Rutan Tanjung Pura Kembali Gelar Tes Urine Berkala bagi Warga Binaan Seluruh Peserta Dinyatakan Negatif Narkotika.

Tankung Pura,Selasa,13 Oktober 2026 – kabrbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan bertempat di Klinik Rutan Tanjung Pura. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan tes urine berkala minggu kedua bulan Oktober dan menjadi bagian dari langkah pencegahan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika di lingkungan rutan.Selasa (13/10)

Pelaksanaan tes urine ini didasari arahan pimpinan pusat Pemasyarakatan agar seluruh lapas dan rutan melakukan pemeriksaan secara rutin setiap pekan. Langkah tersebut dinilai penting karena perkembangan teknologi komunikasi, seperti telepon genggam, dapat disalahgunakan sebagai sarana peredaran narkoba. Karena itu, pengawasan berkelanjutan diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak enam warga binaan mengikuti pemeriksaan sampel urine dengan pendampingan dokter, perawat serta jajaran pengamanan Rutan Tanjung Pura dan juga Peserta Magang . Pemeriksaan dilakukan oleh dokter rutan. Dari pemeriksaan itu, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika, tanpa satu pun yang terkonfirmasi positif.

Sebagai tindak lanjut, Rutan Tanjung Pura akan terus memperketat pemeriksaan barang titipan pengunjung dan petugas di area penerimaan, melakukan razia insidentil, serta memberikan edukasi tentang bahaya narkotika kepada warga binaan.

Pihak rutan juga berkomitmen meningkatkan kemampuan petugas dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, serta menjatuhkan hukuman disiplin bagi warga binaan yang terbukti menyalahgunakan narkotika. Dengan langkah tersebut, diharapkan Rutan Tanjung Pura tetap menjadi lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, dan kondusif bagi proses pembinaan.

KEGIATAN PAGI WARGA BINAAN LANSIA RUTAN TANJUNG PURA BAGIKAN SUSU DAN VITAMIN SEKALIGUS GELAR SENAM PAGI DAN PENGECEKAN KESEHATAN.

Tanjung Pura, Selasa,13 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan senam pagi bersama bagi warga binaan lanjut usia (lansia). Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh para lansia di tengah musim penghujan yang kerap membuat kondisi tubuh menurun. Selasa (13/10)

Pergantian cuaca dan curah hujan yang tinggi pada musim ini dinilai dapat membuat kelompok lansia lebih rentan terserang berbagai penyakit, seperti batuk, pilek, dan gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, pihak Rutan memandang perlu adanya kegiatan rutin yang dapat menjaga kebugaran jasmani warga binaan lansia secara berkelanjutan.

Selain bertujuan menjaga kebugaran, senam yang dilaksanakan pada pagi hari ini juga memberi kesempatan bagi para lansia untuk berjemur di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari pagi bermanfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya membantu pembentukan vitamin D yang berperan penting dalam memperkuat daya tahan tubuh serta kesehatan tulang.

Kegiatan senam dipandu langsung oleh para peserta magang dengan didampingi oleh perawat dan dokter Rutan Tanjung Pura. Para lansia tampak antusias dan mengikuti setiap gerakan senam dengan penuh semangat. Gerakan yang dilakukan disesuaikan dengan kemampuan fisik lansia sehingga aman dan nyaman diikuti.

Usai pelaksanaan senam, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian susu kepada seluruh warga binaan lansia sebagai asupan tambahan untuk menjaga kecukupan gizi. Selanjutnya, tim kesehatan Rutan melakukan pemeriksaan kesehatan, antara lain pengukuran tekanan darah (tensi) dan pemeriksaan kondisi kesehatan lainnya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau kondisi para lansia secara berkala agar apabila ditemukan keluhan dapat segera ditangani. Kegiatan ditutup dengan pemberian vitamin kepada para lansia guna mendukung kebugaran dan daya tahan tubuh mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan lansia dapat tetap sehat, bugar, dan terhindar dari berbagai penyakit selama musim penghujan. Rutan Tanjung Pura juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis bagi seluruh warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi fisik dan mental yang prima.

