PROGRAM REHABILITASI DAN REEDUKASI,RUTAN KELAS IIB TANJUNG PURA KEMBALI LAKSANAKAN ASESMEN BAGI 73 WARGA BINAAN.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan asesmen terhadap 73 warga binaan sebagai bagian dari persiapan Program Rehabilitasi dan Reedukasi dalam rangka penanganan overcrowding. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah, dengan sasaran narapidana berusia 18 sampai dengan 45 tahun. Rabu (21/10)

Tidak semua narapidana dapat mengikuti program ini. Kriteria pengecualian meliputi narapidana tindak pidana korupsi, perlindungan anak, kekerasan seksual, kesusilaan, pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan kematian, serta terorisme kategori merah berdasarkan rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Pengecualian juga berlaku bagi narapidana seumur hidup, pidana mati, residivis, warga negara asing, narapidana yang menjalani sisa pidana akibat pencabutan integrasi, narapidana yang menjalani pidana kurungan atau penjara pengganti denda, uang pengganti, atau restitusi, narapidana perempuan, dan anak binaan.

Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari screening administratif hingga penilaian kesehatan, risiko/stabilitas, minat dan bakat, motivasi/kesiapan berubah, serta sikap dan kapasitas kerja. Seluruh proses menggunakan instrumen asesmen yang telah ditetapkan agar berjalan teliti, objektif, dan akuntabel.

Hasilnya diklasifikasikan ke dalam kategori Layak, Layak Bersyarat, Ditunda, atau Tidak Layak, yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Asesmen dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Asesmen yang terdiri atas asesor, petugas UPT, tenaga kesehatan, dan Pembimbing Kemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan asesmen ini, Rutan Tanjung Pura berharap Program Rehabilitasi dan Reedukasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga warga binaan yang memenuhi kriteria memperoleh pembinaan sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing.

Rutan juga berharap program ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam penanganan overcrowding, sekaligus mendorong warga binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Ke depan, seluruh jajaran berharap proses asesmen, pengusulan, hingga verifikasi dapat berlangsung teliti, objektif, dan akuntabel, serta mendapat dukungan dari semua pihak demi terwujudnya pemasyarakatan yang semakin humanis dan berintegritas

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

WUJUDKAN PELAYANAN BERSIH DAN TRANSPARAN RUTAN KELAS IIB TANJUNG PURA IKUTI VERIFIKASI LAPANGAN NOMINASI ANUGERAH PEMBANGUNAN BUDAYA INTEGRITAS SECARA DARING.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Rabu. 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berhasil masuk dalam jajaran nominasi Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI). Sebagai tahap penilaian, Rutan Tanjung Pura menjalani Verifikasi Lapangan yang digelar oleh Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan, para pejabat struktural, dan seluruh jajaran pegawai, atau seluruh anggota kelompok kerja (pokja), sebagai wujud kesungguhan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel. Rabu (21/10)

Acara dimulai dengan sambutan pembuka dari Tim Inspektorat Jenderal, kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai pembangunan Zona Integritas yang disampaikan oleh Kepala Rutan. Setelahnya, tim penilai melakukan peninjauan lingkungan kerja secara virtual (office tour) yang dipandu langsung oleh pegawai Rutan Tanjung Pura.

Dalam sesi ini, tim menelusuri seluruh layanan kunjungan beserta alur pelayanannya, serta berdialog dengan para pengunjung, operator Layanan Integrasi Online,Regu Pengamanan ,operator survei mengenai inovasi layanan yang ada diRutanTanjung Pura.

Rangkaian acara ditutup dengan diskusi bersama Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, seputar penerapan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Diskusi ini menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk menggali lebih dalam upaya yang telah dilakukan, sekaligus bagi jajaran rutan untuk menyampaikan komitmen dan langkah nyata dalam membangun pelayanan yang bersih dan berintegritas.

Lewat verifikasi ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan tekadnya untuk terus menanamkan budaya integritas, menaikkan mutu pelayanan publik, dan menghadirkan layanan yang profesional, bersih, serta bebas dari praktik korupsi. Upaya ini diharapkan menjadi langkah berkesinambungan dalam menyajikan layanan pemasyarakatan yang makin berkualitas dan mengutamakan kepuasan masyarakat.

Sumber : Humas, Rutan Tamjung Pura

Redaksi

Ketua Himmah Sumut Mahdayan Tanjung Apresiasi Camat Bilah Hilir, Raih Juara II Kecamatan Terbaik di HUT ke- 81 Pemkab Labuhanbatu.

Medan – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) menyampaikan apresiasi kepada Camat Bilah Hilir atas keberhasilan meraih Juara II Lomba Kecamatan Terbaik dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (18/10/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Mahdayan Tanjung, Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut, putra asli Bilah Hilir, yang menilai capaian ini patut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Menurut Mahdayan, prestasi tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemerintahan Kecamatan Bilah Hilir untuk terus berbenah, memperkuat kedisiplinan, serta menghadirkan pelayanan yang transparan, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Sebagai putra asli Bilah Hilir, saya bangga atas capaian ini. Kami dari PW HIMMAH Sumut mengapresiasi kerja keras Camat Bilah Hilir beserta seluruh jajaran. Namun, prestasi ini jangan hanya menjadi kebanggaan seremonial, melainkan harus dibuktikan melalui pelayanan yang semakin baik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Mahdayan.

Ia juga berharap capaian tersebut menjadi awal untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, ketertiban administrasi, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir.

