya.

Lebih lanjut, Penrad menyoroti persoalan mendesak yaitu inventarisasi desa-desa yang berada di atas kawasan hutan dan Hak Guna Usaha (HGU). Berdasarkan catatan DPD RI, hampir 60% jumlah desa di Indonesia masuk dalam kategori tersebut.

“Dari perspektif Kementerian Desa, selama desa berada di kawasan hutan dan HGU, maka Dana Desa tidak bisa dipakai untuk pembangunan infrastruktur di dalamnya. Yang dirugikan adalah masyarakat karena sangat butuh infrastruktur sampai ke kebun dan perladangan,” jelasnya.

Ia mengusulkan agar Pemkab Paluta memasukkan program inventarisasi desa di atas kawasan hutan dan HGU ke dalam kerja-kerja GTRA.

Menurutnya, perlu kerja keras bersama, termasuk pembuatan tapal batas desa permanen yang ditandatangani oleh pihak-pihak terkait, dari Pemkab hingga Kementerian Dalam Negeri.

“Saya harap ini menjadi catatan kita. Pemerintah pusat mendorong pelepasan desa-desa dari kawasan hutan dan HGU. Ini penting bagi masyarakat agar kepastian hukum atas tanah dan fasilitas umum desa lebih terjamin, dan tidak mudah dicaplok oleh pihak korporasi maupun perseorangan di kemudian hari,” pungkas Penrad Siagian.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Kepala Desa Ujung Gading Julu, Parubahan Hasibuan, dan Ketua Gabungan Kelompok Perjuangan Tani Sejahtera (Gakoptas) Ujung Gading Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kepala desa meminta rekomendasi GTRA untuk menyelesaikan konflik masyarakat dengan PT Wonorejo dan PT Torganda. Namun sebelum masyarakat menyampaikan hal itu, Wakil Bupati lebih dahulu meminta kepada GTRA untuk memasukkan kasus tersebut guna diselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, menyampaikan upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan penataan ruang serta mendukung pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan dan tata ruang di daerah.

Selain itu, Wakil Bupati juga berharap seluruh pihak terkait dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai tahapan yang diperlukan, sehingga program reforma agraria dan penataan ruang dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
[B.Panjaitan]

KUA Sinunukan Berikan Bimbingan Pra Nikah untuk 15 Pasang Calon Pengantin.

MANDAILING NATAL, kabarbangsa.my.id –
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, terus berkomitmen memberikan pembinaan kepada calon pengantin (catin) melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebagai bekal menghadapi kehidupan rumah tangga. (15/5/2026).

Kegiatan yang digelar pada Senin (11/05/2026) di Kantor KUA Kecamatan Sinunukan itu diikuti oleh 15 pasang calon pengantin yang telah menyelesaikan proses administrasi pernikahan.

Ka. KUA Kecamatan Sinunukan, Ali Mora Siagian, S.Sos.I menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempersiapkan para catin agar lebih matang dalam menjalani kehidupan berumah tangga serta mampu menghadapi berbagai persoalan keluarga dengan bijak.
“Bulan ini ada 15 pasang calon pengantin yang mengikuti bimbingan. Insyaallah pencatatan nikah keempat akan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei nanti di Desa Sinunukan I,” ujar Ali Mora Siagian.

Ia juga menjelaskan, saat ini KUA Kecamatan Sinunukan memiliki sembilan pegawai aktif yang terdiri dari satu penghulu, satu CPNS penghulu, satu PPPK penyuluh, satu CPNS penyuluh, serta tenaga administrasi lainnya.
Menurutnya, pembekalan kepada calon pengantin sangat penting agar pasangan yang akan menikah memiliki kesiapan mental, spiritual, dan kemampuan menyelesaikan persoalan rumah tangga secara baik.

“Kegiatan ini kita adakan untuk mempersiapkan calon pengantin agar lebih siap menghadapi problematika berumah tangga. Bagaimana mereka menghadapi persoalan dan menyelesaikannya dengan komunikasi serta pemahaman yang baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), para peserta mendapatkan materi dan pembahasan penting yang meliputi sembilan poin utama, yakni:
Visi, misi, dan tujuan pernikahan
Hak dan kewajiban suami istri
Manajemen keluarga
Kesehatan reproduksi dan keluarga
Pendidikan serta pengasuhan anak
Manajemen konflik dan komunikasi
Hubungan sosial dan keluarga
Kesesuaian data dokumen
Persiapan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Selain itu, para calon pengantin juga diwajibkan melengkapi berbagai persiapan penting, di antaranya administrasi dan dokumen pernikahan di KUA, kesiapan mental dan spiritual, serta pemeriksaan kesehatan calon pengantin.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Sinunukan berharap para pasangan yang akan menikah dapat membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah, dan mampu menjadi contoh baik di tengah masyarakat

(MO).

