Jawa Tengah, Selasa,15 September 2026 – kabar bangsa.my.id
TIM HUKUM FERADI WPI Hadir di RSUD Salatiga untuk mengunjungi salah satu anggota FERADI WPI Sdr. M. Sholeh Abdullah Ali R yang dirawat karena diduga menjadi Korban tindak pidana Pengroyokan dan Penganiayaan.
Tim FERADI WPI yang hadir adalah :
Donny Andretti Ketua Umum DPP Organisasi Advokat Paralegal FERADI WPI
Panji Kepala Divisi DPP FERADI WPI sekaligus Pimpinan Umum Media Patroli86.com
M. Arifin Waketum DPP FERADI WPI
Basriyanto Waketum DPP FERADI WPI
Eko Ponco Ketua DPC FERADI WPI Kab. Mojokerto
Agus Polenk Kepala Divisi DPP FERADI WPI
Dwi Cahyo Nugroho Paralegal FERADI WPI
Pengacara Senior Ketua Umum FERADI WPI bapak Advokat Donny Andretti menunjuk Bapak Agus Polenk Kadiv DPP FERADI WPI sebagai Ketua Tim Advokasi Sdr. Sholeh Abdullah Ali R. Dan akan dibantu oleh Kadiv DPP FERADI WPI Panji ( Patroli86.com ) Serta seluruh jajaran Pengurus FERADI WPI. Agar Terduga pelaku pengroyokan terhadap Sholeh Abdullah Ali R diproses secara hukum.
Saya mengapresiasi kehadiran rekan rekan wartawan dan Pimred yang tergabung dalam induk Organisasi Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia ( KAWAN JARI ) Dimana Paketum Donny Andretti selaku Ketua Umum FERADI WPI juga Menjabat sebagai Ketua Umum KAWAN JARI dan Pak Panji ( Patroli86.com ) selain menjabat Kadiv DPP FERADI WPI juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Kawan Jari, ujar Pak Polenk selaku Ketua Tim Advokasi.
Seluruh jajaran FERADI WPI dan KAWAN JARI siap mengawal perkara hukum yang menimpa Sdr. Sholeh Abdullah Ali R.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Semarang, Selasa,15 Agustus 2026 – kabarbangsa.my.id
M. Arifin SH, S.Sos., M.M., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX sampaikan ke rekan rekan wartawan : Sekitar 35 Anggota / Nasabah Tidak bisa mencairkan Simpanannya di BMT Dinar Mulia, Dan total dirugikan sekitar Rp7 M, Ketua Koperasi BMT≈ Dinar Mulia Karanganyar, inisal U Diduga Dalang Utamanya.
SEMARANG – Sebanyak 35 korban investasi Koperasi BMT Dinar Mulia di Karanganyar Jawa Tengah, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan gelap (tipu gelap) dan dugaan Tindak Pidana pencucian uang (TPPU) ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah, Senin (14/9/2026). Para korban didampingi oleh tim hukum dari FERADI WPI dan Subur Jaya Lawfirm.
Ke- 35 Korban BMT Dinar Mulia Lapor Dugaan Tipu Gelap yang Rugikan hingga Rp7 Miliar ke DitReskrimsus Polda Jateng
Kedatangan para korban diterima secara langsung oleh Kasubdit serta Kompol Arry di ruang pertemuan Ditreskrimsus Polda Jateng – Semarang. Pihak penyidik menerima laporan dengan penuh empati, Simpatik, dan memastikan akan menindaklanjuti perkara tersebut setelah melakukan diskusi awal untuk menggali kronologi kejadian dari para Korban.
M. Arifin SH, S.Sos., M.M., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. C.FTAX. selaku perwakilan tim hukum Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI, menyatakan bahwa total kerugian materiil yang dialami para korban yang dia dampingi pelaporannya , mencapai sekitar Rp7 miliar. Ia menegaskan bahwa pelaku utama diduga adalah Ketua BMT Dinar Mulia, Umi Munawaroh (UM).
“Sungguh jahat dan baidan dan keji pelakunya. Uang para korban dilenyapkan seketika. Saya pastikan kasus ini akan diproses hukum hingga tuntas dan pelakunya berakhir di penjara,” tegas M. Arifin sambil menyayangkan nasib para korban yang terlihat menangis saat menceritakan kehilangan mereka.