Pemeriksaan Kesehatan Rutin Warga Binaan Rutan Tanjung Pura Gencarkan Program Dokter Keliling ,Langsung ke Blok Hunian di Musim Penghujan.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – beritanusantara.my.id


Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan program Dokter Keliling atau yang dikenal dengan sebutan “Darling” sebagai upaya menjaga kesehatan warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, dokter Rutan Tanjung Pura bersama perawat dan peserta magang turun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di setiap blok hunian. Pelayanan yang dijemput langsung ke blok hunian ini memudahkan warga binaan memperoleh pemeriksaan tanpa harus menunggu antrean di poliklinik rutan.Senin (12/10)

Pada pelaksanaannya, dokter melakukan pemeriksaan dan menanyakan secara langsung keluhan-keluhan kesehatan yang dialami warga binaan. Setiap warga binaan diberi kesempatan untuk menyampaikan kondisi yang dirasakan, kemudian ditangani sesuai hasil pemeriksaan, baik melalui pemberian obat maupun anjuran perawatan lanjutan. Peserta magang turut dilibatkan untuk membantu jalannya pelayanan sehingga sekaligus memperoleh pengalaman praktik langsung di bidang pelayanan kesehatan.

Program Darling merupakan agenda rutin yang dijalankan Rutan Tanjung Pura dan dinilai semakin penting pada musim penghujan seperti saat ini. Perubahan cuaca yang tidak menentu membuat daya tahan tubuh menurun, sehingga banyak warga binaan mengalami keluhan flu, batuk, dan pilek.

Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, petugas kesehatan dapat segera mendeteksi gejala sejak dini dan memberikan penanganan yang tepat agar penyakit tidak menyebar ke warga binaan lainnya di lingkungan hunian yang padat.

Rutan Tanjung Pura berkomitmen terus menjalankan program ini sebagai bentuk pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, warga binaan diharapkan dapat mengikuti seluruh kegiatan pembinaan dengan baik dan optimal.

Pihak rutan juga mengimbau warga binaan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan hunian, serta segera melapor kepada petugas apabila merasakan gangguan kesehatan.

Sumber : Humas, Rutan Tanjing Pura

Redaksi

Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian Rutan tanjung Pura Laksanakan Panen Perdana Telur Ayam Petelur.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id


Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan panen perdana telur dari peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu kegiatan pembinaan kemandirian terbaru di lingkungan rutan. Dari panen perdana tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 50 butir telur ayam. Capaian ini tergolong sangat baik dan membanggakan, mengingat bibit ayam petelur baru tiba di rutan sekitar dua hari sebelumnya.Senin (12/10)

Kegiatan peternakan ayam petelur ini merupakan bagian dari upaya Rutan Tanjung Pura dalam menghadirkan pembinaan yang benar-benar bermanfaat bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya mengisi hari-hari mereka dengan aktivitas positif, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan nyata di bidang peternakan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri dan siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh perawatan ayam dikerjakan langsung oleh warga binaan yang telah ditunjuk dan dibimbing oleh petugas. Tugas harian mereka meliputi pemberian pakan dan minum, pembersihan kandang, pembersihan tempat makan dan minum ayam, serta pemanenan telur setiap hari.

Peternakan ayam petelur ini juga melengkapi lahan ketahanan pangan yang telah dikembangkan Rutan Tanjung Pura. Pemanfaatan lahan di lingkungan rutan untuk kegiatan produktif sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang digaungkan Pemasyarakatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung dan berkontribusi nyata dalam program ketahanan pangan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan, serta berkembang dengan hasil yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Karutan juga berharap pembinaan ini mampu menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga setelah bebas mereka dapat hidup mandiri, produktif, dan diterima kembali oleh masyarakat.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

TEKANKAN KEDISIPLINAN KERJA,RUTAN TANJUNG PURA GELAR RAPAT DINAS PENGAMANAN BERSAMA SELURUH STAF KPR DAN REGU PENGAMANAN.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan rapat dinas pengamanan bersama seluruh staf Kesatuan Pengamanan Rutan dan regu pengamanan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rutan Tanjung Pura dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Fransisco Pandia, didampingi Kepala KPR serta Kepala Subseksi Lola. Senin (12/10)

Rapat dinas ini merupakan upaya untuk meningkatkan pengamanan dari segala segi di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Melalui pertemuan ini, seluruh jajaran pengamanan diajak menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi pelaksanaan tugas agar pengamanan dan penjagaan berjalan lebih optimal, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam arahannya, Karutan Fransisco Pandia menyampaikan imbauan agar seluruh petugas terus meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban Rutan, sehingga setiap petugas diharapkan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kewaspadaan, dan integritas yang tinggi.

Rapat juga membuka sesi tanya jawab sebagai ruang bagi petugas untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kendala yang dihadapi di lapangan. Dalam sesi tersebut, dua orang petugas menggunakan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan usulan terkait pelaksanaan tugas pengamanan.