Kapolsek Tanah Jawa Pimpin Langsung Apel Korve Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polri Hadir Nyata di Tengah Masyarakat Tani.

SIMALUNGUM, kabarbangsa.my.id – Semangat kebersamaan antara institusi Polri dan masyarakat petani kembali ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Personel Polsek Tanah Jawa turun langsung ke ladang untuk ikut serta dalam kegiatan korve mendukung Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Banuara Manurung, S.H., sebagai wujud nyata Polri yang hadir, humanis, dan berintegritas di tengah kehidupan masyarakat.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 14.44 WIB, menjelaskan bahwa keterlibatan personel Polsek Tanah Jawa dalam kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Kegiatan korve dalam rangka Panen Raya Jagung Serentak ini adalah cerminan Polri yang tidak hanya hadir dalam urusan keamanan, tetapi juga peduli dan berdampingan langsung dengan kehidupan masyarakat, termasuk para petani di wilayah Tanah Jawa,” ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Kegiatan korve tersebut dilaksanakan pada Jumat, 15 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di perladangan milik Pak Siallagan, Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Cuaca cerah pada pagi hari turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dengan aman dan kondusif.

Sebelum kegiatan korve dimulai, Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Banuara Manurung, S.H., terlebih dahulu memimpin apel persiapan dan memberikan arahan langsung kepada seluruh personel yang terlibat. Dalam arahannya, KOMPOL Banuara Manurung menyampaikan apresiasi sekaligus menekankan pentingnya pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dalam apel persiapan korve dalam rangka Panen Raya Jagung Kuartal II ini. Kehadiran kita di sini adalah bentuk nyata pengabdian kita kepada masyarakat,” ucap KOMPOL Banuara Manurung di hadapan seluruh personel.

Lebih lanjut, Kapolsek Tanah Jawa juga menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat dalam kegiatan ini harus melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati dan penuh rasa tanggung jawab. Tidak hanya itu, KOMPOL Banuara Manurung juga mengingatkan seluruh personel agar hadir tepat waktu di Polsek Tanah Jawa pada pelaksanaan kegiatan berikutnya, serta memastikan setiap anggota memahami dengan baik tugas dan perannya masing-masing.

“Agar pada pelaksanaan korve ini dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Seluruh personel harus hadir tepat waktu dan memahami tugas yang akan dilaksanakan. Ini bukan sekadar rutinitas, ini adalah wujud pengabdian kita kepada masyarakat dan bangsa,” ungkap KOMPOL Banuara Manurung.

AKP Verry Purba menambahkan bahwa keikutsertaan Polri dalam kegiatan panen raya jagung serentak ini juga merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat. Dengan terjunnya personel kepolisian langsung ke ladang bersama masyarakat petani, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kepercayaan yang semakin kuat antara institusi Polri dan masyarakat di akar rumput.

“Polri bukan hanya hadir saat ada masalah. Polri hadir dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan panen raya seperti ini. Inilah wajah Polri yang humanis dan berintegritas,” pungkas AKP Verry Purba.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan korve Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa masih berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif di bawah cuaca yang cerah.

(EB)

Respons Cepat Tim INAFIS Polres Simalungun Ungkap Misteri Temu Mayat Ibu Rumah Tangga yang Ditemukan Membusuk di Kursi Ruang Tamu.

SIMALUNGUN, kabarbangsa.my.id – Warga Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri dalam kondisi tubuh mulai membusuk. Tim INAFIS Polres Simalungun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab kematian korban secara profesional dan terukur.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 12.34 WIB, menjelaskan bahwa penanganan kasus temu mayat ini merupakan cerminan nyata dari komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam menghadirkan pelayanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat.

“Begitu laporan temu mayat diterima, personel Polsek Gunung Malela langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polres Simalungun untuk segera melakukan olah TKP secara profesional. Ini adalah bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat,” ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Korban diketahui bernama Sarpina Sinaga (44), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Penemuan jasad korban bermula dari kekhawatiran tetangga sekaligus sahabat dekatnya, Asniroya Saragih (55), yang merasa curiga karena korban tidak datang berkunjung ke rumahnya selama dua hari berturut-turut pada Rabu, 14 Mei 2026, dan Kamis, 15 Mei 2026, tanpa berpamitan sebagaimana kebiasaannya sehari-hari.