Turut hadir mendampingi para korban dalam proses pelaporan ini adalah pimpinan dan anggota tim hukum FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm, antara lain :
Dengan adanya laporan resmi ini, diharapkan aparat penegak hukum Polda Jateng dapat segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana koperasi tersebut demi mengembalikan hak-hak para korban.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Labuha atu Selatan, Senin,14 September 2026 – kabarbangsa.my.id
Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Tournament Kapolres Labusel Cup Orado 2026 yang digelar di Hall Grand Suma Hotel Blok Songo, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi S.I.K. M.H. CPHR. bersama Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Simatupang S.H., Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro S.H., Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan Ari Winata, serta jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah.
Tournament tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga serta masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Hadir pula Wakapolres Labuhanbatu Selatan Kompol Moch Guntur Pryantoko S.H. M.H., Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, S.H., Sekda Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution S.STP. M.AP., Jaksa Fungsional Kejari Labuhanbatu Selatan Enda H. Nasution S.H. M.H., Asisten I Pemkab Labuhanbatu Selatan Syahrul Tanjung, para PJU dan Kapolsek jajaran Polres Labuhanbatu Selatan, para camat, staf ahli serta masyarakat dan peserta.
Ketua Orado Pengprov Sumatera Utara Yopie H. Batubara dan Ketua Orado Pengcab Labuhanbatu Selatan Handry Khusuma, S.Kom. turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi juga menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka Tournament Kapolres Labusel Cup Orado 2026.
Menurut Kapolres, olahraga memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan. Di dalamnya terdapat semangat sportivitas, kebersamaan, disiplin dan persaudaraan yang penting untuk terus dibangun di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita tidak hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan menjaga sportivitas,” ujar AKBP Rosef Efendi.
Kapolres berharap Tournament Kapolres Labusel Cup Orado 2026 dapat menjadi momentum positif untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas olahraga dan masyarakat.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang harus kita jaga adalah semangat persaudaraan dan kebersamaan. Mari jadikan olahraga sebagai wadah untuk mempererat hubungan dan menciptakan suasana yang semakin harmonis di Labuhanbatu Selatan,” pesannya.
Semangat tersebut tampak dari keikutsertaan peserta dalam dua kategori pertandingan, yakni kategori eksekutif dan kategori umum. Persaingan berlangsung dalam suasana kompetitif, namun tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.
Untuk kategori eksekutif, Team Horpak berhasil meraih Juara I, disusul Team DKPP sebagai Juara II, Team BM-3 Juara III dan Team Camat Kotapinang sebagai Juara IV.
Sementara pada kategori umum, Team Medan keluar sebagai Juara I, Team Kotapinang Juara II, Team Blok Songo Juara III dan Team Sungai Kanan menempati Juara IV.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi salah satu momen yang menambah semarak kegiatan. Para peserta dan tamu undangan kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara.
Bagi Kapolres Labuhanbatu Selatan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan positif yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat.
“Kita ingin terus hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Polri tidak hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi juga hadir untuk membangun kebersamaan dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas secara sehat dan produktif,” kata AKBP Rosef Efendi.
Kapolres juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk mempertahankan semangat kebersamaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya Tournament Kapolres Labusel Cup Orado 2026, diharapkan semangat sportivitas, persaudaraan dan kolaborasi yang terbangun selama pertandingan dapat terus berlanjut di tengah masyarakat.
Polres Labuhanbatu Selatan yang Presisi, siap mengamankan agenda Kamtibmas dengan terus berbuat baik, kerja cepat, cerdas dan tuntas, serta ikhlas.
Jawa Tengah, Senin,14 September 2026 – kabarbangsa.my.id
Sekitar 35 korban hadir di DitReskrimsus Polda Jateng, Senin 14 September 2026. Didampingi Tim Hukum Dari FERADI WPI – SUBUR JAYA LAWFIRM.
Penyidik Polisi Ditreskrimsus Polda Jateng, menerima dengan penuh empati dan simpati. Dan memastikan akan menindaklanjut laporan tersebut.