PW HIMMAH Sumut menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah kecamatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dukungan tersebut akan berjalan seiring dengan komitmen mahasiswa untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial demi kepentingan masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan pemerintah adalah ketika masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap program dan kebijakan. Pertahankan prestasi, tingkatkan pengabdian, dan jadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas,” tutup Mahdayan.

Willyam Pasaribu

Asap Karhutla Sampai Ke Medan, Ketua IMM Medan Rais Prayogo Desak Pemerintah Pusat Bergerak Cepat.

Medan – Sumatera Utara, Rabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah kabut asap menyelimuti Kota Medan, Minggu (18/10/2026).

Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan, Rais Prayogo, mendesak pemerintah pusat mempercepat penanganan kebakaran agar dampaknya tidak semakin meluas ke wilayah lain.

Menurut Rais, kabut asap yang mencapai Medan menunjukkan bahwa karhutla bukan semata persoalan daerah tempat kebakaran terjadi. Dampaknya dapat melintasi batas wilayah dan mengancam kesehatan masyarakat yang berada jauh dari sumber api.

“Jangan sampai masyarakat di Medan harus menghirup asap dari kebakaran yang terjadi ratusan bahkan ribuan kilometer dari sini. Ini menunjukkan bahwa persoalan karhutla bukan persoalan lokal, tetapi persoalan nasional yang membutuhkan respons serius dari pemerintah pusat,” tegas Rais.

Ia menilai penanganan karhutla membutuhkan langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi. Pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penanganan dampak asap setelah menyebar, tetapi juga harus memastikan sumber kebakaran dapat dikendalikan.

“Kami mendesak pemerintah pusat untuk bergerak lebih cepat. Jangan hanya sibuk menangani dampak ketika asap sudah menyebar ke daerah lain. Sumber kebakarannya juga harus ditangani secara serius dan tuntas,” katanya.

Rais menegaskan, lambannya penanganan kebakaran berisiko membuat masyarakat di berbagai daerah terus menanggung dampak yang sama. Karena itu, upaya pemadaman harus disertai pencegahan kebakaran berulang serta penegakan hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan.

“Pemerintah harus hadir bukan hanya ketika masyarakat sudah terdampak. Negara harus hadir sejak kebakaran terjadi, memastikan api dipadamkan, mencegah kebakaran meluas, dan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, PC IMM Kota Medan membagikan ribuan masker di sejumlah titik aktivitas warga pada Minggu (18/10/2026).

Rais mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keterlibatan langsung mahasiswa dalam merespons persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

“Ini bukan sekadar aksi membagikan masker. Kami ingin menunjukkan bahwa ketika masyarakat mulai kesulitan mendapatkan udara yang sehat, mahasiswa tidak boleh hanya diam dan melihat dari jauh,” ujar Rais.

Di sisi lain, informasi dari pemerintah daerah menyebutkan kabut asap yang mencapai Sumatera Utara berasal dari luar wilayah akibat pergerakan angin. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara juga sebelumnya memastikan tidak terdapat titik panas karhutla di wilayah Sumut dalam pemantauan terakhir.

Bagi IMM Kota Medan, kondisi tersebut memperkuat pentingnya koordinasi lintas daerah dalam menangani karhutla. Penanganan tidak cukup dilakukan secara sektoral karena dampak kebakaran dapat dirasakan oleh masyarakat di provinsi lain.

Rais berharap pemerintah pusat memperkuat langkah penanganan dari hulu hingga hilir, mulai dari pemadaman, pencegahan, pengawasan kawasan rawan kebakaran, hingga penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar hukum.

IMM Kota Medan menyatakan akan terus mendorong perhatian serius terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah diharapkan tidak hanya merespons ketika kabut asap telah meluas, tetapi juga memastikan langkah pencegahan dan penanganan berjalan efektif sejak awal.

Willyam Pasaribu

Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Laksanakan Sosialisasi dan Pembagian Brosur Aspirasi kepada Warga Binaan di Setiap Blok Hunian.

Tanjung Pura – Sumatera Utara, Eabu, 21 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.8d

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur aspirasi kepada warga binaan di setiap blok hunian pada; Selasa,(20/10/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Hari Andrian Simanjuntak, bersama jajarannya. Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi blok hunian satu per satu agar seluruh warga binaan dapat memperoleh informasi secara merata dan langsung.

Pembagian brosur aspirasi ini bertujuan untuk mengetahui keluhan atau laporan yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pembinaan dan penahanan di Rutan Tanjung Pura. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menampung kritik dan saran dari warga binaan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menjelaskan tata cara penyampaian aspirasi agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.

Seluruh aspirasi yang masuk akan dihimpun dan ditindaklanjuti oleh pihak Rutan Tanjung Pura. Keluhan yang disampaikan akan diteruskan kepada pihak-pihak yang membidangi permasalahan tersebut, sehingga setiap laporan dapat ditangani oleh unit yang berwenang secara cepat, tepat, dan akuntabel. Dengan mekanisme ini, diharapkan tidak ada keluhan warga binaan yang terabaikan dan setiap masukan memperoleh perhatian yang semestinya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang transparan, humanis, dan berkeadilan. Keterbukaan ruang komunikasi antara petugas dan warga binaan diharapkan dapat mempererat hubungan yang harmonis, menciptakan situasi yang aman dan tertib, serta mendukung keberhasilan pembinaan di lingkungan rutan.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi