Masjid Jami Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Angkat Tema “Ukhwah & Peduli Sesama Umat Islam.

Medan – Sumatera Utara, Selasa 1 September 2026 – kabarbangsa.my.id

MEDAN, SUMUT BRANTAS – Masjid Jami akan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan mengangkat tema “Ukhwah & Peduli Sesama Umat Islam”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan akan dilaksanakan di Masjid Jami, Jalan Merdeka No. 3, Pulau Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat. Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus mengambil hikmah dari keteladanan dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Ustaz Iman Rinaldi, S.Pd.I., M.Pd. dijadwalkan hadir sebagai penceramah dan menyampaikan tausiyah kepada jamaah serta masyarakat yang hadir.

Dukungan penuh terhadap kegiatan syiar dakwah tersebut juga diberikan oleh M. Nur/Ujang selaku Ketua BKM Masjid Jami. Dukungan BKM diharapkan dapat membantu terselenggaranya kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai tempat ibadah, pembinaan umat, silaturahmi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Bang Dana selaku Ketua PHBI Masjid Jami turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Bang Dana yang juga dikenal sebagai TikToker Anak Medan diharapkan dapat ikut mendorong penyebaran pesan-pesan positif dan kegiatan keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

GMB Kota Medan Turut Berikan Dukungan.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut juga mendapat dukungan dari Komunitas Generasi Milenial Berbagi (GMB) Kota Medan.

Dukungan tersebut disampaikan melalui Akhil Tan selaku Ketua Komunitas Generasi Milenial Berbagi (GMB) Kota Medan, bersama Hanafi Can selaku Sekretaris Pembina.

Keterlibatan GMB Kota Medan diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam menyukseskan kegiatan syiar dakwah. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan positif yang mengedepankan nilai keagamaan, persaudaraan dan kepedulian sosial.

Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian.

Tema “Ukhwah & Peduli Sesama Umat Islam” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Keteladanan Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan, saling menghormati, membantu orang yang membutuhkan serta menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga semangat Maulid Nabi dapat memberikan dampak positif bagi jamaah dan masyarakat.

Momentum Syiar Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diharapkan menjadi bagian dari syiar dakwah dan pembinaan generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan informasi serta pesan-pesan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan keagamaan seperti ini juga dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pengurus masjid, jamaah, tokoh agama, komunitas dan generasi muda.

Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut diharapkan dapat berlangsung dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang hadir.

Terbuka untuk Jamaah dan Masyarakat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Jami terbuka bagi jamaah dan masyarakat yang ingin hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan.

Masyarakat yang hadir diharapkan dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan serta menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik, menjaga persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan tersebut, Masjid Jami diharapkan terus menjadi ruang yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang ibadah, syiar dakwah, pembinaan generasi muda, silaturahmi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Redaksi