Karutan memberikan apresiasi atas partisipasi dan masukan yang disampaikan kedua petugas tersebut. Ia menegaskan bahwa usulan yang diberikan akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Dengan terlaksananya rapat dinas ini, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berharap dapat terus mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh petugas, warga binaan, maupun pengunjung.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pembagian Extrafooding Sekaligus Menggelar Sapa Kasih Kepada Warga Binaan.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura membagikan makanan tambahan (extra fooding) berupa susu kepada seluruh warga binaan Rutan Tanjung Pura. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan selama menjalani masa pidana. Pemberian susu tersebut diharapkan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta memenuhi kebutuhan gizi warga binaan agar tetap bugar dan sehat.Sabtu (10/10)

Dalam pelaksanaannya, Kepala Rutan Fransisco Pandia didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Hari Andrian Simanjuntak, jajaran pegawai, serta regu pengamanan yang bertugas. Kehadiran pimpinan bersama jajaran menunjukkan bahwa pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk hak atas pelayanan kesehatan dan makanan yang layak, merupakan perhatian bersama seluruh petugas.

Selain membagikan susu, Kepala Rutan menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang secara langsung dengan warga binaan. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, beliau menanyakan kabar serta kondisi kesehatan warga binaan selama berada di dalam Rutan. Pendekatan yang humanis ini bertujuan untuk membangun kedekatan dan rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis di lingkungan Rutan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan juga membuka ruang dialog dengan menanyakan apa saja keluhan maupun permintaan yang ingin disampaikan oleh warga binaan. Setiap masukan yang disampaikan diterima dengan baik sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan. Beliau menegaskan bahwa aspirasi warga binaan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kemampuan yang ada, agar pelayanan di Rutan Tanjung Pura dapat terus ditingkatkan.

Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung Pura berharap warga binaan senantiasa dalam kondisi sehat, merasa diperhatikan, serta termotivasi untuk mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik. Kepala Rutan juga mengimbau agar warga binaan menjaga ketertiban, kebersihan, dan kekompakan.

Sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Ka. KPR Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pengecekkan Berkala Instalasi Listrik Dan Sumber Air Minum Demi Mencegah Kerusakan Serta Bahaya Lainnya.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura, Hari Andrian Simanjuntak, melaksanakan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik dan sumber air minum warga binaan di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana vital berada dalam kondisi baik, aman, dan layak digunakan, baik oleh warga binaan maupun petugas. Sabtu (10/10)

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan maupun bahaya lain, seperti korsleting listrik, kebakaran, gangguan pasokan air, dan permasalahan lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, potensi gangguan diharapkan dapat dikenali sejak dini sehingga dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Dalam pelaksanaannya, KPR Hari Andrian Simanjuntak didampingi oleh jajaran pegawai dan regu pengamanan yang bertugas. Turut terlibat pula para tamping atau tahanan pendamping yang ditugaskan pada bagian instalasi listrik dan air. Secara langsung, KPR memeriksa seluruh titik instalasi, mulai dari jaringan kabel dan panel listrik hingga sumber serta saluran air minum yang digunakan oleh warga binaan. Para tamping juga diarahkan untuk selalu menjaga kebersihan, ketertiban, dan kewaspadaan dalam menjalankan tugasnya.

Selain melakukan pemeriksaan, KPR memberikan arahan kepada petugas dan tamping agar melaporkan segera apabila ditemukan kerusakan atau kondisi yang tidak normal pada instalasi listrik maupun sumber air. Beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan, ketelitian, dan rasa tanggung jawab dalam menjaga seluruh fasilitas, mengingat listrik dan air merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap keamanan serta kesehatan seluruh penghuni Rutan.

Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung Pura berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelayakan lingkungan Rutan secara berkelanjutan. Pengecekan berkala akan terus dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dini dan tanggung jawab bersama, sehingga pelayanan kepada warga binaan dapat berjalan optimal serta terwujud suasana Rutan yang aman, tertib, dan kondusif.

Sumber : Humas. Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Tambahan Kegiatan Pembinaan Kemandirian,Rutan Tanjung Pura Masukkan 200 Ekor Ayam Siap Bertelur diSarana Asimilasi dan Edukasi.

Tanjung Pura, Senin,12 Oktober 2026 – indonesiabrantas.com

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi . Sebagai bentuk komitmen tersebut, pihak Rutan menambah kegiatan pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Tanjung Pura yaitu dengan memasukkan sebanyak 200 ekor ayam petelur yang telah siap bertelur.Penambahan populasi ayam ini merupakan bagian dari upaya memperluas ragam kegiatan pembinaan yang dapat diikuti oleh warga binaan selama menjalani masa pidana.Sabtu (10/10)

Penambahan 200 ekor ayam petelur ini merupakan tahap pertama dari pengembangan kegiatan pembinaan ini . Ayam yang didatangkan dipilih dalam kondisi sehat dan telah memasuki masa produksi, sehingga warga binaan dapat segera mempelajari dan terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan peternakan. Kegiatan tersebut meliputi pemberian pakan dan minum , pemeliharaan kebersihan kandang, pemantauan kesehatan ternak, hingga pengumpulan dan pengelolaan hasil telur.