“Biasanya Sarpina Sinaga datang ke rumah saya setiap malam sekira pukul 19.00 WIB dan pulang sekitar pukul 22.00 WIB. Kalau tidak datang, dia selalu pamit. Karena beberapa hari tidak kelihatan dan tidak permisi, saya suruh suami saya pergi mengecek kondisinya,” ucap Asniroya Saragih sebagaimana disampaikan kepada petugas.

Suami Asniroya, Maruli Purba (60), kemudian mendatangi kediaman korban yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Setibanya di halaman, lampu rumah dan teras korban tampak masih menyala. Ketika memanggil nama korban tidak ada sahutan, Maruli Purba mengintip melalui jendela kaca depan yang tidak bertirai dan mendapati tubuh Sarpina Sinaga dalam posisi duduk di kursi tanpa bergerak sama sekali. Ia langsung kembali dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga beramai-ramai mendatangi rumah korban namun mendapati seluruh pintu terkunci dari dalam. Mulia Susiratno, salah seorang warga yang turut hadir, menemukan celah pada pintu samping rumah dan berhasil masuk untuk membuka pintu utama. Di dalam ruang tamu, mereka mendapati Sarpina Sinaga dalam keadaan duduk di bangku plastik, sudah berbau, dan tubuhnya mulai membusuk. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pangulu untuk diteruskan ke kepolisian.

Personel Polsek Gunung Malela yang dipimpin IPDA B. Situngkir, S.H., bersama AIPTU Yudi, AIPTU Eldison Damanik, AIPDA Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan, segera mendatangi TKP dan mengamankan lokasi. Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra pun langsung diterjunkan untuk melaksanakan olah TKP secara menyeluruh, disaksikan oleh pemerintah nagori dan Babinsa setempat.

“Tim INAFIS kami bekerja cermat dan sistematis di lokasi. Setiap detail TKP diidentifikasi dengan teliti untuk memastikan penyebab kematian korban dapat diketahui secara ilmiah dan akuntabel,” ungkap AKP Verry Purba.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, untuk dilakukan visum luar oleh tim dokter yang dipimpin dr. Joko Arianto, M.Ked (For), Sp.FM. Hasil visum luar menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan kematian diduga akibat faktor penyakit, dalam hal ini hipertensi. Perkiraan waktu kematian korban diperkirakan telah berlangsung lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.

“Berdasarkan hasil visum luar, tidak ada indikasi kekerasan. Korban diduga meninggal akibat sakit. Situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkas AKP Verry Purba.

Polres Simalungun mengimbau masyarakat untuk senantiasa peduli dan peka terhadap kondisi tetangga dan warga sekitar, terutama mereka yang tinggal sendirian, sebagai wujud kepedulian sosial yang dapat menyelamatkan nyawa.

(EB)

Kapolsek Torgamba Bersama Personel Melayat dan Berikan Trauma Healing kepada Keluarga Korban Pengeroyokan di Aek Batu.

LABUSEL, corongrakyat.my.if – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Wahyu Kurniawan, korban penganiayaan secara bersama-sama atau pengeroyokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Kapolsek Torgamba bersama para Kanit melayat sekaligus memberikan trauma healing kepada keluarga korban, Jumat (15/5/2026) di Kampung Lalang, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga, S.H. didampingi Ps. Kanit Intel AIPTU Jhoni, Ps. Kanit Binmas AIPTU B. Sinaga, Ps. Kanit Lantas AIPTU Kariyanto, serta Ps. Kanit Sabhara AIPTU PF Tanjung.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga, S.H. menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban akibat tindakan pengeroyokan tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada orang tua serta keluarga almarhum agar tetap tabah menghadapi cobaan ini,” ujar AKP S Gurusinga di sela kegiatan.

Selain melayat, personel Polsek Torgamba juga memberikan trauma healing kepada keluarga korban guna membantu mengurangi rasa duka dan tekanan psikologis yang dialami pascakejadian tragis tersebut.

Kapolsek menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani perkara tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami memastikan proses hukum berjalan secara adil dan transparan. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Suasana haru tampak menyelimuti rumah duka saat personel kepolisian berbincang dan memberikan penguatan kepada keluarga korban. Kehadiran aparat kepolisian di tengah keluarga yang berduka dinilai memberi ketenangan sekaligus harapan agar kasus tersebut segera terungkap secara tuntas.

(Irpan Has)