Kapolres Labusel Hadiri Peringatan May Day 2026 di Kotapinang, Tekankan Sinergi dan Kesejahteraan Buruh.

Labusel, kabarbangsa.my.id – Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada Jumat (1/5/2026) di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan berlangsung sejak awal hingga selesai dalam situasi aman dan kondusif.

Peringatan yang dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai elemen pekerja ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan para buruh di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, S.H. Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, S.H. Wakapolres KOMPOL Moch. Guntur Pryantoko, S.H, M.H. Danramil 11/Kotapinang MAYOR Inf Hendra Gunawan, Sekdakab M Reza Pahlevi Nasution, S.S.T.P, M.AP. perwakilan dari Kejari Labuhanbatu Selatan, PJU Polres Labuhanbatu Selatan, pimpinan OPD Pemkab Labuhanbatu Selatan, Kacab BPJS ketenagakerjaan Labuhanbatu Selatan, pimpinan atau perwakilan dari Perusahaan, Serikat Buruh PC FSPSI, Serbundo Perkebunan Milano, Serikat Buruh PT Asam Jawa, pengurus SP Bun Labuhanbatu Selatan, dan para pekerja yang berhadir.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama, dilanjutkan doa, laporan panitia, hingga orasi dari perwakilan serikat pekerja yang menyampaikan aspirasi dan harapan terkait kesejahteraan buruh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati, pemberian penghargaan dan santunan, penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, hingga pengundian lucky draw dan hiburan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya Sembiring, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam peringatan May Day bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

“Momentum Hari Buruh ini harus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan. Kami dari Polres Labuhanbatu Selatan berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga seluruh aktivitas masyarakat, termasuk para buruh, dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, suasana peringatan May Day di Labuhanbatu Selatan tahun ini mencerminkan kedewasaan dan semangat kebersamaan semua elemen.

“Buruh adalah bagian penting dalam pembangunan daerah. Ketika situasi aman dan hubungan industrial terjaga, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Ini yang harus terus kita rawat bersama,” tambahnya.

Dengan semangat “Polres Labusel Presisi”, jajaran Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja cepat, cerdas, tuntas, serta ikhlas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (Irpan Has)

Peringatan Hardiknas di Sinunukan Berlangsung Meriah, Camat Bacakan Amanat Menteri Pendidikan

Mandailing Natal, kabarbangsa.my.id –
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Kecamatan Sinunukan berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan yang digelar di Alun-alun Sinunukan pada Sabtu (02/05/2026) ini diikuti oleh seluruh sekolah dari berbagai jenjang pendidikan se-Kecamatan Sinunukan, (2/5/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Camat Sinunukan, Abdi Pulungan, yang bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Muhammad Rizki Nasution SPd Komandan upacara Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimca dan tokoh masyarakat, di antaranya Kapolsek Batahan Jaresman Sitinjak, Kapolsubsektor Sinunukan Julpan Pulungan, perwakilan Koramil 20 Batahan Serka Muryasid, dan Serka Heru Yusrizal, Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, serta sejumlah kepala desa di wilayah Sinunukan.

Rangkaian acara semakin semarak dengan berbagai penampilan dari para pelajar. Paduan suara dari SMP Negeri 02 Sinunukan berhasil memukau para peserta upacara, sementara penampilan marching band dari SD Negeri 327 Sinunukan III turut menambah kemeriahan suasana. Beberapa sekolah lain seperti SD Negeri 329, SD Negeri Suka Dame, SMP Negeri 1 Sinunukan, dan SMP Negeri 02 Sinunukan juga ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Namun di balik kemeriahan acara, terdapat catatan kecil terkait keterbatasan fasilitas. Awak media sempat berbincang dengan Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan, Ihsan Nasution SPd, yang hadir sebagai tamu undangan namun harus duduk di bawah karena keterbatasan kursi yang disediakan panitia.

Ihsan Nasution SPd pada awak media, mengungkapkan dalam rangka peringatan hardiknas SMA NEGERI I Sinunukan meraih prestasi yang gemilang tingkat kabupaten pada lomba FLS3N
Masing-masing juara i gitar solo juara i cipta lagu juara i vokal solo putra juar 2 putri juara 3 baca puisi

Meski demikian, pelaksanaan peringatan Hardiknas tahun ini tetap berjalan lancar dan sukses, om serta menjadi momentum penting untuk dunia pendidikan kecamatan Sinunukan (MO).

Polres Labusel Kawal Penuh Keberangkatan 147 Jemaah Haji Asal Labusel , Perjalanan Dipastikan Aman dan Lancar.

Labusel, kabarbangsa.my.id – Polres Labuhanbatu Selatan mengawal sebanyak 147 calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Jumat malam, 1 Mei 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula SBBK, Kecamatan Kotapinang, sekitar pukul 20.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, S.H.

Pemberangkatan yang berakhir pukul 21.45 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, hingga masyarakat. Tepat pukul 22.00 WIB, rombongan jemaah diberangkatkan secara simbolis dengan pengawalan ketat dari aparat gabungan.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kapolres Labuhanbatu Selatan yang diwakili Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H, M.H. Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, S.H. Danramil 11/Kotapinang MAYOR Inf Hendra Gunawan, Sekdakab M Reza Pahlevi Nasution, S.S.T.P, M.AP. para Asisten dan Staff Ahli Bupati, Pimpinan OPD Pemkab Labuhanbatu Selatan, Kakan Kemenag dan Umroh Labuhanbatu Selatan H Muhammad Fery, S.Sos.I, M.Si. tokoh Agama, tokoh Masyarakat, IPHI, masyarakat, insan pers.

Sebanyak 147 jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 67 laki-laki dan 80 perempuan, dengan tambahan satu petugas haji. Jemaah tertua tercatat atas nama Adjam Nasution (84), sementara yang termuda adalah Najwa Nadila Nasution (21), mencerminkan keberagaman usia dan semangat ibadah masyarakat Labuhanbatu Selatan.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan, enam unit bus disiapkan, lengkap dengan pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu Selatan, Dinas Perhubungan, serta dukungan ambulans. Iring-iringan juga dikawal dua unit kendaraan patroli (patwal), masing-masing dari kepolisian dan Dishub.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. melalui Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan perjalanan para jemaah berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kami menempatkan personel di titik-titik strategis dan melakukan pengawalan penuh hingga rombongan keluar dari wilayah hukum dan sampai di Medan. Ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman, khususnya pada momen penting seperti pemberangkatan ibadah haji,” ujar KOMPOL Guntur.I

a juga menyampaikan harapan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Suasana haru dan penuh doa mengiringi keberangkatan para jemaah. Keluarga yang hadir tampak melepas dengan isak tangis dan harapan, menjadikan momen ini tidak hanya sebagai perjalanan spiritual, tetapi juga kisah kemanusiaan yang menyentuh hati.

(Irpan Has)

Bayi Baru Lahir Tewas di Batang Kuis, Kedua Orang Tua Diduga Terkait

Bayi Baru Lahir Tewas di Batang Kuis, Kedua Orang Tua Diduga Terkait

kabarbangs.my.id

DELI SERDANG – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Seorang bayi perempuan berusia tiga minggu dilaporkan meninggal dunia, dan kasusnya kini tengah diselidiki pihak kepolisian setelah ditemukan indikasi kekerasan. Bayi tersebut dibawa oleh kedua orang tuanya ke Puskesmas Batang Kuis dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Namun, pemeriksaan awal oleh tenaga medis menemukan tanda-tanda yang tidak biasa pada tubuh korban, sehingga memicu kecurigaan dan langsung dikordinasikan dengan aparat kepolisian serta perangkat desa.

Kapolsek Batang Kuis melalui Kanit Reskrim menyampaikan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut. Kasus ini kemudian ditangani bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Deli Serdang untuk pendalaman penyelidikan. Sementara itu, kedua orang tua bayi telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar yang datang ke puskesmas.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar menunggu hasil resmi penyelidikan sebelum mengambil kesimpulan, karena proses hukum masih berlangsung. (Redaksi)

Polisi dan Buruh Perkuat Sinergi di Momen May Day 2026 di Sinunukan.

Mandailing Natal, kabarbangsa.my.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, (1/5/2026).

Kapolsek Batahan, AKP Jaresman Sitinjak, SH, MH bersama Kapolsubsektor Sinunukan memberikan nasi tumpeng kepada pengurus Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPTI-K-SPSI) / F SP PP K SPSI Mandailing Natal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi kantor cabang F-SP PP-K-SPSI Sinunukan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap para pekerja.