Tim Firma Hukum Subur Jaya – FERADI WPI bersama puluhan korban BMT Dinar Mulia diterima di ruang pertemuan depan di DITRESKRIMSUS POLDA JATENG. Dimana Hadir Pak Kasubdit dan Pak Kompol Arry. Menerima dan melakukan diskusi awal menggali Kronologi Perkara dari Para Korban disertai sesi tanya jawab. Dengan dugaan awal Tipu Gelap dan dugaan TPPU.
Total kerugian disampaikan sekitar 7 Milyard yang dikuasakan ke Kami Ujar M. Arifin ( Tim Hukum Subur Jaya ).
“Sungguh jahat pelakunya, dan saya pastikan akan diproses hukum dan berakhir di penjara, terduga pelaku adalah Ketua BMT Dinar Mulia yang diduga bernama Umi Munawaroh ( UM ), saya sangat kasihan melihat tangisan para korban. Uang mereka di tilep seketika” Ujar M. Arifin.
Nampak hadir pula Dari Subur Jaya lawfirm – FERADI WPI :
Beserta puluhan Korban Koperasi BMT Dinar Mulia Karanganyar.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Subang, Jawa Barat, Senin,14 September 2026 – kabarbangsa.my.id
Rusli menceritakan kisahnya :
Puji tuhan berkat pertolongan Tuhan Yesus, saya dari seorang seles penjual permen & makanan anak anak keliling tidak punya latar belakang di bidang hukum , tapi puji Tuhan , berkat kasih sayang Tuhan Yesus terhadap saya, saya di pertemukan denga pak Adv. Donny Andretti ketua umum feradi wpi di tiktok , karna saya selalu berniat ingin bantu masyarakat yg tidak mampu akhir nya saya oleh Tuhan di pertemukan dengan pak Donny Andretti, ketua umum feradi wpi yg sangat baik & luar biasa. Saya di ajak bergabung di organisasi beliau yaItu feradi wpi. Saya waktu itu tidak punya uang apa lagi kalau daftar di organisasi feradi wpi itu ada admin nya sebesar 500 rb untuk biaya penerbitan Kartu anggota. Boro boro uang sebesar itu apa lagi saya seorang seles keliling yg kadang laku kadang sama sekali pulang engga bawa uang . Tetapi saya punya tekad untuk bantu masyarakat akhir nya saya beranikan diri bilang ke pak Donny Andrertti. saya ada minat untuk gabung tapi saya engga punya uang untuk admin nya singkat cerita tahun 2024 saya di acc sama pak Ketum Donny Andretti. itu pun berkat kasih Tuhan kesaya. saya bergabung di feradi wpi dimana setiap hari Senin saya selalu ikut pendidikan hukum yang diadakan FERADI WPI melalui zoom / google meet, setiap hari Senin dari jam 20’00wib sampe jam 23’00wib. walau pun saya engga ada latar belakang pendidikan di hukum, dengan saya ikutin belajar dengan pengajar dengan pengacara pengacara handal di google meetnya feradi wpi tiap Senin malam. akhir nya saya tahun 2026 saya di lantik jadi Kepala Divisi pembelaan organisasi feradi wpi DPP pada tahun yg sama saya dengan tekad bulat saya mengajuan ingin menjadi ketua pbh ( Pusat Bantuan Hukum ) di Subang . Akhir nya dengan pertolongan Tuhan saya di acc sama pak ketum & di berikan 1 kemeja seragam kebanggan feradi wpi yg selalu saya pake kalau ada bantu masyarakat dan sampe hari ini berkat pertolongan dari Tuhan Yesus Kristus & bimbingan ketua umum feradi wpi pak donny andretti, saya bisa mendapingan klien klien, yg mebutuhkan bantuan atau pendampingan di polres & di kejaksaan & pengadilan. Terima kasih banyak saya ucapakan kepada pa donny andretti yg membantu saya secara gratis semua nya. feradi wpi jaya jaya jaya dan juga saya ucapkan terima kasih kepada istri tercinta saya & anak anak saya yg mendukung saya di profesi yg sekarang saya tekunin 🥰.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.,
.Jawa Timur, Senin,14 September 2026 – kabarbangsa.my.id
berlokasi Jalan Raya Langsep No.2, Pisang Candi, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Cybermall lantai 2. Gereja JPM ( Jesus People Ministry ) Bethany Nusantara. Gereja JPM ini dipimpin oleh Gembala Sidang Bapak Advokat Robby Gunawan, S.H., S.E., M.H. yang juga adalah Advokat Anggota Organisasi FERADI WPI.