Kandang yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan hasil karya warga binaan Rutan Tanjung Pura yang telah dibangun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa warga binaan tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan pemeliharaan, tetapi juga telah terlibat sejak tahap persiapan sarana dan prasarana. Ke depan, jumlah ayam akan terus ditambah secara bertahap hingga seluruh kandang yang tersedia terisi penuh, sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memperoleh keterampilan praktis di bidang peternakan yang bermanfaat sebagai bekal untuk berwirausaha maupun bekerja setelah bebas nanti. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja yang positif.

Dengan demikian, pembinaan yang dijalankan sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk pribadi yang mandiri dan siap kembali berperan di tengah masyarakat.

Di samping manfaat pembinaan, program ketahanan pangan ini juga diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan Rutan Tanjung Pura.

Hasil produksi telur dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga binaan, dan apabila produksi telah meningkat, tidak menutup kemungkinan dikelola lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak Rutan Tanjung Pura menyampaikan harapan agar kegiatan ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang luas, serta mendapat dukungan dari seluruh pihak demi terwujudnya pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan.

sumber : Humas, Rutan Tanjung Pura

Redaksi

Rutan Tanjung Pura Gelar Tausiah Bersama Penyuluh Agama Kemenag Langkat, Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan.

Tanjung Pura, Sqbtu, 10 Oktober 2026 – kabarbangsa.my.id

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan pengajian dan tausiah bersama penyuluh agama dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Langkat pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya dalam bidang kerohanian, guna memperkuat keimanan dan membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan laki-laki mengikuti pengajian dan tausiah yang disampaikan oleh penyuluh agama dari Kemenag Kabupaten Langkat. Materi yang diberikan berisi ajakan untuk memperdalam pemahaman agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Para penyuluh agama juga mengajak warga binaan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan keagamaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk melakukan perubahan positif, baik selama berada di dalam rutan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, pembinaan kerohanian bagi warga binaan perempuan juga dilaksanakan di tempat yang berbeda. Kegiatan tersebut disampaikan oleh penyuluh agama perempuan dari Kemenag Kabupaten Langkat. Pemisahan pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk mendukung suasana pembinaan yang tertib, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok warga binaan.

Melalui kegiatan pengajian dan tausiah ini, warga binaan laki-laki maupun perempuan memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman keagamaan serta meningkatkan kesadaran spiritual. Pembinaan kerohanian diharapkan dapat membantu menumbuhkan kesadaran diri, tanggung jawab moral, dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Tanjung Pura dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pembentukan karakter serta penguatan mental dan spiritual warga binaan.

Kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Langkat diharapkan dapat terus berlanjut sehingga kegiatan pembinaan kerohanian dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Rutan Tanjung Pura Gelar Sidang TPP, Tiga Warga Binaan Diusulkan Ikuti Program Rehabilitasi dan Reedukasi.

Tanjung Pura , Sabtu. 10 Oktober 2026 –kabarbangsa.my.id –

TANJUNG PURA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Kamis (8/10/2026). Sidang tersebut dilaksanakan dalam rangka mengusulkan tiga orang warga binaan untuk mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi sebagai bagian dari upaya pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Dari tiga warga binaan yang diusulkan, satu orang diusulkan mengikuti program rehabilitasi, sedangkan dua orang lainnya diusulkan mengikuti program reedukasi. Pengusulan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memberikan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.

Pelaksanaan Sidang TPP ini berkaitan dengan upaya penanganan kelebihan daya tampung (overcrowding) melalui pengembangan program rehabilitasi dan reedukasi. Program tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembinaan yang lebih terarah, humanis, dan berkelanjutan, khususnya bagi warga binaan dengan latar belakang penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bagian dari proses pengusulan, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan asesmen terhadap ketiga warga binaan untuk memperoleh informasi awal mengenai kondisi dan kebutuhan mereka. Asesmen ini mencakup pendataan riwayat penggunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya, serta pengenalan kondisi fisik, psikologis, dan potensi warga binaan sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengusulan program.

Asesmen tersebut dipimpin oleh Zulfikar selaku Ketua Sidang TPP. Proses ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mendukung penilaian yang terukur dan memastikan bahwa pengusulan program dilakukan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP dan asesmen tersebut, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan perubahan perilaku. Program rehabilitasi dan reedukasi juga diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam mengembangkan pola pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan, serta mendukung penanganan persoalan kelebihan daya tampung di rumah tahanan negara.