Kick off “Open Turnamen Putra Mandiri ” di buka oleh Kadispora MADINA.

Mandailing Natal,Desa Tomlek – Sumatera Utara, Selasa,25 Agustus 2026 – kabarbangsa.my.id


Kadispora didampingi oleh Askab PSSI buka “open turnamen Putra Mandiri”
Kehadiran Kadispora menambah semakin menunjukkan bahwa geliat olahraga sepak bola di Pantai Barat khususnya dan Kabupaten Madina makin tinggi

Kehadiran Kadispora disambut dengan tari tradisional (tari piring) dan pencak silat,
Camat Batahan H. Zulkifli Zaini Dahlan, S.Sos, yang menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga di wilayah Kecamatan Batahan.

Hadir pula mewakili Kapolsek Batahan, Aiptu Sufriadi Rachman, Ketua TP PKK Kecamatan Batahan Hj. BD Afrida Aini, S.Tr.Keb, Kepala Puskesmas Batahan Wira Murti, S.Keb, Bdn, MKM, serta Owner PT Putra Mandiri, Asrial, S.Sos, bersama ibu Desi Novita Sari.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mandailing Natal, Parlin Lubis, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Fraksi PAN, Edi Adwar, S.Sos, jajaran Koramil 20 Batahan, jajaran Polsek Batahan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pelaksanaan Turnamen Putra Mandiri Cup I. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan bakat-bakat muda serta mempererat hubungan antarklub dan masyarakat.

Ketua Askab PSSI Mandailing Natal, Muktar Hanafi, juga menyampaikan keyakinannya kepada panitia dan perangkat pertandingan agar senantiasa menjaga netralitas dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang melibatkan fisik dan emosi sehingga seluruh pihak, baik pemain, official, wasit maupun penonton, harus mampu menjaga sportivitas dan menghormati setiap keputusan pertandingan.

Muktar Hanafi juga mengharapkan para penonton dapat ikut menjaga kondusivitas selama turnamen berlangsung. Dukungan kepada tim masing-masing hendaknya diberikan secara sportif tanpa melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Desa Tompek Usnan melalui telp seluler menyatakan bahwa kegiatan ini semoga berjalan lancar dan berencana akan membuat kompetisi khusus SSB usia 12 tahun untuk mencari bibit bibit baru, beliau tidak hadir karena ada urusan mendadak di Kabupaten.

(MO).