Hadir KETUA UMUM ORGANISASI ADVOKAT & PARALEGAL FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya & Rekan Bapak Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.MDF., C.PFW., C.JKJ., C.FTAX. beserta ADVOKAT EKO PONCO, S.H., C.PFW., C.MDF., .C.JKJ., C.FTAX. Ketua DPC FERADI WPI Kabupaten Mojokerto, M. Arifin SH, S.Sos., M.M., Wakil Ketua Umum III DPP FERADI WPI.
Pada kesempatan tersebut Paketum Bapak Adv Donny Andretti Membagikan Firman Tuhan dan Kesaksian Hidup Mengalami Kebaikan Tuhan Yesus Kristus.
Ayat yang dibagikan antara lain :
Yesaya 49:15-16 (TB) Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
Paketum juga membagikan kesaksian hidupnya:
“Bahasa cinta Tuhan Yesus Kristus kepada saya itu dasyat… Memikat hati… seperti Seorang Pria memikat hati kekasih Wanitanya…
‘ADA CINTA DALAM SEPIRING SATE AYAM’
Sabtu 1 agustus 2026 saya hendak komsel di rumah ketua sell grup. Pk.18.30 undangannya, saya terlambat pk.18.45 hendak sampao lokasi komsel, di komplek perumahan tsb ada penjual sate grobak sedang memasak satenya… jendela mobil saya terbuka
Mi, klo kita ga telat komsel pasti kita udah berhenti mbl kita kita ngiras / makan di tempat sate itu ya mi, baunya enak papi jadi laper…
Singkat crita kami komsel dan sekitar pk.20.00wib Ketua komsel panggil sate tsb saat lewat dpn rumah beliau dan kami di belikan sate ayam tsb….
Komsel selesai saya pulang rumah Sekitar pk.21.30wib malam, di pintu depan rumah saya ada bungkusan plastik kresek isinya sate ayam dengan lontong lagi…
Saya masuk rumah ga lama tetangga saya wa Pak Donny tadi ada kumpulan warga di rumah saya. Ada sate untuk pak donny saya centelin pintu… saya pun wa beliau ucapin trimakasih.
Saya makan sate itu lagi…
Betapa cinta Tuhan Yesus kepada saya… hati saya ingin sate … diberi Tuhan di Komsel ditambahi Tuhan Yesus saat saya pulang rumah lewat tetangga saya.
Tidak ada yg kebetulan dalam hidup ini.. Saya terpukau dengan cinta Tuhan Yesus… Dia cinta Saya dan Kamu…
Kemaren Rabu 5 Agustus 2026 saya nambah tatto di tengah punggung saya…
Tiba² ketika di tatto saya terasa perih dan sakit sekali mringis² saya…
Saya tiba² di ingatkan kalau jarum tatto jaman sekarang yg kecil dan tipis aja membuat perih dan sakit ga karuan spt ini apalagi jarum raksasa berbentuk PAKU di Kayu Salib… betapa ga karuan rasa sakit yang dirasakan ditanggung Tuhan Yesus di kayu salib demi cintaNya kepada aku dan kamu. Agar Karya Salib karya penebusan dosa kita bisa terjadi.
Di akhir kesaksian, Salah Satu Hadirin Maju Ke depan mensaksikan bahwa ketika pagi beliau ikut ibadah kondisi badan sedang sakit, terutama pada pergelangan tangan kanannya. Dan sakit itu telah beliau rasakan cukup lama. Dan beliau karena capek badannya ketika puji pujian tak kuat menahan rasa kantuk dan sempat tertidur di kursi Gereja JPM Bethany Nusantara Cybermall lantai 2 Malang. Tiba-tiba Beliau merasakan tangannya ditarik dan pergelangannya bunyi “krekk”. Dan sontak beliau bangun. Dan beliau kaget badannya tiba tiba sehat segar bugar dan sembuh. Beliau mengalami mujizat kesembuhan. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus. Ujar Eko Ponco yang bersaksi mengalami kesembuhan ilahi.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. l
.Langkat -Sumatera Utara, Senin,14 September 2026 – kabarbangs.my.id
Sebuah video berdurasi 3 menit 41 detik yang diunggah di platform TikTok viral dan beredar luas di media sosial pada Sabtu (12/9/2026) menjadi bahan perbincangan dikalangan publik, khusus nya masyarakat Desa Lalang, Kecamatan Tanjung Pura. Minggu (13/09/2026) Video tersebut memicu sorotan tajam karena pengunggahnya diduga seorang eks Polisi yang sudah di PTDH dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi Kepala (Bripka) bernama Abdul Tamba. Video itu diunggah melalui akun TikTok bernama Abdul Tamba Latam (@abdul_tamba_latam). Dalam video itu, Abdul Tamba menyampaikan dugaan adanya setoran uang dari terduga bandar narkoba berinisial ‘As’ kepada oknum polisi yang disebut bertugas di Satuan Narkoba Polres Langkat. Abdul Tamba mengklaim informasi itu diperolehnya dari hasil wawancara langsung dengan seorang tahanan. Diduga video itu direkam kurang lebih tiga bulan lalu ketika ia masih aktif berdinas. Dalam keterangannya, tahanan itu mengaku mengetahui adanya pemberian uang kepada oknum polisi setiap 10 hari dari seseorang ‘As’, disebut terduga bandar sabu di kawasan Batang Serangan. Menanggapi video viral tersebut, sejumlah warga setempat Desa Lalang mengaku sama sekali tidak terkejut. Pasalnya, aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di wilayah mereka diduga masih marak dan beroperasi secara bebas. “Video ini boleh saja viral di media sosial, tetapi warga di sini sudah tidak heran lagi, Bang. Hal serupa pasti kerap terjadi, makanya para bandar sabu di Tanjung Pura ini tetap bebas beroperasi,” ujar salah seorang warga Desa Lalang yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan. Beroperasinya para pengedar sabu secara bebas memicu tanda tanya besar di kalangan warga Desa Lalang. Kepada media, salah satu warga menuturkan bahwa kondisi lapangan jauh lebih mengkhawatirkan dari pada apa yang terlihat di media sosial. Warga menduga ada pola yang sengaja dibiarkan sehingga bisnis haram di wilayah mereka tetap berjalan mulus tanpa tersentuh hukum. Desakan kuat dialamatkan kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) agar segera menurunkan tim khusus guna mengusut dan memutus rantai peredaran gelap narkoba di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Langkah ini dinilai mendesak diambil agar tidak ada lagi bandar maupun pengedar sabu yang diduga dapat menjalankan bisnis haramnya secara leluasa tanpa tersentuh penegakan hukum yang transparan dari aparat di tingkat lokal. ”Kami berharap Kapolri turun tangan menangani kasus ini, agar jaringan peredaran narkotika di desa kami bisa diputus”. Ujar warga setempat. Warga berharap, dengan viral nya video akun tiktok Abdul Tamba ini bisa menjadi bahan pertimbangan Kapolri untuk mengusut tuntas peredaran narkoba di Kabupaten Langkat khususnya di wilayah hukum Polsek Tanjung Pura.
Binjai – Sumatera Utara, Senin,14 September 2026 – kabarbangsa.my.id
Kapolres Binjai, AKBP R. BIMO MOERNANDA, S.I.K, M.H. diwakili oleh Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd., beserta 5 orang personel Polsek Binjai untuk melaksanan pengamanan dan pendampingan rumah ibadah/Gereja di wilayah hukum Polsek Binjai, Minggu (13/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa Gereja Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, antara lain: Gereja El Saddai (Pdt. Winta), Gereja HKBP Pasar VII (pdt. S. Batu Bara), serta Gereja HKBP Pasar 5,5 C (Pdt. Dekinda Elisabeth, M. Pd.).
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengamanan ibadah, tetapi juga memantau kegiatan donor darah di Gereja El Saddai, Desa Tandam Hilir I, serta membagikan snack dan air minum kepada anak-anak jemaat di Gereja HKBP Pasar VII. Kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang sedang beribadah.
Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan donor darah berjalan lancar, seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan aman, serta pihak Gereja El Saddai menyambut baik kehadiran dan dukungan pengamanan dari Polsek Binjai. Secara keseluruhan, situasi berlangsung aman dan kondusif. Serta tak lupa pihak gereja mengucapkan trimakasih yang setinggi -tingginya kepada bapak Kapolres Binjai.
“Kami berkomitmen terus hadir di tengah tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung kegiatan-kegiatan yang positif demi kemaslahatan bersama,” ujar Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd.
Mandailing Natal -Sumatera Utara, Senin, 14 September 2026 -kabarbangsa.my.id
Kondisi Jembatan Airapa yang menjadi salah satu akses penting masyarakat penghubung Kecamatan Sinunukan dan Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali menjadi sorotan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada 12 September 2026, kondisi lantai jembatan sebagian besar masih mengandalkan susunan papan kayu. Sejumlah papan tampak lapuk, tidak rata, bahkan terdapat bagian yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas.
Meski kondisi fisik jembatan cukup memprihatinkan, kendaraan roda dua maupun roda empat masih harus menggunakan akses tersebut karena Jembatan Airapa merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat antara Desa Airapa, Kecamatan Sinunukan, dan wilayah Kecamatan Batahan.
Kondisi ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.
Peninjauan oleh Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara disebut telah dilakukan secara berulang kali. Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi konstruksi jembatan dinilai membutuhkan penanganan serius dan tidak cukup hanya dilakukan perbaikan. Pembangunan jembatan baru dinilai menjadi kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.
Namun, meski peninjauan telah dilakukan berulang kali, masyarakat masih harus menggunakan jembatan dengan kondisi lantai papan kayu yang memprihatinkan.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, sampai kapan warga harus melintasi jembatan yang kondisinya berpotensi membahayakan keselamatan?
Di sisi lain, keberadaan perusahaan perkebunan yang beraktivitas di kawasan tersebut juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan, mengingat akses jalan dan jembatan memiliki keterkaitan dengan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah Sinunukan dan Batahan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Dinas PUPR, instansi teknis terkait, serta pihak-pihak yang berkepentingan dapat segera duduk bersama untuk mencari solusi konkret terhadap kondisi Jembatan Airapa.
Keselamatan warga semestinya tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban.
Jembatan yang menjadi akses penting masyarakat membutuhkan perhatian dan tindakan nyata, bukan sekadar peninjauan berulang.
Langkat – Sumatera Utara, Minggu,13 September 2026 – kabarbangsa.my.id
Wakil Ketua DPRD Langkat, Romelta Ginting, SE., dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Anggota DPRD Langkat Rifqi Aulia B.IBM (Hons) dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III (tiga) Tahun ke II (dua) Tahun Anggaran (TA) 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) V (Lima) Kecamatan Babalan, yang dipusatkan di Kelurahan Pelawi Utara, pada Hari Sabtu (12/09/2026). Kegiatan temu konstituen ini dihadiri oleh ratusan warga setempat, unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan pemuda serta insan Pers Teluk Aru. Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut antusias oleh warga yang ingin menyampaikan berbagai persoalan riil di lingkungan mereka. Dalam dialog interaktif yang berlangsung hangat, sejumlah warga menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi. Isu yang paling dominan disuarakan meliputi perbaikan infrastruktur jalan lingkungan dan peningkatan fasilitas drainase untuk antisipasi banjir. Menanggapi berbagai masukan tersebut, Romelta menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh hasil penyerapan aspirasi ini ke dalam forum resmi kedewanan. Ia berjanji akan mengawal usulan prioritas tersebut agar dapat masuk dan terakomodasi dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran berikutnya. ”Reses ini adalah kewajiban konstitusional kami untuk turun langsung mendengar suara hati masyarakat. Segala bentuk keluhan, baik soal infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi lokal, akan kami jadikan dasar perumusan kebijakan dan diperjuangkan di tingkat kabupaten,” ujar Romelta di hadapan warga. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi dua arah antara masyarakat dan anggota legislatif sangat krusial agar program pembangunan yang dieksekusi oleh pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.