Kapolsek Batahan yang didampingi personel menyampaikan bahwa momentum May Day tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan, pekerja, dan masyarakat.

“Peringatan Hari Buruh ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara Polri, buruh, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar AKP Jaresman Sitinjak SH MH.

Atas nama Ketua F-SPTI-K-SPSI Mandailing Natal, M. Faisar Hasibuan, selaku ketua Ranting Kecamatan Sinunukan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Mandailing Natal melalui Kapolsek Batahan atas perhatian yang diberikan kepada para buruh, khususnya dalam momentum May Day.

Namun demikian, dalam kesempatan tersebut, Faisar juga menyampaikan sejumlah aspirasi penting terkait ketenagakerjaan. Ia menyoroti perlunya perhatian dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terhadap legalisasi organisasi F-SPTI-K-SPSI, serta pentingnya pemenuhan hak pekerja seperti BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja yang telah legal.

“Kami berharap Disnaker dapat melihat dan memastikan legalitas organisasi kami, serta memperhatikan hak-hak pekerja, karena saat ini masih ada pihak yang menggunakan simbol F-SPTI-K-SPSI tanpa kejelasan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.Selain itu, dialog antara buruh dan pihak terkait turut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari upah pekerja, perlindungan tenaga kerja, hingga pengawasan terhadap tenaga kerja ilegal .

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan aspirasi secara simbolis serta sesi foto bersama.Menariknya, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi Kapolsek Batahan yang baru sekitar satu minggu bertugas di wilayah Kecamatan Batahan dan Sinunukan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian peringatan May Day 2026 di Sinunukan berjalan lancar, aman, penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara kepolisian dan kalangan buruh dalam menjaga stabilitas sosial di daerah tersebut.(MO).

Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Aktif Masyarakat

Labusel, KabarBangsa.My.ld

Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat jajaran Satreskrim bersama Polsek Kampung Rakyat, serta dukungan informasi dari masyarakat.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Kami mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan sehingga kasus ini dapat segera diungkap,” ujar Kapolres.

Adapun enam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial EMP alias Eka (29), AS alias Argo (33), AZS alias Amat (36), MLY alias Kepleh (56), DS alias Dedek (36), dan EA alias Bagong (29), yang berasal dari sejumlah wilayah di Labuhanbatu Selatan dan Rokan Hilir.

Barang bukti yang turut diamankan antara lain dua unit mobil Carry (warna hitam dan putih), satu unit sepeda motor Honda Beat Street, serta satu ekor lembu milik korban yang sebelumnya dicuri di Dusun Sosopan Kumbar, Desa Perkebunan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menindak tegas pelaku kejahatan. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal melalui layanan call center 110, dan layanan tersebut gratis dan kami akan merespon dengan cepat aduan masyarakat “. tambahnya.

Di sisi lain, rasa haru dan syukur disampaikan oleh perwakilan korban, Rosmiani Ritonga, warga Pekan Tolan. Ia mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras pihak kepolisian yang telah menemukan kembali hewan ternaknya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu Selatan, bapak Kapolsek Kampung Rakyat dan seluruh jajaran yang sudah membantu menemukan pelaku pencuri hewan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami karena lembu tersebut adalah milik masyarakat yang hendak merayakan hari raya Haji,” ungkap Rosmiani dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan press release berakhir dalam situasi aman dan tertib, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Labuhanbatu Selatan.(Irpan Has)

Polres Langkat Tangani Penemuan dan Disposal Ranjau Darat Peninggalan Perang di Tanjung Pura

KabarBangsa.My.Id

Langkat – Respons cepat jajaran Polres Langkat kembali dibuktikan dalam penanganan penemuan benda diduga ranjau darat (land mine) peninggalan masa perang Belanda/Jepang di Dusun Melati, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Jumat (1/5/2026).

Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Bustami (55), seorang wiraswasta, saat hendak menanam palawija di samping rumahnya pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, saat mencangkul tanah, Bustami merasa cangkulnya mengenai benda keras.

Karena penasaran, ia mencoba mencongkel menggunakan parang hingga menemukan benda besi berkarat yang tertanam sekitar 30 sentimeter di dalam tanah.

Merasa takut benda tersebut berbahaya, Bustami kemudian menghubungi Kepala Desa Teluk Bakung untuk melaporkan temuannya.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Tanjung Pura langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), sterilisasi awal, pemasangan garis polisi (police line), serta perimeter pengamanan dengan radius sekitar 200 meter demi keselamatan masyarakat sekitar.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. kemudian segera berkoordinasi dan melaporkan situasi tersebut kepada pimpinan Polda Sumut, termasuk Dansat Brimob Polda Sumut guna meminta bantuan Tim Jihandak/Jibom Sat Brimobda Sumut untuk melakukan penanganan profesional terhadap benda diduga ranjau tersebut.

Tidak hanya melakukan pengamanan lokasi, personel kepolisian juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauh dari titik penemuan dan tidak mendekati benda mencurigakan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekira pukul 15.00 WIB, personel Subden Jibom Gegana Brimobda Sumut yang dipimpin AKP Sardi, S.E., M.H. tiba di lokasi dan langsung melakukan survei serta sterilisasi area disposal.

Setelah dipastikan aman, ranjau darat kemudian dibawa ke lokasi disposal di Dusun Dahlia Desa Teluk Bakung untuk dimusnahkan sesuai prosedur standar penjinakan bahan peledak.

Pada pukul 15.58 WIB dilakukan hitung mundur peledakan oleh tim Jibom Gegana Brimobda Sumut, dan tepat pukul 15.59 WIB ranjau darat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa tindakan cepat kepolisian dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan masyarakat.

“Begitu menerima laporan warga, personel langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi, sterilisasi area serta berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob untuk penanganan lebih lanjut. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kapolres.

Polres Langkat juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak atau peninggalan perang dan tidak mencoba memindahkan ataupun menyentuh benda tersebut.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan cepat Call Center 110 Polres Langkat untuk melaporkan situasi darurat maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Berkat sinergitas Polri, Brimob, TNI dan pemerintah desa, seluruh rangkaian pengamanan dan disposal berjalan aman, lancar dan kondusif tanpa adanya korban jiwa maupun kerusakan di sekitar lokasi.(B.Panjaitan)

Polres Labusel tegaskan tidak ada ruang bagi bandar narkoba, Sat Narkoba Ungkap Jaringan Narkotika di Torgamba, Tiga Pelaku Diamankan

Polres Labusel tegaskan tidak ada ruang bagi bandar narkoba, Sat Narkoba Ungkap Jaringan Narkotika di Torgamba, Tiga Pelaku Diamankan

kabarbangsa.my.id

Labusel,

– Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di Lorong Bangun Jadi, Dusun Kandang Motor, Desa Aekbatu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat melalui layanan pengaduan Dumas Presisi yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

Saat operasi berlangsung, petugas mencurigai seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah diamankan, pria tersebut diketahui berinisial S alias Pardi (46). Dari hasil penggeledahan, ditemukan 8 paket plastik klip diduga berisi sabu dengan berat bruto 2,38 gram, alat bantu berupa pipet skop, serta satu unit handphone.

Dari hasil interogasi, tersangka Pardi mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial A alias Bokir (30). Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Bokir di kediamannya sekitar pukul 21.00 WIB. Dari rumah tersangka, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa plastik klip kosong, kaca pyrex, timbangan elektrik, serta handphone yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Pengembangan kembali dilakukan dan mengarah kepada pemasok utama berinisial P alias Iwan Kancil (37). Sekitar pukul 21.30 WIB, tim berhasil menangkap Iwan Kancil di rumahnya. Saat penangkapan, ditemukan 6 paket sabu seberat bruto 12,8 gram, alat hisap, kaca pyrex, plastik klip kosong, handphone, serta uang tunai sebesar Rp1.000.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka Iwan Kancil mengakui bahwa seluruh barang bukti narkotika yang ditemukan dari kedua tersangka lainnya maupun dari dirinya merupakan miliknya.

Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan guna proses hukum lebih lanjut. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sujono, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam memerangi narkoba.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak pidana, khususnya peredaran narkotika, melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.

“Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan. Jika melihat atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan melalui layanan 110.

Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional,” tegasnya.


Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayahnya dan akan terus melakukan penindakan tegas demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.(Irpan Has)

foto(Irpan Has)barang buktin plastik klip kosong yang sabu 6 paket sabu seberat bruto 12,8 gram, alat hisap, kaca pyrex, plastik klip kosong, handphone, serta uang tunai sebesar Rp1.000.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Tiang WiFi Tanpa Izin di Pekarangan Warga, Pemilik Tanah Minta Aparat Bertindak.

Pesawaran, Lampung, kabarbangsa.my.id – Seorang warga Desa Kebagusan, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, bernama Sufiyawan, mengeluhkan keberadaan tiang jaringan WiFi yang ditanam di pekarangan miliknya tanpa izin sejak lebih dari 10 tahun lalu, Jum’at, (1/5/2026).

Menurut Sufiyawan, sejak awal pemasangan hingga saat ini, pihak pengusaha tidak pernah meminta persetujuan maupun memberikan kompensasi atas penggunaan lahan tersebut. Ia mengaku telah menyampaikan keberatan sejak awal, namun tidak mendapat respons yang jelas dari pihak terkait.“

Saya keberatan dari awal. Tidak pernah ada izin atau kompensasi sampai sekarang,” ujar Sufiyawan.

Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran hukum serta mencerminkan sikap tidak menghormati hak kepemilikan warga. Sufiyawan juga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan menindak pengusaha yang diduga tidak memiliki izin tersebut.

Selain itu, ia menghimbau kepada pemilik tiang WiFi agar segera mencabut atau memindahkan tiang dari lahannya. Jika peringatan tersebut tidak diindahkan, Sufiyawan menegaskan akan melaporkan kasus ini ke Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Pesawaran guna proses hukum lebih lanjut.

Secara hukum, tindakan penanaman tiang jaringan tanpa izin di pekarangan warga diduga melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 167 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang masuk pekarangan tanpa izin. Selain itu, juga berpotensi melanggar Pasal 406 KUHP tentang perusakan, apabila terbukti menimbulkan kerugian atau kerusakan pada lahan milik warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengusaha maupun instansi terkait mengenai legalitas pemasangan tiang jaringan WiFi tersebut.(Feri)

PEMBANGUNAN AREA UMKM DELISERDANG RESMI DIMULAI – TARGET NAIK KELAS USAHA DAN BUAT LAPANGAN KERJA

PEMBANGUNAN AREA UMKM DELISERDANG RESMI DIMULAI – TARGET NAIK KELAS USAHA DAN BUAT LAPANGAN KERJA

kabarbangsa.my.id

DELI SERDANG – Pembangunan Area Pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, Kamis (30/4/2026).

Berlokasi di komplek perkantoran dan tidak jauh dari Pusat Kuliner Hutan Kota, Lubuk Pakam, pembangunan pusat UMKM ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu naik kelas, baik dari sisi omzet maupun kualitas tempat usaha.

“Kita berharap seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Deli Serdang bisa naik kelas. Pertama dari sisi omzet yang meningkat, kemudian tempat usaha yang lebih layak,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, peningkatan omzet harus diiringi dengan fasilitas usaha yang memadai. Pemerintah memiliki tanggung jawab menyediakan ruang usaha yang layak sebagai bentuk penghargaan kepada pelaku UMKM.

“Walaupun omzet bertambah, kalau tempat jualannya tidak layak, itu kurang bermartabat. Kita ingin mereka punya ruang yang baik sehingga bisa menarik pelanggan baru,” jelasnya.

Bupati juga berharap keberadaan area UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Yang paling kita harapkan adalah bertambahnya tenaga kerja. UMKM ini harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Inilah yang kita sebut sebagai penguatan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Pembangunan pusat UMKM ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Deli Serdang dalam membangun pusat ekonomi kreatif baru yang diharapkan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi daerah. Ke depan, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kuliner yang tertata, menarik, dan memiliki nilai estetika sehingga memberi kesan positif bagi pengunjung.

Untuk kapasitas, pusat UMKM tersebut akan menampung sekitar 30 pelaku usaha. Prioritas diberikan kepada pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, namun tetap terbuka bagi pelaku UMKM dari wilayah lain.

“Tujuan kami adalah menyiapkan ruang usaha bagi masyarakat agar mereka memiliki tempat untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian,” tutup Bupati.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peninjauan lokasi rencana pembangunan Kantor Koramil 06/Lubuk Pakam, serta fasilitas publik lainnya seperti arena sepatu roda, lapangan basket, dan futsal di kawasan Perkantoran Pemkab Deli Serdang. (Redaksi)